Kaskus

Story

sendaljepit1922Avatar border
TS
sendaljepit1922
Bukan Kisah Biasa
Hai agan semua emoticon-Embarrassment saya masih newbie niihh emoticon-Embarrassment ingin berbagi cerita yang ingin saya bagi emoticon-Big Grin mohon kritik dan saran ya gan emoticon-Embarrassment bukan penulis atau jurusan satra yang handal , saya hanya seorang yang ingin berbagi disini . Saya harap kalian terhibur emoticon-Smilie cekidot langsung emoticon-Metal emoticon-Cool





Part 1
Part 2
Part 2.1
Part 2.2
Part 3
Part 4
Part 5
Part 6
Part 7
Part 8
Part 9
Part 9.1
Part 10
Part lostt
Kurcaci Nakal





Part 1

Pada umur 6 tahun , saya tidur dan terbangun karna suara gaduh di dapur .
Aku : "mah , mamah .. mama dimana ? Eroy takut... emoticon-Frown " mendadak tubuh ku merasa dingin , aku menarik selimut ku sampai menutupi seluruh tubuh ku karna takut . Tak lama kemudian jendela kamarku berbunyi seperti ada yang mengetuk nya . Sebagai lelaki jantan , aku menangis dan berteriak memanggil mamah lagi emoticon-Frown tak lama kemudian mamah dan papah ku mendobrak seperti maling meringkus polisi emoticon-Cool
Papah : "kenapa nak ? Papah sama mamah disini " mereka menghampiriku . Tapi , aku melihat ada yang lain di belakang papah dan mamah , ada seekor macan putih dan monyet putih besar bermahkota . Aku menangis bertambah kuat .. aku mengambil guling dan melempar ke arah 2 hewan tersebut , Naas .. guling tersebut mengenai papah ku emoticon-Hammer
Papah: " kenapa nak ? Apa yang kamu lihat ? "
Aku :" itu pah , ada macan sama monyet di belakang papah"
Papah dan mamah terkejut dan langsung mendekati ku ..
Mamah : "itu punya papah ,dedek jangan takut " mamah mengelus kepala kepala ku , berusaha menenangkan aku yang dari tadi menangis dan mencoba menidur kan ku lagi .. aku pun berpurapura tertidur , mamah dan papah pun meninggalkan ku sendiri dikamar .. tapi , 2 hewan tersebut tetap di depan pintu kamar ku .. aku pun tak terlalu takut lagi karna mamah tadi memberitahu bahwa hewan tersebut peliharaan papah .. niat iseng pun muncul diotak ku emoticon-Cool

Aku : " niss , niss sini main sama aku yuk " panggil ku kepada macan nya papah ala memanggil kucing rumahan .
Macan : " ada apa nak ? "
Aku terkejut dan menangis lagi , dan alhasil papah dan mamah datang lagi emoticon-Hammer
Mamah : " kenapa dedek nangis lagi ? " dia mendekatiku dan memeluku lagi
Aku : " itu macan nya bisa ngomong mah ,eroy takut "
Papah : " macan itu nama nya mbah sli (samaran) dia yang menjaga keluarga kita dari hal ghaib " papah mencoba menjelaskan nya .
Aku : "apa itu ghaib pah ? " dengan polos dan lugu nya aku bertanya emoticon-Embarrassment
Papah :" suatu saat kamu akan mengerti nak "
Papah dan mamah pun tidur dikamar ku dengan ku

Hari demi hari pun berlalu , aku mulai terbiasa dengan macan dan kera nya papah . Dan dari hari itu , aku bisa melihat apa yang anak-anak lain tidak bisa lihat .
Diubah oleh sendaljepit1922 04-06-2017 22:50
0
22K
145
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.8KThread53.4KAnggota
Tampilkan semua post
sendaljepit1922Avatar border
TS
sendaljepit1922
#75
Part (II)
Aku terbangun, kulihat disekelilingku. Ada pakde wardi dan juga bude ratih yang duduk di sebelah ku.. aku menengok ke jam dinding digital ku . 02.30 ,cukup lama aku pingsan .. aku teringat dengan papa dan mama .. akupun langsung menangis..

