Kaskus

Story

menyingsing90Avatar border
TS
menyingsing90
Sebenarnya cinta
Hallo penghuni SFTH, ketemu sama ane lagi nih, penulis amatir yang kadang lupa dengan tulisannya sendiri hehehe...emoticon-Peace
berhubung thread sebelumnya udah di delete karena draft cerita yang ane bikin sebelumnya hilang jadi ijinkan ane untuk berbagi cerita (imanjinasi) lagi ya. Mudah-mudahan gak negbosenin. Selamat membaca... emoticon-Smilie






Sebenarnya Cinta





Sebenarnya cinta

Cover by agan riski.jahat

Sebenarnya cinta

Cover by agan neopo



Ku tak tau, Harus bagaimana untuk
Raba mimpi atau Nyata dan bedakan Rasa dan suasana
Dalam rangka Sayang atau cinta
Yang sebenarnya



Letto - Sebenarnya Cinta




Tokoh-tokoh cerita



Fathir Arkana (arkan), Cowok pendiam yang mempunyai dua sisi kepribadian. Di lingkungan teman-teman sekolahnya arkan dikenal culun dan kutu buku, namun hal tersebut berbeda jauh dengan sifatnya jika berada diluar lingkungan sekolah, pecicilan, sedikit keras kepala dan mempunyai ego yang cukup besar. Arkan merupakan anak tertua di keluarganya. Dari segi fisik arkan cukup enak dipandang terutama bagi lawan jenis, mempunyai darah arab dari ayahnya di gabung dengan kecantikan khas melayu dari bundanya cukup membuat arkan mendapatkan julukan “si kutu buku imut” dari teman-teman sekolahnya.

Tinggi badan : 184 cm (agak jangkung)
Saudara kandung : Mayang
Zodiak : Sagitarius
Kulit : Coklat Khas Indonesia
Ciri khas : Alis tebal dan pandangan mata coklatnya yang tajam, kutu buku.
Plus : Rupawan, jago main gitar, body kekar, diam-diam,perhatian, sangat menyanyangi adik dan bundanya, dan selalu menghindar untuk mencampuri urusan orang lain.
Minus: Cuek, pecicilan, egois, pendiam, gampang bosan, pemalu.



Mayang Fathira (mayang), Cewek imut, manja dan sedikit cerewet ini adalah adik kandung dari arkan yang beda dua tahun dengan abangnya. Mayang sendiri sangat dekat dengan abangnya apalagi setelah ayahnya meninggal. Dari segi fisik mayang juga tak kalah menarik dibandingkan abangnya, putih, tinggi, alis tebal, rambut hitam ditambah dengan sifat manja yang kadang lumayan sering membuat abangnya jengkel.

Tinggi badan : 167 cm
Saudara kandung : Arkan
Zodiak : Libra
Kulit : Putih
Ciri khas : Alis tebal (persis kayak abangnya), pendangan teduh, lesung pipit.
Plus : Manis, perhatian terutama dengan saudara kandungnya, jago nyanyi, setia dalam hal apa saja, terbuka, periang, rajin dan cerdas.
Minus : Manja, pecicilan, cerewet.



Muhammad Fadil (fadil), Merupakan sahabat dekat arkan, mereka kenal dari kelas satu SMP. Disekolahnya fadil sedikit lebih populer dibandingkan sahabatnya ini, karena dia merupakan kapten tim basket, aktif di berbagai macam ekstrakulikuler dan sedikit dikenal sebagai playboy karena gampang terpengaruh dengan pandangan pertama. Meskipun begitu fadil sedikit menaruh rasa terhadap mayang yang merupakan adik sahabatnya sendiri, namun rasa tersebut dipendamnya dalam-dalam karena takut bakal merusak persahabatan mereka berdua.

Tinggi badan : 175 cm
Sahabat : Arkan
Wanita favorit : Mayang (karena gampang digombalin) dan Fika (pacarnya)
Musik favorit : Dangdut dan metal
Kulit : Hitam manis
Status : Belum menikah (masih pacaran)
Ciri khas : Suaranya gampang dikenal (cempreng)
Plus : Setia kawan, periang, agak cerewet untuk ukuran cowok, gampang diomogin terutama oleh sahabatnya, arkan.
Minus : terlalu mudah mengalah, nekad, dan punya masalah lambung mulai dari diare sampai asam lambung.



