- Beranda
- Sejarah & Xenology
[Event Sejarah] Perang Para Raja Bali:1686-1906
...
TS
mabdulkarim
[Event Sejarah] Perang Para Raja Bali:1686-1906
Quote:
“Sistem negara-negara Bali bukanlah tipikal negara monarki biasa, tapi negara teater”-Clifford Geertz, antropolog Amerika, dikutip dari buku 'Negara Teater'
Quote:
![[Event Sejarah] Perang Para Raja Bali:1686-1906](https://s.kaskus.id/images/2017/08/12/2994553_20170812012514.png)
Peta Bali di abad ke-19 dari Bali in 19th century
Quote:
Pembabakan
Sejarah Bali terbagi dalam beberapa pembabakan: pra-sejarah, masa kerajaan kuno(abad ke-9 sampai ke-14), era dinasti Kepakisan/Gelgel(abad ke-14 sampai abad ke-17). era perang raja-raja Bali(abad ke-17 sampai awal abad ke-20), Belanda(pertengahan abad ke-19 sampai 1942), Jepang (1942-1945), Masa revolusi(1945-1949) bersamaan dengan Republik Indonesia Timur(1947-1950), dan masa Republik Indonesia(1950-sekarang)
Dalam thread ini, saya akan memfokuskan pada masa era perang raja-raja Bali. Kenapa saya sebut era perang raja-raja Bali? Mungkin akan lebih baik jika saya menjelaskan penyebabnya
Quote:
Quote:
Pendahuluanl
Pada pertengahan abad ke-14, Kerajaan Bali membangkang dari kerajaan Majapahit dan Gajah Mada mengirimkan pasukan dari utara dan selatan untuk menaklukan Bali. Semenjak Bali takluk oleh Bali, Bali di bawah dinasti Kepakisan dan menjadi kerajaan Gelgel di abad ke-16 di mana Gelgel menjadi tempat pelarian orang-orang Hindu dari Majapahit semenjak Demak memperluas kekuasaannya di Timur Jawa.
Kerajaan Gelgel berada di daerah Gelgel yang sekarang berada tak jauh dari Semanapura, Kabupaten Klungkung.
Kekuasaan Gelgel pada kejayaannya tak lepas dari para pelari Majapahit termasuk para brahmana-nya yang memberikan pengaruh besar pada kesenian Bali saat itu dan wilayah Gelgel meluas meliputi Blambangan dan Lombok pada awal abad ke-17 setelah mengalahkan kerajaan Selaprang lewat Karangasem.
Gelgel runtuh akibat pemberontakan Patih Gelgel yang menyebabkan ibu kota dikuasai pemberontak di 1686. Para loyalis gelgel berhasil merebut Gelgel kembali, namun keadaan sudah berubah. Banyak raja-raja bawahan seperti Tabanan dan Karangasem memerdekakan diri. Pemerintahan dipindahkan ke Klungkung dan berdirilah dinasti Klungkung.
Dinasti Klungkung tidak mempunyai kontrol kuat seperti Gelgel yang di mana raja-raja bawahan tunduk total pada Dewa Agung, penguasa Klungkung. Hanya saja Klungkung masih punya pengaruh kuat kepada para raja Bali lainnya seperti masalah upacara keagamaan.
Anak Agung Gede Agung dalam bukunya, Bali in 19th century menyebutkan bahwasanya Raja Klungkung bergelar 'Susuhunan Bali and Lombok' dan pengaruhnya hanyalah penguasa spritiual.
Para raja Bali saling berperang satu sama lain dan kadang bersekutu satu sama lain. Peperangan dibutuhkan untuk sebuah pengaruh selain upacara keagamaan. Kerajaan-kerajaan Bali tak seperti kerajaan biasanya di mana raja-raja Bali mementingkan pengaruh agar bisa dianggap sama yang lain dan juga masyarakat. Persekutuan antar puri(istana) sangat dibutuhkan seperti yang terjadi oleh raja Mengwi pada puri-puri sekitarnya untuk memperkuat kedudukan.
Era perang para raja dianggap berakhir dengan kejatuhan Badung di 1906 di mana para raja lain bersedia menjadi vasal Belanda yang sudah bercekokol di Singaraja, Buleleng sejak 1849 dan Lombok 1896.
Dalam thread ini, akan difokuskan membahas banyak aspek di periode ini mulai dari kerajaan Mengwi, Buleleng, sampai masalah perdagangan.
