- Beranda
- Stories from the Heart
Diary 2 Dunia
...
TS
agusk1988
Diary 2 Dunia

Terima kasih mas AWAYAYE untuk cover keren nya.
Ilustrasi Ronggo Geni

Ilustrasi Dewi Puspa Kenanga

Halo agan/aganwati kaskuser sekalian. Halo juga untuk para momod sekalian. Gue adalah silent reader yang udah lama melintang di forum kaskus. Terkhusus untuk sub forum stories from the heart. Kali ini perkenankan gue untuk menceritakan sebuab kisah klasik tentang perjalanan anak manusia yang berawal mula beberapa tahun lalu.
Jika kalian bertanya ini real atau fiksi.? gue kembali kan ke pribadi para reader sekalian. Daripada pada nanti para reader sekalian kepo, anggap saja cerita ini fiksi
Tapi terlepas dari itu semua,, percaya lah bahwa " mereka", beserta " dunia mereka" itu ada. Jadi hormati lah " mereka" seperti kita menghormati sesama kita. Karena pada dasarnya " mereka" sama seperti kita. Ada baik, jahat beserta segala hal yang tak bisa di jelaskan secara logika.
Dan yang terakhir, harap patuhi rule yang berlaku di sub forum ini. Karena menghormati orang lain itu secara tidak langsung membuat kita juga akan di hormat i.
Silahkan di nikmati
Quote:
Spoiler for ILUSTRASI:
Polling
Poll ini sudah ditutup. - 165 suara
Menurut Kalian Bagaimana Seharusnya Thread Ini Berjalan Ke Depannya
Tetep seperti sudah sudah mas, penuh dengan pesan kehidupan
90%
Tamat in saja mas,, sudah terlalu mainstream seperti Thread lain
9%
No Comment mas, emang situ siapa..?
1%
Diubah oleh agusk1988 18-07-2021 04:03
User telah dihapus dan 26 lainnya memberi reputasi
23
1M
2.9K
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.9KThread•53.7KAnggota
Tampilkan semua post
TS
agusk1988
#1090
PART 50
Saat hari H, aku pun telah siap dengan tetek bengek yang di butuhkan untuk berkemah...jaket, sarung, perlengkapan mandi serta beberapa Bungkus makanan sejuta umat.. Tak lupa juga sebuah gitar butut yang selama ini ku pake ngamen bareng kang huda, ku bawa serta ke perkemahan.. Kanaya melarang ku membawa banyak barang karena sebenarnya kehadiran ku itu seperti tamu.. Jadi segala sesuatu nya sudah disiapkan oleh nya..
Karena ingin berlibur ke rumah nenek nya yang ada di Surabaya, Reni pun dengan amat sangat terpaksa tak bisa ikut perkemahan kali ini.. Hanya Agung, joko, Stephanie serta beberapa orang saja yang berasal dari kelas ku yang bisa ikut .. Lainnya berasal dari kelas lain serta anak anak kelas 2..
Setelah ijin ke bapak dan ibu, aku pun berangkat ke sekolah bareng kanaya.. Sejak pagi dia sudah datang ke rumah ku di antar sopir keluarga nya.. Mungkin dia takut aku gak ikut sampai sampai harus di samperin segala ke rumah..
Ada rasa ketidak suka an dari shinta saat kanaya bercanda seperti itu.. Terlihat dari ucapan nya yang terkesan cuek serta acuh..
Setelah yakin semua peserta kemah masuk ke dalam mobil, guru pembimbing pun meminta sopir menyalakan mesin mobil dan lekas berangkat..
Shinta pun akhir nya bisa tersenyum juga setelah aku berucap seperti itu.. Memang beberapa hari belakangan aku menjaga jarak dengan diri nya.. Bukan karena aku membenci dirinya.. Tapi karena memang banyak urusan yang begitu menyita perhatian ku...
Untuk menghibur peserta kemah yang kelihatan nya sudah mulai bosan di dalam bus, aku pun berinisiatif berdiri dari tempat duduk ku dan berjalan ke depan untuk memainkan sebuah lagu sebagai pengiring perjalanan.. Tampak tepuk tangan terdengar dari Agung dan joko yang duduk di bangku paling belakang bus .. Sementara kanaya dan Shinta hanya tersenyum melihat ku..
