Kaskus

Story

agusk1988Avatar border
TS
agusk1988
Diary 2 Dunia
Diary 2 Dunia

Terima kasih mas AWAYAYE untuk cover keren nya.

Ilustrasi Ronggo Geni

Diary 2 Dunia

Ilustrasi Dewi Puspa Kenanga

Diary 2 Dunia

Halo agan/aganwati kaskuser sekalian. Halo juga untuk para momod sekalian. Gue adalah silent reader yang udah lama melintang di forum kaskus. Terkhusus untuk sub forum stories from the heart. Kali ini perkenankan gue untuk menceritakan sebuab kisah klasik tentang perjalanan anak manusia yang berawal mula beberapa tahun lalu.

Jika kalian bertanya ini real atau fiksi.? gue kembali kan ke pribadi para reader sekalian. Daripada pada nanti para reader sekalian kepo, anggap saja cerita ini fiksi

Tapi terlepas dari itu semua,, percaya lah bahwa " mereka", beserta " dunia mereka" itu ada. Jadi hormati lah " mereka" seperti kita menghormati sesama kita. Karena pada dasarnya " mereka" sama seperti kita. Ada baik, jahat beserta segala hal yang tak bisa di jelaskan secara logika.

Dan yang terakhir, harap patuhi rule yang berlaku di sub forum ini. Karena menghormati orang lain itu secara tidak langsung membuat kita juga akan di hormat i.

Silahkan di nikmati

Quote:





Spoiler for ILUSTRASI:

Polling
Poll ini sudah ditutup. - 165 suara
Menurut Kalian Bagaimana Seharusnya Thread Ini Berjalan Ke Depannya
Tetep seperti sudah sudah mas, penuh dengan pesan kehidupan
90%
Tamat in saja mas,, sudah terlalu mainstream seperti Thread lain
9%
No Comment mas, emang situ siapa..?
1%
Diubah oleh agusk1988 18-07-2021 04:03
heartbeat6661Avatar border
silamputamanAvatar border
User telah dihapus
User telah dihapus dan 26 lainnya memberi reputasi
23
1M
2.9K
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.7KThread52.2KAnggota
Tampilkan semua post
agusk1988Avatar border
TS
agusk1988
#903
PART 45

SREKKK....SREKK..SREKKK....

Sebuah suara sayup sayup terdengar dan semakin mendekat ke arah kami..aku malam itu berhenti di pinggir jalan dekat sebuah puskesmas.. Karena sudah larut malam, suasana puskesmas pun sangat sepi.. Hanya terlihat lampu penerangan yang ada di lobby depan.. Sementara di dalam nya dari kejauhan tampak gelap gulita...
Quote:


ALLAHU AKBAR...

Tampak seorang wanita muda dengan pakaian perawat mendekat ke arah kami... Muka wanita tadi tertutup rambut nya yang panjang dan dibiarkan tergerai ke depan..wajahnya tertunduk ke bawah.. Yang membuat ku aneh adalah cara wanita tadi berjalan .. Dia terlihat seperti menyeret kedua kakinya. Tidak berdiri dengan kedua kakinya seperti laik nya manusia normal.. hingga membuat tubuhnya ikut menggerus tanah yang di lewati sampai menimbulkan bunyi yang bisa membuat bulu kuduk berdiri..
Quote:


Mendengar aku merespon ucapan nya, wanita muda tadi pun mengangkat wajah nya hingga sedikit terlihat lah gimana bentuk muka nya..

ASTAGFIRULLAH...

Ternyata wanita muda tadi bukan lah manusia... Wajahnya sangat pucat penuh dengan luka memar seperti bekas pukulan benda tumpul..dia menatap ku dingin sambil sesekali masih berteriak minta tolong..Kanaya yang sedari tadi di belakang ku kini terlihat menutup kedua matanya.. Tangannya semakin erat mencengkram ujung baju ku..

Saat lewat sini malam malam terakhir kali, aku tidak pernah melihat penampakan wanita muda tadi.. Jadi aku yakin kalo wanita muda ini baru saja meninggal..