Kanaya Azita (naya), Adalah teman satu angkatannya arkan dan fadil, namun berbeda kelas. Di sekolahnya naya tidak hanya dikenal karena paras cantik dan pembawaannya yang sedikit kalem, namun juga dikenal berkat prestasinya di bidang akedemik dan ekstrakulikuler. Kecantikannya juga ditambah dengan sifatnya yang supel, perhatian dan setia kawan. Rambut kuncir, postur tubuh seksi, senyuman mematikan benar-benar membuatnya menjadi siswi yang paling sering dikejar oleh teman-teman satu angkatannya fadil dan arkan. Bahkan arkan sendiri diam-diam juga sedikit mengagumi sosok naya.

Tinggi badan : 165 cm
Sahabat : Riska
Kulit : Putih mulus (kayak jalan baru)
Ciri khas : Bibir tipi manis, rambut kuncir, senyuman mematikan.
Plus : Anggun, cantik, tutur kata lembut, perhatian, enak diajak ngobrol, easy going, supel
Minus : Kurang teguh pendirian, sifat yang sering berubah-ubah dan tak terduga, terlalu bergantung dnegan perhatian dari orang lain dan sedikit rapuh kalau berdiri sendiri.



Riskika larasati (riska), Merupakan sahabat dekatnya naya. Sedikit cerewet, namun gampang bergaul dengan siapa saja. Disekolahnya riska terkenal dengan sifatnya yang periang, suka bercanda, dan sedikit jahil. Berkulit hitam manis dan berbadan tinggi. Riska bisa dikategorikan sebagai lady rocker karena aktif di ekskul musik dan lumayan sering diajak manggung sebagai gitaris oleh teman-teman seangkatannya bahkan juga sering manggung di klub malam dan café-café.

Tinggi badan : 170 cm
Sahabat : Naya
Kulit : Hitam manis
Ciri khas : Tomboy, sekilas terlihat seperti seorang lady rocker, tahi lalat di bawah bibir, rambut bergelombang berantakan namun seksi.
Hobby : Combaling arkan dan naya.
Plus : Periang, jago main gitar dan piano, gampang bergaul, seksi, berkarakter.
Minus : Kurang terbuka dan sering menyimpan apa yang sebanarnya dirasakan.




Donna feliciana (Donna), Teman sekelasnya arkan dan fadil dari SMP, namun tidak terlalu dekat dengan mereka berdua. Dulunya waktu SMP donna terkenal tomboy bahkan sering dipanggil dengan nama doni oleh teman-temannya. Dari segi fisik sebenarnya donna cukup menonjol karena dilahirkan di keluarga campuran indo-italy. Selama di SMA sosok donna cukup populer karena wajahnya yang sedikit indo namun masih sedikit kalah saing dengan naya dan riska karena donna mempunyai sifat yang hampir sama dengan arkan, pendiam, kutu buku, dan tidak terlalu bergantung dengan perhatian orang lain alias cuek.

Tinggi badan : 168 cm
Kulit : Kuning langsat
Fakta menarik : Transformasi dari tomboy menjadi anggun bagaikan bidadari (lebai)
Ciri khas : Mata biru, rambut yang sering berubah-ubah warna, bibir seksi, hidung mancung, kadang berkacamata.
Plus: Jujur, sabar, penyayang, perhatian, tidak terlalu memikirkan bentuk fisik, modis.
Minus : Terlalu sering menyalahkan diri sendiri, kurang percaya diri, sedikit pemalu.




Aninditha adesya ardani (Ditha/ditong), Teman satu kampusnya arkan yang dikenalnya waktu ospek. Cewek manis, behelan, berlesung pipit ini kenal dengan arkan karena hampir kena hukum waktu ospek namun diselamatkan dengan aksi absurdnya si arkan. Ditha/ditong orangnya easy going, gampang nurut, agak cuek dengan dirinya sendiri namun perhatian dengan orang yang ada disekitarnya. Dari segi fisik, ditha sebenarnya terlihat manis, cantik khas Indonesia banget, dan juga terlihat kalem meskipun kalau udah kenal jauh dari kata kalem. Sedikit menyimpan rasa dengan arkan karena aksi absurd si arkan pas ospek cukup berkesan bagi ditha.