Indah bening matamu
Lembut tatap pandangmu
Pesona pancarkan dari jiwamu
Anggun gerak tubuhmu
Merekah indah bibirmu
Mengusik gejolak hasrat hatiku
Berlari kau kudekati
Menjauh kau simpan sunyi
Menggoda pancarkan satu kharisma
Biarkan rasa bersemi
Bisikan kata imagi
Kau beri satu irama terjadi
#Pelangi...di seberang renjana aku berdiri
Pelangi...rengkuh aku di relung hati
Pelangi...sentuh aku tinggalkan mimpi
Pelangi...buang gelisah jangan lepaskan aku
Oh pelangi
Disini aku berdiri menatap luas nikmat imagi
Aku terpana...lalu terdiam...terbang tinggi
Di atas awan putih
Kanaya dan Shinta pun juga bersemangat meminta ku untuk menyanyikan beberapa lagu lagi.. Dengan senang hati, aku pun membawa kan beberapa lagu yang sangat hits dari dewa, padi atau Sheila on 7..band band yang saya sebut kan, sangat booming saat jaman ku dulu.. Terus di susul band pendatang baru Peter Parker.. Eh Peter Pan maksudnya...
Setelah selesai berdendang ria, aku pun kembali ke tempat duduk ku dan disambut dengan sebuah tepuk tangan serta senyuman oleh shinta..
Shinta kini hanya tertunduk dan sesekali tersenyum sendiri saat aku berkata seperti itu.. Ntah apa yang ada di pikiran nya sampai sampai dia bisa senyum senyum sendiri gak jelas..
Karena keasyikan bernyanyi, tanpa terasa kami pun telah sampai di lokasi perkemahan.. Karena ini perkemahan gabungan antar sma se Kabupaten, bus bus dari sekolah lain pun juga terlihat mulai memasuki area parkir yang disediakan pengelola .. Dan bisa di tebak, mbak silvi dan geng nya juga ikut dalam perkemahan ini..
Karena udah kadung dongkol, pertanyaan mbak silvi tak aku gubris sama sekali dan lebih memilih kembali ke kelompok ku..
Rupa nya Cukup jauh juga aku berjalan meninggalkan kelompok ku,, hingga tanpa sadar aku sudah memasuki area hutan jati yang lumayan lebat...
GRHHHHHHH...... AUMPHHHH.....
Sebuah erangan terdengar samar di telinga ku saat aku melepas lelah dan duduk dibawah sebuah pohon jati tua yang sangat besar lingkar diameter pohon nya.. Untuk jaga-jaga, aku pun memanggil Kenanga jin pendamping ku..
Saat wujud kenanga telah menghilang dari pandangan ku, aku pun langsung meninggalkan hutan tersebut.. Sebab sedari tadi aku merasakan tatapan tatapan yang kurang bersahabat dari segenap penghuni hutan jati tersebut.. Ingin rasanya aku berkomunikasi dan meminta ijin kepada raja jin tadi agar tak di ganggu selama perkemahan ini berlangsung .. Akan tetapi aku tak lagi merasakan hawa keberadaan nya di hutan jati tersebut..jadi niat ku pun dengan sangat terpaksa aku urung kan..
Nadia pun mengangguk dan kini berjalan mengikuti ku dari belakang..
Saat kembali ke kelompok besar, tampak mbak dina dan kanaya kebingungan mencari ku.. Mereka pikir aku pulang ke rumah. Sebab rumah kakek nenek serta keluarga besar bapak ku tinggal tak jauh dari situ.. Jadi saat butuh bantuan, aku tak perlu jauh jauh pulang ke rumah ibu ku..
Setelah berunding, aku dan mbak dina pun pergi ke tenda pengurus osis serta panitia perkemahan dari sma 1..rupanya saat asyik jalan jalan ke tengah hutan, para peserta kemah telah mulai mendirikan tenda untuk kita pakai tidur jikalau malam.. Pantas saja mbak dina serta kanaya kebingungan mencari ku,, sebab saat yang lain bahu membahu mendirikan tenda sama-sama, aku nya malah kelayapan...
Di dalam tenda tampak beberapa orang pengurus osis serta pembina pramuka sedang mendiskusikan tentang apa yang jadi agenda perkemahan selama 3 hari ke depan.. Mereka pun terkejut dengan kehadiran ku yang masih kelas satu dan bukan anggota inti pramuka..
