- Beranda
- Stories from the Heart
Yakul ukuran 1Ltr
...
TS
sanjikyun92
Yakul ukuran 1Ltr
Sorry gan,,Ini bukan thread promosi , kalo pengen yakul beli sja ditoko terdekat agan.
Judul Yakul ukuran 1Ltr ni terinspirasi dari ht kemarin dari kamar sebelah, yang intinya sebaik baiknya ukuran,adalah pas, tidak berlebihan seperti hidup ini apapun hal yang berlebih akan berakibat buruk pada kita. Tak percaya??PERCAYA SAJA!!! done masalah selesai.
Cerita ini seperti kebanyakan cerita SFTH lainnya. Masih. tentang cinta, pencarian jati diri, persahabatan. Mungkin cerita ane gak bisa buat agan nangis, ketawa, tapi menurut ane masih layak untuk di ikuti.
Melihat kebanykan pembukaan di SFTH kita ini, tentang pertanyaan real story atau fiksi, kita buat lebih simple saja, anggap saja cerita ini adalah fiktif belaka, Bila ada kesamaan nama,tempat,waktu dan tempat harap dimaklum saja. Ya udah daripada pokoknya Baca saja lah.
Nb: Plis jangan kepo atau minta foto salah satu karakter disini sama ane gan, kalo mau minta maaf ane baru bisa kasih..karena ini cerita fiktif..
Sebelum kisah ini di mulai, ane mohon maaf lahir dan batin pada segenap anggota keluarga besar kaskus semua.
Mohon maaf bila sering terjadi edit. Soalnya ane benar2 nubie dikaskus
Oiya lupa!! Ane minta support agan agan semua, berupa rate,komen maupun cendol.
Ane usaha in tak ada kentang diantara kita. Terima kasih buat agan2 yang udah komen dan masukan, berkat kalian,,, tulisan ane perlahan bisa jadi lebih baik

Index
Part 1- Awal Mula
Part 2 - Munculnya si Raja Bikipz
part 3 - berawal dari ekstra musik
part-4 rasa putih abu-abu nawas
part-5 berawal dari pisah jok
part-6 3 bulan setelah insiden berawal dari pisah jok
part-7 kau hadir merubah segalanya
part-8 badai itu disebut cinta
part-9 haruskah aku menjadi srintil?
part-10 jeritan patah hati
Part-11 tak ada rotan akarpun beli
Part 12- Dipingit
Judul Yakul ukuran 1Ltr ni terinspirasi dari ht kemarin dari kamar sebelah, yang intinya sebaik baiknya ukuran,adalah pas, tidak berlebihan seperti hidup ini apapun hal yang berlebih akan berakibat buruk pada kita. Tak percaya??PERCAYA SAJA!!! done masalah selesai.
Cerita ini seperti kebanyakan cerita SFTH lainnya. Masih. tentang cinta, pencarian jati diri, persahabatan. Mungkin cerita ane gak bisa buat agan nangis, ketawa, tapi menurut ane masih layak untuk di ikuti.
Melihat kebanykan pembukaan di SFTH kita ini, tentang pertanyaan real story atau fiksi, kita buat lebih simple saja, anggap saja cerita ini adalah fiktif belaka, Bila ada kesamaan nama,tempat,waktu dan tempat harap dimaklum saja. Ya udah daripada pokoknya Baca saja lah.
Nb: Plis jangan kepo atau minta foto salah satu karakter disini sama ane gan, kalo mau minta maaf ane baru bisa kasih..karena ini cerita fiktif..
Sebelum kisah ini di mulai, ane mohon maaf lahir dan batin pada segenap anggota keluarga besar kaskus semua.
Mohon maaf bila sering terjadi edit. Soalnya ane benar2 nubie dikaskus
Oiya lupa!! Ane minta support agan agan semua, berupa rate,komen maupun cendol.
Ane usaha in tak ada kentang diantara kita. Terima kasih buat agan2 yang udah komen dan masukan, berkat kalian,,, tulisan ane perlahan bisa jadi lebih baik


Index
Part 1- Awal Mula
Part 2 - Munculnya si Raja Bikipz
part 3 - berawal dari ekstra musik
part-4 rasa putih abu-abu nawas
part-5 berawal dari pisah jok
part-6 3 bulan setelah insiden berawal dari pisah jok
part-7 kau hadir merubah segalanya
part-8 badai itu disebut cinta
part-9 haruskah aku menjadi srintil?
part-10 jeritan patah hati
Part-11 tak ada rotan akarpun beli
Part 12- Dipingit
Diubah oleh sanjikyun92 09-07-2017 10:06
anasabila memberi reputasi
1
5.3K
35
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.8KThread•53.4KAnggota
Tampilkan semua post
TS
sanjikyun92
#24
Part 9 Haruskah Aku Menjadi Srintil ??
Pagi ini terasa begitu indahnya, matahari masih malu malu keluar dari persembunyiannya. Nenek sedang asik masak sarapan, ane keluar rumah sambil menghirup udara khas pedesaan. Jam 7 ane ini siatif nyuci baju, saat ane asik menggosok baju pakek sikat baju, om Roni dateng dateng ngejek ane.
Ane cuma bisa iya iya doank di saat begini, disituasi seperti ini, ane jelas klah debat. :hopeless .
Selesai cuci baju,ane mandi, mencoba menghindari cacian oknom yang sellu merhatiin sama cari celah buat bullyinane
Setelah mandi ane pun makan, iseng iseng ane inisiatif SMS Vika. “Vik, ntar jam berapa?”
“Jam 3 ya, aku tungguin disana”, balas Vika
"Ok"
Toko buku samping alun alun kota
Jam 3 lebih 5 menit ane sampek di Toko Buku itu, diparkiran ane SMS doi, males clingak clinguk nyariin doi
"Dimana Vik, aku parkiran" sambil clingak clinguk diatas dikuda besi
"Ini diblakang kmu" balas doi, otomatis ane nenggok kebelakang
Oh man doi cantik pakek kkkkkk bnyak bener
. Rambut dikuncir kuda debgan poni unyu ,kaki dibalut celana jeans item panjng, pakek sweater biru tua tua keladi dan tas kecil (ane gak tau nmanya)dan senyum malu malu najong. Terlihat pipinya merah dan lubangidungnya merekah, saat ane melongo kagum, sumpah cantik beneran

