- Beranda
- Stories from the Heart
My Diary Life (Horor, Comedy, Love)
...
TS
d.royal
My Diary Life (Horor, Comedy, Love)
Asalamualaikum
thread ini menceritakan kisah perjalanan hidup ane, mulai dari pengalaman ane horor, comedy dan love. Nama, kota, tempat yg ane ceritakan disini hanya sebagai samaran. Bagi agan/ sista mengetahui nama atau tempat tersebut untuk tidak memberitahu sebagai privasi. Thank you..
Jangan lupa
kalo bisa sih ngasih
, jangan dilempar
Episode 1
Part1: Liburan di Desa
Part2: Best Friend
Part3: Gubuk Angker
Part4: Kyai Misterius
Part5: Mas Bowo & Siluman Buaya & Macan
Part6: Pertempuran BesarNEW
ane setiap hari update 1x, jika tidak berhalangan update 2x. atas perhatian agan2 terima kasih
thread ini menceritakan kisah perjalanan hidup ane, mulai dari pengalaman ane horor, comedy dan love. Nama, kota, tempat yg ane ceritakan disini hanya sebagai samaran. Bagi agan/ sista mengetahui nama atau tempat tersebut untuk tidak memberitahu sebagai privasi. Thank you..
Jangan lupa
kalo bisa sih ngasih
, jangan dilempar
Episode 1
Part1: Liburan di Desa
Part2: Best Friend
Part3: Gubuk Angker
Part4: Kyai Misterius
Part5: Mas Bowo & Siluman Buaya & Macan
Part6: Pertempuran BesarNEW
ane setiap hari update 1x, jika tidak berhalangan update 2x. atas perhatian agan2 terima kasih
Diubah oleh d.royal 18-06-2017 09:33
anasabila memberi reputasi
1
8K
45
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.7KThread•52.7KAnggota
Tampilkan semua post
TS
d.royal
#37
Pertempuran Besar
setelah itu macan sepertinya terdesak, dia lari menuju ke tempat ane berdiri sepontan ane langsung juga lari mengarah ke arah mas bowo. " mas tolong saya " kata ane dengan rasa ketakutan. ane pun lari secepat mungkin tetapi sayang kaki ane digigit oleh macan dan diseret ke pinggir sungai. ane ketakutan bukan main, hanya menangis. mas bowo berlari ke arahku, siluman buaya melemparkan tombak ke arah macan tetapi dia dapat menghindarinya. macan melepaskan gigitannya dari kakiku.
" kalian jika mendekat, akan saya makan anak ini di depan kalian " kata macan
" laknat kau macan, andai kamu tidak menyandera anak itu saya akan musnahkan kamu " kata siluman buaya
" lepaskan dia macan, ini urusanku denganmu, anak itu tidak terlibat " kata mas bowo
" tidak bisa, saya akan tetap membawa anak ini ke kerajaan untuk dijadikan budak " kata macan
ane ingin berdiri, tetapi kaki terasa sakit karena luka disebabkan macan tersebut. tiba" macan mengaum keras, dengan sangat gagah. setelah itu banyak sesosok putih dari sawah berdatangan. " cepat anak buahku datang kesini, bunuh mereka berdua " kata macan. dari sawah ane melihat ada golongan setan dari pocong, kunti, genderuwo dan banaspati. mas bowo dan siluman buaya mempersiapkan diri untuk berperang.
" siluman buaya cepat panggil teman2mu " kata mas bowo
" saya sedang mencoba memanggilnya " kata siluman buaya
" sepertinya kita harus mengulur waktu agar mereka datang " kata mas bowo
anak buah macan mulai menyerang ke arah mas bowo, siluman buaya. siluman buaya mengeluarkan tombak emasnya, mas bowo hanya mengandalkan mantra sepertinya. ketika pertempuran dimulai siluman buaya menggunakan tomboknya dan setan tersebut langsung hangus menjadi abu dan menggunakan mulutnya untuk memakan para setan. mas bowo walaupun menggunakan mantra hantu yg mendekatinya langsung hangus.
" mereka tidak ada habisnya " kata mas bowo
" benar, sebentar lagi teman2ku akan datang " kata siluman buaya
" sepertinya kita harus mengulur waktu lagi " kata mas bowo
sesosok putih keluar dari sungai, ya mereka adalah teman" siluman buaya. berwujud hampir sama dengannya. tetapi berbeda mereka tidak mempunyai tombak. " cepat bantu saya " kata siluman buaya. mereka juga ikut membantu. tetapi anak buah macan tidak ada habisnya. mereka selalu datang dari arah sawah. tetapi ini berbeda mereka sekarang berwujud dari serigala semua. macan hanya tertawa
" matilah kalian, anak buahku memang banyak " kata macan dengan sombongnya
" ini masih belum berakhir " kata siluman buaya
" tenagaku mulai menipis " kata mas bowo
" bertahan, kita akan segera menang " kata siluman buaya
anak buah macan tidak ada habisnya mereka semakin banyak. " saya sudah tidak kuat lagi " kata mas bowo akhirnya dia tersungkur di atas batu. siluman buaya mengetahui tersebut berlari menuju ke mas bowo untuk melindungi. anak buah siluman buaya sedikit demi sedikit dihabisi semua. siluman buaya sangat marah akan tetapi tenaganya terkuras.
