- Beranda
- Stories from the Heart
Tidak untuk Kedua Kali [HOROR]
...
TS
blue041
Tidak untuk Kedua Kali [HOROR]
Pengalaman kisah nyata yang pernah aku alami melihat sosok-sosok yang sebelumnya cuma pernah aku liat di film-film.
Kisah ini pure kisah nyata beberapa tahun lalu ketika aku masih duduk di bangku SMA. Kisah ini hanya ada beberapa part.
Karena memang tidak untuk kedua kali, aku tidak ingin lagi melihat makhluk-makhluk yang setiap malam mengusikku.
Check it out!
Indek:
Part 1
Part 2
Part 3
Part 4
Part 5
Kisah ini pure kisah nyata beberapa tahun lalu ketika aku masih duduk di bangku SMA. Kisah ini hanya ada beberapa part.
Karena memang tidak untuk kedua kali, aku tidak ingin lagi melihat makhluk-makhluk yang setiap malam mengusikku.
Check it out!
Indek:
Part 1
Part 2
Part 3
Part 4
Part 5
Diubah oleh blue041 16-10-2017 20:00
anasabila memberi reputasi
1
9.6K
62
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.8KThread•52.8KAnggota
Tampilkan semua post
TS
blue041
#53
Part 5
beberapa bulan telah berlalu, kini telah memasuki bulan ramadhan.
aku menjalankan rutinitas bulan ramadhan seperti biasanya.
setelah makan sahur, aku menuju masjid untuk sholat subuh sekaligus mengikuti kuliah subuh.
waktu itu aku berangkat sendirian sekitar pukul 4.10, kemdian aku berniat ke rumah bibiku terlebih dahulu untuk mengajaknya berangkat bersama.
sebelum itu, aku ke tempat adek tingkatku untuk mengajaknya. tapi ternyata dia tidak bisa ikut.
kemudian aku bergegas ke rumah bibiku, saat itu jalanan terlihat sangat sepi. karena ini jalan desa sehingga di jam itu tidak ada kendaraan yang lewat.
orang-orang juga masih istirahat setelah makan sahur. otomatis setiap rumah juga sepi.
aku melangkahkan kaki menuju rumah bibi, waktu di persimpangan jalan. kulihat seorang wanita memakia mukena putih menghadap pohon durian.
sambil berjalan aku amati, berpikir siapakah wanita itu. aku sempat berpikir kalo itu bibiku. aku berniat untuk menghampirinya.
tapi saat aku berjalan menuju ke arahnya, dia terlihat diam saja tanpa menoleh dan bergerak sedikit pun.
aku melihat wanita itu dari samping, ia menatap terus ke pohon durian. pohon itu ada di pinggir jalan depan mushola.
pohon durian yang tinggi dan rindang.
saat aku semakin dekat, pikiranku semakin gusar. aku berhenti di pertigaan jalan. jarakku dengan wanita itu tinggal hitungan langkah. tapi aku dibuat bimbang. antara ingin aku hampiri atau tidak.
anehnya waktu itu aku tidak sempat kepikiran untuk memanggilanya.
kemudian aku mencoba pakai logika. aku berpikir, tidak mungkin itu bibiku. masa dia menunggu disitu dan seperti sama sakali tidak menyadari ada kehadiran seseorang. aku berdalih mungkin itu orang lain.
akhirnya aku putuskan berbelok arah ke rumah bibiku.
sesampainya disana, benar saja. bibiku masih di rumah. kemudian aku menceritakan kejadian sebelumnya. ia menyangkalnya, ia berkata kalau sedari tadi masih di rumah.
kami pun berangkat bersama, saat melawati pohon durian sudah tak aku jumpai lagi wanita itu.
sepanjang jalan aku terus memikirkan kejadian yang telah aku alami barusan. aku tidak bercerita lebih dengan bibiku. karena waktu itu aku juga berpositif thinking kalau wanita itu mungkin orang lain yang juga akan sholat subuh.