"Napa sih?? Kok ngliatnya gitu amat"
"Enggak kok, gapapa " ane ketularan malu malu najong :muntah
percakapan berhenti sejenak, ane menunggu otak yang lagi melayang keawang awang. Tak lama suara doi membuyarkan lamunan ane.
”Yuk masuk"
"Ayok"
Langkah dua insan berjalan berjalan ber iringan, hati menjerit lirih " bagaimana dengan mu?? Apakah sama sepertiku? Yang mulai berharap memiliki kamu?
" .
Kami pun masuk ke toko buku, kami lihat lihat koleksi buku buku disini. Ane pun mencoba membuka percakapan
Waktu terasa cepat berlalu, ketika ane bersama doi, kalo gk salah Vika beli buku judulnya Saman pengarangnya Ayu Utami. Sedangkan ane enggak beli apapun, dengan alasan belum nemu buku yang cocok. Padahal males beli buku karena duit ngepas buat jajan sama bensin.
Kita keluar bersama sama dari toko buku dan menuju keparkiran (bukn keluar bareng yang lain) . Ane berniat mau antar doi pulang ke rumahnya tapi ane gak jadi ngomong.
"Aku pulang dulu ya, kakak ku dah jemput" Vikapun berlari ke cewe yang naik motor mio
"Iya ati ati" jawab ane
Tak lama Vika dan kakaknya mulai menghilang dari pandangan mata, ane pun juga bergegas pulang. Ane melaju diiringi kerlap kerlip lampu kota diakhir senja. Terlintas kembli ending ronggeng dukuh paruk
"Apakah aku harus gila dulu seperti Srintil?? Agar kmu tahu betapa aku mencintaimu??
Quote:
Ane cuma bisa iya iya doank di saat begini, disituasi seperti ini, ane jelas klah debat. :hopeless .
Selesai cuci baju,ane mandi, mencoba menghindari cacian oknom yang sellu merhatiin sama cari celah buat bullyinane
Setelah mandi ane pun makan, iseng iseng ane inisiatif SMS Vika. “Vik, ntar jam berapa?”
“Jam 3 ya, aku tungguin disana”, balas Vika
"Ok"
Toko buku samping alun alun kota
Jam 3 lebih 5 menit ane sampek di Toko Buku itu, diparkiran ane SMS doi, males clingak clinguk nyariin doi
"Dimana Vik, aku parkiran" sambil clingak clinguk diatas dikuda besi
"Ini diblakang kmu" balas doi, otomatis ane nenggok kebelakang
Oh man doi cantik pakek kkkkkk bnyak bener
. Rambut dikuncir kuda debgan poni unyu ,kaki dibalut celana jeans item panjng, pakek sweater biru tua tua keladi dan tas kecil (ane gak tau nmanya)dan senyum malu malu najong. Terlihat pipinya merah dan lubangidungnya merekah, saat ane melongo kagum, sumpah cantik beneran

"Napa sih?? Kok ngliatnya gitu amat"
"Enggak kok, gapapa " ane ketularan malu malu najong :muntah
percakapan berhenti sejenak, ane menunggu otak yang lagi melayang keawang awang. Tak lama suara doi membuyarkan lamunan ane.
”Yuk masuk"
"Ayok"
Langkah dua insan berjalan berjalan ber iringan, hati menjerit lirih " bagaimana dengan mu?? Apakah sama sepertiku? Yang mulai berharap memiliki kamu?

" . Kami pun masuk ke toko buku, kami lihat lihat koleksi buku buku disini. Ane pun mencoba membuka percakapan
Quote:
Waktu terasa cepat berlalu, ketika ane bersama doi, kalo gk salah Vika beli buku judulnya Saman pengarangnya Ayu Utami. Sedangkan ane enggak beli apapun, dengan alasan belum nemu buku yang cocok. Padahal males beli buku karena duit ngepas buat jajan sama bensin.

Kita keluar bersama sama dari toko buku dan menuju keparkiran (bukn keluar bareng yang lain) . Ane berniat mau antar doi pulang ke rumahnya tapi ane gak jadi ngomong.
"Aku pulang dulu ya, kakak ku dah jemput" Vikapun berlari ke cewe yang naik motor mio
"Iya ati ati" jawab ane
Tak lama Vika dan kakaknya mulai menghilang dari pandangan mata, ane pun juga bergegas pulang. Ane melaju diiringi kerlap kerlip lampu kota diakhir senja. Terlintas kembli ending ronggeng dukuh paruk
"Apakah aku harus gila dulu seperti Srintil?? Agar kmu tahu betapa aku mencintaimu??
Diubah oleh sanjikyun92 01-07-2017 20:47
0

. Doi ngakak sama mukul lengan ane pelan