Sebuah perusahaan yang sudah diakui telah banyak melahirkan karya-karya hebat dari tangan para seniman pekerjanya. Raka,pemuda yang memutuskan keluar dari pekerjaan lamanya karena persaingan ideolagi yang tak kunjung reda,akhirnya memutuskan pergi untuk melamar masuk ke Fruits.
Pemuda biasa tanpa banyak pengalaman mendesain karya seni,apa yang bisa dia lakukan?
Q :PM artinya Private Message bukan Personal Message,bro? A : mmh.. baru nyadar kemarin. Q : Fiksi aneh-aneh lagi? A: mmh.. Fiksi 99% tanpa ada riset sungguhan, jadi tingkat kesamaannya dengan dunia nyata sangat diragukan. Q : Pesan moral keseluruhan cerita aja,langsung? A : pakai helm saat berkendara motor sama stop ngeluh di saat macet (seriously!)
Dia mengajakku pergi.. Kemana?
Dia bilang akan pergi menemui seseorang... Seseorang yang spesial,dia bilang.
Pacarnya kah? Kekasihnya??
Nggak mungkin dia membawaku ke tempat yang seperti itu,bukan?
.....
Ohh.. Dia berhenti,apa sudah sampai?
Sudah berapa jauh kami berjalan dari halte bus tadi?
Bukannya ini arah ke taman kota,yah? Dia mengajakku ke sini... Untuk apa,
......
Tamannya masih di depan.. Tapi dia berhenti di sini.
"Selanjutnya diam saja di sini.. Dan lihat" kata Delia serius sekali saat hendak melangkah pergi ke taman.
Ooohh.. Dia laki-lakinya...
Aku paham sekarang...
.....
Aku sudah nggak perlu lagi mengetahui namanya,
Sudah cukup ini saja..
Syukurlah kamu memilih orang itu.
Chapter 19 | Her voice
"Hahaha.. Lucu sekali alasanmu melamar pekerjaan ke sini, apa itu tidak diada-ada?"
"Tidak,kok.. Itu benar.. Hehe"
"Ahh.. Benarkah? Aku terkesan kalau begitu.."
"...terima kasih"
"Selain itu.. Boleh ku lihat kuku jari tanganmu?"
Kuku jari? Tes kepribadian,kah??
Atau sebatas memeriksa kebersihanku..
"Bagus,sepuluhnya bersih terawat.. Semua perempuan di dunia memang harus seperti ini"
"Laki-laki juga sama,bukan?"
"Hhaha.. Iya,benar.. Terlebih kalau kamu seniman"
Orang ini bilang apa,sih? Apa dia menejer profesional?
Apa aku akan diterima di sini?
Pekerjaan pertamaku.. Lamaran pertamaku... Pengalaman pertamaku..
Apa semudah itu mencari pekerjaan? Aku dengar sangat sulit mendapatkan satu saja.
"Ohh,sedang ada tamu yah? Maaf.."
"Ada apa? Masuk saja kalau memang itu penting.."
"Tidak,aku akan tinggalkan saja berkasnya dan langsung pergi.. Aku lupa hari ini sudah masuk penerimaan pekerja baru"
"Tidak apa-apa.. Jangan buat suasana kantor kita jadi mencekam seperti itu,benar kan Delia?"
"Ah- emm.. Hh-"
Siapa laki-laki ini? Dia lebih tua dariku..
Pengurus kantor kah,atau apa-
.....
!!!!??
"3 orang ini yah? Jadi menurutmu mereka sudah cukup bagus untuk dijadikan pengajar selanjutnya?"
"Aku tau kalau ini masih jadi wacana kedepan,tapi menurutku kita sudah bisa memulai rencana ini minggu depan.. Setelah penerimaan junior baru"
"Tidak terlalu cepat menurutmu? Apa tidak kita biarkan ketiganya berada satu grup dengan junior baru kita dulu.. Kemampuan mereka lebih cepat menular kalau bekerja sama sebagai tim kan dari pada sebagai guru dan murid?"
"Ini bisa jadi obrolan yang panjang.. Biar aku bicarakan saja setelah jam kerja,ya"
"Biaklah... Nanti kita bicarakan lagi"
"........"
"Uh.. Maaf yah,Delia.. Kami tidak sopan sekali memotong di sela-sela wawancara kita"
"Ahh- iya,maksudku tidak apa-apa.."
Laki-laki ini... Ahh,dia menatapku..
Dari cara berbicara dan berpenampilan,dia terlihat seperti pemimpin..
Tapi apa iya..?
......
Apa iya?? Di kantor ini.. Seseorang seperti dia diakui?
Kapau saja aku jadi dia... Apa masih ada yang mau mendengarkanku?
Apa masih ada tempat yang mau menerimaku?
......
Apa masih ada orang yang menyukaiku?
Mencintaiku..
"Raya,Reza dan Daniel.. Silahkan pilih kelompok kalian masing-masing untuk projek kali ini"
"Serius?? Apa nggak sebaiknya dibentuk olehmu seperti biasanya?"
Dia sopan... Lumayan sopan lebih tepatnya,
Tapi apa itu murni? Apa dia tulus melakukan semua pekerjaan ini??
Apa dia tulus saat mengatakannya?
"Delia satu tim dengan Alia"
"Waah..haha...sama Delia? Siap,mas Rakaa.."
Sejak pertama melihatmu.. Aku selalu bertanya satu hal ini,
Sampai hari ini juga sama...
Kenapa seorang yang disabilitas sepertimu-
"Ini adalah program baru kantor.. Selama 1 tahun sejak berdiri,kita hanya bersama-sama memenuhi pesanan pelanggan.. Aku dan pimpinan sudah membicarakan untuk membentuk sistem baru dimana FRUITS tidak akan hanya sebatas ruang bagi lulusan baru seperti kalian..."
"..........."
Dia hebat.. Bisa menguasai semuanya,
Padahal seseorang sepertiku hanya mengira kalau dia adalah petugas cek email atau semacamnya..
Pasti karena tangannya seperti itu.. Aku naif mengira orang sepertinya sudah tak punya hak untuk menang.
......
Aku harusnya malu dengan kedua tanganku ini..
"Raya akan memimpin grup photograper,Reza memimpin grup animator,Daniel grup perancangan arsitek.. Lalu Delia grup ilustrator"
"Aku- akuu?? Kenapa aku?"
Heei... Gambar Alia lebih bagus dariku,kan??
Apa-apaan penilaianmu itu.. Apa semua orang akan menerimanya?
Untuk apa memilih aku?
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Iya kan?? Kenapa kamu memilihku.. Raka?
Pernyataan sukamu itu tulus,kan?
Kamu memilihku karena tulus mencintaiku kan??
Iya kan!??? Raka!!??