- Beranda
- Sejarah & Xenology
Apa Atilla The Hun Berasal Dari Suku Nomad Xiongnu Di China?
...
TS
rwu777
Apa Atilla The Hun Berasal Dari Suku Nomad Xiongnu Di China?

Quote:

Quote:
Quote:
Quote:
Diubah oleh rwu777 06-11-2017 04:26
0
29.2K
107
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Sejarah & Xenology
6.5KThread•11.6KAnggota
Tampilkan semua post
rossdeleon
#4
Quote:
1. tepatnya Xiongnu Kuno. orang Hun itu berasal dari Xiongnu Kuno, berbeda dengan Xiongnu yang dikenal di china pada era Qin dan Han. dan yang anda tanyakan adalah Xiongnu Kuno dan Hun, tidak usah dibawa-bawa Xiongnu china karena klaim nya sudah ditolak karena tidak sesuai dengan pengujian.
pemikiran bahwa Hun = Xiongnu china yang diusir oleh Qing dan Han adalah Keliru, tidak sesuai bukti arkeologi dan catatan kerajaan lainnya. coba ini dipahami lagi. lalu kalau perlu baca lagi post ane sebelumnya.
2. Hun dengan Xiongnu china itu dua suku bangsa yang berkembang terpisah, ratusan bahkan ribuan tahun sehingga kesamaannya hanya pada nenek moyang mereka, para penunggang kuda di dataran mongolia, china utara dan barat. karena ketidadaan nama atau sebutan, bolehkan kita namakan Xiongnu Kuno walaupun sebutan Xiongnu sebenarnya tidaklah tepat.
3. mungkin anda perlu tahu bahwa cikal bakal tembok besar china sudah dibangun ratusan tahun sebelum Qin Shi Huang. negara Zhao dan Qin sudah membangunnya sejak lama untuk keperluan mereka sendiri yakni membentengi diri terhadap raid yang dilakukan oleh suku nomaden. bahkan disinyalir hal ini sudah terjadi sejak era Shang dan Zhou. jadi selama ribuan tahun sebelum unifikasi Qin, sebagian yang nantinya menjadi tembok china sudah dibangun untuk keperluan yang sama.
Qin menyatukannya sebagai satu kesatuan tembok besar lebih karena megaproyek pemerintah saja. di era Qin untuk mewujudkan kebesarannya maka pembangunan dilakukan dalam skala besar. misal jalan kereta kuda 16 jalur, atau istana dengan 3 gunung dan belasan danau. hal-hal seperti ini untuk prestise, demikian juga dengan tembok besar, tidak 100% militer tetapi ada pertimbangan megah dan hebat agar kaisar dan kekaisaran menjadi terlihat besar.
jadi tidak 100% karena xiongnu juga, tapi ada pertimbangan prestige dan juga sebagai sarana buang tapol/ napol ke perbatasan agar tidak coba menghasut rakyat dalam melawan pemerintah Qin.
karena nyatanya Xiongnu pada saat itu relatif terkontrol. ketika Qin runtuh dan terjadi perang saudara antara Chu dan Han, dimana china terpecah menjadi belasan negara, nyatanya Xiongnu tidak menyerang padahal terjadi vakum kekuasaan yang besar. Xiongnu baru menjadi masalah di era Han setelahnya karena ketidakmampuan birokrasi baru untuk menyusun militer yang kompeten apalagi kaisar takut dikudeta setelah menjalani banyak pemberontakan.
4. ini generalisasi yang berlebihan. nyatanya salah satu suku tersebut juga seringkali menjadi jendral, bahka ratu bagi kaisar china pada beberapa dinasti.
0