Dan seperti yang bisa kalian tebak, sebagian besar dari mereka tak percaya dengan omongan ku dan hanya menertawakan nya.. Kalo sudah begitu aku pun pasrah dan lepas tangan kalo terjadi sesuatu..
Belum juga selesai ngomong, sebuah teriakan dan erangan terdengar melengking dari tenda cewek anak kelas dua... Beberapa pengurus osis serta pembina pramuka pun kontan berlarian dari dalam tenda mereka menuju tenda anak anak kelas dua.. Sementara aku, cuek dan berjalan santai menuju tenda ku sendiri...
Pengurus osis tadi pun kembali dengan wajah kecewa,,, sementara aku sendiri, langsung keluar dari tenda kelas satu dan berlari sembunyi ke tenda milik sekolah mbak silvi..
Saat hari H, aku pun telah siap dengan tetek bengek yang di butuhkan untuk berkemah...jaket, sarung, perlengkapan mandi serta beberapa Bungkus makanan sejuta umat.. Tak lupa juga sebuah gitar butut yang selama ini ku pake ngamen bareng kang huda, ku bawa serta ke perkemahan.. Kanaya melarang ku membawa banyak barang karena sebenarnya kehadiran ku itu seperti tamu.. Jadi segala sesuatu nya sudah disiapkan oleh nya..
Karena ingin berlibur ke rumah nenek nya yang ada di Surabaya, Reni pun dengan amat sangat terpaksa tak bisa ikut perkemahan kali ini.. Hanya Agung, joko, Stephanie serta beberapa orang saja yang berasal dari kelas ku yang bisa ikut .. Lainnya berasal dari kelas lain serta anak anak kelas 2..
Setelah ijin ke bapak dan ibu, aku pun berangkat ke sekolah bareng kanaya.. Sejak pagi dia sudah datang ke rumah ku di antar sopir keluarga nya.. Mungkin dia takut aku gak ikut sampai sampai harus di samperin segala ke rumah..
Quote:
Ada rasa ketidak suka an dari shinta saat kanaya bercanda seperti itu.. Terlihat dari ucapan nya yang terkesan cuek serta acuh..
Setelah yakin semua peserta kemah masuk ke dalam mobil, guru pembimbing pun meminta sopir menyalakan mesin mobil dan lekas berangkat..
Quote:
Shinta pun akhir nya bisa tersenyum juga setelah aku berucap seperti itu.. Memang beberapa hari belakangan aku menjaga jarak dengan diri nya.. Bukan karena aku membenci dirinya.. Tapi karena memang banyak urusan yang begitu menyita perhatian ku...
Untuk menghibur peserta kemah yang kelihatan nya sudah mulai bosan di dalam bus, aku pun berinisiatif berdiri dari tempat duduk ku dan berjalan ke depan untuk memainkan sebuah lagu sebagai pengiring perjalanan.. Tampak tepuk tangan terdengar dari Agung dan joko yang duduk di bangku paling belakang bus .. Sementara kanaya dan Shinta hanya tersenyum melihat ku..
Indah bening matamu
Lembut tatap pandangmu
Pesona pancarkan dari jiwamu
Anggun gerak tubuhmu
Merekah indah bibirmu
Mengusik gejolak hasrat hatiku
Berlari kau kudekati
Menjauh kau simpan sunyi
Menggoda pancarkan satu kharisma
Biarkan rasa bersemi
Bisikan kata imagi
Kau beri satu irama terjadi
#Pelangi...di seberang renjana aku berdiri
Pelangi...rengkuh aku di relung hati
Pelangi...sentuh aku tinggalkan mimpi
Pelangi...buang gelisah jangan lepaskan aku
Oh pelangi
Disini aku berdiri menatap luas nikmat imagi
Aku terpana...lalu terdiam...terbang tinggi
Di atas awan putih
Quote:
Kanaya dan Shinta pun juga bersemangat meminta ku untuk menyanyikan beberapa lagu lagi.. Dengan senang hati, aku pun membawa kan beberapa lagu yang sangat hits dari dewa, padi atau Sheila on 7..band band yang saya sebut kan, sangat booming saat jaman ku dulu.. Terus di susul band pendatang baru Peter Parker.. Eh Peter Pan maksudnya...
