Kaskus

Story

bomtwoAvatar border
TS
bomtwo
Life Always Spinning
Quote:

Quote:

Quote:


Spoiler for Rules:


PROLOG

Perkenalkan nama gw Een (umur 27 tahun sekarang) cowok tulen dan gak melambai (catat), gw berasal dan asli dari sebuah Kota yg menjadi Ibukota provinsi di Pulau Kalimantan. Gw anak ke 2 dari 3 bersaudara, kakak gw cowok dan jarak umur kami terpaut hampir 10 tahun, sedangkan adik gw cewek terpaut 3 tahun dgn gw. Kata orang gw ini anak pungut, itu di karenakan muka gw dgn kakak dan adik gw yg jauh banget bedanya karena kakak gw ganteng dan tinggi sedangkan adik gw cantik dan mungil, apalagi Mama gw juga cantik jdi semakin kentara klo gw ini terkesan anak pungut.

Gw di takdirkan sebagai cowok yg mempunyai berat badan berlebih a.k.a padat berisi (bilang aja gendut) di tambah tinggi badan gw yg cuma 167cm berasa banget gw kayak kingkong, tapi gw gak masalah karena walaupun gw gendut bagi orang gendut gw itu beda karena tubuh gw yg padat gak melar air doank seperti orang gendut kebanyakan...

Cerita ini akan berawal saat gw masuk SMA ditahun 2004, masa di mana gw mengenal cinta, konflik anak muda dan yg pasti konflik kehidupan gw sendiri.


Spoiler for Q & A:


Spoiler for Mulustrasi:


Spoiler for Side Story:


Spoiler for Index:
Polling
0 suara
Siapakah yang akan menjadi pacar Een sampai lulus SMA
Diubah oleh bomtwo 10-05-2018 03:27
tien212700Avatar border
samsung66Avatar border
pulaukapokAvatar border
pulaukapok dan 10 lainnya memberi reputasi
9
291.4K
2.3K
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.9KThread53.7KAnggota
Tampilkan semua post
bomtwoAvatar border
TS
bomtwo
#1840
Part 51


Liburan kenaikan kelas sudah berakhir dan hari ini adalah hari pertama gw kembali masuk ke sekolah. Anggota geng gw di sekolah pun sekarang hanya tersisa Joni, Tian, Jay dan Bobby, setelah Andre dan Ridho lulus lalu melanjutkan pendidikan nya ke jenjang perkuliahan.

Tepat pukul 07.10 wita gw udah sampai di sekolah dan seperti siklus yg terjadi di setiap tahun ajaran baru pasti banyak muka muka asing yg bertebaran di lingkungan sekolah. Namanya juga mereka murid baru, pasti gak ada yg gw kenal.

Kelar memarkirkan si macan, gw pun langsung beranjak menuju kantin sekolah dan sudah pasti tujuan gw adalah kantin No.1 yg selama ini menjadi kantin favorit gw dan sahabat.

Sesampainya di kantin gw langsung memesan segelas susu hangat tawar dan juga seporsi mie goreng instan, tentunya dengan porsi double.

Sembari menunggu pesanan gw jadi, gw keluarkan hape di saku celana lalu mengirimkan sms ke seorang wanita yg sekarang berjarak ribuan kilometer dari gw dan sukses meninggalkan kenangan Indah di ujung perpisahan kami.


Spoiler for Isi sms gw:



*
*


Gw yg sedang menyantap makanan yg gw pesan tadi tiba tiba saja di kejutkan oleh suara atau lebih tepatnya teriakan yg memanggil manggil nama gw dari seorang wanita cantik yg kini berdiri tepat di depan pintu masuk kantin gw berada sekarang.

Hal ini tentu saja membuat murid murid baru yg juga sedang makan atau sekedar minum sambil ngobrol menoleh ke arah gw dan wanita ini. Kalo murid lama yg seangkatan atau di bawah gw setaon mah pada bodo amat, karena mereka tau, gw dan wanita ini sudah sering kumpul bersama bila sedang makan di kantin dengan sahabat sahabat gw yg lain.


Quote:



Selang beberapa menit kemudian sahabat sahabat gw yg lain pun bermunculan kecuali Tian yg sedang sibuk dengan urusan osisnya. Kita pun cuma ngobrol perihal kelas baru dan jurusan yg kita dapat.

Untuk kelas XII ini gw masuk ke jurusan IPS dan itu sesuai dengan minat belajar gw. Tian, Joni dan Bobby pun juga masuk di jurusan yg sama dengan gw dan alhamdulillah, kita berempat bisa sekelas di kelas XII ini. Sedangkan Jay, Mela, Ifa dan tentu saja Sonya, mereka masuk ke jurusan IPA.

