- Beranda
- Stories from the Heart
Life Is Choices . . .
...
TS
kesini.
Life Is Choices . . .
Quote:
Quote:
Quote:
Spoiler for INDEX:
Spoiler for Anda Bingung ?:
Diubah oleh kesini. 08-08-2018 15:45
anasabila memberi reputasi
1
13.5K
100
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.9KThread•53.6KAnggota
Tampilkan semua post
TS
kesini.
#84
Part 13 : Masa Orientasi (1)
Dan akhirnya dimulailah hidup baru gw sebagai mahasiswa, hidup yg benar-benar baru karena gw memilih universitas yg berbeda dengan teman-teman gw. Ga ada yg gw kenal selain si Levina disini. Saat itu kita di kelompokan secara acak dengan jumlah 10-12 orang untuk setiap kelompok, dan setiap kelompok terdapat minimal 2 orang dengan jurusan yg sama. Masa orientasi universitas gw pun cukup unik pada jaman itu,dimana dilaksanakan selama 1 minggu penuh dengan jadwal 2 hari pengenalan kampus,1 hari simulasi membuat proposal kerja dan 3 hari mengadakan outbond dan semua dilakukan secara berkelompok,semua kegiatan selama berada di kampus diwajibkan menggunakan seragam SMA sekolah masing-masing karena masih di anggap belum layak masuk universitas. Posisi duduk pun di urutkan dari kelompok 1 hingga kelompok 23.
Gw mendapatkan kelompok 2 sedangkan Levina mendapatkan kelompok 17,sehingga kita pun duduk saling berjauhan. Di setiap kelompok tersebut terdapat kakak Pembina dan secara kebetulan kakak Pembina kelompok gw orangnya cantik, seneng dah gw.Hahaha… Kelompok gw itulah akhirnya yg menjadi teman pertama gw dan yg menjadi teman sekelas gw itu berasal adalah seorang wanita yg berasal dari Manado yg sekarang sudah menjadi artis. (Maaf gw gabisa menyebutkan ciri2nya secara lebih).
Hari pertama dan hari kedua dilalui secara biasa karena memang materinya hanya seputar pengenalan universitas,seiring berjalannya waktu ternyata gw ketemu lagi teman-teman semasa SMP dan SD. Gw pun penasaran sama kantin kampus, apa kaya di film-film ato kaya disekolah gw, kantinnya jg berada di lantai atas, terdapat 2 lantai untuk kantinnya. Ketika lagi liat-liat keadaan kantin kampus gw melihat Levina bersama 2 orang temannya 1 orang cewe dan 1 orang, namanya cewe ma cepet akrab ya dengan sesama cewe apalagi secantik Levina, gw samperin deh dia daripada gw sendirian di kantinnya. lalu gw dikenalin dengan teman –teman barunya itu bernama Tamara dan Liuhardy.
Dan kita pun semua tertawa-tawa sambil kita pun bercerita tentang sekolah kita masing-masing dan alasan mengapa memilih kuliah di universitas tersebut, gw ga pikirinlah tu Levi mau cerita apa tentang gw, yg jelas mereka orangnya asik banget bisa jadi teman main gw selama di kampus, sampai waktu istirahat hari kedua selesai dan kita melanjutkan masa orientasi kita gw pun kembali ke kelompok gw,di kelompok gw orangnya lebih serius daripada kelompok si Levi itu jadi sedikit deh suasana tawa seperti tadi,makanya gw males lama-lama di kampus mending ke warnet aja.
Entah kenapa emang gw jadi semakin deket sama Levi semenjak kita dipasangin jadi partner sama kejadian yg Levi diputusin sama cowonya yg banci itu, selain itu jg gw lebih sering ketemu Levi daripada Pim. Hahaha... Maap lho Pim, saya ga maksud..kan kita sama2 sibuk ini, Pim jg harus fokus belajar banget ga enak kalo gw sering2 samperin, nanti malah jd ga fokus belajar deh, itu sekolah favorit ga pingin banget ada muridnya yg dpt nilai jelek, dapet nilai 7 aja dibilang jelek coba...
Bingung gw sama sekolahan macem gitu, murid jadi berlomba mencari nilai bukan ilmu. Gw sih bodo amat ga dapet nilai 10 jg, yg penting lulus and ilmu yg gw mau, ya yg gw inget dah. Sekolah gw the best lah untuk hal kek gini ma, ga nuntut muridnya sampe segitunya memuja nilai.
Oh iya ini sekilas tentang teman baru yg bersama Levina,
Tamara, seorang wanita yg memiliki wajah putih pucat dengan rambut bergelombang sampai menutupi punggung dan curly di bagian depan , cewe yg sangat modis dalam berpenampilan dan memiliki tubuh yg kurus layaknya seorang model, dan bener aja dia emang seorang model cuy,dia adalah teman satu sekolahnya Geraldine,sekolahnya mereka yg menyelenggarakan kejuaran futsal yg dimenangin sama sekolah gw itu. Namun dia sudah memiliki seorang kekasih dan hubungan mereka sudah selama 2 tahun.
