- Beranda
- Stories from the Heart
Buka Aura Pembawa Petaka (Cerita Nyata)
...
TS
nefri.ryu
Buka Aura Pembawa Petaka (Cerita Nyata)

Ane dua kali gagal buat trit baru. Semoga di forum ini bisa berhasil. Eaaa..Eaaa.. Ane akan menceritakan tentang ritual BUKA AURA yang ternyata menjadi PETAKA bagi teman ane..

Quote:
KENALAN DULU TONG...
PART 1 JANUR KUNING MENGERING
PART 2 LANGKAH BODOH
PART 3 JANGAN KESANA
PART 4 SEMUA HITAM
PART 5 ARI, ANANDI DAN AMARAH
PART 6 ADA APA DENGAN ENGKONG?
PART 7 RAGA ANANDI
PART 8 ARI YANG DITAKUTI
PART 9 MISTERI ARI
PART 10 BELENGGU RAGA
PART 11 TEROR MENULAR
PART 12 HOLIDAY BERSAMA
PART 13 PUTIH MENCEKAM
PART 14 PUTIH MENCEKAM (2)
PART 15 PUTIH MENCEKAM (3)
PART 16 KISAH SI PUTIH
PART 17 BELUM USAI..
PART 18 KESURUPAN MENCEKAM
PART 19 KESURUPAN MENCEKAM (2)
PART 20 KESURUPAN MENCEKAM (3)
PART 21 KESURUPAN MENCEKAM (4)
PART 22 HOME SWEET HOME
PART 23 ANANDI OH ANANDI...
PART 24 TELUSUR
PART 25 TELUSUR (2)
PART 26 'SAHABAT BARU'
PART 27 JIWA YANG HAMPA
PART 28 HOTEL ANGKER
PART 29 KORBAN LAINNYA
PART 30 FAKTA MENGEJUTKAN
PART 31 FAKTA MENGEJUTKAN (2)
PART 32 DETEKSI
PART 33 BIMBANG
PART 34 MENYEBAR
PART 35 REUNI MENCEKAM ANANDI DAN ARI
PART 36 SOSOK BARU
PART 37 TEMAN ARI
PART 38 SAMPAI DI SINI ( TAMAT ! )
THREAD BARU TENTANG ARI :
Ari, Sang Indigo dan Cerita Mistisnya
Jangan lupa bintang bintang indahnya ye gannn... Biar ane semangat buat update nya. Eaa eaaa