Quote:
Daftar isi
Geografis Bali
Politik kerajaan Bali
![[Event Sejarah] Perang Para Raja Bali:1686-1906](https://dl.kaskus.id/bagusduabelas.files.wordpress.com/2012/07/punggawa-menghadap-putri-agung-gianyar-19001.jpg?w=438)
Raja Gianyar
Kerajaan Mengwi:dari sebuah kerajaan besar hingga menjadi makanan kerajaan sekitarnya(bagian satu)
Kerajaan Badung:Kerajaan Terkaya di Bali Selatan abad ke-19(Dari lepas pengaruh Mengwi,1779 sampai 1844)/bagian satu
Kerajaan Gianyar:Puri baru di Bali di abad ke-17 dan kebangkitannya
Kerajaan Tabanan: Dinasti Elit Bali
Geografis Bali
Politik kerajaan Bali
![[Event Sejarah] Perang Para Raja Bali:1686-1906](https://dl.kaskus.id/bagusduabelas.files.wordpress.com/2012/07/punggawa-menghadap-putri-agung-gianyar-19001.jpg?w=438)
Raja Gianyar
Kerajaan Mengwi:dari sebuah kerajaan besar hingga menjadi makanan kerajaan sekitarnya(bagian satu)
Kerajaan Badung:Kerajaan Terkaya di Bali Selatan abad ke-19(Dari lepas pengaruh Mengwi,1779 sampai 1844)/bagian satu
Kerajaan Gianyar:Puri baru di Bali di abad ke-17 dan kebangkitannya
Kerajaan Tabanan: Dinasti Elit Bali
Diubah oleh mabdulkarim 20-08-2017 05:49
0
48.4K
Kutip
125
Balasan
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Sejarah & Xenology
6.5KThread•11.6KAnggota
Tampilkan semua post
TS
mabdulkarim
#1
Quote:
Kondisi geografi Bali.
Quote:

ilustrasi kenampakan Bali dari Game Konsep Pedalahusa Fall of Bali
Sebelum menjelaskan lebih lanjut , perlu saya menjelaskan mengenai beberapa hal yang penting pada masa ini seperti wilayah dari Bali itu sendiri, sampai kota-kotanya.
wilayah
Wilayah Bali setelah kejatuhan Gelgel meliputi Blambangan, Bali, dan juga Lombok. Dominasi orang Hindu Bali cukup penting dalam sebuah wilayah kerajaan Bali seperti migrasinya orang-orang Karangasem ke wilayah Lombok Barat untuk mendukung perluasaan kerajaan Karangasem di sana.
Secara geografis, wilayah Bali terbagi atas dua:Bali utara dan selatan. Bali Utara yang merupakan wilayah Buleleng merupakan wilayah utara di atas daerah pebukitan dan pegunungan yang ada. Daerah utara cenderung lebih sepi ketimbang daerah selatan yang ramai akan penduduk dan kerajaan karena faktor perdagangan dan juga pertanian yang ada. Walaupun sepi, Buleleng memiliki wilayah yang strategis baik perdagangan dan militer di mana raja bisa melarikan diri dari Singaraja menuju benteng Jagaraga yang tak jauh dari puri Singaraja.
Kuta yang merupakan wilayah dekat Badung(Denpasar) sangat ramai ketimbang daerah-daerah lain karena Kuta adalah tempat berlabuh kapal-kapal yang akan berlayar ke timur (Nusa Tenggara) ataupun Australia. Pelabuhan tersebut cukup aman ketimbang pelabuhan lain dan menjadi aset berharga dari Kerajaan Badung.
Di atas Badung ada Mengwi di mana dikabarkan menurut orang-orang Belanda wilayahnya masih cukup banyak hutan. Wilayah Mengwi memiliki sungai Ayung yang penting bagi Badung karena sungai tersebut digunakan sebagai irigasi wilayah sawah Badung dan konflik pun sering muncul hanya karena masalah sungai yang terancam ditutup alirannya oleh Mengwi.
Daerah barat Bali masih sepi dari penduduk dan membuat upaya kolonialasi dilakukan oleh Mengwi di awal abad ke-18 sehingga berdirilah kerajaan Jembrana.
Daerah Besekih yang mempunyai kuil suci amat disakralkan oleh raja-raja Bali dan Besekih yang masuk wilayah Karangasem membuat kerajaan ini memiliki reputasi penting di kalangan para raja Bali terutama Klungkung.
Daerah Blambangan atau Banyuwangi merupakan daerah tertimur pulau Jawa memiliki potensi letak yang sangat strategis. Hal itulah yang membuat daerah ini berganti penguasa mulai dari Buleleng sampai dengan Mengwi.
Daerah Lombok atau Selaprang terbagi atas dua wilayah: Lombok barat dan timur. Lombok Barat pengaruh Bali sangat kuat. Pelabuhan Ampenan cukup ramai dikarenakan kapal-kapal yang berlabuh membutuhkan air tawar sebelum pelayaran selanjutnya dan Ampenan adalah tempat terbaik untuk mencarinya.
Pengaruh Sasak muslim sangat kental di daerah pedalaman dan timur Lombok sehingga membuat penguasa Bali di sana harus menjaga hubungan baik dengan penduduk setempat walapun akhirnya pecah konflik di akhir abad ke-19 yang berujung dengan kejatuhan Mataram Lombok.
0
Kutip
Balas