Tinggi badan : 164 cm
Kulit : Sawo matang
Fakta menarik : cewek pertama yang membuat arkan rela sedikit berkorban secara spontan.
Ciri khas : Behelan, lesung pipit, rambut hitam legam, kalem.
Sahabat : Novan dan bayu
Plus : Easy going, perhatian dengan orang disekelilingnya, keibuan, kalem, anggun khas wanita jawa, manis.
Minus : Kalem yang kadang jadi senjata makan tuan, terlalu mudah dipengaruhi meskipun sebenarnya punya pendirian teguh.




Novan arianto (Novan), Teman satu kampusnya arkan yang juga dikenal waktu ospek. Merupakan sahabat dari ditha sejak kecil karena masih ada hubungan keluarga meskipun jauh. Sudah dianggap sebagai abangnya sendiri oleh ditha meskipun sering cekcok. Dari segi fisik novan jauh lebih unggul di bandingkan arkan untuk ukuran badan dan otot karena sejak SMA novan memang rajin fitness, namun untuk urusan tinggi novan kalah jauh bahkan sedikit lebih pendek kalau berdiri disamping ditha. Berpikiran dewasa meskipun berbadan sedikit pendek, pendengar yang baik namun penasehat yang buruk. Disamping itu semua, setia kawan.


Tinggi Badan : 160 cm
Kulit : Sawo matang
Fakta menarik : Sepupunya ditha
Sahabat : Ditha dan bayu
Ciri khas : Rambut ikal, badan kekar, suka pake baju ketat.
Plus : Setia kawan, pendengar yang baik, berpikiran dewasa.
Minus : Penasehat yang buruk, pikiran dewasanya kadang melewati batas



Bayu anggara (Bayu), Teman satu SMA ditha dan novan yang kenal dengan arkan karena sering fitness bareng. Bayu dan arkan sebanarnya sama-sama seimbang dalam segi fisik, sama-sama mempunyai postur tinggi namun dari segi sifat bayu jauh lebih dewasa dan mandiri. Bayu sendiri memilih untuk tidak kuliah karena mempunyai prinsip sendiri. Meskipun gak kuliah bayu sibuk mengurusi bisnis kecil-kecilan mulai dari warung kecil dan penyewaan sound system.

Tinggi badan : 182 cm
Kulit : Putih bersih
Sahabat : Ditha dan novan
Fakta menarik : Pengusaha muda, tidak kuliah.
Ciri khas : Postur jangkung, berkacamata, rapi.
Plus : Mandiri, cerdas, berkarakter, berani mengambil resiko, tampang kayak artis.
Minus : Rada-rada songong, sama kayak arkan kadang tampang menarik justru menjadi halangan untuk mendapatkan cinta.



Kamila Faranisa (Mila), Cewek perfeksionis, sedikit jutek dan independen. Hal tersebut terlihat dari kerjaannya yang di percaya mengurusi bisnis yang cukup besar oleh bos nya meskipun masih kuliah. Pernah menjadi model karena mempunyai postur bagus untuk ukuran cewek Indonesia. Sama seperti arkan kamila tidak terlalu memikirkan masalah yang berhubungan dengan hati, tapi kalau sudah mulai terkena virus cinta, kamila bisa bingung dengan dirinya sendiri.

Tinggi badan : 172
Kulit : Putih, bening enak dipandang.
Fakta menarik : Pernah jadi model, manajer distro.
Sahabat : Jenny dan ade.
Ciri khas : Wajah sedikit mirip artis korea, modis, pandangan teduh, sibuk, nada suara seksi, suka pakai topi.
Plus : Cakep dan manis dicampur jadi satu, mandiri, pinter cari duit sendiri, postur vbak super model, senyuman mematikan, pintar memanfaatkan keadaan.
Minus : Kurang terbuka, gak mau diusik, gila kerja, kurang santai dan sedikit butuh perhatian meskipun diluarnya terlihat kuat.



Alif firmansyah (Alif)salah satu mahasiswa tingkat akhir di sebuah kampus di kota semarang yang akhirnya sedikit beruntung mendapatkan cintanya donna meskipun sempat hubungan mereka sempat digoyahkan oleh sifat liar arkan. Alif merupakan seorang mahasiwa mandiri yang mampu membayai kuliahnya berkat hasil kerja sampingan. Sedikit alim meskipun kadang sering tergoda dengan pesona sosok donna. Berpikiran dewasa, pemaaf dan pengertian.

Tinggi badan : 170 cm
Kulit : Hitam manis
Pacar : Donna
Fakta menarik : Jago komputer, gamer dan teknisi.
Ciri khas : Berkacamata, pakian rapi.
Plus : dewasa, bertanggung jawab, mandiri, tidak menyerah dengan keadaan, pemaaf, rajin ibadah, jago ngaji, bisa menjadi diri sendiri.
Minus : Kurang percaya diri.



