- Beranda
- Stories from the Heart
Buka Aura Pembawa Petaka (Cerita Nyata)
...
TS
nefri.ryu
Buka Aura Pembawa Petaka (Cerita Nyata)

Ane dua kali gagal buat trit baru. Semoga di forum ini bisa berhasil. Eaaa..Eaaa.. Ane akan menceritakan tentang ritual BUKA AURA yang ternyata menjadi PETAKA bagi teman ane..

Quote:
KENALAN DULU TONG...
PART 1 JANUR KUNING MENGERING
PART 2 LANGKAH BODOH
PART 3 JANGAN KESANA
PART 4 SEMUA HITAM
PART 5 ARI, ANANDI DAN AMARAH
PART 6 ADA APA DENGAN ENGKONG?
PART 7 RAGA ANANDI
PART 8 ARI YANG DITAKUTI
PART 9 MISTERI ARI
PART 10 BELENGGU RAGA
PART 11 TEROR MENULAR
PART 12 HOLIDAY BERSAMA
PART 13 PUTIH MENCEKAM
PART 14 PUTIH MENCEKAM (2)
PART 15 PUTIH MENCEKAM (3)
PART 16 KISAH SI PUTIH
PART 17 BELUM USAI..
PART 18 KESURUPAN MENCEKAM
PART 19 KESURUPAN MENCEKAM (2)
PART 20 KESURUPAN MENCEKAM (3)
PART 21 KESURUPAN MENCEKAM (4)
PART 22 HOME SWEET HOME
PART 23 ANANDI OH ANANDI...
PART 24 TELUSUR
PART 25 TELUSUR (2)
PART 26 'SAHABAT BARU'
PART 27 JIWA YANG HAMPA
PART 28 HOTEL ANGKER
PART 29 KORBAN LAINNYA
PART 30 FAKTA MENGEJUTKAN
PART 31 FAKTA MENGEJUTKAN (2)
PART 32 DETEKSI
PART 33 BIMBANG
PART 34 MENYEBAR
PART 35 REUNI MENCEKAM ANANDI DAN ARI
PART 36 SOSOK BARU
PART 37 TEMAN ARI
PART 38 SAMPAI DI SINI ( TAMAT ! )
THREAD BARU TENTANG ARI :
Ari, Sang Indigo dan Cerita Mistisnya
Jangan lupa bintang bintang indahnya ye gannn... Biar ane semangat buat update nya. Eaa eaaa



