Kaskus

Story

agusk1988Avatar border
TS
agusk1988
Diary 2 Dunia
Diary 2 Dunia

Terima kasih mas AWAYAYE untuk cover keren nya.

Ilustrasi Ronggo Geni

Diary 2 Dunia

Ilustrasi Dewi Puspa Kenanga

Diary 2 Dunia

Halo agan/aganwati kaskuser sekalian. Halo juga untuk para momod sekalian. Gue adalah silent reader yang udah lama melintang di forum kaskus. Terkhusus untuk sub forum stories from the heart. Kali ini perkenankan gue untuk menceritakan sebuab kisah klasik tentang perjalanan anak manusia yang berawal mula beberapa tahun lalu.

Jika kalian bertanya ini real atau fiksi.? gue kembali kan ke pribadi para reader sekalian. Daripada pada nanti para reader sekalian kepo, anggap saja cerita ini fiksi

Tapi terlepas dari itu semua,, percaya lah bahwa " mereka", beserta " dunia mereka" itu ada. Jadi hormati lah " mereka" seperti kita menghormati sesama kita. Karena pada dasarnya " mereka" sama seperti kita. Ada baik, jahat beserta segala hal yang tak bisa di jelaskan secara logika.

Dan yang terakhir, harap patuhi rule yang berlaku di sub forum ini. Karena menghormati orang lain itu secara tidak langsung membuat kita juga akan di hormat i.

Silahkan di nikmati

Quote:





Spoiler for ILUSTRASI:

Polling
Poll ini sudah ditutup. - 165 suara
Menurut Kalian Bagaimana Seharusnya Thread Ini Berjalan Ke Depannya
Tetep seperti sudah sudah mas, penuh dengan pesan kehidupan
90%
Tamat in saja mas,, sudah terlalu mainstream seperti Thread lain
9%
No Comment mas, emang situ siapa..?
1%
Diubah oleh agusk1988 18-07-2021 04:03
heartbeat6661Avatar border
silamputamanAvatar border
User telah dihapus
User telah dihapus dan 26 lainnya memberi reputasi
23
1M
2.9K
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.7KThread52.5KAnggota
Tampilkan semua post
agusk1988Avatar border
TS
agusk1988
#91
PART 10

Setengah jam lamanya gw berada di mobil nya Reni.. Setengah jam itu pula gw menjadi pemandu jalan..

Rumah gw itu di desa guys, akses masuk nya masih susah. Emang sih sudah di aspal. Tapi ya itu, kalian tau kan gimana kualitas aspal di Indonesia. Hari ini di aspal mulus, eh 3 bulan kemudian balik lagi tandus.. Penuh lubang sana sini.

STOP....

Perintah gw ke supir keluarga reni karena kini kita telah sampai ke kediaman gw.. Nampak para tetangga terkejut melihat sebuah mobil bagus berhenti tepat di halaman rumah gw.. Gw pun turun dari mobil dan melangkah ke dalam rumah..

" gus ini buat kamu " kata Reni menyerahkan sesuatu saat gw hendak turun dari mobil nya.

Gw lihat sebuah kantong yang terbuat dari kertas.. Gw pun buka isi kantong tersebut. Nampak lah sebuah kotak yang terbuat dari karton bertuliskan Noki* 7610..

" apaan ini Ren " kebingungan gw dengan isi kotak tersebut.

" ini Hp gus. Pemberian Papa aku. Katanya biar mudah menghubungi kamu "..

" kamu terima ya.. Di situ juga udah ada nomer aku.. Jadi gampang buat kita komunikasi nanti " sebuah senyum kini terpancar dari bibir Reni.

" makasih banyak Ren. Aku terima dengan senang hati. Sampai kan juga terima kasih ke Papa mu " dengan senang nya gw terima pemberian Reni tersebut.

" iya gus pasti. Aku balik dulu ya. Udah di tunggu mama di rumah " Reni pun masuk mobil dan melaju pergi.