"Pakde, hikkss.. gimana keadaan mama sama papa ? Mereka baik baik aja kan ? " tanyaku kepada pakde wardi .
"Kamu yang sabar yaa" jawab pakde wardi ..

Jawaban pakde wardi membuat ku lebih sedih lagi.. aku pun berdiri. karna lemas, aku dibantu dengan pakde wardi dan bude ratih untuk bangun dan berjalan..

"Mama dan papa mu diruang tengah.. kamu harus kuat yoo lee" kata bude ratih ..

Sesampai nya di ruang tengah, aku melihat 2 sosok yang terbaring, terbungkus kain kafan dan ditutupi wajah nya menggunakan jarik dan di kelilingi oleh saudara ku, para kerabat mama dan papa juga tetangga ada disitu .. aku menangis lagi.. sudah berkali kali aku mengusap air mata ini, tapi masih saja air mata ini mengalir di pipi .. aku mendekati kedua sosok itu.. ingin rasa nya aku membuka penutup wajah itu, tapi ketakutan akan kepergian yang lama membuatku enggan membuka nya .. hingga ku kumpul kan keberanian untuk membuka penutup itu. Aku menangis kesekian kalinya, ketika ku lihat wajah mama yang cantik kini berubah pucat.. kubuka satu nya, aku berharap itu bukan lah papa.. tapi, harapan itu sirna ketika aku membuka penutup wajah itu.. aku melihat wajah papaku yang dahulu nya memakai kacamata,selalu ceria dan pelindungku ketika aku ketakutan .. kini, terbaring kaku.. para saudaraku mendekati ku.. seolah memberi dukungan kepada ku.. ucapan sabar, tenang berkali kali mereka lontarkan kepada ku .. aku menangis sejadi jadi nya.. kupeluk mereka, ku goncang goncangkan tubuh mereka yang terbaring kaku.. berharap mereka bangun..sampai sampai, ada tangan halus mengelus kepala ku .. terasa dingin dan nyaman .. aku menoleh kebelakang, aku melihat om tirta senyum sambil mengelus kepala ku..

"Ikut om, yuk ? " ajak om tirta kepadaku ..

Aku hanya mengangguk, sambil mengusap air mataku, aku berdiri dibantu dengan uluran tangan om tirta .. entah kenapa dengan diriku, aku seperti terhipnotis oleh nya ... aku mengikuti langkah nya dari belakang. sesampainya di kamar ku di kamar ku, aku berbaring sambil memukul mukul wajah ku .. berharap ini hanya mimpi...


"Roy, kenapa dengan mama dan papa mu ? .. cerita sama om, apa yang sebenar nya terjadi" tanya om tirta kepada ku .

Aku diam sejenak, muncul emosi dan dendam ku .. kuceritakan semua nya apa yang terjadi kemarin kepada om tirta . Tersirat raut wajah om rirta yang tadi nya teduh kini menjadi merah padam seolah dendam terhadap sesuatu ..

"Sudah cukup !!! Hentikan cerita mu !! Akan kuhabisi iblis keparat itu dengan tangan ku sendiri !! " bentak om tirta ..

Aku melihat aura berwarna ungu di sekeliling tubuh om tirta .. bulu kuduk ku berdiri ngeri melihat kejadian itu.. terlihat sesosok jin datang. Mungkin itu adalah penjaga gaib om tirta, karna kelihatan nya mereka sedang berkomunikasi.. sosok jin itu seperti kera milik papa .. beda nya jin ini berwarna merah api dan membawa trisula dengan taring yanv mencuat keluar .. aku terpaku ditempat tidurku melihat kejadian itu .. tiba tiba mahluk itu menghilang dan om tirta mendekati ku dan mengelus kepala ku dengan tangan nya yang dingin dan nyaman itu..

"Mama dan papa mu akan dikebumikan nanti sore, di kampung halaman mama mu .. tidur lah,nanti om bangun kan ketika akan berangkat"ucap om tirta kepada ku ..

Tangan nya yang begitu dingin dan nyaman itu membuat ku mengantuk dan tertidur ...
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.