- Beranda
- Stories from the Heart
:: TIM SQUADER (THE SQUADER BROS) ::
...
TS
ojanh
:: TIM SQUADER (THE SQUADER BROS) ::
Quote:
ane baru pertama kali bikin cerita fiksi fantasi, jadi tolong minta kritik dan sarannya untuk bisa membuat ceritanya lebih baik lagi
THE SQUADER BROS
(TIM SQUADER)
(TIM SQUADER)
Spoiler for logo:
Quote:
Original Posted By sinopsisSebuah kisah tentang tim squader yang merupakan hewan - hewan anthromorphic (menyerupai manusia) yang menjadi pahlawan dalam membasmi kejahatan dan kriminal di kota metropolitan
versi inggris
versi inggris
Quote:
Original Posted By index
Prolog
Musim 1: Awal untuk hal yang besar
Prolog
Musim 1: Awal untuk hal yang besar
Chapter 1: Anthro Project [Part 1Part 2 Part 3]
Chapter 2: Masa Kecil [Part 1 Part 2]
Chapter 3: Universitas
Chapter 4: Pengalaman Dengan Senior
Chapter 5: Squader United
Chapter 6: First Avengers
Chapter 7: Kekuatan Cindaku
Chapter 8: Kei Clan
Chapter 9: Dunia Mimpi
Chapter 10: Penculikan
Chapter 11: Dimanakah Dani?
Chapter 12: Penyelamatan
Chapter 2: Masa Kecil [Part 1 Part 2]
Chapter 3: Universitas
Chapter 4: Pengalaman Dengan Senior
Chapter 5: Squader United
Chapter 6: First Avengers
Chapter 7: Kekuatan Cindaku
Chapter 8: Kei Clan
Chapter 9: Dunia Mimpi
Chapter 10: Penculikan
Chapter 11: Dimanakah Dani?
Chapter 12: Penyelamatan
Diubah oleh ojanh 24-09-2017 13:37
anasabila memberi reputasi
1
2.6K
Kutip
16
Balasan
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.8KThread•52.8KAnggota
Tampilkan semua post
TS
ojanh
#11
Chapter 4:
Pengalaman dengan Senior
Pengalaman dengan Senior
Spoiler for Story:
Waktu sudah mulai siang, matahari sudah diatas ufuk. Kelas pertama di hari selasa sudah selesai. Kelas tersebut berada di sebuah gedung 6 lantai dimana kelas nya berada lantai 4. Dosen meminta untuk mengerjakan tugas di latihan bab 2 no 4. Setelah itu, Seluruh Angkatan Tekkom jaringan 2017 keluar dari kelasnya. Walker bersama temannya, Dudu dan Wira keluar dari kelas sambil berbicara di dalam perjalanan.
"Hey, ngomong - ngomong udah pada tau kalau senior kita tidak mau twtw (tukar wawasan) dengan angkatan kita. " Kata Dudu dengan suara pelan
"Hah, para senior menolak twtw angkatan kita? Padahal itu kan salah satu acara diluar ospek kemaren dan juga bagian dari kamaba teknik " jawab Walker dengan mata terbuka dan rasa kaget
"Mungkin gara - gara kasus lo sama senior kemaren kali, mungkin senior - senior pada benci sama angkatan kita" jawab Dudu
"itu bukan salah walker. Walker cuman memolong ketang kita aja" jawab Wira membela walker.
Lalu tiba - tiba ada notifikasi chat dari senior kakak asuh Walker untuk berkumpul sekarang di pelataran atas. Walker kemudian ngomong sama temannya untuk pergi dulu ketemu kakak asuh dan kemudian ia meninggalkan mereka.
Setelah sampai di pelataran atas, Kakak asuh Walker, Ira, bersama temannya, Kuya sudah disana. Pelataran atas berada di pelataran luar gedung jurusan. Walker mencari posisi duduk dengan kakak asuhnya .Kemudian acara kakak asuh dimulai dengan doa terlebih dahulu. Setelah itu, Ira menanyakan kepada Walker dan Kuya dengan kondisi dan pengalaman pertama mereka saat kuliah. Mereka menjawab dengan "Seru", "Banyak Tugas", "Pusing" dan kata buruk lainnya. Ira menjawab balik bahwa itu semua tidak seperti saat nanti di semester - semester berikutnya yang sangat memusingkan dan banyak tugas yang dikerjakan bisa hingga larut malam. Setelah itu, Ira mulai memulai sesi materi kakak asuh.
Setelah materi selesai, sesi tanya jawab untuk penutupan dimulai.
"Kak, ngomong - ngomong, kenapa banyak senior yang tidak mau twtw ya? Padahal itu kan bagian dari kamaba diluar ospek kemaren dan hak maba juga kan kak?" tanya kuya ke Ira dengan suara pelan.
"Kalau itu sih semuanya karena kesalahan kalian kemaren, khususnya kau Walker, gara - gara dekanat tahu kasus itu dan Andra katanya ada isu mau di DO, makanya banyak senior yang ngambek sama angkatan kalian. Jadi semuanya karena kesalahan lo semua " jawab Ira dengan muka jutek
Setelaah menjawab pertanyaan itu, Ira menutupi pertemuan kakak asuh dan mereka semua bubar. Kemudian ada informasi dari group chat di HP Walker dan Kuya bahwa besok pagi akan ada pertemuan angkatan di selasar. Walker kembali ke rumahnya dan menceritakan tentang permasalahan ia dan angkatannya ke Arker. Arker hanya bisa mensupport walker agar permasalahan angkatannya selesai. Keesokan harinya ia kembali lagi ke kampus untuk masuk kelas di perkuliahan.