Geraldine(Ge), seorang wanita yg sulit dideskripsikan. Memiliki wajah cukup bulat dan rambutnya yg cukup berantakan, tubuhnya pun gabisa dibilang kurus mendekati gendut tapi dia ga gendut,apa coba namanya? dia juga seorang cewe yg ceplas ceplos dan cuek, mirip-miriplah sama gw. Dan juga masih single,cewe urakan gitu siapa jg yg mau..Hahaha…
Liuhardy(Liu), seorang pria yg sangat friendly dan asik, memiliki potongan rambut dan wajah mirip karakter Harry Pott*r. Bertubuh kurus dan lebih tinggi dari gw, memiliki hobby yg sama dan kesukaan yg sama dengan gw, wah bisa jadi best mate nih..Hehehe… Oia, dia jg ternyata berasal dari sekolah yg sama dengan Pim namun tidak berada di satu gedung Cuma namanya aj yg sama karena ada beberapa cabang di Bandung.
Di hari ketiga, setiap kelompok diberikan kewajiban membuat sebuah proposal kerja, intinya kita seolah-olah sebuah konsorsium yg akan membuat sebuah perusahaan dimana perusahaan tersebut bebas ingin bergerak di bidang apapun, kita diminta membuat sebuah proposal yg isinya bisa meyakinkan para investor untuk menginvestasikan modalnya pada perusahaan kita. Sekumpulan anak SMA dengan minim pengalaman disuruh membuat seperti itu jelaslah bingung, jangankan membuat proposal disuruh mikir nama perusahaan visi misi aja bisa ngabisin waktu 2 jam, karena orang2nya cukup serius di kelompok gw suasana menjadi lebih tegang dari biasanya, semua berpendapat pemikiran merekalah yg terbaik, ada yg memberi ide untuk membuat agensi artis,ada yg membuka restoran,ada yg panti pijet pula. Hanya gw yg belum menyampaikan ide,bener dah gw gatau harus ngomong apa ,gw bisanya cuma main game and baca novel fiksi dan dengan mudahnya pula mereka menunjuk gw sebagai ketua kelompok ini. Hadeeeuh…
Ditengah-tengah diskusi gitu, tiba-tiba ada sms dari Pim
Buset daaaaaaah,,gw cuma ke toilet bentaran doank astaga dasar cewe…harus banget balesnya tuh cepet....
Dan akhirnya dimulailah hidup baru gw sebagai mahasiswa, hidup yg benar-benar baru karena gw memilih universitas yg berbeda dengan teman-teman gw. Ga ada yg gw kenal selain si Levina disini. Saat itu kita di kelompokan secara acak dengan jumlah 10-12 orang untuk setiap kelompok, dan setiap kelompok terdapat minimal 2 orang dengan jurusan yg sama. Masa orientasi universitas gw pun cukup unik pada jaman itu,dimana dilaksanakan selama 1 minggu penuh dengan jadwal 2 hari pengenalan kampus,1 hari simulasi membuat proposal kerja dan 3 hari mengadakan outbond dan semua dilakukan secara berkelompok,semua kegiatan selama berada di kampus diwajibkan menggunakan seragam SMA sekolah masing-masing karena masih di anggap belum layak masuk universitas. Posisi duduk pun di urutkan dari kelompok 1 hingga kelompok 23.
Gw mendapatkan kelompok 2 sedangkan Levina mendapatkan kelompok 17,sehingga kita pun duduk saling berjauhan. Di setiap kelompok tersebut terdapat kakak Pembina dan secara kebetulan kakak Pembina kelompok gw orangnya cantik, seneng dah gw.Hahaha… Kelompok gw itulah akhirnya yg menjadi teman pertama gw dan yg menjadi teman sekelas gw itu berasal adalah seorang wanita yg berasal dari Manado yg sekarang sudah menjadi artis. (Maaf gw gabisa menyebutkan ciri2nya secara lebih).
Hari pertama dan hari kedua dilalui secara biasa karena memang materinya hanya seputar pengenalan universitas,seiring berjalannya waktu ternyata gw ketemu lagi teman-teman semasa SMP dan SD. Gw pun penasaran sama kantin kampus, apa kaya di film-film ato kaya disekolah gw, kantinnya jg berada di lantai atas, terdapat 2 lantai untuk kantinnya. Ketika lagi liat-liat keadaan kantin kampus gw melihat Levina bersama 2 orang temannya 1 orang cewe dan 1 orang, namanya cewe ma cepet akrab ya dengan sesama cewe apalagi secantik Levina, gw samperin deh dia daripada gw sendirian di kantinnya. lalu gw dikenalin dengan teman –teman barunya itu bernama Tamara dan Liuhardy.
