Kaskus

News

president.trumpAvatar border
TS
president.trump
Dituduh Lecehkan Rizieq, Akun Tata Kimil Dilaporkan ke Polisi
Dituduh Lecehkan Rizieq, Akun Tata Kimil Dilaporkan ke Polisi
Adhitya Himawan | Dwi Bowo Raharjo Rabu, 08 November 2017 | 20:01 WIB




Dituduh Lecehkan Rizieq, Akun Tata Kimil Dilaporkan ke Polisi
Tim pembela ulama dan aktivis melaporkan akun WhatsApp bernama Tata Kimil ke Bareskrim Polri. [Suara.com/Dwi Bowo Raharjo]
Dia diduga telah menyebarkan konten porno berformat GIF Habib Rizieq Shihab di WA.






Suara.com - Tim Pembela Ulama dan Aktivis melaporkan akun WhatsApp bernama Tata Kimil ke Bareskrim Polri.

"Kami TPUA melaporkan dalam hal penghinaan terhadap ulama. Yang ulama hari ini dihina dengan meme porno yang ditujukan kepada iman besar umat Islam yaitu guru kami Habib Rizieq Shihab," ujar Wakil Ketua TPUA Habib Novel Bamu'min di Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (8/11/2017).

Novel menerangkan, Wakil Sekjen TPUA Damai Hari Lubis yang melaporkan Tata Kimil ke Bareskrim tadi sore. Laporan polisi tersebut bernomor : LP/1175/XI/2017/Bareskrim.


Tata Kimil diduga melanggar Pasal 28 Ayat 2 UU ITE Jo Pasal 156 KUHP tentang tindak pidana dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

"Sore tadi kami mengambil langkah hukum untuk bisa memproses yang berani-beraninya menghina ulama. Padahal Allah mengangkat derajat ulama dan kami umat Islam wajib membela ulama," kata dia.

"Kami laporkan ini untuk efek jera, (tindak) mereka yang selalu menghina ulama. Ini tindakan memecah belah bangsa," Novel menambahkan.

TPUA, kata Novel, telah menyerahkan sejumlah bukti ke Bareskrim, diantaranya link GIF Habib Rizieq, dan nama akun WA yang diduga menyebarkan pertama kali.

"Kami mengimbau pada pihak kepolisian untuk segera cepat bertindak. Kami sudah laporkan, kami sudah berikan data, link, alamat, nomor telepon, tinggal polisi bekerja sebagaimana polisi bekerja," jelas dia.

Novel mengungkapkan, pihaknya pertama kali tahu ada penghinaan Habib Rizieq berupa GIF pada 4 November. Dalam GIF tersebut, Habib Rizieq mengenakan pakaian serba putih. Imam Besar FPI itu memegang pisang. Badannya bergerak-gerak, tangannya mengocok pisang. Mulutnya terlihat seperti orang kenikmatan.

"Pisang tegang keras betul," demikian tulisan yang tertera di GIF yang melecehkan Habib Rizieq.

File animasi itu muncul dalam menu percakapan di aplikasi Whatsapp. Tetapi konten yang disediakan oleh pihak ketiga yakni Tenor saat ini sudah tidak bisa lagi diakses.

Sebelumnya aplikasi WhatsApp jadi perhatian pemerintah dan sempat terancam diblokir oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika lantaran ada sejumlah konten porno berformat GIF.



https://www.suara.com/news/2017/11/0...rkan-ke-polisi




Yang kayak gimana sih GIF nya... ???... Dituduh Lecehkan Rizieq, Akun Tata Kimil Dilaporkan ke PolisiDituduh Lecehkan Rizieq, Akun Tata Kimil Dilaporkan ke Polisi


Nopel Shark doo doo, doo doo doo doo...

Let's go hunt doo doo, doo doo doo doo..
Let's go hunt...

Run away doo doo, doo doo doo doo...
Run away... .... .... emoticon-Ngacir
0
5.1K
68
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
Berita dan Politik
KASKUS Official
692.3KThread57.3KAnggota
Tampilkan semua post
kuekoyaAvatar border
kuekoya
#12
Quote:


Namanya juga ulama suu'. emoticon-Big Grin

Ulama suu’ adalah ulama jahat. Dikatakan jahat karena mereka bukannya menunjukkan jalan yang benar kepada umat, namun justru rakus kepada kehidupan dunia, di mana akhirnya mereka menjual agamanya untuk kemaslahatan dunianya.

Tentang mereka ini, Rasululloh SAW bersabda:

,يَخْرُجُ فِي آخِرِ الزمَانِ رِجَالٌ يَخْتَلُونَ الدنْيَا بِالدينِ يَلْبَسُونَ لِلناسِ جُلُودَ الضأْنِ مِنْ اللينِ أَلْسِنَتُهُمْ أَحْلَى مِنْ السكرِ وَقُلُوبُهُمْ قُلُوبُ الذئَابِ يَقُولُ اللهُ عَز وَجَل أَبِي يَغْتَرونَ أَمْ عَلَي يَجْتَرِئُونَ فَبِي حَلَفْتُ لَأَبْعَثَن عَلَى أُولَئِكَ مِنْهُمْ فِتْنَةً تَدَعُ الْحَلِيمَ مِنْهُمْ حَيْرَانًا “