Setelah perkuliahan, ia pergi ke selasar untuk mengikuti forum angkatan untuk membahas hal - hal yang berhubungan dengan acara kegiatan maba di fakultas dan juga permasalahan tentang angkatan dengan senior. Selasar tersebut berada di dekat gedung jurusn dan berada di beranda luar gedung kelas. Saat pembahasan tentang senior, Bima, ketua angkatan yang sedang berbicara tentang masalah itu, menyalahkan dirinya karena ia membiarkan dirinya untuk dirinya dan Arker untuk membawa permasalahan tersebut ke dekanat. Lalu satu mahasiswa seangkatan yang berada disitu menanggapi bahwa itu bukan kesalahannya dan ia menganggap bahwa itu adalah salah satu agar tidak ada lagi tindakan kekerasan untuk kedepannya. Kemudian Walker menanggapi balik bahwa itu kesalahan dia karena dia sudah membawa Bima dan semua angkatan ke depan dekanat karena kasus kekerasan tersebut dan membuat permasalahan angkatan ini terjadi.
Di tempat lain, Arker sedang berada di kantin takor (taman korea). Kantin tersebut berada di tengah - tengah fakultas dimana ia melaksanakan perkuliahannya. Kantin tersebut terdapat jendela yang terdiri dari susunan kayu yang terdapat celah - celah untuk udara masuk. Bentuk kantinnya tertutup dan terdapat dua pintu di kiri dan kanan kantin untuk keluar Masuk. Ia sedang bersama teman senior terdekatnya, Cordoba. Ia merupakan angkatan 2014 dari jurusan lain. Arker ngomong ke cordoba soal kasus Walker yang sedang bermasalah dengan seniornya.
"Dob, boleh curhat tentang adik gw gak??" ujar Arker ke cordoba dengan dengan muka galau
"Emangnya kenapa sama adik lw, ker?? Share aja, gw mungkin bisa bantu" jawab Cordoba dengan muka perhatian nya ke Arker
"Gini dob, Walker, Adik gw kemaren bikin masalah sama seniornya pas saat ospek....." jawab Arker dengan curhat panjangnya tentang kasus Walker
"Gw saranin lo mending bantu support adik lw, Walker dan tetap follow up tentang walker sama angkatannya. Jika misalnya ada apa - apa sama adik lw, gw nanti bantu lw sama Walker deh.. " Jawab Cordoba dengan bijak
Walker pun pergi ke kantin fakultas nya bersama Dudu dan Wira. Kantin tersebut berada di belakang kompleks fakultas mereka dan mempunyai 2 lantai dimana lantai paling atas hanya berada di sisi kiri kantin. Setiap siang hari pada hari perkuliahan, kantin tersebut sangat ramai oleh para mahasiswa untuk makan siang. Selain itu, setiap bagian wilayah kantin mempunyai daerah kekhususan untuk jurusan tertentu. Untuk jurusan mereka, berada di sisi kiri dan di lantai atas. Setelah ia memesan makanan , Walker menuju tempat duduk di lantai atas, berada di tengah - tengah bersama kedua temannya sambil bersantap makan siang.
"Ngomong - ngomong, tadi barusan gw ketemu senior yang bisa - bisa di twtw loh.." ucap Wira dengan bahagia
"Hah... Kan katanya senior pada gak mau twtw sama kita kan.. " ucap Dudu balik
"Emangnya siapa yang lo twtw wir ??" tanya Walker dengan penasaran
"Azran, tekkom jaringan 2014. Dia adalah orang yang pendek di angkatannya dan selalu jadi objek candaan temannya. Ia menjelaskan kisahnya selama menjadi mahasiswa di jurusan dengan cara uniknya. Dan yang uniknya, ia suka bikin tebak - tebakan unik gitu dan bikin penasaran.. Dan jawabannya selalu berbeda dari apa yang gw pikirkan dari tebakannya" Jawab Wira dengan penjelasan panjangnya dan suara pelannya
Walker dan Dudu langsung tertawa sambil memunculkan giginya dari mulut
"Ngomong - ngomong, tuh didepan kita ada senior tekkom jaringan tuh, kenapa gak di twtw aja.. Mungkin ia ngak benci sama kita.." Kata Wira dengan matanya menuju seorang senior yang sedang makan
"Boleh tuh... " Jawab Walker sambil menengok ke senior itu.
Lalu Walker dan Dudu menuju seorang senior tekkom jaringan yang sedang duduk sendiri untuk makan. Di tempat duduk lain, ada seorang mahasiswa dengan topi cap yang memotret mereka bertiga sedang makan dikantin. Ia memfoto dengan muka Walker dan Dudu dari depan (terlihat). Kemudian ia mengirimkan foto tersebut ke seseorang melalui pesan instan tilegram dengan log chat berikut:
Mahasiswa: (mengirimkan foto Walker dan Wira)
Mahasiswa: Ini kan yang lw cari..
Bossqu: Good job, bro. itu yang gw cari dari kemaren. Tetap follow up dia dimanapun berada
Mahasiswa: Ok boss, Jangan lupa setorannya ke gw
Bossqu: Siap...
Walker kemudian mendekati senior tersebut bersama Dudu.
