Kaskus

Story

agusk1988Avatar border
TS
agusk1988
Diary 2 Dunia
Diary 2 Dunia

Terima kasih mas AWAYAYE untuk cover keren nya.

Ilustrasi Ronggo Geni

Diary 2 Dunia

Ilustrasi Dewi Puspa Kenanga

Diary 2 Dunia

Halo agan/aganwati kaskuser sekalian. Halo juga untuk para momod sekalian. Gue adalah silent reader yang udah lama melintang di forum kaskus. Terkhusus untuk sub forum stories from the heart. Kali ini perkenankan gue untuk menceritakan sebuab kisah klasik tentang perjalanan anak manusia yang berawal mula beberapa tahun lalu.

Jika kalian bertanya ini real atau fiksi.? gue kembali kan ke pribadi para reader sekalian. Daripada pada nanti para reader sekalian kepo, anggap saja cerita ini fiksi

Tapi terlepas dari itu semua,, percaya lah bahwa " mereka", beserta " dunia mereka" itu ada. Jadi hormati lah " mereka" seperti kita menghormati sesama kita. Karena pada dasarnya " mereka" sama seperti kita. Ada baik, jahat beserta segala hal yang tak bisa di jelaskan secara logika.

Dan yang terakhir, harap patuhi rule yang berlaku di sub forum ini. Karena menghormati orang lain itu secara tidak langsung membuat kita juga akan di hormat i.

Silahkan di nikmati

Quote:





Spoiler for ILUSTRASI:

Polling
Poll ini sudah ditutup. - 165 suara
Menurut Kalian Bagaimana Seharusnya Thread Ini Berjalan Ke Depannya
Tetep seperti sudah sudah mas, penuh dengan pesan kehidupan
90%
Tamat in saja mas,, sudah terlalu mainstream seperti Thread lain
9%
No Comment mas, emang situ siapa..?
1%
Diubah oleh agusk1988 18-07-2021 04:03
heartbeat6661Avatar border
silamputamanAvatar border
User telah dihapus
User telah dihapus dan 26 lainnya memberi reputasi
23
1M
2.9K
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.7KThread52.1KAnggota
Tampilkan semua post
agusk1988Avatar border
TS
agusk1988
#1015
PART 48

Tangis Andini dan ibunya pecah saat melihat tubuh Pak Joyo yang terbujur kaku.. Tangis mereka pun makin menjadi manakala melihat kondisi tubuh Pak Joyo yang sangat mengenaskan..

Setelah administrasi rumah sakit di urus oleh paman nya Andini, jenazah pak Joyo pun di perbolehkan untuk di bawa pulang ke rumah duka.. Rumah sakit menyiapkan ambulance untuk mengantar jenazah pak Joyo. Andini dan ibu nya ikut dalam rombongan mobil ambulance,, Smentra aku dan Stella memilih menumpang mobil paman nya Andini..

Mata Stella tampak memerah karena sedari tadi dia menangis melihat jenazah almarhum pak Joyo.. Aku pun mendekap erat tubuhnya untuk sekedar menguatkan hati nya.. 35 menit kemudian kami pun sampai kembali di rumah Andini.. Tampak rumahnya kini telah ramai oleh kehadiran para kerabat dan keluarga besar nya..

Quote:


Setelah juga berpamitan ke keluarga besar almarhum, aku pun bergegas mengantarkan Stella pulang ke rumahnya.. Sepanjang perjalanan Stella memeluk ku erat dan menyandarkan kepala nya di punggung ku.

Mungkin dirinya masih shock melihat jenazah pak joyo..25 menit kemudian aku pun sampai di rumah Stella dan meminta nya agar cepat masuk rumah dan lekas istirahat supaya esok bisa fit dan kembali beraktivitas seperti biasa...

Bang David tadinya bertanya kenapa datang datang matanya Stella sembab dan rada merah.. Namun aku menggelengkan kepala. Tanda agar dia membiarkan Stella sejenak beristirahat..