Diubah oleh nefri.ryu 22-11-2020 21:58
mukagedek dan 15 lainnya memberi reputasi
16
217.4K
425
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.9KThread•53.6KAnggota
Tampilkan semua post
TS
nefri.ryu
#21
Part 4 Semua Hitam
Siang hari, setelah balik dari ziarah ke makam keramat kedua. Badan Anandi terasa berat. Kepalanya sakit dan merasa ada yang berbeda dengan tubuhnya. Anandi memilih tidur, dia pikir tubuhnya terlalu lelah seharian bekerja..
Namun hal berbeda dirasakan oleh Engkong.. Terlebih membaca pesan instan di aplikasi WA yang dikirim Anandi..
Anandi : Kak Engkong..
Engkong : Ya, kenapa Ndi..
Anandi : Nanti malam kita ke makam itu lagi yok..
Engkong : Hah? Mau apa lagi kesana, malam-malam pula?
Anandi : Aku rindu suasana disana
Engkong : Ah kamu ini, tidur sana jangan ngelantur aja
Lalu… tidak ada balasan apapun dari Anandi..
![kaskus-image]()
Engkong merasa aneh dengan Anandi.. Apalagi dia kirim pesan seperti itu. Percakapan mereka berdua akhirnya dirembukkan dengan teman satu timnya yang lain, yang kebetulan tidak ikut ke makam tersebut.
Keesokan harinya..
Anandi minta izin untuk tidak bekerja hari itu.. Dia merasa badannya terasa berat dan capai yang tak kunjung hilang. Dalam satu hari, Anandi bisa bangun dan tidur sebanyak 10 kali. Dia pun hanya beranjak ke kamar mandi dan balik lagi tidur ke kamarnya.
Ane sempat WA dia dan dia cerita tentang keanehan tersebut. Namun, kami tak sempat chatting lama, karena WA ane gak dibales lagi. Si ANandi kembali tidur..
Tiga hari sudah kondisi ANandi seperti itu. Teman-teman sekantornya merasa cemas dengan kondisinya..
Pada akhirnya, Engkong dan Sandi (teman sekantornya) langsung ke rumah Anandi. Tanpa memberitahu ke ortu Anandi, mereka berniat untuk membawa Anandi ke tempat Ruqyah. Anandi awalnya menolak, namun Engkong dan Sandi terus terusan membujuknya.
Rabu sore, mereka bertiga berangkat ke rumah Ustad Alim di kawasan Jalan Merdeka Palembang. Ustad Alim yang sudah melihat gelagat berbeda dari Anandi, sengaja menyuruh ANandi untuk shalat Magrib dulu..
Barulah, prosesi Ruqyah dilaksanakan..
Benar saja.. Anandi meraung kesakitan ketika Ustad Alim dan temannya membacakan ayat-ayat suci Alquran.
![kaskus-image]()
Prosesi Ruqyah pertama ini, jujur.. ane gak banyak diceritain. Karena Engkong dan Sandi yang tahu. Mereka juga tidak banyak cerita dengan Anandi dan teman sekantor lainnya.
Ruqyah pertama selesai, dan Anandi disuruh kembali ke Ustad Alim jika mengalami gangguan lagi. Awalnya Anandi merasa lebih baikan dari sebelumnya. Dia bisa beraktifitas seperti biasanya..
Sampai akhirnya.. Dia cerita ke ane tentang mimpi-mimpi anehnya saat malam. Dalam mimpinya, dia diajak seseorang, entah itu siapa, ke dalam sumur hitam yang terlihat menyeramkan.
Namun, batinnya menolak dan beruntungnya, dia tidak mengikuti perintah ‘seseorang’ tersebut untuk masuk kedalam sumur tersebut.
Mimpi di malam selanjutnya lebih jelas. Dia melihat ada sesosok wanita berjubah putih yang sangat cantik. Wanita itu menyuruhnya masuk ke sungai, suasana itu sangat hening, gelap dan menakutkan. Lagi-lagi, Anandi tidak menuruti keinginan wanita itu.
![kaskus-image]()
Antara sadar dan tidak, dia melihat sosok jubah hitam masuk ke dalam kamarnya dan berusaha mendekatinya. Dia tahu, itu adalah gangguan makhluk astral. Anandi mencoba melawan dan berusaha menolak kehadiran sosok tersebut. Seketika.. sosok tersebut menghilang..
Satu minggu berlalu..
Kondisi Anandi semakin terpuruk. Dia selalu merasa ketakutan. Dia selalu berkomunikasi dengan ane tentang apa yang dilakukannya.
Anandi : Kak.. aku takut.. sekarang aku gak tidur di kamar, tapi di kamar adikku.
Ane : Yaudah kamu istigfar, baca alquran sebagai penenang, udah sholat kan?
Anandi : Udah kak, ini aja aku dengar rekaman ayat Alquran. Sambil nangis nih, aku takut untuk tidur, takut untuk bermimpi seperti itu lagi. Aku takut kaaak..
Ane : Tenang, jangan buat kondisi mu semakin nge drop. Itu akan memudahkan bagi ‘mereka’ untuk menguasaimu. Kalo kamu ngantuk, tidur aja. Jangan lupa sebelum itu, kamu baca doa-doa.
Anandi : Iya kak.
Percakapan kami itu kira2 jam 1 dini hari. Sampe jam 4, ternyata Anandi belum bisa tidur. Dia sebenarnya ngantuk banget, tapi dia takut diajak ke sungai hitam itu lagi.
Siang hari, setelah balik dari ziarah ke makam keramat kedua. Badan Anandi terasa berat. Kepalanya sakit dan merasa ada yang berbeda dengan tubuhnya. Anandi memilih tidur, dia pikir tubuhnya terlalu lelah seharian bekerja..
Namun hal berbeda dirasakan oleh Engkong.. Terlebih membaca pesan instan di aplikasi WA yang dikirim Anandi..
Anandi : Kak Engkong..
Engkong : Ya, kenapa Ndi..
Anandi : Nanti malam kita ke makam itu lagi yok..
Engkong : Hah? Mau apa lagi kesana, malam-malam pula?
Anandi : Aku rindu suasana disana
Engkong : Ah kamu ini, tidur sana jangan ngelantur aja
Lalu… tidak ada balasan apapun dari Anandi..

