Kaskus

Story

agusk1988Avatar border
TS
agusk1988
Diary 2 Dunia
Diary 2 Dunia

Terima kasih mas AWAYAYE untuk cover keren nya.

Ilustrasi Ronggo Geni

Diary 2 Dunia

Ilustrasi Dewi Puspa Kenanga

Diary 2 Dunia

Halo agan/aganwati kaskuser sekalian. Halo juga untuk para momod sekalian. Gue adalah silent reader yang udah lama melintang di forum kaskus. Terkhusus untuk sub forum stories from the heart. Kali ini perkenankan gue untuk menceritakan sebuab kisah klasik tentang perjalanan anak manusia yang berawal mula beberapa tahun lalu.

Jika kalian bertanya ini real atau fiksi.? gue kembali kan ke pribadi para reader sekalian. Daripada pada nanti para reader sekalian kepo, anggap saja cerita ini fiksi

Tapi terlepas dari itu semua,, percaya lah bahwa " mereka", beserta " dunia mereka" itu ada. Jadi hormati lah " mereka" seperti kita menghormati sesama kita. Karena pada dasarnya " mereka" sama seperti kita. Ada baik, jahat beserta segala hal yang tak bisa di jelaskan secara logika.

Dan yang terakhir, harap patuhi rule yang berlaku di sub forum ini. Karena menghormati orang lain itu secara tidak langsung membuat kita juga akan di hormat i.

Silahkan di nikmati

Quote:





Spoiler for ILUSTRASI:

Polling
Poll ini sudah ditutup. - 165 suara
Menurut Kalian Bagaimana Seharusnya Thread Ini Berjalan Ke Depannya
Tetep seperti sudah sudah mas, penuh dengan pesan kehidupan
90%
Tamat in saja mas,, sudah terlalu mainstream seperti Thread lain
9%
No Comment mas, emang situ siapa..?
1%
Diubah oleh agusk1988 18-07-2021 04:03
heartbeat6661Avatar border
silamputamanAvatar border
User telah dihapus
User telah dihapus dan 26 lainnya memberi reputasi
23
1M
2.9K
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.7KThread52.5KAnggota
Tampilkan semua post
agusk1988Avatar border
TS
agusk1988
#462
PART 33

Karena lelah sepanjang perjalanan yang panas ketika menuju rumah bang David, aku pun memutuskan untuk istirahat di kursi ayun yang masih keliatan baru cat nya. Ku angkat kaki ku dan kuselonjorkan di atas kursi ayun agar posisi tidur lebih nyaman....


Ntah sudah berapa lama aku memejamkan mata ku ini... sampai ku rasakan ada angin yang berhembus di tengkuk belakang ku dan membangun kan ku dari tidur ku.

SERRRRRRR.....

Aku pun mendadak terbangun dan seketika semua bulu kuduk ku berdiri. Aku sama sekali tak merasakan kehadiran makhluk kasat mata di rumah ini...

Aku pun menengok ke belakang. Tampak kini stella sedang berjongkok dengan wajah yang begitu dekat dengan wajah ku. Dia hanya tersenyum sambil sekali memperhatikan ekspresi ku yang baru saja bangun dari tidur.

" eh kamu stell, bikin jantung ku mau copot saja " sungut ku kesal karena ternyata Stella yang tadi meniup tengkuk ku.

" he he he, abis kak agus nyenyak banget tidur nya. Jadi timbul niat jail ku buat isengin kak agus " balas stella sembari tersenyum cekikikan.

" duduk stell " tawar ku seraya menurunkan kan kedua kaki ku dari kursi ayun.

Stella pun kini berpindah ke depan dan ikut duduk di sebelah ku.. Nampak stella masih mengenakan seragam putih biru nya.. Bulir bulir keringat terlihat menetes di leher serta dada nya yang kadang membuat ku sedikit menelan ludah.

Glekkk....

" baru pulang stell " tanyaku saat stella tlah duduk di sebelah ku.

" iya kak. Tadi kata mbok asih kak agus kesini. Ya sudah aku cariin "

" eh lha koq malah asyik molor di taman " jawab nya seraya masih tersenyum cekikikan.