Sebulan sudah gw menjadi murid dari sma favorit di kota tempat gw tinggal ini. Tapi baru seminggu ini gw pegang yang namanya hp

Selama seminggu ini pula Reni intens menghubungi gw.. Kadang tengah malam dia sms hanya untuk bertanya apa gw udah tidur apa belum, udah ngerjain pr belum dan lain sebagainya..

Jujur gw seneng banget dengan pemberian Papa nya Reni. Karena soal pulsa, papa nya Reni udh ngasih jatah bulanan ke gw..

Horang kaya.. Mau apapun mah bebas..

" ren ke kantin yuk " ajak gw ke Reni yang masih sibuk merapikan alat tulis nya.

" ayuk " dia pun berdiri dan berjalan mengikuti gw.

" Steph, Gung, Jok, Ra, Ko kalian mau ikut juga gak " sebut gw satu persatu ke temen yang duduk gak jauh dari gw.

" boleh,, ayuk " serempak mereka menjawab nya.


Kita pun bergerombol menuju kantin. Bawaannya kek dorama Jepang waktu gangster mau tawuran.. Absurd banget kan. Tapi memang, sejak sma gw mulai membuka diri untuk bergaul dengan orang lain. Sebab sejak gw akil baligh, banyak lawan jenis yang tertarik dengan aura yang gw miliki. Bahkan sesama jenis pun ada, meski pun gw ini lelaki tulen karena masih doyan cewek.

Di kantin pagi itu udah penuh sesak dengan lautan manusia. Karena kasihan dengan para cewek, kami para cowok pun berinisiatif untuk ikut mengantri membeli makanan.

" eh lu yang namanya agus anak 1F "..? tanya seseorang sambil mencengkram kerah baju gw saat sedang asyik ikut mengantri.

" iya bener, ada apa ya " tanpa memperdulikan cengkraman tadi, gw masih ikut mengantri.

" sini lu ikut gw " baju gw pun kali ini di tarik nya. Dan sampai lah gw di halaman belakang sekolah yang dulu gw pake buat menghajar senior kelas 3.

" lu mulai hari Ini jangan deketin shinta " bentak senior tadi dengan ekspresi emosi yang udah sampe ubun ubun.

" maaf shinta siapa ya " dengan bodo nya gw ngasal menjawab pertanyaan nya.

" ahhhhh jancuk, banyak omong lu "....

BUGHHHHHH.... AWHHHHHHH


Karena emosi nya sudah memuncak, senior tadi pun memukul gw tepat di Ulu hati hingga membuat gw melenguh pelan. Gw pun hanya diam saja di perlakukan seperti itu. Gw emang sengaja nggak membalas nya, karena yang ada mereka nanti malah mati kalau gw ladenin. Sementara gw gak mau menghilangkan nyawa orang. Bisa bisa semua ilmu gw luntur..

Jadilah gw pagi itu menjadi samsak hidup bagi senior kelas 2. Ntah sudah berapa kali pukulan dan tendangan mereka lancar kan ke tubuh gw. Hingga membuat senior tadi dan temen tmen nya kehabisan nafas.gw pun sebenarnya hanya pura-pura mengaduh agar mereka berhenti memukuli gw.

Karena sesungguhnya, sesaat setelah pukulan pertama di Ulu hati gw, gw rapalkan ajian lembu sekilan. Ya ajian lembu sekilan. Ajian tersebut sangat ampuh untuk pertempuran jarak dekat. Konon, pejuang jaman dahulu, banyak memakai ajian ini untuk melawan penjajah Belanda. Ajian ini akan menangkis setiap serangan pada jarak sekilan ( jarak antara ibu jari sampai kelingking kalo di rentangkan), namun kasat mata serangan tersebut seperti mengenai tubuh si penerima serangan. Padahal aslinya tidak, serangan tersebut di belokkan dan hanya menemui ruang kosong.