"Halo kak, boleh twtw gak ?" izin Dudu ke senior
"Oh.. Boleh - boleh kok, silahkan duduk" jawab senior tersebut sambil mempersilahkan untuk duduk ke mereka berdua
Kemudian mereka membuka buku kamaba nya dan memulai twtw dengan senior
"Halo kak, boleh tahu nama kakak siapa?? " tanya Walker ke senior
"Andy Karsa. Panggil saja Andy" jawab dia. Lalu mereka berdua menulis namanya di buku kamaba mereka masing - masing
"Angkatan ??" tanya balik Walker
"2015" jawab andy
Lalu mereka mulai berkenalan selama beberapa menit. Hingga pada akhirnya, Walker dan Dudu menyingung soal senior dengan angkatannya
"Oh iya kak, kan gini kak, Dari kemaren angkatan kita kena masalah dengan para senior gara - gara kasus kekerasan ospek. Dan banyak senior yang katanya pada gak mau twtw sama kita dan semua angkatan. Gimana biar para senior bisa baikan ke kita agar bisa twtw ke semua senior?? " Tanya Walker
"Kan kita juga butuh ilmu dari senior yang lain juga. " ucap Dudu ke Andy
"Oh. Ngomong - ngomong kemaren katanya ada kekerasan di ospek kalian ya?" tanya Andy ke mereka
"Iya kak. Jadi dia, Walker menonjok balik Andra gara2 ia memukul Bima ke badannya kak. Dan dekanat mengetahui hal tersebut dan katanya si Andra mau di DO kak" jawab Dudu
"Oh gitu. Mungkin gw bisa bantu kalian. Nanti malam gw ada forum senior di selasar. Katanya mereka akan membahas tentang kalian. Nanti gw coba membela angkatan kalian di forum senior, semoga besok angkatan kalian bisa diterima oleh para senior"
"Amin.. Makasih banget kak atas bantuannya." Jawab Walker dengan mata bersinar
"Makasih banget kak udah mau bantu. Mohon maaf kalau ngerepotin kak" Ucap Dudu dengan senyum bahagia
"Oh, gapapa kok. Gak ngerepotin. Ini buat keadilan dan hak kalian juga" jawab Andy.
Lalu Walker dan Dudu melanjutkan lagi sesi twtw hingga sampai selesai diisi form twtw di buku kamaba mereka masing - masing.
Pada malam hari, setelah jam 7 malam, Acara forum senior dimulai. Andy mengikuti forum senior tersebut untuk membantu Walker dan teman - temannya. forum senior dibuka oleh ketua ikatan mahasiswa tekkom jaringan. Kemudian dilanjutkan diskusi tentang kamaba selanjutnya, dan juga inti dari forum senior, pembahasan tentang mahasiswa angkatan 2017. para senior berdiskusi apakah mereka akan menerima angkatan 2017 khususnya dalam hal twtw atau tidak, mengingat itu adalah komitmen mereka sampai angkatan 2017 mendapat nilai yang bagus untuk acara kamaba fakultas hingga selesai
di tengah - tengah diskusi, Andy mengeluarkan argumennya.
"Halo, gw Andy, tekkom jaringan angkatan 2015 IKM Aktif, gw mau ngasih saran ke seluruh warga agar bisa menerima para junior angkatan 2017 untuk bisa twtw sama kalian semua. Tolong cabut komitmen kalian untuk mengabaikan mereka khususnya pada saat twtw. Mereka tidak bisa survive kalau mereka tidak tau bagiamana pengalaman kita untuk survive sebelumnya di jurusan ini hingga sekarang melalui twtw. Tolong, sekali lagi bisa cabut komitmen tersebut dan terbukalah dengan 2017. " Tanggap andy pada diskusi senior dengan suara keras ke seluruh partisan forum
"Terima kasih kepada Andy. Komitmen kita tidak bisa dicabut. Ini udah keputusan fix dari semua senior di 3 angkatan. Dan kalian harus tahu salah satu dari angkatan kita akan di DO. Sebagai anak teknik, kita harus solid dengan memegang komitmen ini agar mereka bertanggung jawab atas kasus tersebut" jawab ketua IM tekkom jaringan dengan suara tegas dan lantang
"Emangnya apa harus dengan mengabaikan mereka untuk menyelesaikan masalah ini?? Tidak ada cara lain apa untuk menyelesaikannya?? Mereka adalah masa depan dari jurusan kita. Jika kita tidak memberikan informasi tentang pengalaman kita ke mereka selama 1 tahun ini, kita tidak bisa membuat mereka untuk mengharumkan jurusan kita di lingkup teknik nantinya. Apa mau nanti jurusan kita diremehin oleh jurusan lain nanti ?? Kita pasti malu dong sebagai warga tekkom jaringan." Jawab Andy dengan Argumennya yang lantang dan tegas.
Andy terus membujuk ketua Ikatan mahasiswa dan para - para senior agar mencabut komitmen itu. Setelah beberapa jam melakukan diskusi senior dan membujuk mereka, Andy berhasil membuat senior untuk mencabut komitmen mereka agar angkatan 2017 bisa twtw dengan mereka. Keesokan harinya pada pagi menuju siang, Andy bertemu dengan Walker di selasar dan juga ketua angkatan, Bima, yang pada saat itu ia sedang di selasar juga untuk memberitahu kalau para senior sudah mau twtw dengan mereka.