Quote:


Untung nya selepas bertemu dengan suster di puskesmas tadi, perjalanan ku selanjutnya ke rumah Kanaya tanpa ada aral yang melintang.. Aku pun kini sudah memasuki kompleks tempat rumah kanaya berada. Setelah sekedar sapa pada Security yang ada di post jaga, aku pun melajukan motor ku ke rumah kanaya..

Lima menit dari pos Security, aku pun sampai di depan pagar rumah kanaya dan menghentikan laju motor ku.. Kanaya sempat meminta ku untuk mampir ke rumahnya sebentar..

Namun karena malam sudah semakin larut dan aku masih ada janji dengan wanita muda yang tadi kutemui di puskesmas , aku pun menolak dengan halus tawaran kanaya. Kanaya sepertinya mahfum akan hal itu dan lantas masuk ke dalam rumah setelah berpamitan dengan ku..

Quote:


Karena baru pulang dari rumah sakit, aku pun meminta bantuan kang paijo untuk mencari dimana jasad wanita muda tadi di kubur kan..

Quote:


Quote:


Aku terpaksa bohong ke kang paijo. Mana mungkin dia mau malam malam gini nyari mayat..

Quote:


Setelah beberapa kali sms an sama kang paijo, aku pun lantas menyalakan kembali mesin motor ku dan memacu nya kembali menuju puskesmas yang sempat tadi aku lewati.. Saat sudah sampai disana, aku lihat kang paijo dkk telah sampai lebih dulu dan bersembunyi di balik pohon palem agar tidak ketahuan orang yang mungkin lewat...

Quote:


Ntah dari mana kang paijo dapet orang nya.. Dia malam itu datang dengan sekelompok anak muda dengan tampang kuli bangunan..

Quote:


Karena pagar nya di gembok, kami pun dengan sangat terpaksa melompat i nya untuk bisa masuk. Kalo aku buka paksa, pegawai puskesmas akan curiga keesokan harinya.. Setelah memeriksa keadaan sekitar, sekedar memastikan bahwa tak ada orang yang lewat, kami pun bergantian melompat i pagar...

Saat sampai di dalam areal puskesmas,, aku pun memusatkan pikiran ku untuk mencari dimana tubuh wanita muda tadi berada...

Quote:


Kawan kawan kang paijo pun lari berhamburan karena melihat penampakan yang sangat nyata di depan mereka.. Sementara kang paijo hanya mengumpat karena sudah tau aku bohong i..

Quote:


ALLAHU AKBAR...

Aku pun tercekat kaget karena sosok wanita muda tadi telah menghilang dari pandangan ku.. Karena tak ingin membuang waktu, aku pun bergegas masuk ke dalam gedung puskesmas lewat pintu belakang.. Biarlah gembok nya ku buka paksa.. Asal nanti aku kasih pagar gaib biar orang lain atau maling gak bisa masuk..

Suasana puskesmas ternyata sangat mencekam di malam hari..aku dan kang paijo pun menyusuri ruangan demi ruangan mencari keberadaan tubuh wanita muda tadi.. Kalo kalian bertanya kenapa gak ada satpam.? Puskesmas desa mas.. Kalo udah selesai aktifitas langsung di kunci semuanya.. Cuma lampu depan doang yang di hidup kan..


Malam yang semakin dingin, membuat tubuh ku menggigil.. Maklum jaket ku masih di pake kanaya, sementara aku cuma memakai kaos raglan.. Kang paijo yang cuma pake kaos oblong plus kurang bahan alias sobek sobek, juga merasakan dingin di sekujur tubuhnya.. Menit demi menit mencari, tak jua ku temukan keberadaan tubuh wanita muda tadi..

Aku pun semakin frustrasi karena tak mampu menahan hawa dingin yang semakin menusuk tulang..

Quote:


ALLAHU AKBAR..

Aku dan kang paijo pun lagi lagi tercekat kaget karena kemunculan nya yang tiba-tiba..

Quote:


Wanita muda tadi tak menjawab dan hanya tersenyum dingin ke arah ku..