Aulia ashifa (shifa), adik angkatannya arkan di kampus, cewek manis yang mempunyai gigi gingsul yang justru membuatnya terlihat menarik, kadang memakai jilbab kadang berpakaian seksi, mungkin masih mencari jati diri. Shifa sangat aktif di organisasi kampus bahkan saking aktifnya dia dekat dengan orang-orang yang berkerja di kantor jurusan yang dimanfaatkannya untuk menggali informasi tentang kakak angkatan favoritnya, arkan. Bertubuh mungil namun imut, agak lucu dan sedikit menggemaskan.

Tinggi badan : 165 cm
Kulit : Kuning langsat
Sahabat : Gadis
Kakak angkatan favorit : Arkan
Fakta menarik : Jago taekwondo, pernah ikut kejuaraan tingkat kabupaten dan sekarang sedang mendalami muay thai.
Ciri khas : Berkacamata frame tebal, rambut hitam lurus yang dikuncir kuda meskipun kadang tidak terlihat kalau sedang memakai jilbab.
Plus : Manis, cakep apalagi kalau sedang memakai jilbab, pintar, mahasiswa unggulan, aktif dikampus, rajin ibadah, pintar dandan.
Minus : Terlalu gampang jatuh cinta, suka terburu-buru dalam menentukan pilihan.



Maaf kalau tokohnya kebanyakan hehehe emoticon-Peace
Polling
Poll ini sudah ditutup. - 359 suara
Siapakah dari 12 tokoh utama favorit agan/aganwati dalam cerita ini?
Arkan/Fahtir (Fathir Arkana)
23%
Mayang (Mayang Fathira)
12%
Fadil (Muhammad Fadil)
3%
Naya (Kanaya Azita)
17%
Riska (Riskika Larasati)
4%
Donna (Donna feliciana)
8%
Ditha/Ditong (Aninditha Adesya A)
13%
Novan (Novan Arianto)
2%
Bayu (Bayu Anggara)
2%
Mila (Kamila Faranisa)
3%
Shifa (Aulia Ashifa)
11%
Alif ( Alif Firmansyah)
3%
Diubah oleh menyingsing90 15-03-2017 13:57
xue.shanAvatar border
afrizal7209787Avatar border
yusrillllllAvatar border
yusrillllll dan 71 lainnya memberi reputasi
72
1.2M
3.5K
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.7KThread52.5KAnggota
Tampilkan semua post
menyingsing90Avatar border
TS
menyingsing90
#2286
Part 154 Mahasiswa lagi

Hampir empat bulan tidak pernah lagi ke jogja, masa cuti arkan hampir berakhir. Selama empat bulan ini juga arkan benar-benar menutup diri dari luar, bagaikan menghilang ditelan angin bagi yang merindukan sosoknya dan bagi yang tidak terlalu merindukan seperti adiknya mayang, justru menjadi kesenangan tersendiri karena sedikit punya kebebasan hidup di kos selama abangnya gak ada di jogja dan bisa sesekali membawa lari motor besar yang hampir membunuh saudara laki-lakinya tersebut kalau sedang bosan memakai motornya sendiri yang juga cukup besar untuk ukuran cewek.

Siang ini sambil ditemani novan dan bayu, mayang menuggu kedatangan bunda dan abangnya di bandara, sementara fadil dan riska sibuk bersih-bersih rumah.


“Hehehe… gak bisa bebas lagi kamu nduk, bentar lagi macan penjagamu datang…emoticon-Big Grin ” Goda novan ke mayang.

“Gapapa lah… yang penting abang sehat…” Jawab mayang pasrah.

“Kasian… gak bisa begadang lagi buat main game hehehe…” Bayu ikut-ikutan menggoda mayang.


Senyuman arkan mengembang ketika keluar dari pintu kedatangan melihat wajah adik dan dua temannya yang sudah menunggu. Kemudian mereka berlima langsung menuju parkiran, bayu dan novan duduk didepan sementara dokter sarah, arkan dan mayang duduk di kursi tengah mobil rentalan yang selama ini jadi andalan novan cari duit tambahan.


“Novan… kita jangan ke rumah dulu ya…” Pinta dokter sarah.

“Siap tante… kita kemana dulu?”

