Kaskus

Story

bomtwoAvatar border
TS
bomtwo
Life Always Spinning
Quote:

Quote:

Quote:


Spoiler for Rules:


PROLOG

Perkenalkan nama gw Een (umur 27 tahun sekarang) cowok tulen dan gak melambai (catat), gw berasal dan asli dari sebuah Kota yg menjadi Ibukota provinsi di Pulau Kalimantan. Gw anak ke 2 dari 3 bersaudara, kakak gw cowok dan jarak umur kami terpaut hampir 10 tahun, sedangkan adik gw cewek terpaut 3 tahun dgn gw. Kata orang gw ini anak pungut, itu di karenakan muka gw dgn kakak dan adik gw yg jauh banget bedanya karena kakak gw ganteng dan tinggi sedangkan adik gw cantik dan mungil, apalagi Mama gw juga cantik jdi semakin kentara klo gw ini terkesan anak pungut.

Gw di takdirkan sebagai cowok yg mempunyai berat badan berlebih a.k.a padat berisi (bilang aja gendut) di tambah tinggi badan gw yg cuma 167cm berasa banget gw kayak kingkong, tapi gw gak masalah karena walaupun gw gendut bagi orang gendut gw itu beda karena tubuh gw yg padat gak melar air doank seperti orang gendut kebanyakan...

Cerita ini akan berawal saat gw masuk SMA ditahun 2004, masa di mana gw mengenal cinta, konflik anak muda dan yg pasti konflik kehidupan gw sendiri.


Spoiler for Q & A:


Spoiler for Mulustrasi:


Spoiler for Side Story:


Spoiler for Index:
Polling
0 suara
Siapakah yang akan menjadi pacar Een sampai lulus SMA
Diubah oleh bomtwo 10-05-2018 03:27
tien212700Avatar border
samsung66Avatar border
pulaukapokAvatar border
pulaukapok dan 10 lainnya memberi reputasi
9
290.8K
2.3K
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.7KThread52.5KAnggota
Tampilkan semua post
bomtwoAvatar border
TS
bomtwo
#954
Part 26


Perjalanan selama 2,5 jam kami tempuh tanpa hambatan berarti, raut wajah capek tertutupi akan kebahagiaan setelah melihat bentangan pasir pantai yg indah dan lautan biru yg terhampar luas di depan mata kami semua.

Satu per satu dari kami pun mulai mengistirahatkan diri sehabis perjalanan panjang menuju pantai ini. Ada yg duduk-duduk di tepi pantai dan ada yg rebahan di pasirnya sambil menikmati angin sore yg bersemilir menyapa alam.

Gw dan Sonya lebih memilih berjalan di bibir pantai menjauh dari sahabat-sahabat dan temen-temen gw. Tangan kanan gw pun menggandeng erat tangan kirinya sambil kami menggoyangkannya naik turun seirama dengan tiap jejak langkah yg kami tinggalkan.

Tanpa sadar kami berdua sudah berada jauh dari titik awal berkumpulnya rombongan. Mungkin karena suasana pantai yg sepi dan ademnya cuaca sore ini membuat kami berdua terlena hingga tanpa sadar kami berjalan sudah amat sangat jauh, 500 meter adalah kemungkinan terdekat jarak kami berdua dengan rombongan sekarang. Tapi biarlah karena keinginan gw sekarang memang ingin menikmati semua momen indah bersama kekasih hati gw ini, seorang wanita sempurna yg pernah Allah ciptakan di dunia ini.

Kami pun lalu mengambil posisi duduk di tepi pantai, kepala Sonya pun kini bersandar di bahu sebelah kanan gw dan tangan gw pun melingkar di bagian punggung hingga mencapai sisi kanan perut langsingnya. Keheningan pun tercipta ketika kami berdua fokus memandang ke arah lautan luas yg dengan sombongnya memperlihatkan keindahannya di sore ini.

Perasaan tenang kembali menggelayuti diri gw ketika hanya berdua dengan Sonya. Entah kenapa dirinya selalu sukses membuat gw merasakan kedamaian seperti semua beban yg ada di hidup gw hilang dengan sendirinya. Mungkin ini yg di namakan cinta sejati karena kalau Sonya hanya memandang fisik dan materi, gw bukanlah laki-laki yang masuk dalam kriterianya.


Quote:


Kami berdua makin larut dengan suasana pantai yang sejuk berangin ini, sampai pada akhirnya gangguan dari negara api muncul menggangu keromantisan kami berdua.


