Kaskus

Entertainment

endoneisahAvatar border
TS
endoneisah
10 Pahlawan yang Gugur pada Peristiwa G 30 S / PKI
10 Pahlawan yang Gugur pada Peristiwa G 30 S / PKI


Peristiwa G30S/PKI – Gerakan 30 September Partai Komunis Indonesia atau yang umum disingkat G30S/PKI pada tahun 1965 merupakan salah satu sejarah kelam tak terlupakan yang pernah dialami oleh Indonesia.

Ketika itu, PKI melakukan pemberontakan dengan menculik beberapa petinggi TNI Angkatan Darat. Semua petinggi TNI-AD tersebut lalu dibantai dengan cara tak manusiawi di sebuah tempat yang kini diberi nama Monumen Lubang Buaya.
Mereka yang gugur tersebut kemudian menjadi tombak perlawanan anak bangsa terhadap kebiadaban PKI. Seluruh petinggi TNI-AD yang gugur kemudian dinobatkan negara sebagai Pahlawan Revolusi.

Pahlawan yang Gugur pada Peristiwa G30S/PKI


Di bawah ini adalah informasi mengenai Pahlawan Revolusi tersebut.

Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Itulah 10 pahlawan revolusi, sebagiannya merupakan anggota TNI dan anggota polisi yang menjadi korban dari keganasan PKI pada peristiwa G30S/PKI.
Semoga nyawa yang mereka pertaruhkan untuk keutuhan NKRI tak sia-sia. Mari kita mendoakan mereka agar mendapat tempat yang layak di sisi-Nya. Aamiin.


Spoiler for bonus pic:




10 Pahlawan yang Gugur pada Peristiwa G 30 S / PKI


Hanya Menerima Donasi Bata


emoticon-Hansip



Quote:
Diubah oleh endoneisah 20-06-2017 09:15
0
27.2K
122
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
The Lounge
The Lounge
KASKUS Official
1.3MThread104.8KAnggota
Tampilkan semua post
myturtleAvatar border
myturtle
#89
Dalang G-30-S ya PKI :
1. PKI mempuyai ide pembentukan angkatan ke-V dan mempersenjatai angkatan ke-V yaitu tani dan buruh. Alasannya, untuk membantu konfrontasi dengan Malaysia.
Angkatan Darat tidak setuju.
2. Awal Agustus 1965 Bung Karno pingsan. Soebandrio memanggil Aidit yang sedang berada di Cina. Aidit membawa dokter dari Cina yang sudah pernah mengobati Bung Karno untuk mengobati Presiden. Dokter tersebut berhasil mengobati Bung Karno tapi pesimis dengan kondisi kesehatan Presiden. Dokter itu mengatakan apabila Presiden jatuh sakit lagi, ada kemungkinan akan lumpuh atau meninggal.
3. Karena AD adalah penentang terkuat PKI, asumsi Presiden sakit keras merisaukan Aidit yang beranggapan bahwa jika Presiden Soekarno meninggal maka PKI akan kehilangan pelindung. Sementara itu, PKI tidak siap menghadapi AD tanpa Presiden Soekarno.
4. Awal September 1965, isu adanya "Dewan Jenderal" semakin gencar akan melakukan kudeta terhadap Presiden Soekarno.
5. Aidit beranggapan bahwa "Dewan Jenderal" akan melakukan kudeta tanggal 5 Oktober 1965, bertepatan dengan HUT ABRI. Aidit ingin mendahului melakukan kudeta terhadap Dewan Jenderal.
6. Tanggal 1 Oktober, Untung mengeluarkan Dekrit Pembentukan Dewan Revolusi yang salah satu isinya adalah melakukan pembersihan terhadap anggota "Dewan Jenderal"
7. Jenderal yang diculik ialah perwira tinggi yang tergabung dalam Markas Besar AD.
Markas Besar AD inilah yang berperan memberikan advice kepada Ahmad Yani menolak pembentukan angkatan ke-V.
8. PKI merilis statement yang mendukung Gerakan 30 September yang dilakukan oleh Untung cs.

Pejabat Tinggi Markas Besar AD Tahun 1965

Menko Hankam/Kasab : Jenderal A.H. Nasution

Menteri Panglima Angkatan Darat : Letjen Ahmad Yani *.

Deputi-deputi Menpangad :
1. Deputi I (Operasi) : Mayjen Moersjid
2. Deputi II (Administrasi) : Mayjen R Soeprapto *
3. Deputi III (Perencanaan dan Pembinaan) : Mayjen MT Harjono *

Asisten-asisten Menpangad:
1. Asisten I (Intelijen) : Mayjen S Parman *
2. Asisten II (Operasi) : Mayjen Jamin Gintings
3. Asisten III (Personil) : Mayjen Pranoto Reksosamodra
4. Asisten IV (Logistik) : Brigjen DI Panjaitan *
5. Asisten V (Teritorial) : Mayjen Soeprapto Soekowati
6. Asisten VI (Litbang) : Brigjen Soedjono
7. Asisten VII (Keuangan) : Brigjen Alamsjah Ratu Prawiranegara

Inspektur Kehakiman AD : Brigjen Soetojo Siswomihardjo *

Keterangan: tanda * adalah perwira tinggi yang gugur dalam peristiwa G-30-S 1965.


Soeharto bukan dalang G-30-S
1) Kalau ini adalah usaha Soeharto menyingkirkan rival-rivalnya (Ahmad Yani, dkk) seperti isu yang banyak beredar, atau masalah internal AD kenapa Gerakan ini pada tanggal yang sama juga terjadi di daerah lain seperti di Solo, Yogya, Semarang, dsb.?

2) AH Nasution sebagai salah satu korban G-30-S yang berhasil selamat berkeyakinan bahwa Soeharto tidak terlibat G-30-S https://www.library.ohiou.edu/indopu...0/23/0007.html

3) Banyak yang menanyakan kenapa Mayjen Soeharto sebagai Pangkostrad tidak ikut diculik. Pangkostrad dulu itu hanya sebagai pasukan cadangan ABRI, tidak sepenting sekarang. PKI tidak memperhitungkan Kostrad. Kostrad jadi besar semenjak Soeharto jadi Presiden.

Kok tidak ada yang mempertanyakan kenapa Deputi I Mayjen Moersjid atau Asisten II Mayjen Jamin Ginting atau Asisten III Mayjen Pranoto tidak ikut diculik?

4) Ketika diadili di Mahmilub, Letkol Untung tidak pernah menyatakan bahwa Mayjend Soeharto terlibat G-30-S. Paling tidak menyuruhnya menculik perwira tinggi AD. Kalau tidak bersalah kenapa harus melarikan diri? Dan apa manfaatnya bagi Untung melindungi Soeharto?

Jangan hanya karena Letkol Untung pernah jadi anak buah Soeharto dan Soeharto pernah datang ke pernikahan Untung lantas tiba-tiba mengkambinghitamkan Soeharto. Soekarno juga pernah menyebutkan dalam pidatonya bahwa memang ada pimpinan PKI yang keblinger pada peristiwa G-30-S yang secara tidak langsung menyiratkan bahwa PKI terlibat dalam gerakan ini. Soeharto tidak akan pernah jadi Presiden seandainya Bung Karno saat itu secara tegas mau membubarkan PKI.
kkjavu
kkjavu memberi reputasi
1
Tutup
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.