Kaskus

Hobby

  • Beranda
  • ...
  • Sipil
  • Tempat Nongkrongnya Pemerhati Mekanika Teknik/Analisis Struktur

Bridge EngineerAvatar border
TS
Bridge Engineer
Tempat Nongkrongnya Pemerhati Mekanika Teknik/Analisis Struktur
Tempat Nongkrongnya Pemerhati Mekanika Teknik/Analisis Struktur


  1. Struktur Pembahasan Thread
  2. Pengantar Mekanika Teknik

  3. Dasar-dasar Struktur Statis Tertentu
  4. Beberapa Contoh Struktur Statis Tertentu

  5. Analisa Penampang Profil

  6. Struktur Statis Tak Tentu

  7. Sepintas Tentang Dinamika Struktur Jembatan

  8. Beberapa Contoh Kasus

  9. Obrolan Santai

  10. Kepustakaan
  11. Sumbangan Kaskuser
  12. Dokumentasi Fabrikasi Struktur Jembatan yang TS Kunjungi di Luar Negeri



ngindeksnya masih dilanjutin...
selalu update untuk setiap pertanyaan/komentar tentang analisis struktur.
Diubah oleh Bridge Engineer 22-10-2017 17:45
pt.tsm.importAvatar border
alexsaputrraAvatar border
febrinxAvatar border
febrinx dan 8 lainnya memberi reputasi
9
417.5K
1.9K
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Sipil
Sipil
KASKUS Official
1.8KThread890Anggota
Tampilkan semua post
Bridge EngineerAvatar border
TS
Bridge Engineer
#1679

Melanjutkan bahasan sebelumnya,

Spoiler for :





kaskus-image

sistem struktur sederhana di atas dua tumpuan seperti terlihat di gambar berikut di atas akan diberikan tumpuan tambahan yang bagian atasnya diberi celah. Misalkan dibuat gap/celah setinggi y, beban merata q' yang mengakibatkan terjadi deformasi maksimum sebesar y adalah

y = (5/384)q' L^4/(EI)

q' = 384EI y/(5 L^4)

sehingga beban merata tersisa yang bekerja pada tumpuan adalah

q'' = q - q'

q'' = q - 384EI y/(5 L^4)

momen gaya di tengah bentang akibat beban merata q' adalah

M = (1/8) q' * L^2

M = (1/8)(384EI y/(5 L^4)) * L^2

beban merata q'' ini yang mengakibatkan momen gaya di tumpuan tengah. Berdasarkan persamaan tiga momen pada posting sebelumnya,

y = L^2 (32M₂ + q'' * L^2)/(384 EI)

y = L^2 (32M₂ + (q - 384EI y/(5 L^4)) L^2)/(384 EI)

M₂ = (-5 L^4 q + 2304 EI y)/(160 L^2)

tentunya momen gaya ini harus sama dengan momen gaya di tengah bentang akibat beban merata q' sehingga total momennya adalah nol,

ΣM total = 0

M + M₂ = 0

(1/8)(384EI y/(5 L^4)) * L^2 + (-5 L^4 q + 2304 EI y)/(160 L^2) = 0

y = (1/768)q L^4/(EI)



jadi perlu gap/celah di atas sokongan tengah bentang jembatan sebesar 10% defleksi maksimumnya sehinnga netto momen gaya di tengah bentang adalah nol.




kasus berikutnya :

kaskus-image


bagaimana jika dibuat dua tumpaun pada posisi yang membagi bentang jembatan sama panjang seperti terlihat pada gambar di atas?
sudah dibahas di http://www.kaskus.co.id/show_post/53...328b45e1/371/-berkaitan dengan bentuk kurva elastis akibat beban merata.