Setelah selesai berdendang ria, aku pun kembali ke tempat duduk ku dan disambut dengan sebuah tepuk tangan serta senyuman oleh shinta..
Quote:
Shinta kini hanya tertunduk dan sesekali tersenyum sendiri saat aku berkata seperti itu.. Ntah apa yang ada di pikiran nya sampai sampai dia bisa senyum senyum sendiri gak jelas..
Karena keasyikan bernyanyi, tanpa terasa kami pun telah sampai di lokasi perkemahan.. Karena ini perkemahan gabungan antar sma se Kabupaten, bus bus dari sekolah lain pun juga terlihat mulai memasuki area parkir yang disediakan pengelola .. Dan bisa di tebak, mbak silvi dan geng nya juga ikut dalam perkemahan ini..
Quote:
Karena udah kadung dongkol, pertanyaan mbak silvi tak aku gubris sama sekali dan lebih memilih kembali ke kelompok ku..
Quote:
Rupa nya Cukup jauh juga aku berjalan meninggalkan kelompok ku,, hingga tanpa sadar aku sudah memasuki area hutan jati yang lumayan lebat...
GRHHHHHHH...... AUMPHHHH.....
Sebuah erangan terdengar samar di telinga ku saat aku melepas lelah dan duduk dibawah sebuah pohon jati tua yang sangat besar lingkar diameter pohon nya.. Untuk jaga-jaga, aku pun memanggil Kenanga jin pendamping ku..
Quote:
Saat wujud kenanga telah menghilang dari pandangan ku, aku pun langsung meninggalkan hutan tersebut.. Sebab sedari tadi aku merasakan tatapan tatapan yang kurang bersahabat dari segenap penghuni hutan jati tersebut.. Ingin rasanya aku berkomunikasi dan meminta ijin kepada raja jin tadi agar tak di ganggu selama perkemahan ini berlangsung .. Akan tetapi aku tak lagi merasakan hawa keberadaan nya di hutan jati tersebut..jadi niat ku pun dengan sangat terpaksa aku urung kan..
Quote:
Nadia pun mengangguk dan kini berjalan mengikuti ku dari belakang..
Saat kembali ke kelompok besar, tampak mbak dina dan kanaya kebingungan mencari ku.. Mereka pikir aku pulang ke rumah. Sebab rumah kakek nenek serta keluarga besar bapak ku tinggal tak jauh dari situ.. Jadi saat butuh bantuan, aku tak perlu jauh jauh pulang ke rumah ibu ku..
Quote:
Setelah berunding, aku dan mbak dina pun pergi ke tenda pengurus osis serta panitia perkemahan dari sma 1..rupanya saat asyik jalan jalan ke tengah hutan, para peserta kemah telah mulai mendirikan tenda untuk kita pakai tidur jikalau malam.. Pantas saja mbak dina serta kanaya kebingungan mencari ku,, sebab saat yang lain bahu membahu mendirikan tenda sama-sama, aku nya malah kelayapan...
Di dalam tenda tampak beberapa orang pengurus osis serta pembina pramuka sedang mendiskusikan tentang apa yang jadi agenda perkemahan selama 3 hari ke depan.. Mereka pun terkejut dengan kehadiran ku yang masih kelas satu dan bukan anggota inti pramuka..
Dan seperti yang bisa kalian tebak, sebagian besar dari mereka tak percaya dengan omongan ku dan hanya menertawakan nya.. Kalo sudah begitu aku pun pasrah dan lepas tangan kalo terjadi sesuatu..
Quote:
Belum juga selesai ngomong, sebuah teriakan dan erangan terdengar melengking dari tenda cewek anak kelas dua... Beberapa pengurus osis serta pembina pramuka pun kontan berlarian dari dalam tenda mereka menuju tenda anak anak kelas dua.. Sementara aku, cuek dan berjalan santai menuju tenda ku sendiri...
Quote:
Pengurus osis tadi pun kembali dengan wajah kecewa,,, sementara aku sendiri, langsung keluar dari tenda kelas satu dan berlari sembunyi ke tenda milik sekolah mbak silvi..
myusuffebria525 dan 15 lainnya memberi reputasi
16