“Ke kos nya mayang van… bundaku mau lihat kayak apa kos anak gadisnya selama ini… “ Jawab arkan.

“Lho… kok gak jadi ke rumah sih? Udah ditungguin kak riska sama bang fadil lho bun…emoticon-EEK! ” Protes mayang, karena untuk ukuran cewek kamar kos nya cukup berantakan, dan dia takut ketahuan kalau selama ini di kos dia sering begadang untuk main game.

“Kenapa dek? Takut ketahuan rahasianya selama ini di jogja ya?” Tanya arkan sambil tersenyum girang.

“Enggak…” Jawab mayang mantap sambil mengeluarkan handphone nya.

“Oh iya dek… handphone nya bunda dulu yang pegang boleh?emoticon-Smilie ” Dokter sarah mengulurkan tangannya, karena bisa membaca gelagat anak gadisnya yang diam-diam berniat menghubungi temannya untuk membersihkan kamar kosnya.



Mayang menelan air liurnya sendiri sambil memberikan handphone ke bundanya, sementara arkan, novan dan bayu berusaha menahan ketawa. Sepuluh menit kemudian mereka semua sampai di kosnya mayang, mayang sendiri masih sempat untuk menahan bundanya agar tidak masuk kedalam kamar dengan alasan peraturan kos tidak boleh ada tamu yang masuk ke kamar, namun langsung dibantah oleh novan dan bayu karena mereka dulu pernah masuk ke kamar mayang dan tidak dilarang oleh satpam, mayang akhirnya pasrah ketika abangnya membuka pintu kamar, bunda dan abangnya langsung kaget melihat kondisi kamar mayang yang sangat berantakan.

Botol minuman dan bungkus makanan yang belum dibuang berserakan didekat meja komputer, pakaian kotor bertumpukan didepan kamar mandi, gitar dan koleksi cd-cd berserakan diatas karpet bahkan layar komputer masih menunjukkan gameplay dari game yang sering dimainkan mayang sambil begadang. Tumpukan bungkus makan dan tumpahan minuman dilantai juga mulai menimbulkan bau tak sedap.


“Ya ampun nak… pantesan bunda gak boleh main ke kosnya…emoticon-Roll Eyes (Sarcastic) ” Ujar dokter sarah kaget melihat kondisi kamar mayang yang sedikit memprihatinkan. “Kamu lebih betah tinggal di kamar kayak gini dibandingin rumah sendiri?”

“Maaf bunda…” Mayang menundukkan wajahnya dan duduk diatas kasur.

“Main game mulu sih kerjaannya…” Abangnya ikut menimpali.

“Bener selama ini mayang sering begadang main game?” Tanya dokter sarah.

“Gak sering-sering banget kok bun…emoticon-Malu

“Pantesan tadi bunda agak khawatir liat raut wajah anak gadis bunda yang masih siang gini udah kelihatan ngantuk, agak kurusan juga… emang semalem gak tidur?”

“Tidur kok…”

“Jam berapa?”

“Abis subuh…emoticon-Shutup ” Jawab mayang gak bisa bohong.

“Astaghfirullah nak… “ Dokter sarah kaget dan ikut duduk di samping anak gadisnya.

“Nah kenak kamu dek, kebongkar semua hehehe…” Goda arkan.

Mayang menatap tajam ke arah abangnya. “Biarin… tapi mayang gak pernah bolos kuliah kok, tugas selalu ngerjain, IPK mayang juga termasuk yang tertinggi di fakultas, boleh cek sendiri…emoticon-Belo ” Nada bicara mayang langsung naik menanggapi celoteh saudara laki-lakinya dengan mata yang sedikit berkaca-kaca, bahkan sempat melemparkan salah satu boneka ke arah arkan yang makin tak bisa menahan tawanya melihat sang adik yang hampir mewek.

“Eittsss… gak kena hehehe… “

“Dasar botak sialan… urus aja kuliah abang dulu baru komentarin kuliah mayang… “ Mayang berusaha menerjang arkan yang duduk di meja belajar sambil melanjutkan game yang tidak ditutup oleh mayang.

“Abang gak ada nyinggung kesana lho, mayang sendiri yang ngomongin masalah kuliah…” Arkan dengan nada tak bersalah dan tersenyum nakal.