Akan muncul di akhir zaman, orang-orang yang mencari dunia dengan agama. Di hadapan manusia, mereka memakai baju dari bulu domba untuk memberi kesan kerendahan hati mereka, lisan mereka lebih manis dari gula namun hati mereka adalah hati serigala (sangat menyukai harta dan kedudukan).
Alloh berfirman, “Apakah dengan-Ku kalian tertipu ataukah kalian berani kepada-Ku. Demi Diriku, Aku bersumpah. Aku akan mengirim bencana dari antara mereka sendiri yang menjadikan orang-orang santun menjadi kebingungan (apalagi selain mereka) sehingga mereka tidak mampu melepaskan diri darinya.”
(HR: Tirmidzi)

Ulama suu’ akan menyuguhkan keburukan dalam bentuk kebaikan. Mereka sanggup membungkus kebatilan dengan cover sebuah kebenaran. Ada kalanya, karena menjilat para penguasa dan orang-orang dzalim lainnya untuk mendapatkan kedudukan, pangkat, pengaruh, penghargaan, atau apa saja dari perhiasan dunia yang ada di tangan mereka.

Mereka senantiasa berada di pintu-pintu penguasa tiran, sebagaimana perkataan Sahabat Hudaifah RA:

:إِذَا رَأَيْتُمُ الْعَالِمَ بِبَابِ الْسُلْطَانِ فَاتهَمُوْا دِيْنَهُ، فَإِنهُمْ لاَ يَأْخُذُوْنَ مِنْ دُنْيَاهُمْ شَيْئاً أَخَذُوا مِنْ دِيْنِهِمْ ضِعْف
َ
Jika kalian melihat seorang alim berada di pintu penguasa, maka tertuduhlah dinnya. Maka tidaklah mereka [para ulama] mengambil sebagian dari dunia mereka [penguasa], kecuali pera penguasa tersebut akan mengambil dari din mereka [ulama] secara sebanding.


Mereka Menyeru Ke Neraka Jahannam

Ciri dan sifat khusus ulama jahat (suu’) adalah selalu menyeru umat ke pintu-pintu neraka jahannam. Sebagaimana sebuah hadits panjang dari Sahabat Hudzaifah RA:

;قُلْتُ فَهَلْ بَعْدَ ذَلِكَ الْخَيْرِ مِنْ شَر قَالَ نَعَمْ دُعَاةٌ إِلَى أَبْوَابِ جَهَنمَ مَنْ أَجَابَهُمْ إِلَيْهَا قَذَفُوهُ فِيهَا قُلْتُ يَا رَسُولَ اللهِ صِفْهُمْ لَنَا فَقَالَ هُمْ مِنْ جِلْدَتِنَا وَيَتَكَلمُونَ بِأَلْسِنَتِنَا قُلْتُ فَمَا تَأْمُرُنِي إِنْ أَدْرَكَنِي ذَلِكَ قَالَ تَلْزَمُ جَمَاعَةَ الْمُسْلِمِينَ وَإِمَامَهُمْ قُلْتُ فَإِنْ لَمْ يَكُنْ لَهُمْ جَمَاعَةٌ وَلَا إِمَامٌ قَالَ فَاعْتَزِلْ تِلْكَ الْفِرَقَ كُلهَا وَلَوْ أَنْ تَعَض بِأَصْلِ شَجَرَةٍ حَتى يُدْرِكَكَ الْمَوْتُ وَأَنْتَ عَلَى ذَلِكَ“

… Aku bertanya: Apakah setelah kebaikan (yang ada kotorannya itu) akan timbul lagi keburukan?”. Beliau menjawab: “Ya, yaitu para penyeru yang mengajak ke pintu jahannam. Siapa yang memenuhi seruan mereka maka akan dilemparkan ke dalamnya”.

Aku kembali bertanya: “Wahai Rasulullah, berikan sifat-sifat (ciri-ciri) mereka kepada kami?”. Beliau menjelaskan: “Mereka itu berasal dari kulit-kulit kalian dan berbicara dengan bahasa kalian”.

Aku katakan: “Apa yang Baginda perintahkan kepadaku bila aku menemui (zaman) keburukan itu?”. Beliau menjawab: “Kamu tetap berpegang (bergabung) kepada jama’atul miuslimin dan pemimpin mereka”.

Aku kembali berkata: “Jika saat itu tidak ada jama’atul muslimin dan juga tidak ada pemimpin (Islam)?”. Beliau menjawab: “Kamu tinggalkan seluruh firqah (kelompok/golongan) sekalipun kamu harus memakan akar pohon hingga maut menjemputmu dan kamu tetap berada di dalam keadaan itu (berpegang kepada kebenaran)“.

(HR al-Bukhari).


Rosulullah SAW Lebih Takut Kepada Ulama Suu’ Ketimbang Dajjal

Ternyata, Rosulullah SAW lebih mengkhawatiri (takut) kepada ulama suu’ daripada kepada dajjal.

Dari Sahabat Abu dzar RA, dia berkata:

”Aku bersama Nabi suatu hari dan aku mendengar beliau bersabda: ”Ada hal yang aku takutkan pada ummatku melebihi dajjal“.
Kemudian aku merasa takut, sehingga aku berkata, Yaa Rasululloh apa itu…? Beliau bersabda: Ulama yang sesat lagi menyesatkan.

{Musnad Ahmad (5/145) no 21334 dan 21335}.
0
Tutup
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.