" tidak ada harapan lagi bagi kalian " kata macan
" mari kita habisi mereka berdua " kata anak buah macan
" hahahahaha " kata macan dengan tertawa keras
" maafkan saya tuan " kata anak buah siluman buaya
" kalian sudah berkerja dengan baik " kata siluman buaya
mas bowo dan siluman buaya tidak mampu lagi melawan anak buah macan yg begitu banyak, tenaganya habis. mereka hanya bisa pasrah dengan hal yg akan terjadi. ada sesok putih lagi muncul dari seberang sungai, benar wujud putih itu adalah kyai yg menyelamatkanku waktu berada di gubuk.
setelah itu macan sepertinya terdesak, dia lari menuju ke tempat ane berdiri sepontan ane langsung juga lari mengarah ke arah mas bowo. " mas tolong saya " kata ane dengan rasa ketakutan. ane pun lari secepat mungkin tetapi sayang kaki ane digigit oleh macan dan diseret ke pinggir sungai. ane ketakutan bukan main, hanya menangis. mas bowo berlari ke arahku, siluman buaya melemparkan tombak ke arah macan tetapi dia dapat menghindarinya. macan melepaskan gigitannya dari kakiku.
" kalian jika mendekat, akan saya makan anak ini di depan kalian " kata macan
" laknat kau macan, andai kamu tidak menyandera anak itu saya akan musnahkan kamu " kata siluman buaya
" lepaskan dia macan, ini urusanku denganmu, anak itu tidak terlibat " kata mas bowo
" tidak bisa, saya akan tetap membawa anak ini ke kerajaan untuk dijadikan budak " kata macan
ane ingin berdiri, tetapi kaki terasa sakit karena luka disebabkan macan tersebut. tiba" macan mengaum keras, dengan sangat gagah. setelah itu banyak sesosok putih dari sawah berdatangan. " cepat anak buahku datang kesini, bunuh mereka berdua " kata macan. dari sawah ane melihat ada golongan setan dari pocong, kunti, genderuwo dan banaspati. mas bowo dan siluman buaya mempersiapkan diri untuk berperang.
" siluman buaya cepat panggil teman2mu " kata mas bowo
" saya sedang mencoba memanggilnya " kata siluman buaya
" sepertinya kita harus mengulur waktu agar mereka datang " kata mas bowo
anak buah macan mulai menyerang ke arah mas bowo, siluman buaya. siluman buaya mengeluarkan tombak emasnya, mas bowo hanya mengandalkan mantra sepertinya. ketika pertempuran dimulai siluman buaya menggunakan tomboknya dan setan tersebut langsung hangus menjadi abu dan menggunakan mulutnya untuk memakan para setan. mas bowo walaupun menggunakan mantra hantu yg mendekatinya langsung hangus.
" mereka tidak ada habisnya " kata mas bowo
" benar, sebentar lagi teman2ku akan datang " kata siluman buaya
" sepertinya kita harus mengulur waktu lagi " kata mas bowo
sesosok putih keluar dari sungai, ya mereka adalah teman" siluman buaya. berwujud hampir sama dengannya. tetapi berbeda mereka tidak mempunyai tombak. " cepat bantu saya " kata siluman buaya. mereka juga ikut membantu. tetapi anak buah macan tidak ada habisnya. mereka selalu datang dari arah sawah. tetapi ini berbeda mereka sekarang berwujud dari serigala semua. macan hanya tertawa
" matilah kalian, anak buahku memang banyak " kata macan dengan sombongnya
" ini masih belum berakhir " kata siluman buaya
" tenagaku mulai menipis " kata mas bowo
" bertahan, kita akan segera menang " kata siluman buaya
anak buah macan tidak ada habisnya mereka semakin banyak. " saya sudah tidak kuat lagi " kata mas bowo akhirnya dia tersungkur di atas batu. siluman buaya mengetahui tersebut berlari menuju ke mas bowo untuk melindungi. anak buah siluman buaya sedikit demi sedikit dihabisi semua. siluman buaya sangat marah akan tetapi tenaganya terkuras.
" tidak ada harapan lagi bagi kalian " kata macan
" mari kita habisi mereka berdua " kata anak buah macan
" hahahahaha " kata macan dengan tertawa keras
" maafkan saya tuan " kata anak buah siluman buaya
" kalian sudah berkerja dengan baik " kata siluman buaya
mas bowo dan siluman buaya tidak mampu lagi melawan anak buah macan yg begitu banyak, tenaganya habis. mereka hanya bisa pasrah dengan hal yg akan terjadi. ada sesok putih lagi muncul dari seberang sungai, benar wujud putih itu adalah kyai yg menyelamatkanku waktu berada di gubuk.
0