“Heh… udah-udah… bang, mending kamu, novan sama bayu ke bawah sana, bilang sama satpam kosnya kalau hari ini mayang mau pindah ke rumah dan gak ngekos disini lagi…”



Arkan langsung ngacir kebawah mengikuti novan dan bayu sambil tertawa melihat wajah adiknya berubah merah dan hampir nangis. Dokter sarah mulai megusap lembut punggung anak gadisnya yang beneran nangis sambil menutup wajahnya dan mulai berbicara gak jelas ditengah tangisnya.


“Udah sayang… mayang itu udah besar kayak gini masih aja nangis di goda dikit sama abang…”

“Bunda marah kan sama mayang?” Tanya mayang sambil terus menutup wajahnya agar tidak menangis.

“Enggak sayang, bunda cuma prihatin ngeliat kondisi kamar tidur mayang yang kayak gini… bunda gak ngelarang mayang buat main game kok, tapi mayang harus ingat waktu juga jangan sering-sering begadang, mayang jadi agak kurusan, jadi wajar kan bunda khawatir sama kamu dek?”

“Iya bunda… Mayang minta maaf…emoticon-Berduka (S)



***



Seminggu kemudian tampa aba-aba sedikitpun arkan menunjukkan sosoknya dikampus untuk mulai mengikuti semester baru. Kebanyakan kelas yang akan diikuti arkan merupakan kelas mahasiswa angkatan bawah yang setahun lebih muda darinya yang berarti ada kesempatan dia akan satu kelas dengan shifa, dan arkan baru menyadari hal tersebut ketika berjalan dari parkiran menuju gedung kelas dan pagi ini dia sedikit terlambat karena harus lebih dulu mengantarkan mayang ke kampusnya.

Arkan kembali merasa menjadi seperti mahasiswa baru yang sedikit asing dengan suasana kampusnya. Terlambat lima belas menit, gumam arkan dalam hati sambil melihat jam tangannya ketika sudah berada didepan pintu kelas. Arkan membuka pintu kelas, dosen yang sedang sibuk menerangkan materi kuliah melihat ke arahnya begitupula puluhan pasang mata yang mengikuti kelas tersebut dan mereka semua terbelalak setelah menyadari kalau mahasiswa berambut cepak dan berbadan jangkung tersebut adalah salah satu senior mereka yang berita kecelakaan dan komanya cukup membuat heboh satu fakultas, karena kejadian tersebut terjadi pas acara malam keakraban ditambah isu-isu miring yang melibatkan sosok shifa, yang kebetulan juga ada didalam kelas pagi ini, reaksinya sama dengan mahasiswa lainnya, diam dan penuh tanya, karena gak ada kabar sama sekali kalau arkan benar-benar sudah sembuh dan sudah bisa mengikuti kegiatan kuliah.


“Nama?” Tanya pak dosen yang sedikit terganggu.

“Fathir arkana ”

“Oh, mahasiswa yang cuti gara-gara kecelakaan itu ya?”

“Iya, benar pak…”

“Gimana kondisinya? Sudah sembuh total?” Tanya pak dosen tiba-tiba ramah dan menyalami arkan.

“Alhamdulillah, insya allah “

“Ya sudah, silahkan duduk… besok jangan terlambat lagi ya…”

“Iya pak, terima kasih…” Arkan duduk di barisan paling depan, karena hanya barisan tersebut yang masih ada kursi kosong.


Bisik-bisik pun mulai terdengar, sosok hantu fakultas sudah kembali muncul dengan rambut cepak dan kulit yang sedikit lebih gelap, karena selama masa cuti arkan cukup banyak menghabiskan waktunya kerja di kebun sawit milik datuknya. Arkan berusaha untuk tidak menghiraukan bisik-bisikan yang jelas terdengar, begtu juga dengan shifa yang duduk di kursi barisan tengah, tak sedikit juga mahasiswa-mahasiswa yang lain melihat ke arah shifa dan arkan secara bergantian. Dan ketika jam kuliah berakhir, arkan menjadi orang pertama yang keluar dari kelas karena takut dihujani pertanyaan macam-macam dari juniornya. Kantin menjadi tujuan pertama arkan setelah keluar dari kelas karena novan sudah menuggu disana.


“Hehehe gimana kelasmu bro?” Tanya novan sambil menyodorkan sepiring lontong sayur ke temannya ini.

“Aneh… asing…” Jawab arkan langsung menyantap lontong sayurnya.

“Ya maklum lah tir, dari berantakan menyeramkan jadi botak polos imut-imut kayak maba” Saras ikut menimpali karena arkan sama sekali belum menyadari kehadirannya.