Gw pun di biarkan saja terbaring di halaman sekolah oleh para senior tadi. Selepas puas menganiaya gw, mereka semua pergi menghilang entah kemana. Gw sebenernya hanya pura-pura. Karena karena gw lawan, mereka akan semakin menjadi jadi dan akan semakin banyak musuh gw di sekolah ini. Padahal gw ingin menjalani hari-hari di sekolah gw dengan aman, damai dan sentausa.

Gw pun berdiri dan balik ke kantin. Teman teman gw pada bengong melihat gw kembali dengan keadaan muka yang ancur babak belur..

" gus lu kenapa " Stephanie menghampiri sambil memeriksa keadaan gw.

" gpp Steph, gw tadi jatuh " gw pun bohong pada Stephanie .

" jatuh apaan gus, gw lihat lu tadi di giring anak2 kelas 2 ke halaman belakang sekolah " Agung dengan marah tau kalo gw bohong.

" asu kirik gus. Mereka berani nya keroyokan " joko temen gw pun tersulut juga emosi nya.

" udah udah, kalian ini cowok. Otot mulu yang di kedepanin " Tiara pun menenangkan agung serta joko.

" ayo gus ke uks. Gw obatin luka luka lu " Stephanie pun mengajak gw pergi ke ruang uks.

Reni hanya cemberut saja melihat gw jalan barengan dengan Stephanie.. Gw pun mengerti kalo ni anak pasang muka gini mesti gimana harus ngadepin nya

" yuk Ren ikut juga " gw pun berinisiatif mengajak nya ke ruang uks juga.

Tanpa menjawab, dia berdiri dan berjalan di belakang gw dan Stephanie dengan kegirangan.

Apes banget sih gue. Kayaknya ni ruangan satu demen banget gue masukin.. Mungkin perlu di ruwat ni ruangan agar gw tidak menjadi penghuni tetap nya.

Stephanie pun kini membersihkan luka luka yang ada di tubuh gw. Gw seperti mengalami sebuah dejavu saat ini. Bedanya dulu kak dina dan kak shinta yang ngobatin gw, tapi sekarang ganti Stephanie dan Reni yang melakukan nya. Ah sungguh baik mereka ini. Semoga Tuhan membalas kebaikan kalian berkali-kali lipat dari apa yang kalian berikan ke gw.

Dan untuk sekian kalinya, tubuh gw pun balik lagi kek mumi. Penuh dengan perban di sana sini. Sebenarnya luka di tubuh gw gak parah, cuma cewek cewek ini aja yang lebay dalam memperlakukan gw. Mungkin mereka punya dendam pribadi sama gw..

Saat hendak balik ke kelas, tanpa sengaja gw berpapasan dengan rudi, kak dina, dan kak shinta di lorong tempat kelas gw berada. Rupanya mereka baru dari kantin dan mau balik ke kelas.

" ahh biang masalahnya nih "batin gw dalam hati
sambil melirik ke arah kak shinta.

" gus lu kenapa kek mumi setengah jadi gitu " rudi pun tertawa melihat penderitaan gw.

" jatuh tadi pas ambil mangga " dengan ketus nya gw jawab pertanyaan rudi.

" lu habis di keroyok firman kan " kali ini rudi dengan ekspresi serius.

Semua terdiam mendengar pernyataan rudi.. Tak terkecuali kak shinta,, dia hanya diam mematung di samping kak dina. Lebih tepatnya dia shock mendengar rudi menyebut nama firman yang mengeroyok gw.

Rupa nya firman ini anak kelas 2 ipa 2. Dia udah lama ada rasa sama ka shinta, cuman kak shinta nya aja yang gak bisa kasih kepastian. Dia cuma menggantungkan perasaan si firman. Jadilah firman kalap dan mengeroyok gw. Di kira nya gw ini deket dengan shinta dan jadi penyebab shinta belum memberikan jawaban yang pasti atas perasaannya si firman.

Gini kan kalo cowok di php in cewek. Kalap jadi nya..