Pada Akhirnya, semua senior mau untuk mentwtw junior 2017 untuk memberikan pengalaman mereka selama di jurusan dan prestasi jurusan sebelum - sebelumnya. Dan semua angkatan 2017 akhirnya mendapatkan pengetahuan tentang jurusan mereka beserta sejarah - sejarah prestasi dari jurusan tersebut serta tentang life skill untuk menghadapi jurusan mereka kedepannya.
Di tempat lain, seorang boss penjahat yang bertato, bermuka garang, dan juga berambut agak pendek dan suka menghisap rokok, sudah mengetahui tentang keberadaan Walker, seorang mutan yang dicari oleh boss partner nya dari foto yang dikirim oleh mahasiswa yang berteman dengan dia. Dia mengirimkan foto tersebut ke partner boss nya yang berada di negara paman Sam. Ia mengirimkan nya menggunakan aplikasi chatting yang dibuat oleh perusahaan boss partnernya dengan logchat sebagai berikut:
Boss : (Mengirim foto Walker bersama Wira di kantin)
Boss: Halo, Inikah orang yang lw cari dari kemarin ?
Partner: Good job my boy. Tolong cari dia sampai tau tentang dimana ia tinggal sekarang dan juga para mutan lainnya. Aku akan kirim orang suruhan gw ke lw nanti.
Boss : Ok. gw akan cari dia sampai ke rumahnya. Dan.. Jangan lupa uangnya.. Hehehehe
Setahun berlalu. Pada Agustus 2018, Angkatan 2014 akan melaksanakan Wisuda. Angkatan 2017 terlibat dalam acara pelepasan para wisudawan 2014 karena angkatan 2017 lah yang akan mengadakan acara pelepasan nya. Walker bersama seluruh 4 angkatan dan para wisudawan melakukan acara pawai arak - arakan mengelilingi kompleks indo university. Mereka semua akan membawa para wisudawan ke Aula utama dimana Arker dan Walker melaksanakan daftar ulang sebelumnya. Disitu para wisudawan akan melaksanakan acara Wisuda mereka bersama seluruh jurusan dan fakultas lain di indo university.
Setelah Wisudaan selesai, semua mahasiswa pada melakukan foto bersama para wisudawan di taman melingkar dekat aula besar. Semua angkatan khususnya para angkatan 2017 melakukan foto bareng bersama para senior 2014 yang mereka kenal dan juga foto angkatan pada banner photobooth yang dipasang dekat taman. Setelah foto bareng, mereka kembali menuju fakultas mereka.
Setelah sampai fakultas, Walker mendapat informasi dari temannya bahwa ia dipanggil oleh senior 2014 yang merupakan wisudawan. Ia diminta untuk bertemu dengan Dia di dekat selasar. Teman seangkatannya mengantar Walker menuju senior tersebut. Dan kemudian Walker bertemu dengan senior tersebut.
"Halo, nama kakak siapa ??" Tanya walker sambil memanggil dan melihat senior itu.
"Hai, Gw Artha, teknik komputer jaringan 2014. panggil aja Artha" Jawab senior itu dengan senyum sambil membereskan barang nya
"Emangnya ada apa, kok kakak manggil gw?" Tanya balik Walker
"Oh, gw mau bicara sesuatu sama lw" jawab balik dia dengan Senyum.
Ia mempunyai perawakan muka yang hitam, agak sedikit kurus berisi, pinggir rambutnya tipis (skinny )dengan rambut tengah yang sedikit panjang sesuai dengan model pada era tersebut. Ia membawa walker ke sebuah lapangan kecil yang berada di pinggir gedung jurusan. Disitu terdapat sebuah gazeb kecil.
"Walker, gw bisa minta tolong gak? " Ucap Artha dengan nada bertanya
"Emangnya kenapa ??" Tanya balik Walker dengan bingung
"Gini.. Gw mau memberikan sesuatu sama lw." Jawab Artha dengan muka seriusnya ke Walker.
Kemudian Artha mengambil sesuatu yang ada di dalam tasnya. Dia mengeluarkan dan membawa sebuah boks yang tersegel ke Walker.
"Apaan ini ??" tanya Walker ke Artha dengan heran
"Ini adalah boks berisi benda yang unik. Gw rasa lw bisa jaga barang ini dan lw boleh melihat isi dari barang ini dan menggunakannya kalau lw udah paham tentang materi yang ada di jurusan ini" jawab Artha balik
"Hmm... Gw gal berani megang sesuatu tanpa diketahui isinya. Takutnya ini isinya bom atau paket narkoba lagi..." Ujar Walker ke Artha
"Tolonglah. Simpan aja dulu. Lw bakal tau nanti. Dijamin ini bukan narkoba atau bom kok" Jawab balik Artha untuk meyakinkan Walker
"Ah.. Masa.. Soalnya kalau orang yang dikenal dan muka kayak kakak gw ga percaya kalau ini bukan bomb atau narkoba" Jawab Walker dengan nada merendah
"Percaya sama gw. Gw baik kok sama lw. Ini bukan benda yang haram dan berbahaya sama densus dan BNN. Benda yang ada dalam boks ini akan membuka mata lw ke dunia seperti apa yang orang - orang impikan" Tanggap Artha dengan suara yang keras dan membujuk ke Walker
Setelah beberapa lama bernegosiasi, akhirnya Walker mau menerima boks itu dari Artha. Ia hanya meminta untuk menjaga boks tersebut dan ia berharap Walker akan membuka dan menggunakan benda tersebut di kemudian hari.
