- Beranda
- Stories from the Heart
Missing Love
...
TS
pfrederica
Missing Love
Spoiler for Cover:
Benar, jika cinta datang dari manapun, walau diri sendiri mengejek seakan tak mampu, tapi kadang cinta akan datang dengan apapun caranya.
Waktu kisah SMA itu, yang berusaha ku abadikan dalam tulisan.
Siapa yang akan menduga jika aku menjaga makhluk Tuhan yang indah itu.
Diri ku bergejolak, memohon waktu kembali mengulanginya.
Aku Pandu Pratama Wijaya , lelaki yang sederhana dengan penampilan apa adanya, kecuali sedikit perubahan jika terpaksa.
Definisi ku soal cinta mungkin air? Suara ombaknya indah, tapi tak ada yang tau jika gelombangnya bisa saja berbahaya.
Spoiler for Index:
Polling
Poll ini sudah ditutup. - 7 suara
Bagaimana akhir cerita ini?
Happy Ending
86%
Bad Ending
14%
Diubah oleh pfrederica 17-04-2019 13:01
aaaaaisyah memberi reputasi
2
15.6K
85
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.8KThread•53.4KAnggota
Tampilkan semua post
TS
pfrederica
#21
Part 5
Spoiler for Part Sebelumnya:
Akhirnya aku pun pasrah dan pergi ke kantin bersama Nadine.
~Di Kantin
Quote:
Saat sedang duduk bersama Nadine, aku sadar banyak pasang mata yang sedang mengeluarkan tatapan mengintimidasi kepada kami, eh bukan, maksudnya kepadaku.
Sebetulnya aku sudah benar-benar tidak nyaman dengan keadaan sekitar. Tapi aku coba tahan-tahan saja deh.
Dikantin kami hanya makan dan mengobrol ringan saja, sebenarnya hanya Nadine yang aktif berbicara, aku hanya menjadi pendengar yang baik saja, dan hanya mengangguk-anggukan kepala.
Quote:
Jujur saja aku cukup grogi untuk mengobrol berdua dengan wanita seperti ini. Apalagi dia cantik dan populer. Sebelumnya pun aku jarang sekali ngobrol berdua dengan wanita. Paling hanya dengan ibuku atau adikku.
Nadine itu sebelas-duabelas dengan Natali kecantikannya. Tapi lebih manis Natali sedikit dibanding Nadine. Dari dulu cukup banyak yang mengejar-ngejar Nadine. Dari teman seangkatan maupun dari Kakak kelas. Aku tau info ini dari Rizky. Karena dulu ia juga mengejar-ngejar Nadine. Namun na’as cinta bertepuk sebelah tangan. Nadine tidak pernah menanggapi Rizky.
Quote:
Dijalan menuju ke kelas, aku semakin merasakan banyaknya tatapan membunuh dari jomblo-jomblo berkarat yang menaruh harapan untuk bisa kencan atau jalan berdua dengan Nadine. Tapi saat kulihat Nadine ia tampak biasa saja. Apa ia tidak sadar bahwa sedaritadi banyak yang melihat ke arah kita.
Ahh sudahlah. Aku hanya berharap agar tidak ada yang akan mendatangiku dan melabrakku karena sudah dekat dengan Nadine
.
~~●~~
~Malam harinya
*drtdrdtdrdrdt*
*One massage from Nadine*
Quote:
Wahh Nadine mangajakku ke toko buku besok. Ini pertama kalinya bagiku jalan dengan wanita selain adik dan ibuku. Eh Aku pakai baju apa ya besok.
Ditengah kebingungan aku pun punya ide untuk bertanya pada Agung dan Rizky. Langsung ku sms mereka berdua.
Quote:
Cukup lama aku menunggu balasan dari mereka berdua, tapi mereka tak kunjung membalas. Sampaii..
*Tetttt* Terdengar bunyi bel rumahku
Langsung ku turun kebawah. Dibawah sudah ada Rizky, Agung, dan Ibuku.
Quote:
Tuh kan apa ku bilang. Ini semua tuh aneh banget. Sampe kedua sahabatku pun tidak percaya dengan semua hal diluar nalar ini. Memang belum pernah ada sejarahnya ada wanita yang mengajakku jalan. Dan yang mengajakku jalan pun sangat luar biasa. Sesosok wanita separuh bidadari. Benar-benar tidak akan habis kalau difikir-fikir dengan logika.
Apa ini salah satu konspirasi dunia? Apa jangan-jangan aku adalah keturunan dari raja iblis, dan Nadine adalah orang yang diutus untuk mendekatiku lalu membunuhku. Cukup ini semakin melantur. Benar-benar tidak akan habis untuk difikirkan.
Quote:
aaaaaisyah memberi reputasi
1