Quote:


Kamipun segera beranjak menuju rombongan yg sedang mempersiapkan segala keperluan camping. Ketika kami sudah sampai, satu buah tenda pleton sudah berdiri dengan gagahnya. Anak2 geng gw yg melihat kedatangan gw bersama Sonya dan Alan cuma bisa kasih tampang muka bete hahahaha, maaf brother gw lagi kasmaran berat sampai lupa bantuin kalian.

Setelah satu buah tenda pleton berdiri kami para cowo pun segera mendirikan tenda pleton satunya dan membuat tungku dari batu bata untuk memasak, sedangkan para cewe mempersiapkan segala peralatan masak memasak beserta peralatan makan dan juga minum.

Semua pekerjaan kami pun sudah selesai dan sekarang saatnya kami untuk bersantai menikmati datangnya sunset di saat senja tiba #ehhh.

Kamipun membuat formasi dengan duduk di tepi pantai bersama pasangan masing2 kecuali sepupu Andre yg bernama Adul. Maklum tu anak jomblo sendiri di rombongan ini jadi dia lebih memilih duduk di belakang bak mobil pickupnya yg di parkir agak jauh dari posisi tenda untuk menikmati sunset yg akan segera muncul untuk membenamkan dirinya di ufuk barat dan mempersilahkan bulan untuk mengambil alih semua tugas yg dia emban selama ±12 jam lamanya.


Quote:


¥¥-*-¥¥


Malam pun telah tiba, kami semua para cowo sekarang sedang berkumpul di tengah api unggun sambil bermain gitar sekaligus bernyanyi bersama, sebelum para cewe selesai membuat mie goreng instan porsi perang beserta lauknya seperti telor orak arik, ceplok dan sosis goreng.

Makan malam pun sudah selesai di masak dan kita para cowo langsung menuju dapur dadakan yg kami buat untuk acara camping ini. Satu buah piring plastik dan sendok berada di tangan kami masing2 sambil menunggu giliran pembagian makanan, bener2 seperti aparat negara yg sedang menjalani misi perdamaian di negara konflik cara pembagian jatah makannya.

Setelah mendapatkan jatah makan malam, gw pun segera menuju ke bagian belakang bak mobil pickupnya Adul buat makan karena cuma di situ yg tenang, gak ribut kayak di dekat api unggun karena semua anak2 pada ngumpul di sana sambil makan rame2. Gw pun mulai menyantap makanan dengan lahapnya, piring plastik yg gw pegang pun full dengan isian mie goreng bertaburan manja bersama telor orak arik dan potongan2 sosis goreng. Walau di masak sederhana tapi cita rasa kebersamaan membuat masakan ini begitu lezat ketika di santap.

Asyik2nya gw sedang menyantap makanan, mata gw tertutupi oleh dua tangan lembut, tapi gw gak mengenali akan siapa gerangan sang pemilik tangan yg usil ini.


Quote:


Setelah pembicaraan dengan Intan, gw pun segera menghabiskan makanan gw lalu kemudian menyusul ke arah api unggun tempat di mana pacar dan sahabat2 gw berkumpul. Sonya pun tersenyum ketika melihat gw yg sudah sampai dan kemudian mendekat untuk duduk di samping gw.

Anak2 pun mulai memainkan gitar dan bernyanyi bersama sampai pada akhirnya.


Quote:


Spoiler for Song:


Lagu pun selesai gw bawakan bersama Ridho, tepuk tangan meriah pun kembali gw dapatkan dari sahabat dan teman2 gw tapi tidak dengan Sonya yg tampak hanya tersenyum dengan raut muka muram. Gw pun kemudian berdiri dan mengajak Sonya untuk menjauh dari anak2, karena ada sesuatu yg akan gw bicarakan dengan dia.

Kita pun sudah berada di tempat mobil pickupnya Adul berada dan kemudian duduk di ujung bak yg sudah gw buka pintu baknya.


Quote:


Gw dan Sonya pun kembali menuju api unggun tempat anak2 pada ngumpul. Ketika melihat kedatangan kami anak2 pada senyum terutama anak2 geng gw yg memperlihatkan senyum mesum mereka dengan alis turun naik. Kalian kira gw main kuda2an, ingat Puasa oiii #ehhh.

Acara malam itu pun di lanjutkan dengan bernyanyi bersama sambil menikmati secangkir teh dan kopi yg di bikinkan oleh para cewe, hingga malam semakin larut kita pun memutuskan untuk beristirahat karena besok paginya bakal banyak kegiatan yg kami lakukan. Para cewe pun kami suruh untuk istirahat semua, sedangkan para cowo di bagi 3 grup jaga untuk mengamankan semua peralatan camping dan motor2 kami beserta mobil pickupnya Adul.


Spoiler for Next:
Diubah oleh bomtwo 29-05-2017 14:02
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.