Artha kembali menuju rumah nya di daerah jakarta selatan dengan mobilnya. Ia berjalan menuju kamarnya ke meja yang ada di dalam. Di meja itu terdapat sebuah perangkat yang bentuknya memanjang dengan panjang 1 jengkal tangan. Di tengah nya terdapat sebuah layar dan ornamen - ornamen yang unik di sekitar layar tersebut. lalu Artha menyentuh layar tersebut dan melakukan panggilan dengan seseorang. Dan saat melakukan panggilan muncul sebuah layar hologram untuk bertatap muka dengan seseorang yang bernama Abah Eon.
"Halo, Abah Eon. Aku sudah melaksanakan apa yang kau minta. " Ucap Artha sambil menundukkan kepala menghadap layar hologram
"Terima kasih, Artha. Semoga dia akan membuka benda tersebut. " Jawab balik dia dengan suara beratnya
"Sebenarnya, Mengapa kau ingin dia yang akan membukanya ?" Tanya balik Artha dengan penasaran
"Karena dia adalah orang yang hebat dan mampu mengendalikan magic di duniaku ini, Artha" Jawab balik dia dengan tegas
"Hey, ngomong - ngomong udah pada tau kalau senior kita tidak mau twtw (tukar wawasan) dengan angkatan kita. " Kata Dudu dengan suara pelan
"Hah, para senior menolak twtw angkatan kita? Padahal itu kan salah satu acara diluar ospek kemaren dan juga bagian dari kamaba teknik " jawab Walker dengan mata terbuka dan rasa kaget
"Mungkin gara - gara kasus lo sama senior kemaren kali, mungkin senior - senior pada benci sama angkatan kita" jawab Dudu
"itu bukan salah walker. Walker cuman memolong ketang kita aja" jawab Wira membela walker.
Lalu tiba - tiba ada notifikasi chat dari senior kakak asuh Walker untuk berkumpul sekarang di pelataran atas. Walker kemudian ngomong sama temannya untuk pergi dulu ketemu kakak asuh dan kemudian ia meninggalkan mereka.
Setelah sampai di pelataran atas, Kakak asuh Walker, Ira, bersama temannya, Kuya sudah disana. Pelataran atas berada di pelataran luar gedung jurusan. Walker mencari posisi duduk dengan kakak asuhnya .Kemudian acara kakak asuh dimulai dengan doa terlebih dahulu. Setelah itu, Ira menanyakan kepada Walker dan Kuya dengan kondisi dan pengalaman pertama mereka saat kuliah. Mereka menjawab dengan "Seru", "Banyak Tugas", "Pusing" dan kata buruk lainnya. Ira menjawab balik bahwa itu semua tidak seperti saat nanti di semester - semester berikutnya yang sangat memusingkan dan banyak tugas yang dikerjakan bisa hingga larut malam. Setelah itu, Ira mulai memulai sesi materi kakak asuh.
Setelah materi selesai, sesi tanya jawab untuk penutupan dimulai.
"Kak, ngomong - ngomong, kenapa banyak senior yang tidak mau twtw ya? Padahal itu kan bagian dari kamaba diluar ospek kemaren dan hak maba juga kan kak?" tanya kuya ke Ira dengan suara pelan.
"Kalau itu sih semuanya karena kesalahan kalian kemaren, khususnya kau Walker, gara - gara dekanat tahu kasus itu dan Andra katanya ada isu mau di DO, makanya banyak senior yang ngambek sama angkatan kalian. Jadi semuanya karena kesalahan lo semua " jawab Ira dengan muka jutek
Setelaah menjawab pertanyaan itu, Ira menutupi pertemuan kakak asuh dan mereka semua bubar. Kemudian ada informasi dari group chat di HP Walker dan Kuya bahwa besok pagi akan ada pertemuan angkatan di selasar. Walker kembali ke rumahnya dan menceritakan tentang permasalahan ia dan angkatannya ke Arker. Arker hanya bisa mensupport walker agar permasalahan angkatannya selesai. Keesokan harinya ia kembali lagi ke kampus untuk masuk kelas di perkuliahan.
Setelah perkuliahan, ia pergi ke selasar untuk mengikuti forum angkatan untuk membahas hal - hal yang berhubungan dengan acara kegiatan maba di fakultas dan juga permasalahan tentang angkatan dengan senior. Selasar tersebut berada di dekat gedung jurusn dan berada di beranda luar gedung kelas. Saat pembahasan tentang senior, Bima, ketua angkatan yang sedang berbicara tentang masalah itu, menyalahkan dirinya karena ia membiarkan dirinya untuk dirinya dan Arker untuk membawa permasalahan tersebut ke dekanat. Lalu satu mahasiswa seangkatan yang berada disitu menanggapi bahwa itu bukan kesalahannya dan ia menganggap bahwa itu adalah salah satu agar tidak ada lagi tindakan kekerasan untuk kedepannya. Kemudian Walker menanggapi balik bahwa itu kesalahan dia karena dia sudah membawa Bima dan semua angkatan ke depan dekanat karena kasus kekerasan tersebut dan membuat permasalahan angkatan ini terjadi.