Bel tanda masuk kelas pun berbunyi. Gw beserta sahabat sahabat gw pun beranjak keluar kantin untuk menuju kelas masing masing. Ketika kami melewati lapangan sekolah gw yg mana sekarang di gunakan untuk mengumpulkan murid baru dan akan di berikan pengarahan oleh kepala sekolah, tanpa di sengaja, gw dan Sonya saling beradu pandang dan hanya sekilas karena setelahnya, kembali dirinya membuang muka tanpa sedikitpun memberikan senyumnya kepada gw.

Gw pun hanya bisa tersenyum kecut dan coba mengerti akan sikapnya itu karena mau bagaimanapun, gw sudah mengkhianati dirinya yg selama ini tulus mencintai gw tanpa embel embel apapun.



*
*


Seperti biasa, di hari pertama masuk sekolah gak ada yg namanya belajar. Semua hanya di isi dengan perkenalan wali kelas baru dan juga pembentukan struktur kelas. Dan untuk kelas XII ini yg jadi wali kelas gw adalah Pak Ridwan. Seorang guru muda yg menjadi idola murid murid cewe di sekolah gw. Wajar sih yaa, udah tinggi, putih, ganteng pula. Mata pelajaran bahasa inggris yg di pegang beliau pun makin menambah nilai kegantengan nya hingga 110%. Jadi, apalah gw yg cuma remah remah koya soto ini.


Pak Ridwan = PR

Quote:



Pak Ridwan pun lalu mengambil secarik kertas hvs yg tertindih buku absen, dimana sebelumnya di pakai beliau untuk menulis sesuatu saat acara perkenalan (kembali) murid murid kelasan gw.

Satu persatu nama murid yg mengisi struktur organisasi kelas gw pun di sebutkan, dari Tian yg lagi lagi di pilih sebagai seksi keamanan, Stella sebagai sekretaris dan Jihan sebagai bendahara. Dan entah ini merupakan kesialan bagi gw serta Joni, kita berdua malah di pilih oleh Pak Ridwan sebagai ketua dan wakil ketua kelas. Alamat susah nakal ini namanya. Harus banyak banyak pencitraan.

Ohh iyaa, buat kalian yg asing dengan nama Stella dan Jihan, mereka berdua ini adalah murid cewe yg masuk kategori populer di sekolah gw. Stella biasa di panggil Ella, wanita dengan tinggi 165cm, memiliki bentuk wajah oval dengan rambut panjang berwarna kecoklatan. Dengan kulit kuning langsatnya semakin membuat dirinya terlihat cantik. Badan nya yg gak kurus dan gak gendut juga menjadi nilai plus untuk keseluruhan penampilan fisiknya.

Sedangkan Jihan, wanita cantik keturunan arab yg memiliki kulit putih tidak seperti wanita arab kebanyakan. Body kurus kencang serta tinggi badan yg hampir setara dengan gw, juga rambut panjang sebahu dengan warna hitam pekatnya semakin membuat aura kecantikan nya kian terpancar.

Lalu, kenapa baru sekarang mereka berdua gw ceritakan ? Tak lebih dan tak kurang karena kita emang baru akan lebih akrab berteman saat kelas XII ini. Dan bisa di bilang mereka berdua juga bakal jadi partner in crime gw di sekolah selain sahabat sahabat gw.



¥¥-*-¥¥



Pak Ridwan pun pamit setelah selesai mengumumkan struktur organisasi kelas gw serta beberapa aturan pribadi dari beliau. Yaa begitulah Pak Ridwan, walau dirinya adalah guru yg asyik, lucu dan terbuka kepada muridnya tapi untuk aturan beliau sangatlah tegas.

Gw beserta Joni dan Bobby pun memilih untuk pergi ke kantin daripada harus ribut ribut gak jelas di dalam kelas. Sesampainya di kantin kita pun langsung memesan 3 gelas es sirup lalu beranjak ke area belakang kantin yg selama ini menjadi tempat aman untuk ngerokok.

Baru saja 2 batang rokok yg gw isap terdengar sayup sayup suasana kantin sudah mulai ramai dengan kehadiran murid murid lain nya. Tak lama berselang nampak Jay dan Tian sudah berada di pintu belakang kantin lalu ikut gabung dengan kami bertiga.


Quote:



Lagi asik asiknya kami berlima ngobrol ngalur ngidul, tiba tiba aja suasana kantin menjadi heboh. Jelas terdengar ditelinga kami kalimat "terima, terima, terima"diteriak kan oleh murid sekolah gw yg berada di kantin.