Engkong merasa aneh dengan Anandi.. Apalagi dia kirim pesan seperti itu. Percakapan mereka berdua akhirnya dirembukkan dengan teman satu timnya yang lain, yang kebetulan tidak ikut ke makam tersebut.
Keesokan harinya..
Anandi minta izin untuk tidak bekerja hari itu.. Dia merasa badannya terasa berat dan capai yang tak kunjung hilang. Dalam satu hari, Anandi bisa bangun dan tidur sebanyak 10 kali. Dia pun hanya beranjak ke kamar mandi dan balik lagi tidur ke kamarnya.
Ane sempat WA dia dan dia cerita tentang keanehan tersebut. Namun, kami tak sempat chatting lama, karena WA ane gak dibales lagi. Si ANandi kembali tidur..
Tiga hari sudah kondisi ANandi seperti itu. Teman-teman sekantornya merasa cemas dengan kondisinya..
Pada akhirnya, Engkong dan Sandi (teman sekantornya) langsung ke rumah Anandi. Tanpa memberitahu ke ortu Anandi, mereka berniat untuk membawa Anandi ke tempat Ruqyah. Anandi awalnya menolak, namun Engkong dan Sandi terus terusan membujuknya.
Rabu sore, mereka bertiga berangkat ke rumah Ustad Alim di kawasan Jalan Merdeka Palembang. Ustad Alim yang sudah melihat gelagat berbeda dari Anandi, sengaja menyuruh ANandi untuk shalat Magrib dulu..
Barulah, prosesi Ruqyah dilaksanakan..
Benar saja.. Anandi meraung kesakitan ketika Ustad Alim dan temannya membacakan ayat-ayat suci Alquran.

Prosesi Ruqyah pertama ini, jujur.. ane gak banyak diceritain. Karena Engkong dan Sandi yang tahu. Mereka juga tidak banyak cerita dengan Anandi dan teman sekantor lainnya.
Ruqyah pertama selesai, dan Anandi disuruh kembali ke Ustad Alim jika mengalami gangguan lagi. Awalnya Anandi merasa lebih baikan dari sebelumnya. Dia bisa beraktifitas seperti biasanya..
Sampai akhirnya.. Dia cerita ke ane tentang mimpi-mimpi anehnya saat malam. Dalam mimpinya, dia diajak seseorang, entah itu siapa, ke dalam sumur hitam yang terlihat menyeramkan.
Namun, batinnya menolak dan beruntungnya, dia tidak mengikuti perintah ‘seseorang’ tersebut untuk masuk kedalam sumur tersebut.
Mimpi di malam selanjutnya lebih jelas. Dia melihat ada sesosok wanita berjubah putih yang sangat cantik. Wanita itu menyuruhnya masuk ke sungai, suasana itu sangat hening, gelap dan menakutkan. Lagi-lagi, Anandi tidak menuruti keinginan wanita itu.
Antara sadar dan tidak, dia melihat sosok jubah hitam masuk ke dalam kamarnya dan berusaha mendekatinya. Dia tahu, itu adalah gangguan makhluk astral. Anandi mencoba melawan dan berusaha menolak kehadiran sosok tersebut. Seketika.. sosok tersebut menghilang..
Satu minggu berlalu..
Kondisi Anandi semakin terpuruk. Dia selalu merasa ketakutan. Dia selalu berkomunikasi dengan ane tentang apa yang dilakukannya.
Anandi : Kak.. aku takut.. sekarang aku gak tidur di kamar, tapi di kamar adikku.
Ane : Yaudah kamu istigfar, baca alquran sebagai penenang, udah sholat kan?
Anandi : Udah kak, ini aja aku dengar rekaman ayat Alquran. Sambil nangis nih, aku takut untuk tidur, takut untuk bermimpi seperti itu lagi. Aku takut kaaak..
Ane : Tenang, jangan buat kondisi mu semakin nge drop. Itu akan memudahkan bagi ‘mereka’ untuk menguasaimu. Kalo kamu ngantuk, tidur aja. Jangan lupa sebelum itu, kamu baca doa-doa.
Anandi : Iya kak.
Percakapan kami itu kira2 jam 1 dini hari. Sampe jam 4, ternyata Anandi belum bisa tidur. Dia sebenarnya ngantuk banget, tapi dia takut diajak ke sungai hitam itu lagi.
sirluciuzenze dan 5 lainnya memberi reputasi
6