Di tempat lain, Arker sedang berada di kantin takor (taman korea). Kantin tersebut berada di tengah - tengah fakultas dimana ia melaksanakan perkuliahannya. Kantin tersebut terdapat jendela yang terdiri dari susunan kayu yang terdapat celah - celah untuk udara masuk. Bentuk kantinnya tertutup dan terdapat dua pintu di kiri dan kanan kantin untuk keluar Masuk. Ia sedang bersama teman senior terdekatnya, Cordoba. Ia merupakan angkatan 2014 dari jurusan lain. Arker ngomong ke cordoba soal kasus Walker yang sedang bermasalah dengan seniornya.
"Dob, boleh curhat tentang adik gw gak??" ujar Arker ke cordoba dengan dengan muka galau
"Emangnya kenapa sama adik lw, ker?? Share aja, gw mungkin bisa bantu" jawab Cordoba dengan muka perhatian nya ke Arker
"Gini dob, Walker, Adik gw kemaren bikin masalah sama seniornya pas saat ospek....." jawab Arker dengan curhat panjangnya tentang kasus Walker
"Gw saranin lo mending bantu support adik lw, Walker dan tetap follow up tentang walker sama angkatannya. Jika misalnya ada apa - apa sama adik lw, gw nanti bantu lw sama Walker deh.. " Jawab Cordoba dengan bijak
Walker pun pergi ke kantin fakultas nya bersama Dudu dan Wira. Kantin tersebut berada di belakang kompleks fakultas mereka dan mempunyai 2 lantai dimana lantai paling atas hanya berada di sisi kiri kantin. Setiap siang hari pada hari perkuliahan, kantin tersebut sangat ramai oleh para mahasiswa untuk makan siang. Selain itu, setiap bagian wilayah kantin mempunyai daerah kekhususan untuk jurusan tertentu. Untuk jurusan mereka, berada di sisi kiri dan di lantai atas. Setelah ia memesan makanan , Walker menuju tempat duduk di lantai atas, berada di tengah - tengah bersama kedua temannya sambil bersantap makan siang.
"Ngomong - ngomong, tadi barusan gw ketemu senior yang bisa - bisa di twtw loh.." ucap Wira dengan bahagia
"Hah... Kan katanya senior pada gak mau twtw sama kita kan.. " ucap Dudu balik
"Emangnya siapa yang lo twtw wir ??" tanya Walker dengan penasaran
"Azran, tekkom jaringan 2014. Dia adalah orang yang pendek di angkatannya dan selalu jadi objek candaan temannya. Ia menjelaskan kisahnya selama menjadi mahasiswa di jurusan dengan cara uniknya. Dan yang uniknya, ia suka bikin tebak - tebakan unik gitu dan bikin penasaran.. Dan jawabannya selalu berbeda dari apa yang gw pikirkan dari tebakannya" Jawab Wira dengan penjelasan panjangnya dan suara pelannya
Walker dan Dudu langsung tertawa sambil memunculkan giginya dari mulut
"Ngomong - ngomong, tuh didepan kita ada senior tekkom jaringan tuh, kenapa gak di twtw aja.. Mungkin ia ngak benci sama kita.." Kata Wira dengan matanya menuju seorang senior yang sedang makan
"Boleh tuh... " Jawab Walker sambil menengok ke senior itu.
Lalu Walker dan Dudu menuju seorang senior tekkom jaringan yang sedang duduk sendiri untuk makan. Di tempat duduk lain, ada seorang mahasiswa dengan topi cap yang memotret mereka bertiga sedang makan dikantin. Ia memfoto dengan muka Walker dan Dudu dari depan (terlihat). Kemudian ia mengirimkan foto tersebut ke seseorang melalui pesan instan tilegram dengan log chat berikut:
Mahasiswa: (mengirimkan foto Walker dan Wira)
Mahasiswa: Ini kan yang lw cari..
Bossqu: Good job, bro. itu yang gw cari dari kemaren. Tetap follow up dia dimanapun berada
Mahasiswa: Ok boss, Jangan lupa setorannya ke gw
Bossqu: Siap...
Walker kemudian mendekati senior tersebut bersama Dudu.
"Halo kak, boleh twtw gak ?" izin Dudu ke senior
"Oh.. Boleh - boleh kok, silahkan duduk" jawab senior tersebut sambil mempersilahkan untuk duduk ke mereka berdua
Kemudian mereka membuka buku kamaba nya dan memulai twtw dengan senior
"Halo kak, boleh tahu nama kakak siapa?? " tanya Walker ke senior
"Andy Karsa. Panggil saja Andy" jawab dia. Lalu mereka berdua menulis namanya di buku kamaba mereka masing - masing
"Angkatan ??" tanya balik Walker
"2015" jawab andy
Lalu mereka mulai berkenalan selama beberapa menit. Hingga pada akhirnya, Walker dan Dudu menyingung soal senior dengan angkatannya
"Oh iya kak, kan gini kak, Dari kemaren angkatan kita kena masalah dengan para senior gara - gara kasus kekerasan ospek. Dan banyak senior yang katanya pada gak mau twtw sama kita dan semua angkatan. Gimana biar para senior bisa baikan ke kita agar bisa twtw ke semua senior?? " Tanya Walker
"Kan kita juga butuh ilmu dari senior yang lain juga. " ucap Dudu ke Andy
"Oh. Ngomong - ngomong kemaren katanya ada kekerasan di ospek kalian ya?" tanya Andy ke mereka
"Iya kak. Jadi dia, Walker menonjok balik Andra gara2 ia memukul Bima ke badannya kak. Dan dekanat mengetahui hal tersebut dan katanya si Andra mau di DO kak" jawab Dudu
"Oh gitu. Mungkin gw bisa bantu kalian. Nanti malam gw ada forum senior di selasar. Katanya mereka akan membahas tentang kalian. Nanti gw coba membela angkatan kalian di forum senior, semoga besok angkatan kalian bisa diterima oleh para senior"
"Amin.. Makasih banget kak atas bantuannya." Jawab Walker dengan mata bersinar
"Makasih banget kak udah mau bantu. Mohon maaf kalau ngerepotin kak" Ucap Dudu dengan senyum bahagia
"Oh, gapapa kok. Gak ngerepotin. Ini buat keadilan dan hak kalian juga" jawab Andy.