" ntar kita sama anak anak bikin perhitungan sama dia gus " tawar rudi ke gw untuk melancarkan serangan balik.

" udah gak usah rud. Gw disini mau sekolah yang bener , bukan cari musuh " tolak gw dan mengajak Stephanie dan Reni cepet cepet balik ke kelas.

Saat berjalan melewati kak shinta, gw lihat dia seperti mengucapkan sesuatu. Namun entah lah apa yang dia ucapkan, karena gw buru buru memalingkan muka dan ngeloyor balik ke kelas.

Lagi lagi di dalam kelas gw pun menjadi bahan ledekan mereka. Mereka heran, kenapa gw suka banget menjadi setengah mumi. Kenapa gak full mumi aja..

Gw pun dongkol setengah mati di ledekin satu kelas. Siapa juga yang mau tiap hari di gebukin dan menjadi samsak hidup..

Reni dan Tiara pun berusaha menghibur gw agar tidak meladeni ledekan mereka. . Sumpah ni dua cewek emang udah kayak bidadari dalam hidup gw.

KRINGGGG.... KRINGGGGG... KRINGGGGGG....

Bel sekolah pun berbunyi dengan nyaring nya Cumiakkan telinga.. Hal ini pun langsung membuat beberapa siswa semburat lari keluar kelas untuk pulang ke rumah masing-masing..

Kali ini gw pulang sekolah naik si jackie sepeda gw. Sebenarnya Reni menawarkan diri untuk mengantarkan gw pulang naek mobil nya. Tapi dengan amat sangat terpaksa gw tolak tawaran nya tersebut. Gw gak enak kalo tiap hari mesti ngrepotin dia. Dia kn juga punya aktifitas serta urusan sendiri..

" halo assalamualaikum " sapa gw saat sudah sampe di rumah dan merebahkan tubuh gw di kasur.

" walaikumsalam, udah pulang sekolah nak " ucap seseorang di ujung telepon.

" sudah pak, barusan saja sampe " balas gw sambil melepas sepatu yang masih gw pakai.

" nanti malem ke rumah ya nak, ada yang mau Bapak omongin " balas suara tersebut lagi.

" insya Allah pak " balas gw lagi dan mengakhiri panggilan siang itu.

Gw pun pamitan ke bapak ibu agar di izinkan pergi ke rumah nya Pak Andy. Ya Pak Andy yang menelepon gw siang tadi. Ntah apa yang ingin di bicarakan nya sampe meminta hw datang ke rumahnya segala. Ortu gw pun mengizinkan gw pergi, dengan catatan gw jaga diri serta sopan santun di rumah orang.

" tok tok tok assalamualaikum "untuk ketiga kalinya gw ketuk pintu rumah yang terbuat dari kayu jati ini.

Setelah sampai di rumah pak Andy, pak amin mempersilahkan gw untuk langsung masuk ke dalam. Udah di tunggu Bapak katanya. . Jadilah gw langsung mengetuk pintu rumah tersebut.

" walaikumsalam "

" langsung masuk nak, di tunggu Bpak di ruang keluarga " ibu Rahma pun membalas salam gw dan mempersilahkan gw langsung menuju ruang keluarga.

Gw lihat hanya Pak Andy berada yang ada disana. Tak tampak batang hidung dua kakak beradik rena dan reni. Mungkin rena sama reni lagi belajar di kamar masing-masing..

" maaf nak udah meminta kamu datang kesini malam malam " pak andy pun membuka obrolan nya.

" gpp pak. Ortu juga sudah mengizinkan. Ada perlu apa ya Bapak meminta saya malam malam kesini " selidik gw penasaran dengan maksud dan tujuan pak andy meminta gw malem malem ke rumahnya.

" Gini nak Bpak kan udah melihat kamu bantu nyembuhin Bapak, bapak juga lihat kemarin kamu sudah bantu Danu keponakan Bapak "..