" capek aku stell perjalanan kesini. Kan kamu tau sendiri cuaca hari ini sangat terik "

" eh koq pas iseng keliling nemu spot yang hawa nya sangat mendukung. Ya udah aku istirahat sebentar sambil nunggu kepulangan mu " ucap ku sembari mengelap keringat yang menetes di dagu ku.

" lama ya kak nunggu stella " tanya stella seraya ikut mengelap keringat yang menetes di lehernya.

Ahhhhh.... Seksi banget sih kamu dek. Semoga besar nya nanti gak seperti mbak hann@ @nisa.

" nggak tau lama ndak nya stell. pokoknya ya habis dari sekolahan, aku langsung meluncur kesini " jawab ku santai.

" masuk yuk kak. Masuk angin ntar kalo kelamaan disini " ajak stella sembari berdiri dari kursi ayunan dan menggandeng tangan ku agar ikut bersama nya masuk ke dalam rumah.

Aku pun ikut berdiri dan berjalan di belakang nya. Terlihat kini tangan ku seperti terborgol oleh tangan stella..

" duduk kak. Stella ganti baju dulu " tawar stella dan meninggalkan ku sendiri an lagi di ruang tamu.

30 menit lamanya sejak menghilang, belum juga aku melihat stella keluar dari kamar nya. Aku pun mulai jenuh karena sedari tadi tidak ada lawan untuk berbicara..

Setelah cukup lama menunggu, stella pun kini akhirnya keluar dari kamar nya dan ikut duduk dengan ku di ruang tamu. Pakaian nya kini terlihat lebih sopan dari pada saat pertama kali aku bertemu dengannya pertama kali.. Sebuah kaos oblong longgar dengan lengan sebahu, di padu dengan sebuah celana pendek berbahan denim selutut, namun tetap, pakaian tersebut tak bisa menyembunyikan keindahan tubuh stella.

"gimana kak penampilan stella sekarang " tanya stella tentang penampilan nya siang itu.

" cantik dek. Sopan dan tertutup. Tapi tetep tak bisa menyembunyikan keindahan tubuh mu " puji ku sembari memegang ujung dagu ku dan manggut manggut.

" ahhhh kak agus bisa saja " balas stella dengan muka yang memerah setelah mendengar pujian dari ku.

" bener koq stell. Kan bohong dosa " ucap ku santai sambil tersenyum.

Wajah Stella pun makin memerah setelah mendengar penegasan ucapan dari ku tadi. Aku pun hanya tersenyum geli melihat tingkah polah adek cewek bang David yang masih kelas 3 smp ini..

" semalem kemana kak koq gak jadi datang ngajar ngaji " dengus Stella kesal.

" itu stell, ada adek nya temen kakak di sekolah yang meninggal " ucap ku dengan nafas agak berat.

" innalillahi.. Turut berduka cita ya kak "

" terus koq bisa sampai menyita waktu kak agus. Gimana ceritanya ".? Tanya Stella yang seperti nya mulai penasaran.

" kejadiannya kayak Kirana dek. Cuma yang ini lebih tragis " jawab ku dengan nafas yang makin berat.

" lebih tragis gimana kak " tanya Stella lagi karena sperti nya dia tidak bisa menangkap maksud dari ucapan ku.

" adek nya tmen kakak, korban penculikan dan pembunahan stell " jawab ku tertunduk.

" astagfirullah hal adzim. Koq ada ya kak orang sejahat itu " ucap stella lagi sembari pindah duduk di sebelah ku.

" hati manusia siapa yang tau dek " balas ku singkat karena malas menjelaskan lagi apa yang terjadi dengan vanya.

" kak agus yang sabar ya, stella gak nyangka kalau selama ini hidup kak agus penuh kejadian yang menguras emosi serta segenap pikiran kak agus " ucao stella seraya mengelus mengelus punggung ku untuk sekedar menguatkan hati ku.

Ntah kenapa aku sangat nyaman dengan perlakuan stella saat itu. Gadis yang masih kelas 3 smp, akan tetapi terlihat lebih dewasa dalam menyikapi masalah untuk ukuran remaja seusianya.

" ehhh.... Cuk lu ngapain mesra mesra an sama adek gw " teriak bang David yang sepertinya sudah pulang sekolah dan berjalan menghampiri kami.