“Astaghfirullah ada kamu juga disini sa… bikin kaget aja…”

“Ya allah tir, aku lho yang manggil kamu supaya duduk disini…”

“Maaf sa, aku gak merhatiin…” Jawab arkan polos. “Aku boleh lanjut makan gak nih?”

“Monggo fathir…” Saras senyum geleng-geleng kepala melihat cowok yang pernah jadi lawan debatnya ini sekarang malah kelihatan polos banget.


Saras dan novan sibuk menceritakan hal-hal seru dikampus yang dilewatkan arkan karena cuti, saras juga bercerita kalau dia akhir semester ini bakal mengikuti kegiatan KKN dengan senior-senior, karena normalnya baru akhir semester depan giliran saras dan teman seangkatan bisa mengambil KKN, namun karena sedikit unggul dari teman-temannya syarat KKN sudah bisa dipenuhi saras dalam waktu singkat dan hasilnya saras jadi satu-satunya mahasiswa angkatan arkan dan novan yang KKN akhir semester ini. Meskipun awalnya saras sedikit bersemangat karena sebenarnya arkan juga bisa ikut KKN, saras dan arkan jadi dua mahasiswa di fakultas mereka dengan nilai tertinggi, calon lulus cepat, beasiswa dan calon cumlaude. Tapi arkan lebih memilih untuk tidak mengambil kesempatan mendapatkan beasiswa karena doi terlalu idealis, sepertinya juga tidak bisa lulus cepat karena cuti satu semester, IPK tinggi dan status cumlaude pun mulai terancam karean cedera kepala. Hanya tuhan yang tau apakah kemampuan akademik arkan masih sama dengan saat sebelum kecelakaan.


“Tir… kamu dari tadi dengerin kita berdua cerita gak sih?” Tanya saras yang melihat arkan sedang melamun memandangi papan menu kantin kampus.

“Denger kok… tapi gak semua…”

“Kamu gak hilang ingatan kan?” Saras meletakkan jemarinya di kepala arkan.

Kamu ngapain?, arkan mengangkat sebelah alisnya sambil menatap saras, merasa aneh karena saras memegang kepalanya. “Enggak kok, tenang aja…” Arkan menepis lembut tangan saras.

Saras sadar kalau tindakannya barusan membuat arkan gak nyaman. “Sorry…”

“Gapapa…”


Tak lama kemudian shifa ikut bergabung dengan mereka bertiga. Arkan tidak tau harus bertindak apa dengan hadirnya shifa disana. Dan hanya bisa memandangi shifa dengan bola mata sedikit terbuka lebar.


“Kak…” Panggil shifa sambil tersenyum renyah. “Apa kabar? Kakak udah sehat kan?” Shifa mengulurkan tangannya.

“Alhamdulillah… kamu gimana kuliahnya?”

“Lancar kok kak, tadi aja kita sekelas kan?”

“Oh ya? Kok aku gak liat kamu ya?”

“Iya lah, kakak langsung duduk didepan dan habis itu gak pernah liat kebelakang lagi… aku sms juga ga dibales…”

Arkan langsung mengecek handphone nya, dan ada satu pesan masuk dari shifa. “Oh iya shif… maaf, tadi hape aku taro dalam tas…”

“Gapapa kak… Btw, semester ini kakak bakal banyak sekelas bareng angkatan shifa dong?”

“Kayaknya sih gitu…”

“Ya udah kalau gitu, shifa mau ke perpus dulu, kakak mau ikut gak?” Tawar shifa dan berharap arkan menjawab boleh shif, aku juga mau minjam buku.

“Gak dulu deh… aku masih mau makan, laper hehehe…”



Hari pertama kuliah setelah cuti pun berakhir jam lima sore, arkan langsung menjemput adiknya dari jam tiga tadi udah nelpon-nelpon minta di jemput. Wajah jutek dan cerewet adiknya pun menjadi pengantar pulang ke rumah sore ini.

Sampai di rumah, arkan sudah ditunggu tamu yang jauh-jauh datang dari semarang dan arkan geleng-geleng ketika si tamu memberinya berbagai macam kantong plastik dan kardus sebagai hadiah sembuh dari koma. Dasar ini kimcil Italy masih keseringan beli barang-barang yang gak penting.
phntm.7
piaupiaupiau
sormin180
sormin180 dan 3 lainnya memberi reputasi
4
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.