Kaskus

Story

nefri.ryuAvatar border
TS
nefri.ryu
Buka Aura Pembawa Petaka (Cerita Nyata)
Buka Aura Pembawa Petaka (Cerita Nyata)

Ane dua kali gagal buat trit baru. Semoga di forum ini bisa berhasil. Eaaa..Eaaa.. Ane akan menceritakan tentang ritual BUKA AURA yang ternyata menjadi PETAKA bagi teman ane..

Buka Aura Pembawa Petaka (Cerita Nyata)

Quote:


KENALAN DULU TONG...
PART 1 JANUR KUNING MENGERING
PART 2 LANGKAH BODOH
PART 3 JANGAN KESANA
PART 4 SEMUA HITAM
PART 5 ARI, ANANDI DAN AMARAH
PART 6 ADA APA DENGAN ENGKONG?
PART 7 RAGA ANANDI
PART 8 ARI YANG DITAKUTI
PART 9 MISTERI ARI
PART 10 BELENGGU RAGA
PART 11 TEROR MENULAR
PART 12 HOLIDAY BERSAMA
PART 13 PUTIH MENCEKAM
PART 14 PUTIH MENCEKAM (2)
PART 15 PUTIH MENCEKAM (3)
PART 16 KISAH SI PUTIH
PART 17 BELUM USAI..
PART 18 KESURUPAN MENCEKAM
PART 19 KESURUPAN MENCEKAM (2)
PART 20 KESURUPAN MENCEKAM (3)
PART 21 KESURUPAN MENCEKAM (4)
PART 22 HOME SWEET HOME
PART 23 ANANDI OH ANANDI...
PART 24 TELUSUR
PART 25 TELUSUR (2)
PART 26 'SAHABAT BARU'
PART 27 JIWA YANG HAMPA
PART 28 HOTEL ANGKER
PART 29 KORBAN LAINNYA
PART 30 FAKTA MENGEJUTKAN
PART 31 FAKTA MENGEJUTKAN (2)
PART 32 DETEKSI
PART 33 BIMBANG
PART 34 MENYEBAR
PART 35 REUNI MENCEKAM ANANDI DAN ARI
PART 36 SOSOK BARU
PART 37 TEMAN ARI
PART 38 SAMPAI DI SINI ( TAMAT ! )


THREAD BARU TENTANG ARI :

Ari, Sang Indigo dan Cerita Mistisnya



Jangan lupa bintang bintang indahnya ye gannn... Biar ane semangat buat update nya. Eaa eaaaemoticon-Big Grin
emoticon-Sundul Up emoticon-Sundul Up emoticon-Toast emoticon-Toast emoticon-Shakehand2 emoticon-Shakehand2

Buka Aura Pembawa Petaka (Cerita Nyata)

Buka Aura Pembawa Petaka (Cerita Nyata)
Diubah oleh nefri.ryu 22-11-2020 21:58
tyassiwiAvatar border
bukhoriganAvatar border
mukagedekAvatar border
mukagedek dan 15 lainnya memberi reputasi
16
217.2K
425
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.8KThread52.8KAnggota
Tampilkan semua post
nefri.ryuAvatar border
TS
nefri.ryu
#152
PART 21 KESURUPAN MENCEKAM (4)

Waktu ane berusaha memulai menyentuh muara 'jalur masuk' setan nenek tersebut, ane langsung dikejutkan dengan reaksi Anandi yang langsung mengerang dan mencoba menyerang ane..

Tangannya yang mengeras langsung ingin menggapai tangan ane, dengam tatapan yang sinis dan menyeramkan. Sontak ane yang berada sangat dengan dengan Anandi langsung menjauh.

kaskus-image

Melihat kejadian seperti itu, Ari langsung bergegas mendekati ane.. Saat ane menjauh dari Anandi, dia kembali tenang..

Lalu.. Ane tanya ke Anandi.. Apakah kepalanya masih sakit? Anandi yang setengah sadar langsung menjawab kalau sakit kepalanya gak sakit lagi. Tapi perutnya yang sekarang melilit sakit.

Lalu kami biarkan dia memegang perutnya, dan ternyata memang benar, yang ane tekan tadi adalah sumber sakit perutnya yang menyiksa tubuh Anandi.

Lalu Ari mendekat ke Anandi.. Disinilah ane merasa kembali terharu dan mau menangis.. Dengan tatapan mata yang sayu dan bola mata yang berair-air.. Ari mrngobrol sama Anandi.