-EI v = qLx³/12 - qx⁴/24 + - qL³x/24

misalkan jarak gap/celah pada masing-masing tumpuan adalah y.
Harap diingat jarak masing-masing tumpuan adalah L/3 dan 2L/3 dari salah satu ujung jembatan.
Cari dulu beban merata q' yang mengakibatkan defleksi jembatan sebesar y di x = L/3 dan x = 2L/3

-EI y = q' Lx³/12 - q' x⁴/24 + - q' L³x/24

q' = 24 EI y/(x (L^3 - 2 L x^2 + x^3))

q' = 24 EI y/(L/3 * (L^3 - 2 L (L/3)^2 + (L/3)^3))

q' = 972 EI y/(11 L^4)



kalo agan cek lagi untuk x = 2L/3, hasilnya harus sama:

q' = 24 EI y/(x (L^3 - 2 L x^2 + x^3))

q' = 24 EI y/(2L/3 * (L^3 - 2 L (2L/3)^2 + (2L/3)^3))

q' = 972 EI y/(11 L^4)

sehingga momen gaya yang terjadi pada balok di atas tumpuan sesaat sebelum menyentuhnya adalah

-EI y = q' Lx³/12 - q' x⁴/24 + - q' L³x/24

-EI y'' = (L q' x)/2 - (q' x^2)/2

-EI y'' = M

M = (L q' x)/2 - (q' x^2)/2

M = (L q' * L/3)/2 - (q' (L/3)^2)/2

M = (1/9)q' L^2



periksa untuk x = 2L/3

M = (L q' x)/2 - (q' x^2)/2

M = (L q' * 2L/3)/2 - (q' (2L/3)^2)/2

M = (1/9)q' L^2

ok cocok !



lanjuuttt...
beban merata tersisa untuk semua tumpuan yang sudah aktif adalah

q'' = q - q'

q'' = q - 972 EI y/(11 L^4)

gunakan persamaan tiga momen untuk mencari momen gaya di setiap tumpuan.

M₁L₁/(E₁I₁) + 2M₂(L₁/(E₁I₁) + L₂/(E₂I₂)) + M₃ L₂/(E₂I₂) + 6A₁a₁/(E₁I₁L₁) + 6A₂b₂/(E₂I₂L₂) - 6(Δ₁/L₁ + Δ₃/L₂) = 0

untuk titik A, B dan C

0 + 2Mb (L/3 + L/3) + Mc (L/3) + 6 * 2/3 * L/3 * 1/8 * q'' * (L/3)^2 (L/6)/(L/3) + 6 * 2/3 * L/3 * 1/8 * q'' * (L/3)^2 (L/6)/(L/3) - 6EI (y/(L/3) + 0) = 0.............................(persamaan 1)


untuk titik B, C dan D

0 + 2Mc (L/3 + L/3) + Mb (L/3) + 6 * 2/3 * L/3 * 1/8 * q'' * (L/3)^2 (L/6)/(L/3) + 6 * 2/3 * L/3 * 1/8 * q'' * (L/3)^2 (L/6)/(L/3) - 6EI (y/(L/3) + 0) = 0.............................(persamaan 2)

selesaikan sistem persamaan di atas sehingga bisa diperoleh :

Mb = Mc = (972 EI y - q'' L^4)/(90 L^2)

total momen gaya untuk dua kondisi di atas harus sama dengan nol,


ΣM total = 0


M + Mb = 0

(1/9)q' L^2 + (972 EI y - q'' L^4)/(90 L^2) = 0

(1/9)(972 EI y/(11 L^4)) L^2 - (972 EI y + (q - 972 EI y/(11 L^4)) L^4)/(90 L^2) = 0

y = (1/1944) qL^4/(EI)


Resume :
  • jadi gap/celah yang harus diberikan di tumpuan B dan C adalah y = (1/1944) qL^4/(EI)
  • silakan agan periksa kembali analisis di atas dengan metoda lain.
  • gunakan penalaran yang sama jika digunakan jumlah tambahan tumpuan 3, 4, 5... dst untuk posisi simetris dan non simetris.


catatan :
  • kondisi beban kendaraan yang sebenarnya berupa banyak beban terpusat yang berjalan dari satu abutmen ke abutmen berikutnya;
  • kemungkinan kakakuan struktur tidak homogen untuk semua bentangan jembatan;
  • perlu digunakan garis pengaruh untuk meninjau besar momen gaya di lokasi tertentu.


untuk meyakinkan kita coba secara numerik, hasilnya diberikan pada tabel di bawah ini :

kaskus-image


perhatikan nilai yang diberi warna cell merahbesarnya harus sama tetapi berlawanan arah antara momen gaya hasil numerik (dalam tabel) dengan momen gaya yang diperoleh secara analitik (sebelah kanan tabel).
File analisis numeriknya bisa diunduh di sini.

silakan buat agan/sis yang mau bertanya/komentar/koreksi...
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.