Kaskus

Story

aldydwprntAvatar border
TS
aldydwprnt
Kucingtai Kamu, Neng! (Real Horror Story)
Ketika Kucing dapat merubah hidup seseorang dan menjadi sosok yang sangat berpengaruh, inilah kisahku bersama kucing yang bernama Neng.

Kucingtai Kamu, Neng! (Real Horror Story)

Cerita ini berawal dari ane masih berumur 14 tahun, sebelumnya ane belum pernah pelihara kucing atau punya kucing tapi emang suka kucing. Karena keluarga ane ga ada yang suka kucing sama sekali, padahal ane sendiri mau pelihara. Sampai pada pertengahan bulan Mei 2011 ane punya kucing, jenis kucing kampung warna orange tapi bersih. Kucing inilah awal dari kisah horror ane! Sampe detik ini ane belum tau kucing ini dari mana asalnya, pembawa buruk atau baik? Dibaca aja ceritanya.

Spoiler for HT 22 September 2017:

Quote:


Spoiler for Q&A:


PROLOG
Quote:


INDEX
Quote:



SIDE STORY
Quote:


Update waktu kosong, diusahakan tiap minggu
emoticon-Shakehand2


Spoiler for Cerita Kaskuser:
Diubah oleh aldydwprnt 12-10-2020 20:12
redricesAvatar border
edamAvatar border
archaengelAvatar border
archaengel dan 35 lainnya memberi reputasi
34
505K
1.5K
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.8KThread52.8KAnggota
Tampilkan semua post
aldydwprntAvatar border
TS
aldydwprnt
#510
Part 1.3- Kelahiran Baru

Ternyata waktu ane kember itu khodam ane tidak bisa ikut, karena sebelum daerah itu ada pagar ghaibnya yang tak bisa dilewati khodam ane. Karena mungkin itu daerah pegunungan entah gimana ane kurang paham, makanya waktu itu ane gabisa minta tolong Neng 2 untuk membantu ane.

Skip dari cerita kember ...

Kembali ke cerita Neng, ane tak pernah mengkaitkan pengalaman ane selama punya kucing dengan hal mistis apapun karena jika iya berarti ane terjerumus oleh jin.

Perut Neng udah semakin besar, anak kucing baru yang belum dikasih nama pun udah bisa lari kesana-kesini. Ane dan Rere udah merencanakan untuk menamai kucing itu berbarengan dengan kucing barunya Neng. Karena ane belum paham betul tentang kucing dan kehamilannya jadi ane gatau kapan Neng bakal lahiran.

Sebenarnya ane dan keluarga udah merencanakan untuk pindah rumah, karena rumah yang ane tempati sekarang ingin digunakan oleh keluarga bibi ane karena keuangannya lagi down. Tapi pindahan rumah itu akan berlangsung ketika ane udah naik kelas, jadi sementara ane masih menempatinya.

Banyak hal yang ane pikirkan ketika mendapat kabar itu dan bagaimana kelanjutan hubungan kucing ane Neng dan kucing Rere si Caka, karena ane bakal pindah ke kota dan akan jauh dengan rumah Rere.

Karena terpikir akan banyak sekali anak kucing, akhirnya ane dan Rere belanja barang-barang keperluan seperti kandang, makanan, dan barang lainnya untuk menyambut anak barunya Neng. Ane dan Rere itu kadang pulang pergi bareng naik angkot untuk sekolah, dan waktu itu ane jalan kaki sama Rere untuk ke toko peralatan kucing karena tidak jauh dari sekolah ane.

Neng, Caka dan anak kucing baru itu semua lagi ditaruh dirumah Rere karena kata Rere sudah mendekati kelahirannya Neng jadi ane nurut aja.

Lagi asyiknya kita berjalan kaki menyusuri trotoar jalan, tiba-tiba ada kecelakaan motor ditabrak mobil dan pengendara motor itu langsung tewas seketika ditempat. Dua orang, ibu dan anaknya yang masih SMP. Anaknya kepalanya pecah dan si ibu perutnya seperti robek, isinya kemana-mana. Kejadian itu dekat sekali dengan ane dan Rere yang sedang berjalan kaki, sangat terlihat jelas kejadian mengenaskan itu.

Sebelum kejadian itu ane seperti melihat bayangan putih yang melayang-layang diatas jalan tepat dimana tabrakan itu terjadi. Rere muntah-muntah ngeliatnya, ane cuma ngeri dan jijik liatnya. Banyak orang yang sudah menolong mereka, ane hanya bisa menonton karena memang masih bocah.

Entah kenapa, Rere meminta untuk segera pulang dan nanti lagi membeli peralatan kucingnya karena dia tidak enak badan. Ane punya firasat tidak enak dengan hal ini, ane pun mengiyakan ajakan Rere untuk segera pulang.

Sesampainya dirumah Rere, kita melihat Neng sudah lahiran. Anaknya 5 seperti kucing baru yang kita temukan, tapi warnanya jelas beda. Kebanyakan mengikuti warna Caka yang cenderung hitam putih dan ada satu kucing yang bercorak sangat mirip Neng.

Quote:


Akhirnya Rere mencoba menepuk pelan-pelan kucing itu dibantu ane seperti bayi manusia yang baru lahir, setelah cukup lama akhirnya memang mereka sudah mati. Mungkin sejak didalam perutnya Neng, hanya tersisa satu kucing berjenis kelamin jantan yang coraknya sangat mirip dengan Neng.

Ane langsung kepikiran dengan kejadian yang baru kita alami dan tidak jadinya membeli peralatan kucing baru, tapi ane mencoba untuk berpikir positif mungkin sudah takdirnya. Dengan rasa sedih, akhirnya ane dan Rere mengubur keempat kucing baru itu dengan menamai mereka Capri, Nemo, Zeezy dan Milk. Nemo dan Milk ane yang memberi nama dan sisanya dinamai oleh Rere.
itkgid
a9r7a
mmuji1575
mmuji1575 dan 4 lainnya memberi reputasi
5
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.