Karena telah mendapat petunjuk dari nya, kami pun pergi ke arah gudang yang letaknya rada menjorok ke belakang.. Bau busuk langsung menusuk hidung saat kami melangkah kan kaki ke dalam gudang.. Anehnya kenapa petugas puskesmas tidak mencium nya saat mereka bekerja sehari hari.. Kalau mayat nya sudah mulai membusuk, paling tidak wanita muda ini sudah meninggal 3 hari yang lalu..

Kami berdua bagai anjing pelacak, langsung mengendus dari mana sumber bau tersebut berasal.. Dan bau tersebut semakin menyengat saat kami mendekat ke sebuah lemari loker bekas yang tersandar ala kadarnya di tembok.. Kami pun memberanikan diri membuka loker tersebut..

ASTAGFIRULLAH HAL ADZIM..

Tampak kini seorang wanita muda dengan pakaian perawat terbujur jaku di hadapan kami.. Sekujur tubuhnya penuh lebam seperti bekas pukulan benda tumpul.. Yang membuat ku emosi adalah kedua kaki wanita muda telah menghilang entah kemana.. Ku cari cari sama kang paijo di sekitar gudang, tak jua kutemukan keberadaan nya..

Quote:


Kami pun lantas mengeluarkan mayat wanita muda tadi dan membopong nya ke bangsal yang ada di dalam puskesmas.. Tak lupa sebelum pulang aku membasuh muka wanita muda tadi agar bekas bekas luka serta kotoran yang menempel di wajahnya sedikit menghilang.. Setelah selesai, aku pun menutup tubuh wanita muda tadi dengan selimut dan bergegas pulang ke rumah..

Quote:


Aku langsung menutup panggilan malam itu karena tak mau kanaya bertanya lebih jauh lagi.. Setelah semuanya sesuai skenario yang aku rancang, aku dan kang paijo langsung pulang ke rumah...

Tak butuh waktu lama untuk ku sampai di rumah. karena jalanan yang sepi, aku menggeber motor ku dengan kencang.. Kang paijo pun sampai memeluk erat tubuh ku dari belakang karena takut bila jatuh..

Setelah mengantarkan dan mengucapkan terima kasih ke kang paijo, aku pun pulang ke rumah dan lekas menarik selimut untuk tidur.. Maklum, tubuh ku sudah sampai batas Untuk menahan dingin nya malam...

Seperti biasa, aku bangun jam 5 pagi dan membantu ibu ku sebentar sebelum berangkat ke sekolah.. Karena habis ujian semester, mungkin kegiatan hari ini cuma lomba lomba antar kelas sembari menunggu waktu pengumuman libur...

Jam 06.45 aku sampai di sekolah..


Quote:


Karena bosen di dalam kelas, aku mengajak teman segengku untuk ke lapangan menonton kakak kelas yang sedang berlomba.. Mereka pun mengiyakan ajakan ku dan kini melangkah keluar kelas bersama..

Saat sampai di lapangan, tampak anak anak kelas 2 sedang maen sepak bola serta basket.. Kami pun duduk di bangku yang emang di siapkan di pinggir lapangan.. Karena ingin mencari keringat, aku pun meminta ijin ke kelas 2 untuk ikut maen sepak bola di tim mereka..

Kebetulan yang maen kelas nya Rudi melawan kelas firman.. Sebab aku lihat mbak dina, kanaya serta kak Cindy sedang ngrumpi di bangku yang ada di ujung lapangan . Kelas 2 pun mengijinkan dan aku tergabung di tim Rudi.. Posisi yang menjadi favorit ku adalah gelandangan serta bek.. Setelah 30 menit, aku pun minta di ganti dan kembali duduk bareng teman teman yang lain..

Quote:


Stephanie hanya diam tanpa menjawab pertanyaan ku lebih jauh lagi.. Sebuah sikap yang membuat otak ku berfikir keras untuk mencerna maksud perkataan nya..
Diubah oleh agusk1988 25-11-2017 20:05
wakazsurya77
efti108
myusuffebria525
myusuffebria525 dan 14 lainnya memberi reputasi
15
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.