Kaskus

Story

missyoudieAvatar border
TS
missyoudie
Private Room
Kaskuser
Story From The Heart

Private Room

Private Room

Quote:



Index
Quote:



Kau akan terjebak dalam waktu yang lama...
Diubah oleh missyoudie 25-07-2018 10:24
0
8K
52
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.9KThread53.7KAnggota
Tampilkan semua post
missyoudieAvatar border
TS
missyoudie
#19
Lima
keesokan harinya...
"tok..tok...tok...Gip bangun Gip!!!
Aku terbangun mendengar teriakan luar, sepertinya itu Cindy.
"iya, bentarrr" Aku mengusap mataku lalu berdiri dan berjalan membuka pintu. Setengah merem aku melihat Cindy.
"Cepetan ke air sana, buruan" Cindy mendorongku.
"iya iya emang kenapa sih?" Tanyaku
Aku di dorong Cindy agar segera ke air.
"cepetan Gip" teriak Cindy.
"gua mau boker dulu Ndy, biasa pagi-pagi." Kataku yang sudah jongkok.
"ih jangan lama, buruan pokonya."
"emang kenapa sih buru-buru banget"
"ada kerjaan buat lu Gip, pokonya buruan jam 8 harus uda di tempat."
Mendengarnya aku kaget lah, tiba-tiba di tawarin kerjaan.
"aslinya Ndy, gua belum nyiapin lamarannya."
"gampang itu, pokonya cepetan, udah jam set 8, belum nanti macet di jalannya."
Buru-buru aku selesaikan boker lalu mandi.
Aku keluar kamar mandi pake handuk, terus cari kolor dan celana.
"awas lu jangan liat, punya gua gede ntar lu doyan haha"
"najis amat, ga gua ga liat males, cepet di baju yang rapi." Cindy menundukan kepalanya tak ingin melihatku yang buka handuk.
"udah, gua udah di celana, kemeja gua ga ada warna putih gpp?" Tanyaku.
"gpp yang penting rapi." Cindy keluar dari kosanku.
Aku buru-buru pake kemeja, terus benerin rambut yang masih basah. Ga lama Cindy balik lagi, dia bawa roti tawar pake selai coklat.
"nih sarapan dulu"
"wihhhh makasih banget hehe" aku makan dua roti tawarnya.
"anjirr air mana" aku keselek karna makan rotinya dengan tergesa.
"ah lu ya ga biasa makan roti ya hahaha"
"iya ntar kalau sering makan roti jadi jago bahasa inggris." Kataku, segera aku ambil sepatu.
"Ndy sepatunya ga ada sepatu resmi, yang penting warna item kan. Ini sepatu gua satu-satunya."
"hmmmm, ya udah gpp, yuk buruan"
Cindy pun ngasih kunci motornya padaku.
Berangkatlah kita dan ternyata benar prediksi Cindy, macet mulai dari jalan depan.
"tuh kan macet, muter balik, lewat gang aja." Ujar Cindy.
Aku memutar balik menyusuri gang ke gang.
"Ndy emang kerjaan apa sih?" Tanyaku.
"datang aja dulu nanti lu ngobrol sama temen gua."
"penasaran, jadi deg degan gini." Kataku gelisah dan tegang.
"pokonya lumayan lah buat ngisi waktu kosong lu."
"iya deh, duhhh mules lagi perut gua,hmmm." Aku coba menahan sakit perut ini.
"tahan, ntar di depan belok kiri."
"macet lagi, lewat mana lagi ya."
"ga ada jalan tikus lagi di sini, masih keburu 10 menit lagi." ujar Cindy.
Aku mengambil lajur kanan, berusaha menyusul beberapa kendaraan, setidaknya tidak stuck berhenti.
"lu ga kerja Ndy?"
"nanti shift siang."
"makasih ya Ndy, lu mau ngebelain nyariin kerjaan buat gua."
"iya, yang penting sekarang cepet sampe."

Bener-bener nih Cindy, aku ngerasa beruntung banget, merasa spesial, di perhatiin dia.
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.