- Beranda
- Stories from the Heart
(Horror true story) Berawal dari penasaran hingga menjadi fatal
...
TS
sikodir.kodir
(Horror true story) Berawal dari penasaran hingga menjadi fatal

Prolog
heningkan cipta sejenak utk para pahlawan kita yg berjuang dan mempersembahkan kemerdekaan NKRI.
Quote:
Halo agan dan sista penghuni kaskus khususon di forum SFTH. Perkenalkan, nama gw Fadli Arya Putra (tentunya nama ada yg gw samarkan). Sebelumnya gw jg curcol di forum H2H, tp kali ini gw ingin berbagi kisah nyata yg gw jalani dan alami selama ini. Kenapa gw ngasih cover seperti gambar diatas?? Karena ada hubungannya dengan perjalanan hidup gw dan mengubah hidup gw (jauh dari agama). Kisah ini awal di mulai 16 tahun yg lalu. Atau lebih tepatnya di awal tahun 2001 hingga sekarang belum selesai. Semua berawal dari rasa penasaran hingga menjadi fatal. Mohon maaf jika tulisan dan bahasa gw amburadul. Karena gw bukan penulis. Disini gw hanya ingin berbagi kisah, berharap tidak ada yg mengalaminya selain gw. Jd gw mohon kaskuser yg membaca kisah nyata gw ini dengan bijak dan jgn asal nge-judge. Dan bagi yg kenal gw cukup diem aja.
*Nb : selama gw masih bisa update berarti gw masih selamat/hidup. Gw janji enggak bakalan kentang. Dan mohon tinggalkan jejak!

Quote:
side story
Quote:
cerita Diponegoro (cerita sampingan)
Quote:
Diubah oleh sikodir.kodir 06-12-2017 11:13
ueki19 dan 34 lainnya memberi reputasi
33
773.2K
1.9K
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.8KThread•52.7KAnggota
Tampilkan semua post
TS
sikodir.kodir
#18
Lawang Sewu

Setelah melihat hasil foto dan rekaman di hotel rasanya kami semua tidak percaya. Gmn tidak? Karena hasil yg kami dapatkan tidak ada gambar dan suara sama sekali. Semuanya berwarna gelap. Kecuali hasil gambar dan video sebelum kami memasuki hotel tersebut.
----------------
"Gimana neh?? Rasanya sia2 apa yg kita lakukan semalam" ucap gw yg masih memutar kembali rekaman video dari handycam seakan masih tidak percaya. Begitu pula dengan temen2 yg lain. Andi mengusulkan utk kembali hunting di hotel. Tp gw dan temen yg lain keberatan. Karena paling tidak kita harus mencari lokasi baru.
"Kl ke lawang sewu pd setuju enggak?" Usul doni ke temen2 yg masih pd tiduran di sofa dan kasur lipat.
"Oo a*u ki! Luweh medeni ndes! Gah, wedi aku." Protes farid yg mendengar usulan doni. Gw jg memaklumi kl farid segitu takutnya. Mengingat yg dituju adalah lawang sewu. Kalau dibandingkan dengan lawang sewu yg sekarang, mungkin mulut farid tidak akan mengucapkan kalimat tersebut.
"Gimana kl kita cek lokasi lawang sewu nya siang dulu? Kita lihat sikon dulu disana. Kl memang enggak memungkinkan ya jangan di lanjut." Mendengar penjelasan gw temen2 yg lain sejenak berpikir dan mereka setuju. Lebih masuk akal kata farid.
Gan apa yg dipikiran agan sekalian ttg lawang sewu? Bangunan bersejarah peninggalan penjajah?? Atau simbol landmark kota semarang yg menjadi saksi pertempuran lima hari di semarang?? Atau hanya bangunan yg megah tp horror banyak demitnya?
Tetapi kami saat itu mengenal lawang sewu bukan karena dari bangunannya atau kisah horrornya. Tp sosok yg tinggal di halaman belakang lawang sewu dan menjadi juru kunci lawang sewu. Mungkin sebagian agan2 ada yg kenal beliau. Bagi yg belum kenal, gw perkenalkan beliau adalah Mbah Tunggak.
Mbah Tunggak ini orang dari jaman penjajahan. Merupakan Veteran yg ikut andil dalam sejarah bangsa Indonesia. Walaupun usia nya sudah menginjak 70 tahunan lebih (gw lupa tepatnya berapa) tp fisik beliau masih bugar seperti umur 50 tahun. Bahkan masih sanggup menghisap rokok kretek tanpa nafas yg tersenggal senggal. Beliau bisa menempati lawang sewu dan menjadi juru kunci nya atas mandat dari mantan Presiden Soeharto. Kami ditunjukan salah satu foto sejarah beliau bersama Pak Harto menanam sejumlah tanaman di lawang sewu. Selain mengenal betul seluk beluk lawang sewu ini, satu lagi kelebihan beliau, mbah tunggak ini sangat fasih berbahasa inggris, belanda dan jepang. Dengan semangat 45 mbah tunggak menceritakan sejarah kepada kami semua.
"Makasih mbah, kita semua jd bertambah pengetahuan tentang sejarah." Ucap gw yg mendengarkan cerita sejarah dari seorang pejuang yg masih hidup. Kami semua tidak bosan mendengar cerita sejarah dari mbah tunggak di gubuk kecil ini. Gubuk yg letaknya dibelakang lawang sewu. Gubuk yg menjadi tempat tinggal mbah tunggak. Sebenarnya mbah tunggak diberikan tempat tinggal di salah satu bangunan lawang sewu, yg sekarang menjadi ruang/kantor pengelola lawang sewu. Tp beliau memilih tinggal di gubuk. Sedangkan anak2 beliau dan cucu nya tinggal di bangunan tersebut.
"Mau keliling di dalam sekarang apa nanti malam??" Tanya mbah tunggak ke kami semua.
Next : Lawang Sewu part 1
Diubah oleh sikodir.kodir 22-10-2017 06:41
winehsuka dan 4 lainnya memberi reputasi
5