Kaskus

Story

agasthya168Avatar border
TS
agasthya168
Pengalaman Horor Pendakian Gunung di Jawa Tengah
Setelah lama jadi SR di mari akhirnya tergelitik juga untuk menuliskan pengalaman pribadi pada saat pertama kali melakukan pendakian gunung di daerah jawa tengah.



Quote:
Diubah oleh azhuramasda 20-10-2022 15:43
delgomexAvatar border
papahmuda099Avatar border
kivlie24830Avatar border
kivlie24830 dan 428 lainnya memberi reputasi
319
1.2M
1.7K
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.8KThread52.9KAnggota
Tampilkan semua post
agasthya168Avatar border
TS
agasthya168
#89
(Bang agung - si ranger yang menyusul)
Sepertinya kami gagal sampai di puncak pukul 4 pagi..karena pos 3 pun kami belum sampai..malah saat ini terdampar disebuah lahan peristirahatan dmana lokasinya masih setengah perjalanan lagi ke pos 3..aura yang ane rasain disini jauh lebih better..pak nova langsung aja selonjoran sambil nyender di pohon..terlihat dr raut mukanya sangat lelah..saking lelahnya dan pengen istrht sampai2 dia ga lepas ranselnya pas nyender..udah mager banget kayanya..tapi perasaan ada yg ganjil dgn gerak gerik dia terutama selepas adanya gangguan orang minta tolong..ah mungkin dia merasa bersalah sudah ngomong sompral dan memarahi mas galih

Sedangkan mas galih sendiri saat ini sesang sibuk mengutak atik HT nya..kayanya sinyalnya bermasalah..karena yg kedengeran cuman kresek2 aja..kebingungan dia mondar mandir nyari spot yang sinyalmga kuat sambil menggerutu sendirian

Ane jujur aja ga mau jauh2 dr mas burhan..ane ngikutin dia duduk bersandar ke pohon yg letaknya berhadapan dengan jarak 3 meteran dari posisi pak nova..disinilah ane coba buka obrolan dengan mas burhan

Ane : "mas..kenapa ya kok jd begini ya mas? Gw capek nih mas..kenapa si mereka gangguin kita mas.."
Mas burhan : "bro..kita mmg dr awal sudah salah langkah menuju ksini tp apa mau dikata..mungkin sudah takdir kita harus ke tempat ini..terkadang semua nya itu pasti ada maksud..ga ada yang kebetulan..mungkin ada pesan yang mereka ingin sampaikan sebenarnya.."
Ane : "apa karena pak nova sompral ya?"
Mas burhan : "yahh mungkin saja.."
Ane : "trus gmn tuh dgn mas galih? Apa dia masih nyembunyiin hal lain mas ?"
Mas burhan : "masih banyak hal yg dia ga tau ttg tempat ini..dia spertinya orang baru disini.."
Ane : "kok tau mas? Keliatan ya?"

Belum sempat mas burhan menjawab, mas galih akhirnya nimbrung dengan kita duduk bersebelahan

Mas galih : "aduhh..baru kali ini disini ga dapet sinyal..padahal bbrp waktu lalu sempat badai ringan diatas sini tp masih bisa nangkep dr bawah."
Mas burhan : "ada cara lain ga untuk komunikasi? Mungkin dengan sandi cahaya ?"
Mas galih : "dengan ketebalan kabut seperti ini saya rasa ga mungkin mas..jarak pandang maksimal di kanan lereng hanya 10 sd 15 meter maksimal..td saya coba cek..semoga saja kabut menipis.."
Pak nova : "jadi kita benar2 udah ga bs kemana mana dan komunikasi pun juga tidak?"
Mas galih : "sekarang sudah pukul 4.05, masih ada waktu 2 jam lg kita disini..tp saran saya usahakan jgn sampai ketiduran untuk menghindari hipotermia pak."
Mas burhan : "bener itu..saya setuju.."

