- Beranda
- Stories from the Heart
T University 2 (Season 2)
...
TS
anism
T University 2 (Season 2)

Cover Super Keren by Awayaye <Ane minta
> Terima banyak untuk respon positif agan dan aganwati di thread sebelumnya. T University.
Bagi yang belum membacanya. Bisa mengklik judul dibawah ini.
T University
Spoiler for Daftar Isi/Case 1 : Lost Son:
Case 1 Finish
Spoiler for Case 2 : Lativa's Twins Terror:
Case 2 Finish
Spoiler for Case 3 : Arelia And Edward:
Case 3 Finish
Spoiler for Samantha And Mom:
Finish
Spoiler for Case 4 : Johnny Comes Back To China or England:
Case 4 Finish
Spoiler for Case 5 : King Killer's Son:
Case 5 Finish
Spoiler for Case 6 : Losing In A Plane:
Diubah oleh anism 30-05-2019 17:56
anasabila memberi reputasi
1
21.7K
198
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.7KThread•52.7KAnggota
Tampilkan semua post
TS
anism
#91
Romeo kembali
Tiba-tiba ponsel berdering. Johnny tahu itu dari pelaku dan buru-buru mengangkatnya.
“Aku sudah mencabut laporannya. Kembalikan dia segera!”, Johnny tidak merasa perlu mengucapkan salam.
“Sabar, anak muda. Aku juga sudah mengetahui hal itu. Dia sekarang ada di suatu tempat di ruang tunggu MRT. Cari pelan-pelan. Aku sudah membalut lukanya.”, suara itu menutup telepon.
“Dia ada di ruang tunggu MRT. Tapi, aku yakin Romeo pasti tidak dalam keadaan di mana dia bisa menghubungi kita.”, ujar Johnny mulai frustasi
"Johnny, telepon polisi dan bantu pencarian Romeo. Dia sudah hilang selama hampir 48 jam. Minta agar ambulans juga datang. Dia terluka.”, perintah Charles.
“Baiklah”, ujar Johnny.
Brian dan Charles menyetop tiga taksi dan Johnny memberikan arahan agar dua taksi lainnya mengikuti taksi yang akan dia naiki. Di dalam taksi, Johnny hanya bisa menatap jalan yang tampak panjang. Arelia, Samantha dan Lativa berada didalam taksi tersebut bersama Johnny.
“John, jangan cemas. Romeo pasti baik-baik saja.”, hibur Lativa.
“Aku merasa bersalah telah membuat kalian kemari, teman. Ini bukan tempat yang bagus.”, Johnny memejamkan matanya. Dia tidak bisa tidur selama hilangnya Romeo.
"Ini memang risiko kita. Bukan kesalahanmu. Romeo sering gegabah.”, Arelia berkata tegas.
“Dia sangat jarang menikmati hidupnya sebelum bergabung dengan kita. Aku paham perasaan itu, Arelia.”, potong Johnny.
“Gegabah tetap gegabah. Tidak ada alasan untuk membenarkannya.",tegas Arelia.
Johnny hanya mengangkat kedua tangannya.
Tiba-tiba ponsel berdering. Johnny tahu itu dari pelaku dan buru-buru mengangkatnya.
“Aku sudah mencabut laporannya. Kembalikan dia segera!”, Johnny tidak merasa perlu mengucapkan salam.
“Sabar, anak muda. Aku juga sudah mengetahui hal itu. Dia sekarang ada di suatu tempat di ruang tunggu MRT. Cari pelan-pelan. Aku sudah membalut lukanya.”, suara itu menutup telepon.
“Dia ada di ruang tunggu MRT. Tapi, aku yakin Romeo pasti tidak dalam keadaan di mana dia bisa menghubungi kita.”, ujar Johnny mulai frustasi
"Johnny, telepon polisi dan bantu pencarian Romeo. Dia sudah hilang selama hampir 48 jam. Minta agar ambulans juga datang. Dia terluka.”, perintah Charles.
“Baiklah”, ujar Johnny.
Brian dan Charles menyetop tiga taksi dan Johnny memberikan arahan agar dua taksi lainnya mengikuti taksi yang akan dia naiki. Di dalam taksi, Johnny hanya bisa menatap jalan yang tampak panjang. Arelia, Samantha dan Lativa berada didalam taksi tersebut bersama Johnny.
“John, jangan cemas. Romeo pasti baik-baik saja.”, hibur Lativa.
“Aku merasa bersalah telah membuat kalian kemari, teman. Ini bukan tempat yang bagus.”, Johnny memejamkan matanya. Dia tidak bisa tidur selama hilangnya Romeo.
"Ini memang risiko kita. Bukan kesalahanmu. Romeo sering gegabah.”, Arelia berkata tegas.
“Dia sangat jarang menikmati hidupnya sebelum bergabung dengan kita. Aku paham perasaan itu, Arelia.”, potong Johnny.
“Gegabah tetap gegabah. Tidak ada alasan untuk membenarkannya.",tegas Arelia.
Johnny hanya mengangkat kedua tangannya.
Diubah oleh anism 26-07-2017 11:30
0