pagi harinya, aku menceritakan kejadian itu pada ibuku.
ibuku terlihat heran.
ibuku teringat dengan sebuah cerita mengenai apa yang di lihat orang-orang di jalan dekat pohon durian itu.
sudah banyak orang yang juga pernah melihat sosok-sosok di sekitar jalan itu, seperti bayangan, bahkan ada juga yang melihat seorang ibu bersama anak kecil.
memang banyak misteri di sekitar kompleks rumahku. bukan hanya areanya dekat pemakan tetapi hampir disetiap rumah yang di huni pernah terjadi kejadian-kejadian ganjil.
beberapa bulan telah berlalu, kini telah memasuki bulan ramadhan.
aku menjalankan rutinitas bulan ramadhan seperti biasanya.
setelah makan sahur, aku menuju masjid untuk sholat subuh sekaligus mengikuti kuliah subuh.
waktu itu aku berangkat sendirian sekitar pukul 4.10, kemdian aku berniat ke rumah bibiku terlebih dahulu untuk mengajaknya berangkat bersama.
sebelum itu, aku ke tempat adek tingkatku untuk mengajaknya. tapi ternyata dia tidak bisa ikut.
kemudian aku bergegas ke rumah bibiku, saat itu jalanan terlihat sangat sepi. karena ini jalan desa sehingga di jam itu tidak ada kendaraan yang lewat.
orang-orang juga masih istirahat setelah makan sahur. otomatis setiap rumah juga sepi.
aku melangkahkan kaki menuju rumah bibi, waktu di persimpangan jalan. kulihat seorang wanita memakia mukena putih menghadap pohon durian.
sambil berjalan aku amati, berpikir siapakah wanita itu. aku sempat berpikir kalo itu bibiku. aku berniat untuk menghampirinya.
tapi saat aku berjalan menuju ke arahnya, dia terlihat diam saja tanpa menoleh dan bergerak sedikit pun.
aku melihat wanita itu dari samping, ia menatap terus ke pohon durian. pohon itu ada di pinggir jalan depan mushola.
pohon durian yang tinggi dan rindang.
saat aku semakin dekat, pikiranku semakin gusar. aku berhenti di pertigaan jalan. jarakku dengan wanita itu tinggal hitungan langkah. tapi aku dibuat bimbang. antara ingin aku hampiri atau tidak.
anehnya waktu itu aku tidak sempat kepikiran untuk memanggilanya.
kemudian aku mencoba pakai logika. aku berpikir, tidak mungkin itu bibiku. masa dia menunggu disitu dan seperti sama sakali tidak menyadari ada kehadiran seseorang. aku berdalih mungkin itu orang lain.
akhirnya aku putuskan berbelok arah ke rumah bibiku.
sesampainya disana, benar saja. bibiku masih di rumah. kemudian aku menceritakan kejadian sebelumnya. ia menyangkalnya, ia berkata kalau sedari tadi masih di rumah.
kami pun berangkat bersama, saat melawati pohon durian sudah tak aku jumpai lagi wanita itu.
sepanjang jalan aku terus memikirkan kejadian yang telah aku alami barusan. aku tidak bercerita lebih dengan bibiku. karena waktu itu aku juga berpositif thinking kalau wanita itu mungkin orang lain yang juga akan sholat subuh.
pagi harinya, aku menceritakan kejadian itu pada ibuku.
ibuku terlihat heran.
ibuku teringat dengan sebuah cerita mengenai apa yang di lihat orang-orang di jalan dekat pohon durian itu.
sudah banyak orang yang juga pernah melihat sosok-sosok di sekitar jalan itu, seperti bayangan, bahkan ada juga yang melihat seorang ibu bersama anak kecil.
memang banyak misteri di sekitar kompleks rumahku. bukan hanya areanya dekat pemakan tetapi hampir disetiap rumah yang di huni pernah terjadi kejadian-kejadian ganjil.
Diubah oleh blue041 30-09-2017 10:45
aan1984 memberi reputasi
1