Diubah oleh nefri.ryu 22-11-2020 21:58
mukagedek dan 15 lainnya memberi reputasi
16
217.2K
425
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.8KThread•52.8KAnggota
Tampilkan semua post
TS
nefri.ryu
#255
PART 30 FAKTA MENGEJUTKAN
Selama satu bulan terakhir, ane jarang ketemu dan mengobrol dengan Anandi. Karena yaa gitu, ane sok sibuk beud, Anandi juga begitu. Ane disibukkan dengan bangun usaha baru dan kerjaan yang dikejar deadline. Tapi ane tetap memantau Anandi dengan cara ane sendiri.
Sebenarnya ane masih penasaran dengan kasus Anandi ini. Jadi ane coba telusuri sendiri dari orang-orang yang pernah ada saat Anandi dirasuki oleh makhluk halus. Salah satunya dengan rekan kerja anandi di kantornya, sebut saja namanya Wira.
Ane sebenarnya sering ketemu Wira, tapi gak terbesit di benak ane untuk nanyain ke Wira. Sampe akhirnya ane beranikan diri ngajak ngobrol Wira. Ane juga sengaja nemuin Ari, orang yang jelas sangat mengerti kondisi Anandi. Ane juga ngobrol sama salah satu teman ane, yang punya insting kuat dan bisa ngerasain hal-hal gaib, walau dia gak bisa ngelihat bentuknya.
Dari tiga orang yang ane ajak ngobrol ini. Ada satu kesimpulan yang pasti.. Dan inilah yang ane beberin semuanya ke Anandi..
----
Beberapa hari lalu, ane dan Anandi ketemu dalam suatu kegiatan. Akhirnya ane ngajak Anandi untuk lanjut ngobrol empat mata di salah satu kafe di Palembang. Ane penasaran dengan apa yang dialaminya beberapa pekan ini. Kayaknya dia sedang ada masalah besar, terlebih dalam ruang lingkup kerjanya.
Satu persatu ane menceritakan tentang apa yang terjadi selama kami gak ketemu. Karena antara ane dan Anandi juga mengalami fase misskom alias salah paham. Untuk meluruskannya, ane jelasin semuanya. Oke, itu gak perlu diperpanjang deh disini, karena takut menjelekkan orang lain.
Lanjut yaa..
Lalu, ane cerita apa yang ane dengar dari rekan kerjanya, Ari dan teman ane yang punya insting kuat.. Ane jelasin dari rekan kerjanya dulu yaa...
Kalo Gan Sis masih ingat di Part awal ane cerita, sempat ane bahas salah satu teman kerja Anandi yang menemani Anandi saat pertama nge-Ruqyah. Pas ruqyah kedua, baru ane dan Ari yang ada di samping Anandi. Tapi setelah itu, ustad yang nge-ruqyah Anandi menyampaikan pesan ke rekan kerjanya yang pertama mendampingi Anandi. Si Ustad bilang kalau dia udah gak sanggup lagi membantu Anandi, alias angkat tangan.
![kaskus-image]()
Hal itulah yang ane tanyakan ke rekannya Anandi.. Mengapa Ustad tuh udah gak bisa membantu Anandi..Ternyata alasannya sangat simpel. Kata ustad-nya, Anandi lah yang bisa membawa hidupnya kemana, apakah lurus, atau belok. Apakah harus maju atau mundur. UStadnya juga menyarankan untuk kembali lagi menanyakan ke orang pintar yang membuka aura Anandi. Ada apa sebenarnya? Tapi ini sudah ane jelasin di part sebelumnya, jawaban dari pamannya Anandi yang buat ane tuh, jawaban yang ngeselin..
Ternyata, anandi gak dikasihtau kalau pesan dari Ustad seperti itu. Rekan kerja Anandi (Deuh ane lupa siapa namanya), gak bilang kalau semua bisa dikontrol dari diri Anandi sendiri. Jadi selama ini, Anandi selalu kalut dan dibayang-bayangi ketakutan.
Lalu.. respon dari teman ane yang punya insting kuat, sebut saja namanya Rendi. Dia bilang kalau kemungkinan Anandi hanya merasa ketakutan, sehingga dia merasa ada yang mendekatinya (seperti part sebelumnya, waktu ane cerita kalau ada yang mendorong Anandi saat tidur, untuk mengingatkan Anandi agar sholat atau tidur menghadap ke kanan).
![kaskus-image]()
Dan terakhir.. jawaban dari Ari yang buat ane tercengang...
Kalian masih ingat kan, beberapa penampakan yang Ari lihat saat Anandi di Ruqyah, si Jinny yang ngikutin Ari, atau saat Ari berusaha menyembuhkan Anandi waktu kami ke kabupaten menemani ane dinas????
Ane akan jabarin satu per satu... Saat ruqyah.. Ari melihat ada bayangan putih yang keluar dari pintu rumah ustad. dan si Jinny yang beberapa kali menampakkan diri ke Ari. Walau Ari gak bisa memastikan 100 persen, tapi kemungkinan besar, kedua penampakan itu bukan berasal dari tubuh Anandi.
Namun berasal dari suasana saat Ruqyah atau bisa jadi memang berada di lingkungan rumah ustad tersebut. Dan yang ane baru tahu, ternyata Ruqyah itu kayak magnet bagi makhluk astral lainnya.
Mereka akan berbondong-bondong mendatangi tempat Ruqyah dan kemungkinan dua makhluk tersebut adalah pendatang. Salah satu alasan kenapa Ari bilang gitu, karena Ari udah pernah membuktikannya sendiri.
![kaskus-image]()
Ari : Si Jinny itu kan ngikutin aku terus beberapa hari setelah ruqyah Anandi. Sampai saat aku ketemu dengan Anandi, Jinny tuh masih ngekorin mulu. Kalau misalnya Jinny itu keluar dari tubuh Anandi, harusnya dia balik lagi ke tubuh Anandi saat ane lagi di dekat Anandi.
Ane : kenapa harus gitu?
Ari : Ya iyalah.. dia tuh makhluk yang suka masuk ke raga manusia yang lemah, baik fisik maupun mental. Apalagi jika itu tempat persemayamannya dulu. Tapi si Jinny gak balik kan ke tubuh Anandi, karena itu bukan tempatnya dulu..
Ane : Trus dia darimana dong?
Ari : Bisa jadi dia pendatang. Untung saja dia bisa diusir sama mbah..
Okeh.. ane mulai paham sedikit. Lalu ane menanyakan tentang apa yang terjadi sebenarnya saat Ari mencoba melepaskan makhluk halus tersebut dari tubuh Anandi saat di warung ane.. Dan jawabannya sungguh diluar dugaan ane...
![kaskus-image]()
Ari : Oh yang makhluk buntut panjang itu ya
Ane : Iya.. saat itu apa sih yang terjadi???
Ari : Memang ada makhluk itu di tubuh Anandi , tapi...
Ane : Tapi apa?? Apa dia balik lagi ke Anandi??
Ari : Gak balik, Gak...
Ane : Terus apa dong..
Ari : Sebenarnya... dia gak keluar dari tubuh Anandi
Ane : Whaat!!!!!!
Ada banyak pertanyaan di otak ane yang langsung ane bombardir ke Ari. Mengapa bisa kayak gitu. Padahal dia bilang kalau makhluk berbuntut itu sudah keluar.. Ane juga rada emosi karena telah dibohongi oleh Ari..
Ari pun beralasan bahwa saat itu situasinya sedang tidak kondusif untuk mengatakan yang sebenarnya. Melihat ane yang sudah cemas, dan Anandi yang sudah lunglai dan ketakutan. Gak mungkin Ari bilang kalau makhluk tersebut masih bersemayam di tubuh Anandi. Dia juga mikirin psikis Anandi yang akan semakin bobrok ketika dia bicara yang sejujurnya.
Masih sedikit emosi, tapi ane mencoba menahannya..
Lalu ane bertanya lagi ...
Next... Part 31 FAKTA MENGEJUTKAN (2)
Selama satu bulan terakhir, ane jarang ketemu dan mengobrol dengan Anandi. Karena yaa gitu, ane sok sibuk beud, Anandi juga begitu. Ane disibukkan dengan bangun usaha baru dan kerjaan yang dikejar deadline. Tapi ane tetap memantau Anandi dengan cara ane sendiri.
Sebenarnya ane masih penasaran dengan kasus Anandi ini. Jadi ane coba telusuri sendiri dari orang-orang yang pernah ada saat Anandi dirasuki oleh makhluk halus. Salah satunya dengan rekan kerja anandi di kantornya, sebut saja namanya Wira.
Ane sebenarnya sering ketemu Wira, tapi gak terbesit di benak ane untuk nanyain ke Wira. Sampe akhirnya ane beranikan diri ngajak ngobrol Wira. Ane juga sengaja nemuin Ari, orang yang jelas sangat mengerti kondisi Anandi. Ane juga ngobrol sama salah satu teman ane, yang punya insting kuat dan bisa ngerasain hal-hal gaib, walau dia gak bisa ngelihat bentuknya.
Dari tiga orang yang ane ajak ngobrol ini. Ada satu kesimpulan yang pasti.. Dan inilah yang ane beberin semuanya ke Anandi..
----
Beberapa hari lalu, ane dan Anandi ketemu dalam suatu kegiatan. Akhirnya ane ngajak Anandi untuk lanjut ngobrol empat mata di salah satu kafe di Palembang. Ane penasaran dengan apa yang dialaminya beberapa pekan ini. Kayaknya dia sedang ada masalah besar, terlebih dalam ruang lingkup kerjanya.
Satu persatu ane menceritakan tentang apa yang terjadi selama kami gak ketemu. Karena antara ane dan Anandi juga mengalami fase misskom alias salah paham. Untuk meluruskannya, ane jelasin semuanya. Oke, itu gak perlu diperpanjang deh disini, karena takut menjelekkan orang lain.
Lanjut yaa..
Lalu, ane cerita apa yang ane dengar dari rekan kerjanya, Ari dan teman ane yang punya insting kuat.. Ane jelasin dari rekan kerjanya dulu yaa...
Kalo Gan Sis masih ingat di Part awal ane cerita, sempat ane bahas salah satu teman kerja Anandi yang menemani Anandi saat pertama nge-Ruqyah. Pas ruqyah kedua, baru ane dan Ari yang ada di samping Anandi. Tapi setelah itu, ustad yang nge-ruqyah Anandi menyampaikan pesan ke rekan kerjanya yang pertama mendampingi Anandi. Si Ustad bilang kalau dia udah gak sanggup lagi membantu Anandi, alias angkat tangan.