Quote:


kaskus-image

Mungkin saat itu setan nenek tersebut sudah tak berdaya lagi dan pasrah jika dikeluarkan. Dan mungkin itu adalah sisa sisa terakhir tenaga Ari..Dengan sigap, Ari lalu memencet titik utama 'jalur masuk' setan itu. Mulai dari punggung belakang Anandi, melewati pinggang kanan. Ditengah tarikan tersebut, Ari menahan mulutnya agar tidak muntah. Dia terhenti ditengah jalur. Ari langsung terbatuk-batuk..

Dia kembali melanjutkan menarik keluar setan nenek tersebut. Anandi yang sudah mengerang kesakitan dengan mulut menganga dan mata yang menghadap keatas sepertinya sudah pasrah juga..

Lalu..
Bismillah.. Setan tersebut berhasil dikeluarkan oleh Ari melalui mulut Anandi. Karena ane berada disamping Anandi, terasa banget hawa dingin keluar dari mulut Anandi.

kaskus-image

Alhamdulillahhhh... Semua selesai..
Ari yang seakan kehilangan keseimbangan, langsung ane bopong ke kursi. Dia langsung tertidur karena kecapekan..

Lalu ane bergegas mendekati Anandi yang langsung muntah-muntah. Untung ada kantong kresek di dekatnya. Tak lama kemudian, dengan gontai Anandi beranjak ke kamar mandi. Ane pun langsung menemaninya.. Dia kembali muntah, dengan isi muntahan yang lebih banyak dan bervolume (utk yang ini jgn dibayangin, menjijikkan.heheh)..

Karena dia terus mual-mual tanpa ada muntahan lagi, Ari lalu menyusul kami. Dia memegang tengkuk Anandi, disitulah Anandi sukses mengeluarkan semua muntahannya..

Setelah selesai, ane lalu membopong Ari kembali ke kursi. Dia sangat lemas. Benar benar lemas. Karena dia gusar tidur, jadi ane letakkan bantal di atas meja cermin, agar dia enakan tidur.

Sedangkan Anandi, yang baru keluar kamar mandi, langsung menuju ke kasur. Ane lalu menyuruhnya untuk segera tidur.. Ane lalu duduk di lantai, di antara kasur dan kursi. Ane ingin memastikan bahwa mereka berdua sudah baik baik saja.

Anandi lalu terjaga..

Quote:


Lalu Anandi tertidur pulas.. Ane inget banget waktu itu adzan subuh sudah berkumandang.. Betapa malam ini terasa panjang banget. Sangat panjang untuk dua gangguan mistis yang mencekam..

Quote:


kaskus-image

Anandi kembali tertidur.. Melihat dia sudah pulas dan Ari sudah tertidur, ane merasa aman. Tapi ane mau nangis Guys.. Beneran mau nangis.. Betapa kasihan mereka berdua.. Harus berjibaku melawan makhluk astral tersebut sebegitu hebat. Sedangkan ane gak bisa banyak membantu.

Ane berjanji.. Nanti Anandi harus dibawa ke orang ahlinya.. Ari hanya mampu mengeluarkan, itu pun dengan tenaga yang keluar habis habisan. Kalau nanti Anandi kembali diganggu dan kerasukan, apakah hal seperti ini harus terjadi lagi?? Ane gak mau Guys..

Ane sayang sama kedua teman teman ane ini, walaupun mereka sering banget nyebelin. 'Pintu masuk' setan di raga Anandi harus ditutup, agar dia gak lagi kesakitan seperti ini. Ari juga gak perlu berkorban seperti ini..

Setelah melihat keduanya aman dan tertidur. Lalu ane naik ke kasur. Rebahan dan sangat cepat terlelap.. Ane tidur sekitar pukul 5 pagi. Tidur ane benar benar nyenyak.

Paginya.. Ari langsung membangunkan kami berdua. Itu sekitar pukul 7 pagi. Beuuhhhh.. Mata ane masih 1watt nih.. Ingin rasanya tidur lagi.. Badan nih kayak ditimpukin bertubi tubi..

Quote:


Satu jam kemudian.. Ane dibangunin lagi sama Anandi. Dia udah rapi dan wangi, dengan pakaiannya.. Ane lalu beranjak gontai ke kamar mandi..

Mandi pagi itu terasaa dingiinn banget.. Belum lagi ane harus beresin alat mandi yang belum dimasukin ke tas. Stok mie juga udah abis.. Laper bangeettt...

Lalu sekitar jam 9 pagi, kami check out dari wisma.. Semoga dengan beranjaknya kami dari tempat ini, tidak ada lagi yaa tersisa dan menempel..

Namun keinginan terkadang gak seindah kenyataan Guys..

kaskus-image

Diubah oleh nefri.ryu 01-07-2017 10:33
safefem
rahmat559
herry8900
herry8900 dan 2 lainnya memberi reputasi
3
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.