Lalu Walker dan Dudu melanjutkan lagi sesi twtw hingga sampai selesai diisi form twtw di buku kamaba mereka masing - masing.
Pada malam hari, setelah jam 7 malam, Acara forum senior dimulai. Andy mengikuti forum senior tersebut untuk membantu Walker dan teman - temannya. forum senior dibuka oleh ketua ikatan mahasiswa tekkom jaringan. Kemudian dilanjutkan diskusi tentang kamaba selanjutnya, dan juga inti dari forum senior, pembahasan tentang mahasiswa angkatan 2017. para senior berdiskusi apakah mereka akan menerima angkatan 2017 khususnya dalam hal twtw atau tidak, mengingat itu adalah komitmen mereka sampai angkatan 2017 mendapat nilai yang bagus untuk acara kamaba fakultas hingga selesai
di tengah - tengah diskusi, Andy mengeluarkan argumennya.
"Halo, gw Andy, tekkom jaringan angkatan 2015 IKM Aktif, gw mau ngasih saran ke seluruh warga agar bisa menerima para junior angkatan 2017 untuk bisa twtw sama kalian semua. Tolong cabut komitmen kalian untuk mengabaikan mereka khususnya pada saat twtw. Mereka tidak bisa survive kalau mereka tidak tau bagiamana pengalaman kita untuk survive sebelumnya di jurusan ini hingga sekarang melalui twtw. Tolong, sekali lagi bisa cabut komitmen tersebut dan terbukalah dengan 2017. " Tanggap andy pada diskusi senior dengan suara keras ke seluruh partisan forum
"Terima kasih kepada Andy. Komitmen kita tidak bisa dicabut. Ini udah keputusan fix dari semua senior di 3 angkatan. Dan kalian harus tahu salah satu dari angkatan kita akan di DO. Sebagai anak teknik, kita harus solid dengan memegang komitmen ini agar mereka bertanggung jawab atas kasus tersebut" jawab ketua IM tekkom jaringan dengan suara tegas dan lantang
"Emangnya apa harus dengan mengabaikan mereka untuk menyelesaikan masalah ini?? Tidak ada cara lain apa untuk menyelesaikannya?? Mereka adalah masa depan dari jurusan kita. Jika kita tidak memberikan informasi tentang pengalaman kita ke mereka selama 1 tahun ini, kita tidak bisa membuat mereka untuk mengharumkan jurusan kita di lingkup teknik nantinya. Apa mau nanti jurusan kita diremehin oleh jurusan lain nanti ?? Kita pasti malu dong sebagai warga tekkom jaringan." Jawab Andy dengan Argumennya yang lantang dan tegas.
Andy terus membujuk ketua Ikatan mahasiswa dan para - para senior agar mencabut komitmen itu. Setelah beberapa jam melakukan diskusi senior dan membujuk mereka, Andy berhasil membuat senior untuk mencabut komitmen mereka agar angkatan 2017 bisa twtw dengan mereka. Keesokan harinya pada pagi menuju siang, Andy bertemu dengan Walker di selasar dan juga ketua angkatan, Bima, yang pada saat itu ia sedang di selasar juga untuk memberitahu kalau para senior sudah mau twtw dengan mereka.
Pada Akhirnya, semua senior mau untuk mentwtw junior 2017 untuk memberikan pengalaman mereka selama di jurusan dan prestasi jurusan sebelum - sebelumnya. Dan semua angkatan 2017 akhirnya mendapatkan pengetahuan tentang jurusan mereka beserta sejarah - sejarah prestasi dari jurusan tersebut serta tentang life skill untuk menghadapi jurusan mereka kedepannya.
Di tempat lain, seorang boss penjahat yang bertato, bermuka garang, dan juga berambut agak pendek dan suka menghisap rokok, sudah mengetahui tentang keberadaan Walker, seorang mutan yang dicari oleh boss partner nya dari foto yang dikirim oleh mahasiswa yang berteman dengan dia. Dia mengirimkan foto tersebut ke partner boss nya yang berada di negara paman Sam. Ia mengirimkan nya menggunakan aplikasi chatting yang dibuat oleh perusahaan boss partnernya dengan logchat sebagai berikut:
Boss : (Mengirim foto Walker bersama Wira di kantin)
Boss: Halo, Inikah orang yang lw cari dari kemarin ?
Partner: Good job my boy. Tolong cari dia sampai tau tentang dimana ia tinggal sekarang dan juga para mutan lainnya. Aku akan kirim orang suruhan gw ke lw nanti.