" jadi sekarang, Bapak minta malam ini kamu ikut Bapak ke rumah rekan bisnis Bapak ".. Pak andy pun menjelaskan tujuan nya meminta gw datang ke rumahnya malam ini.

" ada urusan apa ya pak " gw pun penasaran apa yang terjadi dengan rekan bisnis pak Andy ini.

" itu nak, istrinya rekan bisnis Bapak, udah dua minggu ini sakit. Namun anehnya saat di bawa ke rumah sakit, dokter bilang dia sehat walafiat. "

" padahal jelas jelas mukanya pucet kek orang yang sudah mati. Kan aneh " terang pak Andy yang membuat gw semakin penasaran.

" insya Allah bisa pak. Tapi sebelumnya saya mau menghubungi Pak Dhe dan Bapak Saya di rumah " gw pun mengeluarkan hp noki* pemberian dari pak Andy dan menghubungi keluarga gw.

Pak Dhe dan Bapak pun mau membantu setelah gw ceritakan kronologis kejadian seperti yang pak Andy cerita kan..

Pak dhe mengirimkan Ronggo Bumi, khodam nya, sementara Bpak seperti biasa meminjam kan Ronggo Bayu..

Gw dan Pak Andy pun bergegas ke rumah rekan bisnis nya sampe sebuah suara menghentikan langkah kami berdua

" Pah, reni ikut " dengan sikap manja nya Reni memohon ke Papa nya agar di perbolehkan ikut dengan kami.

Pak Andy pun memandangi gw, dan gw balas dengan sebuah anggukan..

Jauh juga rupanya rumah rekan bisnis pak Andy.. Karena gw lihat sebentar lagi kita akan memasuki kota sebelah. Rumahnya nya tmen nya Pak Andy ini berada di sebuah kampung. Tapi meski begitu rumah tmen nya Pak Andy ini paling bagus.

Terlihat dari bentuk bangunan nya yang mencolok dan berbeda dengan sekeliling nya.

Pak Andy pun memarkirkan mobil di jalan kampung yang luas dan mengajak gw masuk ke rumah temennya tersebut. Bapak bapak paruh baya yang jaga rumah rekan bisnis nya pak andy pun menanyakan maksud kedatangan kami malam malam dan Pak Andy pun bilang kalau dia adalah rekan bisnis dari majikan nya..

" tok tok tok "..

" assalamualaikum " Pak Andy pun mengetuk pintu dan mengucapkan salam.


" walaikumsalam " jawab seseorang dari dalam rumah dan membuka kan pintu untuk kami.

" Pak Hendro, ini anak yang saya ceritakan " cerita pak Andy sambil menunjuk gw.

" masuk saja pak Andy, kita bicarakan di dalam lebih enak " Pak Hendro pun mempersilahkan kita bertiga masuk karena di luar malam semakin dingin.

Gw perhatikan keadaan rumah ini.. Rumah dua lantai yang desain nya hampir mirip dengan rumah Pak Andy. Saat sedang asyik memperhatikan keadaan ruangan tempat gw duduk, pandangan gw berhenti pada sebuah foto yang terpajang di lemari tak jauh tempat gue duduk.. Gw merasa familiar dengan objek yang ada dalam foto tersebut. Apa karena ini sudah malam gw slah lihat ya...

" lho agus, kamu ngapain di sini " sapa seseorang dari dalam dapur yang semakin menguatkan gw kalo malem itu gw gak slah lihat..

KAK SHINTA....

Ternyata malam itu gw di ajak Pak Andy ke rumahnya pak Hendro yang tak lain dan tak bukan adalah bokap nya Kak shinta.. Temen sekelas Kak Dina sekaligus cewek yang bikin gw di keroyok firman dkk.

Arghhh.... Bakalan perang dunia ke 3 nih.

Diubah oleh agusk1988 18-10-2017 22:27
wakazsurya77
efti108
myusuffebria525
myusuffebria525 dan 18 lainnya memberi reputasi
19
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.