Kaskus

Story

embillbelleAvatar border
TS
embillbelle
Kami dan Senyum pucatmu (Lanjutan Short Stories 2 malam dihotel yg mencekam)
Selamat Pagi, siang, sore dan malam agan agan semua, ijinkan saya untuk kembali membagi cerita picisan berdasarkan apa yang sudah saya sekeluarga alami dengan hadirnya sosok “sederek lain” yang menjadi bagian dari keluarga kecil kami.

Cerita ini merupakan lanjutan dari carita saya sebelumnya yaitu “short stories 2 malam di hotel yg mencekam (End)” , dan disarankan membaca cerita saya sebelumnya dikarenakn cerita yang akan saya sampaikan sekarang masih ada sangkut pautnya dengan Cerita sebelumnya

Bissmillahirrohmanirrohim...cerita ini dimulai.

Pagi yang kacau
Konspirasi awal..
Sedikit flash back
Konspirasi lagee 1
Konspirasi lagee 2
Konspirasi lagee 3
Kejutan..
Kedatangan mereka
Antara jalinan pertemanan yg baru & dia yg tumbang ...
Apalagi nehh ras ??
Sebuah rasa penasaran
Sekilas sosok mahluk lain...
Dia dan masa laluku
Entah apa lagi ...
Dewi Arum
Sebuah kepanikan dan kelegaan
Dini hari yang kelam
Setitik keberanian
Tangismu
Terluka
Kenyataan yang memilukan
Bapak bapak penolong
Candamu
A Failed mission
Sebuah ide
Sebuah kebetulan dan kesengajaan
Seklumit masa lalu 1
Seklumit masa lalu 2
Dena Ayuning Tyas 2
Dena Ayuning Tyas 3
Pertemuan yang tidak diharapkan
Keberhasilan yang tertunda
Sebuah pengakuan
permintaan tolong
Cubit cubitan
Diantara teman temanmu
Gilanya aku
Dipertengahan malam
Mr or mrs Poch ?
Mereka datang
Negotiations that failed
Bluff each other
Pertempuran dengan jasadku




Lanjut Lagi Dab
dia
Tanda itu
Minggu Pagi
Taman Kota
Ronda
In Memoriam
The first step
Looking for clues
First clue
The next first clue
Next step
Uncontrolled
Escape
In your arms
End of the story of this chapter I
End of the story of this chapter II

Update maneh
A Story about me in the past
Diubah oleh embillbelle 04-11-2020 22:47
d0ditttAvatar border
adriansatrioAvatar border
MFriza85Avatar border
MFriza85 dan 31 lainnya memberi reputasi
30
372.6K
2.5K
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.8KThread52.9KAnggota
Tampilkan semua post
embillbelleAvatar border
TS
embillbelle
#262
Entah apa lagi ...


Aku memejamkan kedua mataku sebentar dan kemudian dengan berlahan membukanya kembali, berharap apa yang aku lihat barusan adalah hanya halusinasiku saja, karena setahuku pagi tadi memang laras diminta ibu negara untuk ikut dengannya dan dedek untuk menemaninya ke Bank, supaya istriku merasa lebih aman dengan adanya laras dengannya,

“jaga jaga kalau banknya ntar dirampok khan ada laras biar perampoknya ditampolin satu satu” kata istriku sambil ketawa ketiwi karena lebaynya sudah mode on.

Ternyata setelah aku buka mataku kembali aku tidak melihat sosok laras yang barusan berdiri dengan tatapan matanya tajam kepadaku, “berarti itu tadi mungkin hanya hlusinasiku aja” kataku dalam hati.

“Dit...kenapa koq malah terdiam” tanya naira kepadaku dengan pandangan matanya yang teduh.

“Eh iya..kenapa nai?” tanyaku lagi karena ketidak fokusanku atas pertanyaan naira barusan

“Tau ah....diajak ngomong malah clingak clinguk sendiri” kata nai dengan mulut yang sudah dimonyonkan karena sebal.

“Iya iya maaf...maaf nai, gitu aja marah deh, itu hlo aku tadi lihat orang yang lagi check in sambil bawa cewe aku kirain temen, tapi setelah aku perhatiin lagi ternyata bukan, karena wajahnya hampir mirip, hehehehe” kataku bohong kepada naira.