Omongan kemudian dilanjutkan dengan obrolan santai..mas galih nyumbang cerita bahwa mmg betul dia belum ada 3 bulan bergabung dengan team ranger di gunung ini..sebelumnya dia aktif mendaki di jawa barat, karena dia ambil s2 di salah satu PN di jateng akhirnya dia gabung di sini..benar juga nih mas burhan..dia juga menjelaskan mengapa di tanggal tertentu khususnya bulan purnama tidak ada yg berani mendaki maupun memberikam rekomendasi ke orang lain..dulu mmg pernah ada yg cb cerita ke dia tp ga terlalu detail..pokoknya ga boleh aja.

15 menitan lah kami ngobrol2 seakan2 lupa akan rentetan kejadian yg td kita lewati tiba2 ada suara kresek2 seperti orang berjalan cepat dr arah kita datang tadi..kita semua spontan bangkit berdiri..pelan2 terlihat samar dibalik kabur tebal wujud nya..yak benar sosok laki2 menggunakan topi..perawakannya cukup tinggi dan menggunakan jaket bomber..posisinya adalah kami di sisi kiri orang tsb..dengan jarak kurang lebih 6 meteran lah..tiba2 dia berhenti..pria tsb menggunakan seragam ranger yang sama dengan mas galih..mukanya penuh dengan jenggot dan kumis yang tebal..sorot matanya tajam melihat kami semua secara bergantian..tp anehnya dia sama sekali tidak menggunakan head lamp ataupun senter..dia berdiri diam sambil menatap kami seakan menjaga jarak dari kami..kami pun sama..berusaha tidak terlalu dekat dengan dia karena khawatir jangan2 MG..mas galih kemudain berkata sambil berjalan mendekat

Mas galih : "lhoo...mas agung...sampeyan menyusul kami?! Weleh mas..makasi lho mas!.sinyal hilang..tp bukankah lajur steril yo? Piye to mas?"

Ahhh legaaaaaaaa....orang ternyata...tp si mas agung malah melanjutkan jalan menjauhi mas galih menuju ke arah jalan pos 3 dan kita2 kini seakan tidak peduli..dia menatap kami semua dengan pandangan dingin

Mas galih : "mas agung..jangan naik dulu mas..bareng saja kita disini dulu..ada perintah apa dr BC? Apakah ada perintah boleh lanjut?"

Akhirnya mas agung menjawab

Mas agung : "saya harus ke atas.itu perintah danru .sampeyan2 disini sana." Jawab dia ketus
Mas galih : "lhooo mas..dah lama kita ndak ketemu..ayolah disini dulu mas..bahaya mas diatas jam segini..mas kan tau aturan sebenarnya."

Mas agung tidak menjawab malah dia jalan terus seakan enggan dengan kita, tapi tiba2 dia menoleh dan berkata

Mas agung : "saya bukakan jalur terlebih dahulu, hindari kabut, tunggu sinar matahari terlihat baru kalian lanjutkan.." setelah berkata demikian dia langsung berjalan cepat menuju ke atas sendirian, baru saja mas galih mau mengejar mas agung dr belakang kemudian lengannya ditarik oleh mas burhan

Mas burhan : "sudah jangan..biarkan dia jalan duluan nanti baru kita susul..dengan kondisi pak nova seperti ini dan kita cukup lelah sulit rasanya mengimbangi kecepatan gerak dia."

