- Beranda
- Stories from the Heart
Ojek Online The Story (True Story)
...
TS
trishinu
Ojek Online The Story (True Story)
Ojek Online The Story
Quote:
Quote:
Quote:
Quote:
Diubah oleh trishinu 21-06-2017 15:57
anasabila memberi reputasi
1
12.4K
41
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.9KThread•53.9KAnggota
Tampilkan semua post
TS
trishinu
#27
DIKIRA MALING part 1
Panas terik yang sangat menyengat dan kondisi jalanan yang begitu macet di Kota Medan hari itu membuat tubuh ini cepat lelah dan letih, dengan fisik yang menurun akhirnya saya pun memilih beristirahat di kos2an teman yang tak jauh dari hiruk pikuk suara bisingnya kendaraan yang lalu lalang.
Seteguk demi seteguk merasakan setiap nikmatnya air mengalir melewati kerongkongan seketika menghapus dahaga ini dan basuhan air yang dingin membuat mata yang seketika layu pun menjadi segar. Rasanya sungguh nikmat sembari melepas lelah dan letih ini.
Detik demi detik pun berlalu tak terasa sudah hitungan menit beristirahat dan seketika disadarkan oleh dering HP yang berbunyi tanda orderan masuk di aplikasi Ojek Online saya. Tugas saya melaksanakan kewajiban pun datang.
Quote:
30 menit pun berlalu setelah saya terakhir memesan makanan dan tibalah saya di tempat tujuan yang dimaksud. Saya memberhentikan sepeda motor saya (orang medan nyebutnya Kereta) tepat di dekat pos satpam yang berada di kos2an tersebut dan bermaksud meminta ijin kepada satpam buat masuk ke kos2an untuk mengantarkan pesanan makanan.
Namun, melihat kondisi pos satpam yang sunyi saya pun bermaksud menelpon teman si mbak konsumen yang memesan makanan dahulu. Sembari menelpon datanglah seorang wanita yang ditaksir berumur 30-an tahun datang membawa Galon A*** (orang medan nyebutnya), sempat berbincang sebentar dan seketika wanita tersebut menukar Galon A*** yang dibawanya dalam kondisi bocor dengan Galon A*** yang berada di pos satpam tersebut. Dia sempat memberitahukan bahwa dia adalah Tukang Galon A*** langganan tempat kos2an ini, tanpa curiga saya pun mengiyakan perkataan wanita itu.
Masuk lah saya mengantarkan makanan dan wanita itu pun pergi, melihat kos2an tersebut dengan bentuk bangunan dan kondisi yang nyaman membuat saya berpikir ini adalah kos2an elit. Namun feeling saya merasakan tidak enak ketika saya melihat CCTV di setiap pojok dan kondisi pintu kos2an dibiarkan terbuka tanpa ada pemiliknya di dalam.
Quote:
Orderan pun akhirnya selesai saya laksanakan dengan baik dan selanjutnya saya beranjak untuk berkeliling mencari orderan lain.
3 jam kemudian ketika saya sedang mengantarkan konsumen HP saya terus berdering tanpa henti dan membuat penasaran siapa sosok dibalik penelpon tersebut. Namun saya mengacuhkan saja, karena sedang dijalan mengantar konsumen.
Rasa penasaran saya pun akhirnya terpecahkan ketika saya mengangkat telepon itu setelah selesai mengantar konsumen.
Quote:
Bersambung.......
0
