Kaskus

Story

rahmahidayatAvatar border
TS
rahmahidayat
DISPERSI
Berawal dari obrolan singkat di sebuah grup Chat, dimana beberapa Te Es dari Trit SFTH saling bercanda dan berkumpul maya. Tercetus sebuah keinginan untuk membuat Cerita Bersama, yup Te Es juga manusia, kadang ruwet juga ditagihin apdetan melulu. Dan tadaaaaaa......
Jadilah trit ini, sebagai pelepas jenuh mereka yang dikejar2 apdetan BEHAhaha, yang ga asyiknya cuman satu, ane yang disuruh bikinin Wadahnya sekaligus Prolog.

Buat yang baca trit ini, nikmati saja alurnya, karena....siapa tahu apdetan berikutnya adalah Te Es Favorit Kamu yang bikin emoticon-Ngakak (S)

P.S : Rajin-rajin Cek Indeks ya, biar tau kalo ada apdetan baru emoticon-Wink

WARNING : Pada beberapa Part mengandung ADULT CONTENT/Materi Dewasa dan VIOLENCE/Kekerasan, jadi Kebijakan Reader dalam membaca sangat diharapkan
Diubah oleh rahmahidayat 16-04-2017 13:59
anasabilaAvatar border
chamelemonAvatar border
chamelemon dan anasabila memberi reputasi
2
86.4K
830
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.8KThread52.8KAnggota
Tampilkan semua post
henekenAvatar border
heneken
#782
SO GOOD AT BEING IN TROUBLE


Nama gue Angel, dan gue seorang drug dealer. Gue jualan obat, bukan dengan cara yang norak. Kalo lo penasaran apa motivasi gue ngelakuin hal begini?? Trust me, it wasting ur time buat ngurusin orang seperti gue.

Tapi buat gue, sangat lah berguna buat merhatiin orang-orang seperti kalian semua. Yang kerjaan nya Cuma ngejalani hidup sehari-hari tanpa tau kalo sesungguhnya banyak hal yang ga kalian ketahui disekitar, termasuk tentang diri sendiri.

Kenapa?? Karena gue butuh lingkungan seperti itu. Lingkungan hidup yang individu nya sangat mudah untuk dibuat putus asa, dihasut, dan akhirnya sangat gampang untuk terjerumus. Apalagi orang2 yang masih bingung akan diri sendiri.

Yaa, pasti ga sedikit juga orang yang ga termasuk kategori tsb, contoh nya orang-orang yang sejak dini udah ngerasain penderitaan, kehilangan, kebencian. Semakin hati ini sakit, maka semakin kuat pula diri kita. Bener ga itu? Gatau deh gue hahaha, mungkin itu yang pengen gue buktiin sendiri. Rasa cinta yang disertai kehilangan, melahirkan kebencian. Selama perasaan itu masih ada, maka kebencian akan terus ada di muka bumi ini.


Quote:



Hahahaha, gue udah biasa untuk mendengar suara2 barusan. Suara2 yang entah mengapa selalu ada di kepala gue, yang seakan mengejek gue setiap saat, setiap hari nya. Yeaa, bener banget!! Gue menikmati ini semua, apa yang gue lakukan, apa yang gue dapat dengan bertemu berbagai macam jenis orang, Cuma gue harus bersabar, karena tujuan gue bakal segera tercapai. Ya, semoga gue bisa sabar…

Benerr kan!??? Dengan membaca beberapa paragraph diatas, lo otomatis wasting ur time seperti yang gue bilang diatas Ha ha ha ha. Terbukti kan, segitu gampang nya untuk ngendaliin orang. Dan semakin besar pula kesempatan untuk di tipu. Masa iye ga pernah nonton naruto..?

Okeey, okeey cukup basa basi yang kelewat basi nya. Cuma pengen intro sedikit supaya ga lupa kalo ini part nya gue, Angel. Tapi bener, apa yang gue bilang diatas itu adalah pembuka dari part gue yang ini, karena udah cukup main main nya. Udah cukup perkenalan nya, pencitraan nya dan kejadian kejadian klise nya. Udah saat nya masuk ke part yang lebih penting, ya kan?? Masa iya segini banyak cast nya, kejadian nya itu-itu aja?? Udah kek sinetron kang bubur naik kelas jadinya, males bet gue juga ha ha ha ha.

.
.
.


Malem ini, setelah menyelesaikan beberapa urusan gue dengan orang yang gue cari yang tiba-tiba aja udah lenyap ditelan bumi karena salah urusan sama anggota yakuza, gue pulang menuju kost-an nya Cherrie.

Well, gue cuma nepatin janji gue tadi siang buat ngejelasin semuanya kepadanya. Karena saat gue kembali ke café, Cherrie udah pulang. Inget intro kepanjangan gue diatas? Yap! Cewe kopi ini termasuk salah satu dari tipe orang tersebut.

Jelas banget mungkin, hanya dari tatapan matanya, gerak gerik nya, yang jelas cewe ini punya banyak masalah yang belum terselesaikan dalam hidup nya. Dalam beberapa kasus, dampak yang dihasilkan juga bisa menyebabkan, kelainan ataupun penyimpangan terhadap dirinya.

But I don’t know for now! Gue masih belum tau apa yang bakal gue mau dari Cherrie ini. Entah kenapa ada suatu hal yang membuat gue tertarik dengan dirinya. Hanya sedikit bermain main mungkin cepat atau lambat gue bakal tau harus berbuat apa kepadanya. Memanfaatkan nya, mengabaikan nya, atau hal lainya…

Quote:


Yaah, gue pun langsung mengambil coc dari tangan nya itu, membuka bungkusan nya dan me-nyerak kan nya diatas meja nya dan menyusun serbuk tersebut menjadi satu garis panjang. Gue sobek secarik kertas, lalu gue gulung. Cherrie mendekati gue, dan mengambil gulungan kertas di tangan gue untuk segera digunakan nya menghisap serbuk kokain di meja ini.

