- Beranda
- Stories from the Heart
Kucingtai Kamu, Neng! (Real Horror Story)
...
TS
aldydwprnt
Kucingtai Kamu, Neng! (Real Horror Story)
Ketika Kucing dapat merubah hidup seseorang dan menjadi sosok yang sangat berpengaruh, inilah kisahku bersama kucing yang bernama Neng.

Cerita ini berawal dari ane masih berumur 14 tahun, sebelumnya ane belum pernah pelihara kucing atau punya kucing tapi emang suka kucing. Karena keluarga ane ga ada yang suka kucing sama sekali, padahal ane sendiri mau pelihara. Sampai pada pertengahan bulan Mei 2011 ane punya kucing, jenis kucing kampung warna orange tapi bersih. Kucing inilah awal dari kisah horror ane! Sampe detik ini ane belum tau kucing ini dari mana asalnya, pembawa buruk atau baik? Dibaca aja ceritanya.
Spoiler for HT 22 September 2017:
Quote:
Spoiler for Q&A:
PROLOG
Quote:
INDEX
Quote:
SIDE STORY
Quote:
Update waktu kosong, diusahakan tiap minggu


Spoiler for Cerita Kaskuser:
Diubah oleh aldydwprnt 12-10-2020 20:12
archaengel dan 35 lainnya memberi reputasi
34
505K
1.5K
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.7KThread•52.6KAnggota
Tampilkan semua post
TS
aldydwprnt
#181
Part 4.1- Jalan-Jalan di Dunia Lain
Dunia manusia dan dunia jin itu saling berdampingan, hanya beda dimensi saja dan manusia tidak bisa melihat mereka kecuali bagi yang mempunyai keistimewaan saja.
Cerita ini ane lupa tepatnya kapan, tapi tidak jauh dari part sebelumnya. Karena ada hal-hal yang tidak bisa ane jelaskan secara detail disini, ane akan menceritakan semaksimal mungkin tanpa terjadi kentang seperti part sebelumnya.
Waktu itu komputer dirumah ane lagi rusak dan di service, ane jadi gabisa main game online. Kecanduan game online itu sama halnya kaya merokok, sehari tak main rasanya hampa. Karena waktu itu lagi banyak-banyaknya event penting jadi ane gamau sia-siain itu, ane terpaksa harus main diwarnet terdekat. Warnet terdekat dari rumah ane jaraknya 250 meter, itupun jika lewat jalan pintas yang tercepat. Kalau lewat jalan lain, mungkin bisa sampai 400 meteran.
Jalan pintas ini bisa dikatakan sepi dan jarang dilewati, karena harus melintasi bekas pabrik yang sudah runtuh dan harus menyebrang sungai (Terusan sungai dibelakang rumah ane). Waktu itu belum dikasih penerangan dijalan itu yang membuat suasana bener-bener gelap dan lembab, sempat ada beberapa kejadian orang meninggal di jempatan yang melewati sungai jalan pintas tersebut. Ada yang bilang terpleset dan ada yang bilang penyakit jantungnya kambuh, dan ada beberapa anak kecil yang pernah pipis sembarangan disitu tidak bisa pipis selama seminggu.
Seperti yang udah kalian tau, ane itu dulu penakut apalagi kalau sendirian. Jadi ane ga berani lewat situ kalau sendirian, tapi kalau terpaksa mungkin iya.
Karena besok disekolah ada ulangan pagi hari, jadi ane main kewarnetnya siang sampai sore. Dan bodohnya, ane pulang bukan sore tapi pas maghrib! Udah sering bukan kita mendengar larangan keluar pas maghrib oleh orang tua kita dan jangan main petak umpet, karena emang benar adanya. Pada waktu tersebut, lagi banyak-banyaknya jin dan setan yang berkeliaran dijalan. Salah-salah kita bisa kesambet atau masuk ke dimensi lain.
Maghrib pun tiba, karena ane lupa waktu jadi terpaksa pulang maghrib. Dengan berjalan kaki ane pulang, dan ane tau arah jalan pulang kerumah ane itu lewat dari jembatan itu biar cepat.
Dan keanehan pun dimulai! Harusnya ane lewat jembatan pas pulang, tapi ane lupa karena waktu itu bukan jalan dan jembatan itu yang ane liat. Tapi sebuah pasar malam yang begitu ramai! Dan bukan seperti jalan yang mau ane lewati, tapi ini seperti diperkotaan. Ramai sekali waktu itu orang lalu lalang, ane belum sadar kalau ane salah jalan.
Tapi anehnya, walaupun banyak orang dan pedagang tapi yang ane liat tak ada satupun orang yang berbicara ataupun mengobrol. Entah ane gabisa denger atau gimana, tapi suara ramai itu bukan orang ngobrol lebih ke suara suasana ramai orang berlalu lalang saja.
Ane lihat ada beberapa orang jualan yang belum pernah ane liat, rata-rata banyak orang berjualan makanan yang baunya sangat lezat dan enak-enak. Tiap ane lewat satu pedagang ke pedagang lain, ane ditawarin makanan tersebut. Karena waktu itu ane gapunya uang, jadi ane cuma bisa liat-liat aja padahal ngiler banget liatnya.
Dan akhirnya ane diajak ngobrol sama bapak-bapak warga sekitar ane. Dengan sekejap, pasar ramai yang ane lewatin hilang seperti ane berjalan cepat melewati pasar tersebut dan tiba-tiba dihadang bapak itu.
Quote:
Akhirnya ane diantar sampai kerumah oleh si Bapak itu, dia cerita ke nyokap ane kalau dia itu ngeliat ane jalan kaki sendirian muter2 di jalan pintas lalu menghampiri ane.
Baju dan celana ane kotor semua, selain basah kuyup badan ane juga kotor semua seperti habis terkena lumpur dan pasir. Mungkin kalau ane ga ketemu bapak itu ane masih jalan-jalan tanpa sadar di pasar malam tersebut.
Nyokap ane langsung menyuruh mandi dan ganti baju, dengan omelan super emak-emaknya karena saking sayangnya ke ane. Lalu akhirnya ane menceritakan semua kejadian yang barusan ane alami ke nyokap ane. Dia seperti tidak percaya akan omongan ane dan penasaran sama pasar malam tersebut.
Waktu masih menunjukkan pukul 18.15 yang berarti masih maghrib, tapi anenhnya ane dipasar malam tersebut udah seperti satu jam lebih walaupun ga ngapa2in karena emang pasar malamnya sangatlah panjang.
Kejadian serupa juga pernah menimpa salah satu warga baru disekitar rumah ane, dia sehabis pulang kerja dan bertemu sama wanita cantik yang mengajaknya jalan-jalan di kota. Dan sama! Semua pakainnya basah kuyup dan kotor ketika ditemui salah satu warga yang melihatnya.
Benar perkataan orang tua kalau waktu maghrib jangan suka keluar rumah, mungkin ini salah satu alasannya. Konon katanya kalau kita makan makanan yang ada di dunia lain tersebut, nanti kita gabakal bisa balik lagi ke Dunia Nyata. Nanti ada cerita asal-usul tempat tersebut di Side Story cerita ane.
Diubah oleh aldydwprnt 06-06-2017 17:15
mmuji1575 dan 6 lainnya memberi reputasi
7