Kami yg penasaran pun langsung balik ke dalam kantin. Tapi, ketika gw menyadari apa yg menjadi pusat perhatian sekarang, tiba tiba saja rasa penasaran gw berubah menjadi rasa sakit, sakit yg langsung menusuk ke dalam hati gw yg terdalam karena tepat di kantin no.2 saat ini, seorang cowo yg gw kenal baik sebagai ketua Osis sekolah gw ini sedang bersimpuh di hadapan seorang cewe, yg dulu selalu mengisi hari hari gw dengan segala kasih sayang, kebawelan dan manjanya. Yaa cewe tersebut adalah Sonya yg sekarang sedang memegang setangkai bunga mawar merah di kedua belah tangan nya.

Dan entah konspirasi apa yg sedang terjadi antara alam dan sang pencipta, karena sekarang pandangan mata Sonya beralih tepat mengarah ke gw yg cuma bisa gw balas dengan sebuah senyuman. Senyuman yg menutupi seluruh rasa sakit dan perih di hati yg gw rasakan dan semua terasa semakin sakit ketika Sonya menerima ungkapan cinta cowo tersebut.


Quote:



*
*


Sampai dikelas kami pun hanya duduk sambil ngobrol. Sebisa mungkin sahabat sahabat gw mencari topik yg berbeda biar tak ada satupun yg menyinggung perihal Sonya yg sekarang sudah resmi pacaran dengan Galih, ketua osis sekolah gw. Tapi emang kalo murid populer seperti Sonya, beritanya pasti langsung menyebar karena hampir seisi kelas gw ngobrolin soal acara penembakan Sonya di kantin tadi.

Gw pun hanya bisa pasrah mendengarkan obrolan mereka karena apabila gw marah ke mereka semua yg ada gw akan terlihat semakin rapuh dan lemah.


Quote:



Seketika saja pandangan mata gw dan sahabat sahabat gw langsung tertuju ke arah suara tadi berasal dan nampak Ella yg sedang berdiri di depan kelas sambil melotot ke arah temen temen kelas gw yg lain.

Efek nya pun langsung terasa karena sekarang temen temen kelas gw sudah tidak lagi ngobrol tentang Sonya yg baru saja jadian dengan Galih.


Quote:



Tanpa kami duga, kini Ella berjalan ke arah meja gw dan ketika dirinya sudah berada tepat di samping meja gw, sebuah kalimat yg pada akhirnya membuka keakraban kita di hari hari selanjutnya terucap dari bibirnya.


Quote:



¥¥-*-¥¥






Merasa bosan berada di dalam kelas, gw serta Joni, Bobby, Jay dan Tian memilih untuk kembali ngadem di belakang kantin sekalian untuk lanjutin ritual ngerokok bareng yg sempat terhenti karena acara 'katakan cinta' nya Sonya tadi.

Keadaan kantin pun masih ramai karena emang hari ini gak ada mata pelajaran sama sekali. Sesampainya di kantin, terlebih dahulu kami memesan makan dan minum karena perut kami emang sudah pada lapar.

Sembari menunggu makanan yg di pesan tadi jadi, kita pun lagi lagi ngobrol soal dedek dedek gemes yg sekarang sedang berkeliaran di seluruh kantin sekolah gw kecuali kantin no.4 yg emang khusus buat kelas XII aja.

Tapi keramaian kantin tiba tiba saja berubah menjadi teriakan ketika salah satu murid cewe baru di sekolah gw terlihat sedang menangis histeris di samping temen cewenya yg sedang memarahi beberapa murid cowo yg menggerumbungi mereka berdua. Setelah memperhatikan sekilas wajah murid murid cowo tersebut gw pun langsung beranjak dari meja favorit gw di kantin lalu menuju ke kantin no.2 di mana tempat kejadian perkara berada.

Gw serta sahabat sahabat gw pun sudah berada di kantin no.2 lalu mendekat ke arah mereka dan sedetik kemudian tangan gw sudah berada di salah satu pundak sebelah kiri murid cowo tersebut yg membuat dirinya kaget lalu menoleh ke arah belakang di mana gw berada sekarang.


Quote:



Satu per satu dari mereka pun meminta maaf kepada kedua cewe tersebut. Cewe yg daritadi menangis pun kini sudah bisa menenangkan dirinya. Dan ketika wajahnya terlihat jelas oleh mata gw, seketika saja gw terpesona akan kecantikan nya. Matanya yg sembab dan memerah tak bisa menutupi akan kecantikan alami yg dimilikinya. Kulit putih bersih, pipi yg sedikit chubby serta rambut panjang warna hitam yg di biarkan tergerai di kedua sisi bahunya, benar benar menciptakan kombinasi sempurna akan kecantikan seorang wanita.


Cewe Cantik = CC
Temen Cewe Cantik = TCC

Quote:



..Dan Kisah Kita Yang Seharusnya Tak Diungkap..
..Akan Dimulai Saat Ini..



emoticon-roseemoticon-noroseemoticon-rose
Diubah oleh bomtwo 17-12-2017 21:59
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.