PLETHHAAAKKKKKKK....

Sebelah sandal indoor stella pun melayang tepat mengenai muka bang David. Aku pun cengengesan karena hidung bang David kini terlihat memerah setelah tadi dicium oleh sendal milik stella.

" mulutnya abang di jaga " sungut stella kesal.

" ehhh... Stell,, biasanya lu juga juga gak peduli abang mau ngomong apa. Koq sekarang jadi kek mak mak warung depan sekolah abang sikap nya " ucap bang David keheranan dengan perubahan sikap adek nya.

PLETHHAAAKKKKKKK.....

Sebelah sendal indoor stella yang tersisa pun melayang kembali ke muka bang David. Aku pun tertawa makin kencang karena hidung bang David terlihat mulai membengkak setelah terkena lemparan sandal yang beruntun..

" hmphhhhh... Enak bang. Adek sendiri di katain emak emak " ucap stella makin kesal.

" sudah sudah. Berantem mulu. Ntar kalo gak ketemu salah satu kangen " sahut ku mendamaikan dua kakak adek tersebut.

" huh.. Gak sudi ya kangen sama abang kayak dia " jawab stella sembari berkacak pinggang dan memalingkan muka.

BWAHHHAHAHAHAHHA.....

Tawa ku makin terdengar kencang mendengar jawaban stella, sampai tak sadar kalau bu jasmin sedari tadi asyik memperhatikan obrolan kami.

" adek gak boleh gitu sama abang nya " ucap bu jasmin menenangkan stella.

Stella pun hanya diam tanpa membalas ucapan mama nya.

" abang ganti baju dulu sana ke atas. dari pada si adek nanti tambah ngambek lho " perintah bu jasmin ke bang David.

Bang David pun langsung ngeloyor ke atas menuruti ucapan mama nya. Tampak sesekali dia menggosok hidung nya yang memerah sembari meringis menahan sakit.

" ya gini nak agus kelakuan anak ibu kalau mereka di rumah " ucap bu jasmin saat bang David sudah masuk ke dalam kamarnya.

" ahhh mama apaan sih, pake ngadu ngadu segala ke kak agus " balas stella tertunduk malu seraya memegang baju mama nya dan bersembunyi di balik punggung beliau.

" tuh kan nak lihat. Ya begini kalo sifat manja nya keluar " sindir bu jasmin ke stella.

" gpp koq bu,itu wajar. Agus juga sering berantem koq sama adek di rumah " ujar ku polos.

" kak temenin stella belajar yuk di kamar "pinta stella sembari melirik ke arah mama nya untuk meminta persetujuan.

Bu jasmin hanya mengangguk pelan. tanda bahwa beliau tak keberatan aku masuk ke dalam kamar anak gadis nya..

Setelah mendapat persetujuan mama nya, stella pun langsung menggelandang ku agar ikut bersama nya.Aku pun hanya mengikuti kemauan nya kemana pun dia pergi.. setelah kek tahanan densus 88 Mabes Polri karena sedari tadi di gelandang oleh stella, aku pun kini berada di dalam kamar stella.

Sebuah ruangan yang luas dengan cat berwarna pink kini terhampar di hadapan ku.. Tampak sebuah meja belajar lengkap dengan rak buku yang berdiri tak jauh dari meja tersebut. Satu sett komputer dengan merk ph, di letakkan tak jauh berderet sejajar dengan rak dan meja belajar tadi. Aku pun mengambil sebuah novel yang di letakkan dengan rapi sesuai urutan huruf abjad di rak bagian bawah. Tampak kini sebuah novel berjudul ponari and the celup stone berada di tangan ku.

Aku pun lantas duduk di lantai kamar stella yang dilapisi karpet dari permadani sembari menyandarkan punggung ku di ranjang yang di pake tidur oleh stella..

" Kak... " ucap stella dengan pandangan sayu ke arah ku..

" kenapa dek " jawab ku sembari menutup novel yang tadi telah aku buka dan menoleh ke arah nya.

" itu kak... Stella........ "


Berangkat nguli dulu gans emoticon-Ngacir
wakazsurya77
efti108
myusuffebria525
myusuffebria525 dan 14 lainnya memberi reputasi
15
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.