“Mmmmm dulu kalo aku lagi monyong gini pasti kamu langung mencium bibirku dengan lembut deh” kata naira sambil memajukan badannya kearahku sehingga jarak wajah kami sudah semakin dekat.

“Ciuman lembut kamu sampai sekarang masih sangat sangat dan sangat bisa aku rasain dit dan ga akan pernah aku lupain” katanya lagi sambil tiba tiba naira memejamkan kedua matanya dengan memonyongkan bibirnya sembali

Dengan berlahan aku mendekatkan wajahku ke arah wajah naira, semakin dekat dan semakin dekat lagi, detak jantungku terasa berdetak lebih cepat dari biasanya seiring elusan tangan kiriku yang entah kapan sudah berada dipipi naira yang merona, hembusan nafasnya pun sudah semakin dapat aku rasakan dengan jelas mengenai bibir dan daguku.

“Setannnnnnnn,waaaaaaaaaaaaawwwwww …............. Bruagggh” sebuah teriakan yang tiba tiba terdengar dengan kerasnya dari arah kananku dan disusul dengan benturan yang keras terdengar sehingga aku segera menolehkan kepalakuku begitu juga dengan naira kearah suara itu berasal, terlihat seorang wanita yang gemuk sedang jatuh terduduk dilantai dengan nafas yang tersengal sambil memegang jidatnya persis didepan pintu keluar hotel sebelah kiri yang tertutup.

Terlihat staff hotel dan beberapa tamu segera berjalan mendekat ke wanita tersebut yang masih terlihat terduduk dilantai sambil mengusap usap jidatnya. dikarenakan rasa penasaranku, aku segera beranjak untuk ingin mengetahui apa yang terjadi pada wanita tersebut, tentunya dengan pamit kepada nai terlebuh dulu.

“Ibu kenapa? Koq sampai teriak dan jatuh terduduk begini ? Mari duduk di kursi itu dulu Ibu” kata salah satu staff hotel sambil menarik dan memapah wanita tersebut dibatu dengan salah satu staff hotel yang lain, bersamaan dengan itu seorang staff hotel datang dan memberikan air putih untuk diminumkan supaya wanita tersebut dapat kembali tenang.

“Saat aku di recepsionis tadi dengan tidak sengaja aku melihat kuntilanak berbaju putih dengan wajah yang hancur sedang duduk diatas jam besar itu sedang menatap ke arah situ, karena aku takut dan kaget, aku berlari keluar tetapi ga nyadar kalau pintunya yang sebelah ditutup jadi aku nabrak gini” wanita itu bercerita sambil menunjuk nunjukkan tangannya ke arah dimana dia dari pertama di recepsionis, kemudian pada jam besar, terus arah sosok berbaju putih itu sedang menatap dan pintu kaca lobby hotel yang dia tabrak.

“ehhhh … tunggu dulu … melihat kuntilanak berbaju putih dengan wajah yang hancur sedang duduk diatas jam besar itu sedang menatap ke arah situ... kearah situ ??? Itu khan arah dimana aku dan nai duduk ? Dan ga ada orang lain yang duduk pada arah yang ditunjukkan wanita tersebut selain aku dan naira ???” gumamku pelan sambil menolehkan wajahku ke arah yang ditunjukkan wanita tersebut dengan perasaan yang mulai gak karukaruan.

“Degg....dadaku tiba tiba terasa sedang dihantam sebuah pukulan yang keras disertai meremangnya bulu kudukku saat aku menatap ke arah kursi kosong yang semula aku duduki baru saja yang berhadapan dengan kursi dimana naira duduki sekarang terlihat sosok wanita dengan rambut kotor menggimbal panjang, bergaun putih kecoklatan dan wajahnya terlihat hancur sedang menggoyang goyangkan kepalanya ke kiri dan kekanan berlahan dengan mulut yang menyeringai …....
axxis2sixx
sulkhan1981
MFriza85
MFriza85 dan 3 lainnya memberi reputasi
4
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.