Woww, gila juga nih cewe. Sekali isep langsung abis setengah. Cherrie yang udah kelar menghisap serbuk ini, lalu memberikan nya ke gue, lalu segera duduk menyandarkan tubuhnya di dinding kamar nya ini. Gue takjub sama nih cewe kopi, yang padahal sehari hari nya nge bikin kopi.

Segera juga, efek dari narkotika ini menguasai tubuhnya. Perlahan ia mulai terkapar di lantai. Tubuhnya serasa rileks luar biasa. Gue?? Gue pun segera menghabiskan hisapan terakhir yang tersisa di meja ini.

Quote:


Gue juga duduk dan bersandar di dinding kamar nya. Cuma diam dan menatap nya yang udah kelewat tinggi naik nya. Yaa, kokain emang cepet buat naik Cherr, tapi kayanya lo belum terbiasa. Nikmati aja dulu, gue mungkin bakal sedikit lebih lama lagi disini.

Walaupun gue jarang make bareng cewe, tapi untuk sekarang ini entah kenapa Cherrie bisa jadi temen yang pas buat sekedar beginian. Bahkan udah beberapa kali gue kasih cuma-Cuma doang ke dia. Gue sendiri ga ngerti entah gue ada sedikit respect ataupun engga.

Quote:


Matanya memang menatap gue, tapi gue rasa pikiran nya masih ngawang. Gue tau rasa nya gimana, pasti sekujur tubuh dan saraf lo delay sekarang. Kemudian tanganya menggenggam sikut gue, mungkin kesadaran nya udah mulai kembali.

Quote:


Cherrie ternyata ga selemah yang gue pikir. Ia pun bangkit dan duduk bersandar di dinding kembali. Gue mencoba berbicara dengan nya apakah dia bisa menjawab. Ya, sesekali dia nge jawab, meski dengan kesadaran yang setengah2.

Oke Cherr, coba kita liat apa lo bakal ikut ke permainan gue ini. Gue membuka perlahan kancing baju yang ia kenakan, menarik nya kebawah hingga tersisa bra yang ia kenakan.

Quote:


Gue berdiri, melepas resleting celana. Mengeluarkan yang lebih mempesona lagi Dari balik celana dalam gue. Kemudian gue berdiri tepat didepan wajahnya, dan get into her mouth.

Gue penasaran Cherrr, apa lo bakal nolak. Paling engga kita bisa nikmatin dulu sekarang. Sekian lama gue melakukan ini sepihak, akhirnya matanya menatap gue. Tanganya kini mulai bergerak, melepas pengait bra nya. Dan ga gue sangka, permainan ini lebih seru dari yang gue pikirkan tadi.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -


Beberapa hari sudah terlewat semenjak gue menghubungi pihak Sanozaki dan menyelidiki tentang orang yang menjual barang yang dia dapat dari gue. Meski orang yang ditangkap itu adalah orang yang mendapat barang dari gue, namun gue sendiri bersih dan aman dari grup itu sendiri.

Dan juga, gue bakal bilang kalau sebenernya kegiatan gue belakangan ini yang sering mengunjungi Villa café tersebut, bukanlah sekedar kebetulan semata. Terima kasih untuk James yang secara ga sengaja malah mau bekerja disana, sehingga gue tau seluk beluk informasi tentang pemilik nya dan anak nya yang bernama Mayang. Dan Bernard yang selalu cerita tentang bos nya mbak Riza.

Terima kasih juga buat Cherrie, karena sekarang gue tau kalo anak pemilik café itu punya hubungan dengan bos perusahaan besar yang gue nilai, selera nya rendah banget karena logo nya aja biji kuda. Dan karena informasi itu juga, berkat pengamatan gue selama ke sana, akhirnya gue bisa secara langsung melihat dan mengetahui pimpinan yakuza Sanozaki ini. Tenyata mereka bodoh juga, segampang itu mucul di keramaian.

Yang entah kerja sama nya apa juga gue beruntung banget, karena ini semua saling berkaitan. Kayanya untuk kedepan nya bakal lebih gampang lagi. Cukup mendekati si pemilik café ini yang kelihatan nya galau setiap hari akibat terpaut masa lalu yang suram, mungkin sedikit bermain lewat anak nya bisa membantu.

Sejauh ini, gue udah tau sebagian dari target gue. Cuma satu orang yang sampai saat ini informasi nya masih sulit untuk gue dapatkan. Satu-satu nya informasi yang gue tau kalau pria ini hanya bekerja sebagai pegawai di sebuah perusahaan di kota ini, jadi siapakah si Rahmad ini??Mungkin Andreas bisa gue pakai untuk mengulik informasi lebih lanjut mengenai Rahmad.

Untuk saat ini, gue bakal memulai langkah awal setelah sekian lama mengumpulkan informasi. Diawali dengan orang itu terlebih dahulu, yang kalo gue ga salah, pagi ini ia sudah berada disana.

Quote:


Gue segera cabut tanpa membayar rokok dua bungkus yang gue ambil tadi. Tenang teh, nanti sore gue bayar kok. Gue memacu motor menelusuri jalanan kota Bandung di pagi hari ini menuju ke Villa café itu lagi.



Quote:


Gue melihat nya berjalan dan menghampiri kami. Lebih tepat nya si Andreas, tapi gimana cara nya si anak jalanan ini bisa kenal cewe seperti ini?? Gue penasaran. Cewe itu hanya berdiri, mengobrol sedikit dengan Andreas, sampai akhirnya gue dikenalkan dengan nya.

Quote:




0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.