Kaskus

News

malina025Avatar border
TS
malina025
Mengapa Canada menolak menghilangkan babi dari menu makanan sekolah?
Banyak orang islam di kanada meminta babi tidak dihidangkan di canteen di montreal.

Jawaban gubernur motreal begini

"Akhirnya, mereka harus mengerti bahwa di Kanada (Quebec) dengan akar Yudeo-Kristen, pohon natal, gereja dan festival keagamaannya, agama harus tetap berada dalam wilayah pribadi.
Kotamadya Dorval benar menolak konsesi apapun terhadap Islam dan Syariah.

"Bagi umat Islam yang tidak setuju dengan sekularisme dan tidak merasa nyaman di Kanada, ada 57 negara Muslim yang indah di dunia, kebanyakan di antaranya berpenduduk padat dan siap menerimanya dengan senjata halal terbuka sesuai dengan Syariah.

"Jika Anda meninggalkan negara Anda untuk Kanada, dan bukan untuk negara-negara Muslim lainnya, itu karena Anda telah menganggap bahwa kehidupan lebih baik di Kanada daripada di tempat lain.

"Tanyakan pada diri Anda pertanyaannya, sekali saja," Mengapa lebih baik di sini di Kanada daripada dari mana asalnya? "'Kanton dengan daging babi' adalah bagian dari jawabannya."


---
Saya tidak mendukung negara sekuler. Kalo agama ada di indo. Ya sudah. Saya mengerti islam majoritas. Ahok pun tidak terlalu sekuler. Dia mau kok bangun masjid. Jokowi lebih sekuler.

Tapi ya sekuler itu ada kelebihannya. Apa nggak cape kita ribut terus soal agama? Apa kita mau negara kita kayak suni dan syiah berantem mulu? Apa lu mau segelintir pemuka agama ngeruk duit banyak kayak MUI?

Jujur aja lah. Ulama juga orang. Pasti doyan duit. Itu jatoin Ahok pasti banyak yang jadi duit. Itu ulama pasti kebagian. Ya mending duitnya buat kita ntar kita yang mutusin itu buat apa. Ngapain buat pejabat?

Tuh jembatan badja jadi tuh.

Tull nggak?

----

CANADIAN MAYOR REFUSES TO REMOVE PORK FROM SCHOOL CANTEEN MENU* and EXPLAINS WHY

Djsources

February 25, 2017 at 6:48 pm | Leave a comment

*

Muslim parents demanded the abolition of pork in all the school canteens of a Montreal suburb. The mayor of the Montreal suburb of Dorval has refused, and the town-clerk sent a note to all parents to explain why. Here’s that note:

“Muslims must understand that they have to adapt to Canada and Quebec, its customs, its traditions, its way of life, because that’s where they chose to immigrate.

“They must understand that they have to integrate and learn to live in Quebec.

“They must understand that it is for them to change their lifestyle, not the Canadians who so generously welcomed them.

“They must understand that Canadians are neither racist nor xenophobic, they accepted many immigrants before Muslims (whereas the reverse is not true, in that Muslim states do not accept non-Muslim immigrants).

“That no more than other nations, Canadians are not willing to give up their identity, their culture.

“And if Canada is a land of welcome, it’s not the Mayor of Dorval who welcomes foreigners, but the Canadian-Quebecois people as a whole.

“Finally, they must understand that in Canada (Quebec) with its Judeo-Christian roots, Christmas trees, churches and religious festivals, religion must remain in the private domain.
The municipality of Dorval was right to refuse any concessions to Islam and Sharia.

“For Muslims who disagree with secularism and do not feel comfortable in Canada, there are 57 beautiful Muslim countries in the world, most of them under-populated and ready to receive them with open halal arms in accordance with Sharia.

“If you left your country for Canada, and not for other Muslim countries, it is because you have considered that life is better in Canada than elsewhere.

“Ask yourself the question, just once, “Why is it better here in Canada than where you come from?” ‘A canteen with pork’ is part of the answer.”
anasabilaAvatar border
tien212700Avatar border
tien212700 dan anasabila memberi reputasi
2
14K
71
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Citizen Journalism
Citizen Journalism
KASKUS Official
17.2KThread•16KAnggota
Tampilkan semua post
unyillkucingAvatar border
unyillkucing
#11
Ada beberapa faktor yang bisa ane diskusiin terkait penolakan Gubernur Montreal untuk menghilangkan babi dari menu kantin.
No. 1 Kanada punya kepentingan untuk melindungi petaninya, yang juga berternak babi.
No. 2 Sentimen terhadap muslim di wilayah Quebec berbeda dengan provinsi lain di Kanada yang menjunjung multikulturalisme. Montreal kebetulan berada di wilayah Quebec yang punya keunikan tersendiri. Secara historis Quebec sebelumnya pernah dibawah penjajahan Perancis, sehingga mayoritas bulenya berbahasa Perancis dan beragama Katolik, berbeda dengan provinsi lain yang lebih bulenya berbahasa Inggris dan beragama Protestan. Secara politis masyarakat Quebec merasa unik dan mengandung bibit-bibit niat untuk referendum merdeka dari Kanada. Salah satu siasat kalangan pro kesatuan Kanada untuk menjaga keutuhan adalah menerima sebanyak mungkin imigran yang berbahasa Perancis untuk ditempatkan di Propinsi Quebec. Karena para imigran ini cenderung akan memberikan suara (pada referendum/pemilu) yang pro terhadap persatuan Kanada. Akibatnya kalangan bule yang fanatik Quebec merasa terancam terhadap para imigran yang berbahasa Perancis mayoritas dari Timur Tengah dan Afrika dan beragama muslim.
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.