Kaskus

Story

sikodir.kodirAvatar border
TS
sikodir.kodir
(Horror true story) Berawal dari penasaran hingga menjadi fatal
(Horror true story) Berawal dari penasaran hingga menjadi fatal

Prolog

heningkan cipta sejenak utk para pahlawan kita yg berjuang dan mempersembahkan kemerdekaan NKRI.

Quote:


Halo agan dan sista penghuni kaskus khususon di forum SFTH. Perkenalkan, nama gw Fadli Arya Putra (tentunya nama ada yg gw samarkan). Sebelumnya gw jg curcol di forum H2H, tp kali ini gw ingin berbagi kisah nyata yg gw jalani dan alami selama ini. Kenapa gw ngasih cover seperti gambar diatas?? Karena ada hubungannya dengan perjalanan hidup gw dan mengubah hidup gw (jauh dari agama). Kisah ini awal di mulai 16 tahun yg lalu. Atau lebih tepatnya di awal tahun 2001 hingga sekarang belum selesai. Semua berawal dari rasa penasaran hingga menjadi fatal. Mohon maaf jika tulisan dan bahasa gw amburadul. Karena gw bukan penulis. Disini gw hanya ingin berbagi kisah, berharap tidak ada yg mengalaminya selain gw. Jd gw mohon kaskuser yg membaca kisah nyata gw ini dengan bijak dan jgn asal nge-judge. Dan bagi yg kenal gw cukup diem aja.

*Nb : selama gw masih bisa update berarti gw masih selamat/hidup. Gw janji enggak bakalan kentang. Dan mohon tinggalkan jejak! emoticon-Cool


Quote:


side story
Quote:


cerita Diponegoro (cerita sampingan)
Quote:
Diubah oleh sikodir.kodir 06-12-2017 11:13
ayamnirvvana306Avatar border
al.galauwiAvatar border
ueki19Avatar border
ueki19 dan 34 lainnya memberi reputasi
33
773.3K
1.9K
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.8KThread52.8KAnggota
Tampilkan semua post
sikodir.kodirAvatar border
TS
sikodir.kodir
#67
Kesetanan
Seminggu setelah kejadian lawang sewu, gw mendengar kabar dari andi, doni dan beni kl farid babak belur dikeroyok anak SMA lain. Saat kejadian gw enggak masuk sekolah karena sakit. Begitu mendengar kabar yg menimpa salah satu sahabat gw, sore itu juga gw janjian sama andi, doni dan beni menjenguk farid di rumahnya.

"Siapa yg bikin lu jd kyk begini bro?" Tanya gw ke farid dengan kondisi babak belur dan terkapar diatas ranjang.

"Enggak tau bro. Aku cuma liat bet lokasi sekolah mereka anak SMA *sensor" jawab farid lirih kesakitan.

"Terus kalian bertiga ngapain? Cuman liat farid dipukulin doang??" Setelah mendengar penjelasan dari andi, beni dan doni, gw jd mengerti mereka bertiga saat kejadian masih berurusan dengan BK karena seringnya alpha. Sedangkan farid sudah pulang duluan. Mereka bertiga mendengar cerita dari temen cewek yg kebetulan kenal sama salah satu orang yg mukulin farid.

"Ooo anak tongkrongan daerah manyaran rupanya" ucap gw setelah tau siapa orang2nya.

"Fad, lu mau bales dendam?" Gw enggak jwb pertanyaan andi.tp andi tau kl gw mau bales tuh anak2.karena gelagat gw yg segera berpamitan ke farid.

"Gw berdua ikut fad!" Ucap andi dan doni.

"Tp gw balik rumah kota masa depan dulu (maaf daerah rmh gw sensor), setelah itu balik rumah SK. Dari SK baru nyamperin itu2 orang. Kl mau ikut silahkan" mendengar tawaran gw, andi dan doni ikut. Beni gw minta utk nemenin farid di kamarnya.

Agan tau SK? Orang semarang nyebutnya Sunan Kuning. Tempat prostitusi atau lokalisasi di semarang. Ya gw dibesarkan dilingkungan itu. Rumah gw di lingkungan lokalisasi.

"Kalian disini yg namanya akbar siapa?" Tanya gw ke empat orang yg lg nongkrong di warung pop ice.

"Ono masalah opo bro?! Aku sing jenenge akbar!" Dengan nada agak tinggi salah satu dari mereka ada yg menjawab bahwa dia lah akbar.

Secara postur tubuh gw dengan lawan memang lebih gedean dia. Tp sekali bogeman gw kearahnya membuat lawan terpanting jatuh dari tempat duduknya. Ketiga teman akbar mencoba membantu si akbar tp andi dan doni tidak hanya diam. Tiga orang lawan empat orang, harusnya lebih unggul mereka. Tp sore ini mereka tidak bisa berbuat banyak melawan kami bertiga.

"B*jingan ya koe! Modar koe!" Kata tersebut sebenarnya tidak pantas gw ucapkan ke akbar. Karena yg lebih kesetanan mukuli mereka berempat adalah kami. Mas2 yg penjual pop ice menjauh lari. Mungkin meminta bantuan warga untuk melerai kami semua.

"Wes wes cukup fad" ucap andi ke gw yg enggak gw hiraukan.

Gw langsung mengikat kedua kaki dan tangan si akbar dengan tali yg sudah gw persiapkan. Ketiga temennya akbar terkapar berdarah. Akbar gw seret ke belakang mobil kemudian gw ikatkan ke salah satu bagian mobil belakang.

"Heh fadli! Koe meh nyeret wong iki?!" Tanya doni heran dan takut kl gw akan bertindak lebih dari yg dia pikirkan. Gw menjawab doni hanya dengan ketawa keras ke arah muka nya.

Mobil baru berjalan sekian detik beberapa warga sudah berdatangan menyetop mobil gw. Kami bertiga langsung diamankan oleh warga. Akbar dan ketiga temannya langsung dilarikan ke klinik terdekat untuk mendapatkan pertolongan.

Gw, andi dan doni harus berakhir di kantor polisi memberikan kesaksian dan mempertanggung jawabkan perbuatan. Malam harinya farid datang diantar kakaknya untuk memberikan kesaksian juga. Tidak lama kemudian rombongan akbar dan ketiga temennya juga hadir di kantor polisi. Dari penjelasan Pak Polisi ternyata akbar dan ketiga temannya ini juga salah sasaran. Niatnya mau keroyok farid anak bahasa, tp yg di keroyok farid anak IPS. Masalah ini akhirnya di selesaikan dengan cara keluargaan.

"Gw enggak tau bisa lepas kendali seperti ini. Kalian bertiga jg baru kali ini kan liat gw sampe segitunya?" Ucap gw ke andi dan doni yg heran atas apa yg gw lakukan ke si akbar. Gw hampir aja membunuh orang.
Diubah oleh sikodir.kodir 23-10-2017 19:43
safefem
rotten7070
jvvpxjm254590
jvvpxjm254590 dan 3 lainnya memberi reputasi
4
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.