Kaskus

Story

naiztumityu02Avatar border
TS
naiztumityu02
Kisah Mistis di Keluargaku yang Berujung Miris [based true story]
Prolog

Sedikit perkenalan gan, namaku Wawan... Aku tinggal disebuah kampung yg ada dipinggiran kota besar dipulau jawa yg sebagian besar penduduknya masih bertani.
Begitu juga dengan orang tuaku, selain bertani mereka juga berdagang.

Aku anak kedua dari tiga bersaudara, perlu diketahui gan..tahun 1998 aku lulus SMA, jadi sudah ketebak berapa umurku saat ini.
Cerita ini berdasarkan pengalamanku sendiri dan keluarga serta beberapa orang terdekatku.

INDEX

Part 1 Suara Misterius
Part 2 Keanehan pada Bapakku
Part 3 Tentang kampungku, Aku melihat Tuyul
Part 4 Masalah mulai datang
Part 5 Rumah baru
Part 6 Rumah baru 1.1
Part 7 Rumah baru 1.2
Part 8 Telapak kaki
Part 9 Something Wrong
Part 10 Something Wrong 1.1
Part 11 Gardu Pandang
Part 12 Gardu Pandang 1.1
Part 13 Home Sweet Home
Part 14 Home Sweet Home 1.1
Part 15 Home Sweet Home 1.2
Part 16 Home Sweet Home 1.3
Part 17 Nenek Pembawa Obor
Part 18
Part 19
Part 20
Part 21

Cerita waktu now (masih berlangsung)
Me and my problem part1
Me and my problem part2
Lanjutan Part2 (20-10-2017 jam 10.57 wib)

Side Story
Mumpung masih anget gan!!!
Miss kriwil
Diubah oleh naiztumityu02 20-10-2017 10:57
anasabilaAvatar border
anasabila memberi reputasi
3
353.1K
932
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.9KThread53.7KAnggota
Tampilkan semua post
naiztumityu02Avatar border
TS
naiztumityu02
#149
Part 7 Rumah baru 1.2

kaskus-image

Aku mulai berpikir, emang sih barang yg dicari sebenarnya sepele, tapi sulit untuk menemukannya... karena sudah jarang yg pake lampu teplok secara sudah pada beralih ke lampu listrik.

"Satu lagi mas, setelah nanti disirami garam dan minyak tanah... rumah itu dikunci rapat2, jangan ditinggali dulu ya" kata pak poniman.

"Oh gitu...berapa lama harus dikosongkan ya pak?" tanyaku

"Sampe bener2 bersih mas, bisa 1 minggu atau bisa juga 40 hari, daripada terjadi hal2 yg gak diinginkan" jawab pak poniman

Lagi2 akupun cuma mengiyakan kata2 beliau..."Sama mau nanya pak, kok beberapa hari ini badan saya terasa lemes banget ya... sama dibagian bahu kok pegel banget, apa ada kaitannya dengan hal itu ya? tanyaku kembali

Tanpa menjawab pertanyaanku, pak poniman tiba2 beranjak dari tempat duduknya dan mendekatiku...
Tangannya meraba bahuku...
"Tahan ya mas..." beliau berkata singkat

Akupun cuma mengangguk, tiba2 tangan pak poniman seperti menarik sesuatu dari tubuhku.Aku terkaget dan sesaat kemudian terpental jatuh dari kursi yg menjadi tempat dudukku.

Pak poniman segera mendekatiku dan membantuku berdiri."Terlalu keras ya... he he" kata beliau sambil tersenyum kecil.Dengan nafas masih terengah2 aku berusaha menguasai keadaan, rasanya seperti habis dihantam sesuatu yg sangat berat.

Gak lama setelah itu pak poniman berkata...

"Le... aku beritahukan sesuatu ya, sesuatu yg menyangkut keluargamu, tapi ingat... cukup kamu aja yg tau, orangtuamu jangan dikasih tau dulu... takutnya malah menjadi beban buat mereka "

"Apa itu pak...?" tanyaku dengan penuh penasaran

"Gini... kamu itu seorang laki2, bagaimanapun kamu harus menjaga keluargamu, ibaratnya sebuah negara... kamu harus mempertahankannya, jangan sampe dikuasai negara lain" kata pak poniman.

Aku semakin bingung dengan perkataan beliau.
"Maksudnya gimana ya pak?" tanyaku.

"Ada seseorang yg berniat jahat terhadap keluargamu, makanya kamu dibuat gak betah di rumah yg kamu tinggali itu, tapi ada tujuan yg lebih besar dibalik semua itu" jawab pak poniman

Aku berpikir sejenak, berusaha memahami perkataan beliau... akupun kembali bertanya sebenarnya siapakah yg berbuat seperti itu dan ada motif apa dibalik semua itu?

Dan beliau menjelaskan dengan detail tentang semuanya, jadi siapa dibalik semua itu? maaf gan aku gak bisa menjelaskannya disini, karena itu menyangkut privasi keluarga kami, yg jelas orang itu sangat dekat dengan kami.

"Aku menceritakan semua ini agar kamu selalu waspada, gak ada maksud apa2 dan jangan lupa selalu mendekatkan diri kepada yg kuasa, pasrahkan saja semua pada-NYA" kata pak poniman

..........

Setelah ngobrol panjang lebar dengan beliau, aku jadi tau hal2 yg selama ini tidak aku mengerti.
Tak terasa malampun mulai menjelang, akupun berpamit pulang.

Sampe dirumah aku segera memberitahukan kepada ibuku, untuk segera mencari minyak tanah sesuai yg dimaksud pak ponirin...

"Mungkin dirumah simbah masih punya minyak itu , coba aku tanyakan bentar" kata ibuku yg lalu beranjak meninggalkanku.

Sekitar 5 menit kemudian ibu sudah kembali lagi dan membawa sebuah benda yg tak lain adalah sebuah lampu teplok.

Aku segera menuangkan minyak tanah yg masih tersisa dilampu itu kedalam sebuah panci dan mencampurnya dengan garam yg beberapa hari lalu masih aku simpan.

Sesuai petunjuk pak poniman, malam itu juga aku menyiramkan minyak yg telah dicampur itu keseluruh penjuru ruangan dirumahku, dan semenjak malam itu aku tidur dikamarku yg dulu...di rumah orang tuaku.

Apakah setelah itu sudah tidak terjadi masalah? ini baru permulaan gan....
Lalu gimana dengan rumahku yg baru itu? akan ada banyak cerita setelah itu...

bersambung

(maaf cuma bisa nulis dikit, pikiran lg gak mood gan) emoticon-Hammer2
Diubah oleh naiztumityu02 03-07-2017 00:02
Bolangtelmi
Bolangtelmi memberi reputasi
1
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.