TS
tafakoer
on love... (kumpulan-kumpulan puisiku)
Puisi ini adalah kumpulan-kumpulan puisi yang ditulis oleh ane sendiri, selamat membaca karya-karya ane dan jangan lupa 
Update berkala

Quote:
Update berkala
Diubah oleh tafakoer 20-07-2017 16:28
0
13.2K
40
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Poetry
6.2KThread•6.9KAnggota
Tampilkan semua post
TS
tafakoer
#2
sosok dalam hujan
Sore itu...
Saat hujan turun dengan derasnya
Berjalanku dalam keramaian
Di dalam naungan payung hitam
Menyusuri keramaian
Hujan penuh angin menyapa
Hembusan yang serasa menembus raga
Seakan Menanyakan
"Apakah kamu lelah dengan kehidupan?"
Pekatnya awan saat ku tatap
Seakan sepekat suasana hati
Hati yang kembali sepi
Tiada yang menemani
Tanpa ikatan janji
Pelan ku lihat disana
Sosok yang berdiri dibawah payung hitam
Menatapku tajam
Seakan menandakan sesuatu terpendam
Hujan semakin turun deras
Dan kulihat di sudut matanya
Air mata yang basahi pipi
Seakan menangisi keinginan tak bertepi
Disudut masa lampau
Aku dan dia bersama
Dalam satu cerita
Tangis canda dan bahagia
Semua dijalani bersama
Namun apa yang terjadi
Semua terasa seperti berduri
Saat cinta tak direstui
Akhirnya membuatku undur diri
Oh..
Kulihat dia masih berdiri disana
Aku berjalan mendekat
Dan dia mendekat
Tanpa sepatah kata
Saat aku dan dia berjalan berpapasan
Dia disamping kanan
Dan ku disamping kiri
Tak ada bahasa yang terkata
Hanya rasa yang terpendam dalam dada
Aku terus berjalan sekencang mungkin
Sekencang derasnya hujan yang turun
Coba ku toleh ke belakang menatapmu
Kau hilang diperempatan jalan
Hanya kutatap jalan yang dipenuhi dengan rambu
3 feb 2017
Sore itu...
Saat hujan turun dengan derasnya
Berjalanku dalam keramaian
Di dalam naungan payung hitam
Menyusuri keramaian
Hujan penuh angin menyapa
Hembusan yang serasa menembus raga
Seakan Menanyakan
"Apakah kamu lelah dengan kehidupan?"
Pekatnya awan saat ku tatap
Seakan sepekat suasana hati
Hati yang kembali sepi
Tiada yang menemani
Tanpa ikatan janji
Pelan ku lihat disana
Sosok yang berdiri dibawah payung hitam
Menatapku tajam
Seakan menandakan sesuatu terpendam
Hujan semakin turun deras
Dan kulihat di sudut matanya
Air mata yang basahi pipi
Seakan menangisi keinginan tak bertepi
Disudut masa lampau
Aku dan dia bersama
Dalam satu cerita
Tangis canda dan bahagia
Semua dijalani bersama
Namun apa yang terjadi
Semua terasa seperti berduri
Saat cinta tak direstui
Akhirnya membuatku undur diri
Oh..
Kulihat dia masih berdiri disana
Aku berjalan mendekat
Dan dia mendekat
Tanpa sepatah kata
Saat aku dan dia berjalan berpapasan
Dia disamping kanan
Dan ku disamping kiri
Tak ada bahasa yang terkata
Hanya rasa yang terpendam dalam dada
Aku terus berjalan sekencang mungkin
Sekencang derasnya hujan yang turun
Coba ku toleh ke belakang menatapmu
Kau hilang diperempatan jalan
Hanya kutatap jalan yang dipenuhi dengan rambu
3 feb 2017
0