Setelah selesai mengantarkan Stella ke rumahnya, aku juga lantas kembali ke rumah ku sendiri.. Tenaga dan fikiran ku sudah sangat lelah..

Keesokan harinya aku terbangun karena pintu kamar ku di gedor gedor ibuku.. Maklum, jam sudah menunjukkan pukul 7,jadi beliau yakin aku pasti akan terlambat ke sekolah.. Padahal di sekolah cuma ada kegiatan lomba lomba saja sampai hari sabtu..

Jam 07.30 aku sampai di sekolah.. Setelah bernegosiasi dengan satpam penjaga gerbang sekolah yang cukup alot, aku pun akhirnya di izinkan memasuki area sekolah. Tadi nya aku ingin menyirep tuh satpam jikalau tidak di ijin kan masuk..

Quote:


Setelah mengunci ganda motor ku, aku dan bang David pun berboncengan ke sma mbak silvi untuk mengobati rasa penasaran bang David.. Kenceng juga bang David menggeber motor sport nya pagi itu.. Hingga tak butuh lama kami pun sampai di sma mbak silvi..

Quote:


Setelah memasukkan dan menaruh motor bang David di parkiran, kami bertiga pun menuju kelas mbak silvi.. Kelas mbak Novita juga sih sebenarnya.. Tampak mbak silvi sedang asyik bercengkrama dengan seorang gadis yang sangat aku kenal..

Quote:


Temen temen mbak Silvi yang kebetulan ada di dalam kelas pagi itu pun ikut pergi melayat ke rumah mbak Andini.. Saat melangkah keluar kelas, Mbak Yun( wali kelas mbak silvi yang menjadi tetangga ku) tak sengaja melihat ku. Beliau pun bertanya untuk apa aku datang ke kelas nya lagi..

Aku pun menyampaikan kalo Bapak nya mbak Andini meninggal semalam ..

Mungkin karena terlalu shock serta sibuk mengurusi jenazah ayahnya, mbak Andini belum sempat memberi tahu teman atau wali kelas nya.. Mbak Yun pun dan beberapa guru akhirnya juga ikut melayat..

Aku, Bang David, Mbak Silvi dan Nadia ikut menumpang di mobil nya mbak Novita.. Smentra Mbak Yun, beberapa guru serta teman mbak Andini, menaiki mini bus yang menjadi inventaris sekolah..

Saat sampai di rumah mbak Andini, suasana nya semakin ramai daripada yang kulihat semalam.. Mungkin Pak Joyo ini orang yang berpengaruh di kampung nya.. Dan aku yakin beliau juga orang yang baik.. Sampai sampai banyak orang yang ingin melayat dan mengantarkan beliau ke pembaringan terakhir..

Quote:


Sementara itu di lain pihak aku lihat mbak Nadia hanya diam mematung dengan mata yang berkaca kaca.. Sedangkan bang David sendiri Aku lihat sudah banjir air matanya yang sedari tadi mengalir.. Ni orang meski pun galak hatinya melankolis.. Jadi gampang trenyuh kalau lihat sesuatu yang menyentuh..

Quote:


Saat sampai di rumah Mbak Andini, jenazah pak Joyo telah selesai di mandi kan serta di kafani.. Jenazah pun langsung dimasukkan ke dalam keranda untuk di sholat kan ke masjid terdekat..

Karena sudah terbiasa di rumah, aku pun ikut mengantar jenazah pak Joyo.. Namun kali ini aku tak ikut memanggul karena sudah terlalu banyak orang yang siap untuk memanggul almarhum secara bergantian.. Aku hanya berjalan mengikuti nya dari belakang bersama bang David..

Bau harum wangi kesturi begitu menusuk hidungku selama perjalanan menuju ke masjid terdekat.. Aku pun penasaran apa yang dilakukan almarhum semasa hidup.. Setelah bertanya ke tetangga terdekat tentang pekerjaan almarhum semasa hidup, aku pun sangat takjub dan iri dengan beliau..

