Kaskus

Story

anak86comeAvatar border
TS
anak86come
Hidup, Kerja, Mati
Hidup, Kerja, Mati


YANG TERBUANG

Lahir, besar, tetap hidup, dan memenuhi kebutuhan hidup
Penuh rasa, penuh cinta, penuh harapan
Aku tak tahu apakah hidup itu untuk kerja kemudian mati
Atau hidup itu untuk mati setelah kerja
Atau…

Semburat cahaya menyinariku saat mata pertama terbuka
Peluh setelah rintihan mencampakkan ku
Senyum getir, napas tersengal Aku di dunia

Pagi berganti siang, siang berganti malam
Cepat… sangat cepat baginya
Tidak bagi ku

Dewasa… dewasa… dan terus dewasa
Berjuang… berjuang… dan terus berjuang…
Sampai kapan?

Tertatih, jatuh, bangun
Bangun, jatuh, tertatih
Hidup, kerja, mati



Selamat Membaca

INDEX
BAB I
BAB II
BAB III
BAB IV
BAB V
BAB VI - Penyebab
BAB VII
BAB VIII
BAB IX - The end of the Nila
BAB X - Tamat
Diubah oleh anak86come 25-08-2017 10:24
anasabilaAvatar border
anasabila memberi reputasi
1
3.9K
30
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.9KThread53.5KAnggota
Tampilkan semua post
anak86comeAvatar border
TS
anak86come
#27
BAB VIII


Sejak tempat kerja ku diakuisisi oleh pemilik baru, oh… oke biar gk bingung kita jelaskan seperti ini:
Perusahaan A adalah perusahaan yang diakuisisi.
Perusahaan B adalah perusahaan yang beli Perusahaan A.
Perusahaan C adalah perusahaan yang jual Perusahaan A.

Setelah Perusahaan A sudah dikuasai oleh Perusahaan B, segala ketentuan dan standar operational procedure harus mengikuti Perusahaan B, nah… disinilah yang membuat kami selaku karyawan di Perusahaan A serba kebingungan, secara ketentuan dan kebijakan malah dibuat tidak jelas. Yah… kami semua sudah merasakan sedikit pembedaan… ya… pembedaan, mungkin karena kami adalah bukan orang yang di-hire langsung.

“kok begini banget sih perlakuannya?” ujar Dedy

“iya… sebenernya apa sih keinginan mereka ini” kata Wati

Oke lah kerja dimana aja itu sama, tapi dalam bekerja kan bukan hanya absen, kerja, pulang, gajian, tapi kan lebih dari itu “pengakuan” itu yang melebihi segalanya, kalau misalkan ada pembedaan terus mau seperti apa jalannya organisasi perusahaan.

“Lex, segera ke ruangan saya” suara Direktur Utama baru dari telepon selular Ku

“baik pak” jawab ku

Yah… sebentar-bentar dipanggil, meski masih dalam satu gedung tapi kan beda lantai capek juga, karena tiap menit dipanggil, ditambah fasilitas lift yang lama jadi sangat tidak mendukung sekali. Aku sih merasa mekanisme kerja di bawah naungan Perusahaan C lebih berat dibandingkan dibawah naungan Perusahaan B, tetapi entah ada “sesuatu” yang membuat bekerja di bawah naungan Perusahaan B lebih tidak nyaman, yah… mungkin karena masalah “pengakuan” itu penyebabnya.

Bersambung...

kaskus-image
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.