Hal itulah yang ane tanyakan ke rekannya Anandi.. Mengapa Ustad tuh udah gak bisa membantu Anandi..Ternyata alasannya sangat simpel. Kata ustad-nya, Anandi lah yang bisa membawa hidupnya kemana, apakah lurus, atau belok. Apakah harus maju atau mundur. UStadnya juga menyarankan untuk kembali lagi menanyakan ke orang pintar yang membuka aura Anandi. Ada apa sebenarnya? Tapi ini sudah ane jelasin di part sebelumnya, jawaban dari pamannya Anandi yang buat ane tuh, jawaban yang ngeselin..
Ternyata, anandi gak dikasihtau kalau pesan dari Ustad seperti itu. Rekan kerja Anandi (Deuh ane lupa siapa namanya), gak bilang kalau semua bisa dikontrol dari diri Anandi sendiri. Jadi selama ini, Anandi selalu kalut dan dibayang-bayangi ketakutan.
Lalu.. respon dari teman ane yang punya insting kuat, sebut saja namanya Rendi. Dia bilang kalau kemungkinan Anandi hanya merasa ketakutan, sehingga dia merasa ada yang mendekatinya (seperti part sebelumnya, waktu ane cerita kalau ada yang mendorong Anandi saat tidur, untuk mengingatkan Anandi agar sholat atau tidur menghadap ke kanan).