Quote:
Dan kita pun semua tertawa-tawa sambil kita pun bercerita tentang sekolah kita masing-masing dan alasan mengapa memilih kuliah di universitas tersebut, gw ga pikirinlah tu Levi mau cerita apa tentang gw, yg jelas mereka orangnya asik banget bisa jadi teman main gw selama di kampus, sampai waktu istirahat hari kedua selesai dan kita melanjutkan masa orientasi kita gw pun kembali ke kelompok gw,di kelompok gw orangnya lebih serius daripada kelompok si Levi itu jadi sedikit deh suasana tawa seperti tadi,makanya gw males lama-lama di kampus mending ke warnet aja.
Entah kenapa emang gw jadi semakin deket sama Levi semenjak kita dipasangin jadi partner sama kejadian yg Levi diputusin sama cowonya yg banci itu, selain itu jg gw lebih sering ketemu Levi daripada Pim. Hahaha... Maap lho Pim, saya ga maksud..kan kita sama2 sibuk ini, Pim jg harus fokus belajar banget ga enak kalo gw sering2 samperin, nanti malah jd ga fokus belajar deh, itu sekolah favorit ga pingin banget ada muridnya yg dpt nilai jelek, dapet nilai 7 aja dibilang jelek coba...
Bingung gw sama sekolahan macem gitu, murid jadi berlomba mencari nilai bukan ilmu. Gw sih bodo amat ga dapet nilai 10 jg, yg penting lulus and ilmu yg gw mau, ya yg gw inget dah. Sekolah gw the best lah untuk hal kek gini ma, ga nuntut muridnya sampe segitunya memuja nilai.Oh iya ini sekilas tentang teman baru yg bersama Levina,
Tamara, seorang wanita yg memiliki wajah putih pucat dengan rambut bergelombang sampai menutupi punggung dan curly di bagian depan , cewe yg sangat modis dalam berpenampilan dan memiliki tubuh yg kurus layaknya seorang model, dan bener aja dia emang seorang model cuy,dia adalah teman satu sekolahnya Geraldine,sekolahnya mereka yg menyelenggarakan kejuaran futsal yg dimenangin sama sekolah gw itu. Namun dia sudah memiliki seorang kekasih dan hubungan mereka sudah selama 2 tahun.
Geraldine(Ge), seorang wanita yg sulit dideskripsikan. Memiliki wajah cukup bulat dan rambutnya yg cukup berantakan, tubuhnya pun gabisa dibilang kurus mendekati gendut tapi dia ga gendut,apa coba namanya? dia juga seorang cewe yg ceplas ceplos dan cuek, mirip-miriplah sama gw. Dan juga masih single,cewe urakan gitu siapa jg yg mau..Hahaha…
Liuhardy(Liu), seorang pria yg sangat friendly dan asik, memiliki potongan rambut dan wajah mirip karakter Harry Pott*r. Bertubuh kurus dan lebih tinggi dari gw, memiliki hobby yg sama dan kesukaan yg sama dengan gw, wah bisa jadi best mate nih..Hehehe… Oia, dia jg ternyata berasal dari sekolah yg sama dengan Pim namun tidak berada di satu gedung Cuma namanya aj yg sama karena ada beberapa cabang di Bandung.
Di hari ketiga, setiap kelompok diberikan kewajiban membuat sebuah proposal kerja, intinya kita seolah-olah sebuah konsorsium yg akan membuat sebuah perusahaan dimana perusahaan tersebut bebas ingin bergerak di bidang apapun, kita diminta membuat sebuah proposal yg isinya bisa meyakinkan para investor untuk menginvestasikan modalnya pada perusahaan kita. Sekumpulan anak SMA dengan minim pengalaman disuruh membuat seperti itu jelaslah bingung, jangankan membuat proposal disuruh mikir nama perusahaan visi misi aja bisa ngabisin waktu 2 jam, karena orang2nya cukup serius di kelompok gw suasana menjadi lebih tegang dari biasanya, semua berpendapat pemikiran merekalah yg terbaik, ada yg memberi ide untuk membuat agensi artis,ada yg membuka restoran,ada yg panti pijet pula. Hanya gw yg belum menyampaikan ide,bener dah gw gatau harus ngomong apa ,gw bisanya cuma main game and baca novel fiksi dan dengan mudahnya pula mereka menunjuk gw sebagai ketua kelompok ini. Hadeeeuh…
Ditengah-tengah diskusi gitu, tiba-tiba ada sms dari Pim
Quote:
Buset daaaaaaah,,gw cuma ke toilet bentaran doank astaga dasar cewe…harus banget balesnya tuh cepet....
0
Mungkin kisah gw sudah usang termakan usia,namun kenangan di dalamnya sangat berarti dan membuat menjadi diri seperti sekarang ini.