Boss : Ok. gw akan cari dia sampai ke rumahnya. Dan.. Jangan lupa uangnya.. Hehehehe
Setahun berlalu. Pada Agustus 2018, Angkatan 2014 akan melaksanakan Wisuda. Angkatan 2017 terlibat dalam acara pelepasan para wisudawan 2014 karena angkatan 2017 lah yang akan mengadakan acara pelepasan nya. Walker bersama seluruh 4 angkatan dan para wisudawan melakukan acara pawai arak - arakan mengelilingi kompleks indo university. Mereka semua akan membawa para wisudawan ke Aula utama dimana Arker dan Walker melaksanakan daftar ulang sebelumnya. Disitu para wisudawan akan melaksanakan acara Wisuda mereka bersama seluruh jurusan dan fakultas lain di indo university.
Setelah Wisudaan selesai, semua mahasiswa pada melakukan foto bersama para wisudawan di taman melingkar dekat aula besar. Semua angkatan khususnya para angkatan 2017 melakukan foto bareng bersama para senior 2014 yang mereka kenal dan juga foto angkatan pada banner photobooth yang dipasang dekat taman. Setelah foto bareng, mereka kembali menuju fakultas mereka.
Setelah sampai fakultas, Walker mendapat informasi dari temannya bahwa ia dipanggil oleh senior 2014 yang merupakan wisudawan. Ia diminta untuk bertemu dengan Dia di dekat selasar. Teman seangkatannya mengantar Walker menuju senior tersebut. Dan kemudian Walker bertemu dengan senior tersebut.
"Halo, nama kakak siapa ??" Tanya walker sambil memanggil dan melihat senior itu.
"Hai, Gw Artha, teknik komputer jaringan 2014. panggil aja Artha" Jawab senior itu dengan senyum sambil membereskan barang nya
"Emangnya ada apa, kok kakak manggil gw?" Tanya balik Walker
"Oh, gw mau bicara sesuatu sama lw" jawab balik dia dengan Senyum.
Ia mempunyai perawakan muka yang hitam, agak sedikit kurus berisi, pinggir rambutnya tipis (skinny )dengan rambut tengah yang sedikit panjang sesuai dengan model pada era tersebut. Ia membawa walker ke sebuah lapangan kecil yang berada di pinggir gedung jurusan. Disitu terdapat sebuah gazeb kecil.
"Walker, gw bisa minta tolong gak? " Ucap Artha dengan nada bertanya
"Emangnya kenapa ??" Tanya balik Walker dengan bingung
"Gini.. Gw mau memberikan sesuatu sama lw." Jawab Artha dengan muka seriusnya ke Walker.
Kemudian Artha mengambil sesuatu yang ada di dalam tasnya. Dia mengeluarkan dan membawa sebuah boks yang tersegel ke Walker.
"Apaan ini ??" tanya Walker ke Artha dengan heran
"Ini adalah boks berisi benda yang unik. Gw rasa lw bisa jaga barang ini dan lw boleh melihat isi dari barang ini dan menggunakannya kalau lw udah paham tentang materi yang ada di jurusan ini" jawab Artha balik
"Hmm... Gw gal berani megang sesuatu tanpa diketahui isinya. Takutnya ini isinya bom atau paket narkoba lagi..." Ujar Walker ke Artha
"Tolonglah. Simpan aja dulu. Lw bakal tau nanti. Dijamin ini bukan narkoba atau bom kok" Jawab balik Artha untuk meyakinkan Walker
"Ah.. Masa.. Soalnya kalau orang yang dikenal dan muka kayak kakak gw ga percaya kalau ini bukan bomb atau narkoba" Jawab Walker dengan nada merendah
"Percaya sama gw. Gw baik kok sama lw. Ini bukan benda yang haram dan berbahaya sama densus dan BNN. Benda yang ada dalam boks ini akan membuka mata lw ke dunia seperti apa yang orang - orang impikan" Tanggap Artha dengan suara yang keras dan membujuk ke Walker
Setelah beberapa lama bernegosiasi, akhirnya Walker mau menerima boks itu dari Artha. Ia hanya meminta untuk menjaga boks tersebut dan ia berharap Walker akan membuka dan menggunakan benda tersebut di kemudian hari.
Artha kembali menuju rumah nya di daerah jakarta selatan dengan mobilnya. Ia berjalan menuju kamarnya ke meja yang ada di dalam. Di meja itu terdapat sebuah perangkat yang bentuknya memanjang dengan panjang 1 jengkal tangan. Di tengah nya terdapat sebuah layar dan ornamen - ornamen yang unik di sekitar layar tersebut. lalu Artha menyentuh layar tersebut dan melakukan panggilan dengan seseorang. Dan saat melakukan panggilan muncul sebuah layar hologram untuk bertatap muka dengan seseorang yang bernama Abah Eon.
"Halo, Abah Eon. Aku sudah melaksanakan apa yang kau minta. " Ucap Artha sambil menundukkan kepala menghadap layar hologram
"Terima kasih, Artha. Semoga dia akan membuka benda tersebut. " Jawab balik dia dengan suara beratnya
"Sebenarnya, Mengapa kau ingin dia yang akan membukanya ?" Tanya balik Artha dengan penasaran
"Karena dia adalah orang yang hebat dan mampu mengendalikan magic di duniaku ini, Artha" Jawab balik dia dengan tegas
Quote:
Mohon Maaf kalau lama sekali buat chapter 4 nya, ada acara sama banyak tugas kemaren..
Chapter 5 kemungkinan minggu atau senin baru selesai..
Mohon kritik dan Sarannya
Chapter 5 kemungkinan minggu atau senin baru selesai..
Mohon kritik dan Sarannya
Diubah oleh ojanh 18-10-2017 22:41
0
Kutip
Balas