Dan terakhir.. jawaban dari Ari yang buat ane tercengang...
Kalian masih ingat kan, beberapa penampakan yang Ari lihat saat Anandi di Ruqyah, si Jinny yang ngikutin Ari, atau saat Ari berusaha menyembuhkan Anandi waktu kami ke kabupaten menemani ane dinas????
Ane akan jabarin satu per satu... Saat ruqyah.. Ari melihat ada bayangan putih yang keluar dari pintu rumah ustad. dan si Jinny yang beberapa kali menampakkan diri ke Ari. Walau Ari gak bisa memastikan 100 persen, tapi kemungkinan besar, kedua penampakan itu bukan berasal dari tubuh Anandi.
Namun berasal dari suasana saat Ruqyah atau bisa jadi memang berada di lingkungan rumah ustad tersebut. Dan yang ane baru tahu, ternyata Ruqyah itu kayak magnet bagi makhluk astral lainnya.
Mereka akan berbondong-bondong mendatangi tempat Ruqyah dan kemungkinan dua makhluk tersebut adalah pendatang. Salah satu alasan kenapa Ari bilang gitu, karena Ari udah pernah membuktikannya sendiri.

Ari : Si Jinny itu kan ngikutin aku terus beberapa hari setelah ruqyah Anandi. Sampai saat aku ketemu dengan Anandi, Jinny tuh masih ngekorin mulu. Kalau misalnya Jinny itu keluar dari tubuh Anandi, harusnya dia balik lagi ke tubuh Anandi saat ane lagi di dekat Anandi.
Ane : kenapa harus gitu?
Ari : Ya iyalah.. dia tuh makhluk yang suka masuk ke raga manusia yang lemah, baik fisik maupun mental. Apalagi jika itu tempat persemayamannya dulu. Tapi si Jinny gak balik kan ke tubuh Anandi, karena itu bukan tempatnya dulu..
Ane : Trus dia darimana dong?
Ari : Bisa jadi dia pendatang. Untung saja dia bisa diusir sama mbah..
Okeh.. ane mulai paham sedikit. Lalu ane menanyakan tentang apa yang terjadi sebenarnya saat Ari mencoba melepaskan makhluk halus tersebut dari tubuh Anandi saat di warung ane.. Dan jawabannya sungguh diluar dugaan ane...

Ari : Oh yang makhluk buntut panjang itu ya
Ane : Iya.. saat itu apa sih yang terjadi???
Ari : Memang ada makhluk itu di tubuh Anandi , tapi...
Ane : Tapi apa?? Apa dia balik lagi ke Anandi??
Ari : Gak balik, Gak...
Ane : Terus apa dong..
Ari : Sebenarnya... dia gak keluar dari tubuh Anandi
Ane : Whaat!!!!!!
Ada banyak pertanyaan di otak ane yang langsung ane bombardir ke Ari. Mengapa bisa kayak gitu. Padahal dia bilang kalau makhluk berbuntut itu sudah keluar.. Ane juga rada emosi karena telah dibohongi oleh Ari..
Ari pun beralasan bahwa saat itu situasinya sedang tidak kondusif untuk mengatakan yang sebenarnya. Melihat ane yang sudah cemas, dan Anandi yang sudah lunglai dan ketakutan. Gak mungkin Ari bilang kalau makhluk tersebut masih bersemayam di tubuh Anandi. Dia juga mikirin psikis Anandi yang akan semakin bobrok ketika dia bicara yang sejujurnya.
Masih sedikit emosi, tapi ane mencoba menahannya..
Lalu ane bertanya lagi ...
Next... Part 31 FAKTA MENGEJUTKAN (2)
herry8900 dan rahmat559 memberi reputasi
2