Penjelasan mas burhan cukup masuk akal, sehingga mas galih pun menuruti apa yang diakatakanya..kami lanjut duduk kembali melanjutkan pembicaraan yg td sempat terputus..kami semua tenang karena ada ranger yg melintas dengan kondisi baik2 saja dan saat ini mendahului kami ke atas jadi setidaknya ada orang yg bisa memberikan informasi dan bantuan..tp tidak demikian dengan mas burhan..wajahnya tegang dan siaga..berkali kali tertangkap olehku ia sedang memperhatikan jalan menuju ke atas sana...ke pos 3

"Bc disini..mohon galih monitor..ganti.." tiba2 saja HT mas galih bunyi menerima pesan dari BC dibawah sana..muka kita semua riang sekali..terlebih pak nova...sampw bilang cihuuuuyy

Mas galih : "jawab..disini galih...standby ganti.."
BC : "posisi dimana galih? Apakah bisa dibantu menggunakan sandi cahaya ?"
Mas galih : "negatif negatif..jarak pandang tidak optimal..posisi di titik istirahat 5 menuju pos 3..ganti."
BC : "baik galih..usahakan bertahan dan jangan meninggalkan titik 5..tunggu sampai adanya sinar fajar...ganti.."
mas galih : "siap laksanakan BC..kami barusan pun sudah diinfokan ranger susulan dr BC yang saat ini sedang menuju pos 3 buka lajur..ganti."
BC : "coba diulang galih? Kami tidak mengerti maksud anda..ganti"
Mas galih : "ranger agung dari BC barusan sudah sampai di titik ini dan memberikan info pada kami..kami diinfo untuk standby..ganti."

Cukup lama respon dr BC dan akhirnya memberikan penjelasan lanjutan

BC : "baik galih..fokus..fokus..tetap waspada galih..koordinasi kan tiap 15 menit kondisi peserta kepada kami dan jangan pernah melanjutkan naik ke atas ataupun turun sebelum ada perintah."
Mas galih : "siap...ganti."

Tenanglah dunia setelah itu..kami menarik napas lega..ane sih..ga tau yang lainnya..kami melanjutkan cerita2..kali ini gantian pak nova yang sumbang cerita bahwa dari jaman SMA dulu beliau sangat senang dengan mendaki gunung..hampir seluruh gunung di daerah jawa pernah ia sambangi..dulu pernah berencana mendaki ke gunung ini dengan reman2nya..tp ternyata batal dan baru kesampaian saat ini...

20 menitan kita ngobrol tb ada suara langkah lari cepat dr lajur atas menuju ke arah kami..ternyata mas agung berlari cukup kencang menuju ke bawah dan melewati kami..bingung lah kami..turunnya cepat sekali..mas galih meneriaki dia untuk menanyakan ada apa tp mas agung cuek aja meneruskan kebawah sampai akhirnya hilang ditelan kabut..karena panik dan mmg sudah saatnya info ke BC...mas galih akhirnya mengambil HT nya

Mas galih : "BC...monitor BC!..info..ranger agung turun kembali dr atas menuju pos 2..apakah area steril ?..ganti..."
BC : "mohon diulang kembali galih..tolong diperjelas..ganti.."
Mas galih : "ranger agung sedang perjalanan menurun dengan berlari..kami tidak diinfokan apa yang terjadi diatas..mohon bantuannya update dr BC mengenai kondisi diatas.."
BC : "galih...bagaimana kondisi peserta? Khususnya yang cidera.."
Mas galih : "aman...peserta cidera sudah berangsur membaik dan saat ini sedang beristirahat...jjin ulang pesan..mohon dapat diupdate kondisi diatas mengingat ranger agung tidak berhenti memberikan arahan..ganti."

Tiba2 salah seorang di BC menjawab dengan emosi

BC : "maksud lo apaan si lih!!! Jangan bikin kita tambah khawatir! Tidak ada perintah dari kami mengirim ranger kesana..terlalu berbahaya !"
Mas galih : "maaf BC! Ranger agung meluncur bar....."

Belum sempat mas galih menyelesaikan kalimatnya..BC pun menjawab

BC : "ranger agung tidak akan mungkin memberikan info ke BC galih! Dia meninggal kecelakaan kemarin malam pada saat perjalanan menuju kemari! Kamu diikutsertakan kali ini untuk menggantikan dia!"


sampeuk
bayi.kafir
kedubes
kedubes dan 32 lainnya memberi reputasi
33
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.