Kaskus

Story

fahmimunibAvatar border
TS
fahmimunib
KAMAR KELIMA (BASED ON TRUE STORY)
Update cerita hari ini (Senin, 23 Oktober 2017) sudah diposting !!

Selamat hari Jumat para kaskuser, dari 2009 sebenarnya ane sudah punya akun kaskus, hanya saja dulu nama akunnya sedikit alay, jadi ane memilih untuk memensiunkan akun kaskus ane yang dulu, padahal mah akun tersebut sudah beberapa kali masuk Hot Trit di kaskus, tapi apa boleh buat, kadang sesuatu yang baru akan mengorbankan sesuatu yang sudah terlebih dahulu ada.

Ane buat akun kaskus yang baru ini ada sebabnya, sebab pertama karena kaskus adalah media nulis ane pertama kalinya sebelum nulis di blog pribadi, kedua karena blog pribadi ane udah kurang lebih dua bulan tidak bisa diakses, entah lupa password atau ada yang jail ngehek, wallohu 'alam. Oleh karena itulah ane kembali pulang kampung nulis di kaskus.

Semua yang ane tulis disini Insya Alloh based on true story dan tidak ada penambahan atau pengarangan cerita berlebihan, untuk nama tokoh dalam cerita pun ane pastikan menggunakan nama asli, update cerita insya alloh Ts agendakan setiap hari Senin dan Jumat, dikarenakan kemungkinan cerita KAMAR KELIMA ini akan cukup panjang ceritanya (dimulai dari tahun 2014-2017) maka akan dibuat beberapa episode, dan mudah-mudahan setiap episode bisa menghibur para Kaskuser.


Quote:


Quote:



Quote:
Diubah oleh fahmimunib 14-12-2017 13:45
anasabilaAvatar border
anasabila memberi reputasi
1
8.2K
41
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.8KThread52.7KAnggota
Tampilkan semua post
fahmimunibAvatar border
TS
fahmimunib
#35
FACEBOOK TAK ASYIK !! | KAMAR KELIMA (BASED ON TRUE STORY)
Menyambut awal tahun 2014 saya bukan lagi seorang mahasiswa, teman-teman kuliah sudah banyak yang pulang ke kampung halamannya masing-masing, itu berarti saya tidak bisa berkunjung ke kostan teman-teman, bermain game PES atau hanya sekedar kumpul-kumpul, walaupun ada sebagian teman saya yang asli dan tinggal di Bandung.

Awal tahun 2014 saya hampir setiap hari aktifitas di pesantren, bangun subuh-subuh sekitar jam empat pagi, habis solat subuh berjamaah dilanjut hafalan kitab sampai jam 6:30 pagi, jam 7:00 sudah harus ngaji lagi di aula pesantren sampai jam 9:30, setelah ngaji pagi biasanya teman nyantri saya langsung tidur, tapi saya langsung pergi ke kostan teman atau ke kampus, sekedar bermain atau mencari inspirasi, pulang-pulang dari kostan teman sebelum maghrib ke pesantren.

Tapi, setelah kebanyakan teman saya pulang kampung, saya pun banyak melakukan aktifitas full di pesantren layaknya santri yang lain, lumayan full kegiatan di pesantren, habis berjamaah dzuhur ngaji sampai ashar, setelah ashar ngaji lagi sampai maghrib, dari waktu maghrib sampai isya seluruh santri kegiatan di masjid, ada yang hafalan dan tadarus Al-Qur'ān, setelah Isya sampai jam 23:30 malam full ngaji di aula pesantren, sekitar jam 00:00 baru semua santri bisa istirahat sampai jam 03:30 subuh.

"Mi sibuk apa kamu sekarang?" pesan singkat yang masuk ke handphone dari teman saya.

Lumrahnya habis lulus kuliah kebanyakan mahasiswa langsung bergegas mencari pekerjaan, ada yang jadi honorer tenaga pendidikan, ada yang jadi karyawan perusahaan obat, ada yang jadi karyawan bank, ada juga yang memilih jadi pengusaha.

"Saya masih sibuk di pesantren Zan jadi santri" jawab singkat saya kepada Idzan.

"Coba ngelamar ke sekolah atau ke prusahaan atuh Mi, itung-itung cari pengalaman dan tambahan buat uang saku" lanjut Idzan di pesan singkat.

"Ia nanti Saya coba Zan" jawab saya.

"Malu atuh Mi udah lulus kuliah tapi segala biaya masih dari orang tua" lanjut Idzan.

Seketika itu saya tersentak, ada benarnya juga ucapan teman saya, tapi sudahlah nanti saya cari waktu untuk cari kerja.

Hampir dua bulan berlalu dari acara wisuda, saya masih tetap tinggal di pesantren, biasanya hari jumat kegiatan mengaji siang libur, saya gunakan waktu libur tersebut untuk pergi ke warnet hanya untuk menengok akun facebook saya, ternyata cukup ramai pemberitahuan di linimasa, beberapa teman saya sudah diterima kerja di perusahaan BUMN, beberapa teman juga sudah memulai usahanya, dan semenjak saat itu facebook bukan lagi tempat yang asyik untuk dikunjungi.

"Akang pulang dari mana? Sibuk apa sekarang?" tanya adik tingkat saya yang kebetulan bertemu di jalan saat saya bergegas pulang.

Sore pun tidak terasa saya jumpai, saya kembali kepada rutinitas sebagai santri di pesantren, mengaji dan mengaji untuk memperdalam ilmu agama.

Sambil istirahat tiduran di kobong setelah beres ngaji, mata saya kosong menatap langit-langit, pikiran pun jadi tidak menentu, dalam hati saya ada semacam pertanyaan yang selalu menggelayut dan cukup mengganggu.

"Apakah saya sudah membahagiakan kedua orang tua dengan lulus sebagai sarjana?"

Saya semakin tidak bisa memejamkan mata untuk tidur, gelisah sungguh telah mengusik saya, akhirnya saya putuskan untuk mengambil wudlu walaupun tahu sendiri dinginnya air Bandung saat sepertiga malam.

"Usholli sunnatan tahajjud rokataini lillahi ta'āla" ucap lirih dalam hati saya.


Bersambung...
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.