Almarhum ini rupanya ketua rw di lingkungan rumahnya tinggal.. Selain itu beliau ini dalah seorang kontraktor yang sangat jujur dalam bekerja.. Beliau sering terlibat dalam proyek proyek pembangunan jembatan yang ada di Kecamatan tempat dia tinggal.. Beliau juga tidak pernah meninggalkan yang namanya jamaah di masjid.. Di samping itu beliau juga sering menyumbang untuk pembangunan masjid dan mushola di sekitar rumahnya.. Kalo sudah begini, aku pun tak heran kalo ribuan malaikat saat ini juga ikut berdzikir serta mendoakan nya..

Setelah selesai di sholat kan, jenazah almarhum pak Joyo pun langsung dibawa ke pemakaman terdekat.. Maklum, jenazah beliau sudah menginap semalam.. Sementara menurut sunah Rasul, jenazah seorang muslim tidak boleh dibiarkan terlalu lama,, harus segera dikubur..

Tukang gali kubur yang menggali lubang untuk di tempat i jenazah pak Joyo juga heran dengan keanehan yang mereka rasakan.. Tanah yang biasanya keras saat musim kemarau, entah kenapa seperti bubur saat di gali untuk Liang lahat milik pak Joyo..

Quote:


Setelah jenazah selesai di semayamkan, aku dan para pelayat pun kembali ke rumah masing-masing.. Ntah kenapa area makam siang itu sangat bersahabat.. Meski banyak makhluk tak kasat mata yang berlalu lalang, tak tampak sama sekali permusuhan di mata mereka..

Nadia pun sepertinya merasakan seperti halnya apa yang ku rasakan.. Biasanya kalo di sekitar makam, akan banyak sekali makhluk halus yang iseng atau sekedar menampakkan wujud nya untuk mengganggu manusia.. Tapi tidak untuk hari ini.. Sepertinya Yang Di Atas benar-benar melimpahkan rahmat dan karunia Nya ke almarhum Pak Joyo.. Sampai sampai makhluk tak kasat mata pun menghormati pemakaman almarhum..

Manakala telah sampai di rumah mbak andini, aku langsung menghempaskan pantat ku di kursi teras yang tadi malam aku duduki.. Sesekali aku lap keringat yang mulai membasahi tubuh ku.. Bang David pun ikut duduk di sebelah ku dan tanpa ragu langsung mengambil satu botol kecil air mineral di atas meja yang memang sudah di sediakan untuk para pelayat.

Quote:


Di jaman ku dulu musim masih bisa di prediksi karena pemanasan global belum separah sekarang.. Jadi para petani bisa menentukan kapan hujan mulai turun.. Sehingga mereka bisa mulai untuk bercocok tanam..

Quote:


Para gadis yang tadinya menunggu di rumah, keluar saat mbak andini sudah masuk ke dalam rumah nya.. Mungkin mbak Andini bilang kalau saya dan bang David sudah kembali dari pemakaman, jadi kami bisa langsung kembali ke sekolah..

Setelah pamit ke Andini dan keluarganya, kami pun kembali ke sma mbak silvi.. Sepanjang perjalanan aku merasakan kegelisahan yang menyerang hati ku. Tak biasanya aku merasa seperti ini.. Nadia seperti nya juga sama. Sebab aku lihat di samping ku sedari tadi duduk nya tidak tenang..

Quote:


CITTTTTT...... BRUAGHHHHH....

Sebuah truk dengan kecepatan tinggi, tiba-tiba datang dari arah belakang dan ingin mendahului kami.. Namun naas, dari arah berlawanan muncul angkot yang melaju perlahan membawa beberapa penumpang. . Sopir truk sudah berusaha menginjak rem sekuat tenaga. Akan tetapi karena rem nya blong,truk pun tetap melaju kencang hingga kecelakaan itu pun tak dapat terelakkan...
wakazsurya77
efti108
myusuffebria525
myusuffebria525 dan 13 lainnya memberi reputasi
14
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.