- Beranda
- Stories from the Heart
T University 2 (Season 2)
...
TS
anism
T University 2 (Season 2)

Cover Super Keren by Awayaye <Ane minta
> Terima banyak untuk respon positif agan dan aganwati di thread sebelumnya. T University.
Bagi yang belum membacanya. Bisa mengklik judul dibawah ini.
T University
Spoiler for Daftar Isi/Case 1 : Lost Son:
Case 1 Finish
Spoiler for Case 2 : Lativa's Twins Terror:
Case 2 Finish
Spoiler for Case 3 : Arelia And Edward:
Case 3 Finish
Spoiler for Samantha And Mom:
Finish
Spoiler for Case 4 : Johnny Comes Back To China or England:
Case 4 Finish
Spoiler for Case 5 : King Killer's Son:
Case 5 Finish
Spoiler for Case 6 : Losing In A Plane:
Diubah oleh anism 30-05-2019 17:56
anasabila memberi reputasi
1
21.7K
198
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.8KThread•52.9KAnggota
Tampilkan semua post
TS
anism
#70
Keterangan A Rong
A Rong menyumpah sedari tadi. Dia sangat kesal karena dia tidak bisa melanjutkan pekerjaannya dan malah harus berada di kantor polisi.
“Pekerjaanku tertunda. Hey, kenapa kalian harus merepotkan kami dengan membuat kami menunggu disini. Kami masih punya banyak pekerjaan yang harus kami lakukan.”
A Rong menggerakkan kakinya ke sana kemari dari tadi. Wajahnya nampak gusar dan marah. Johnny hanya menggeleng-gelengkan kepala. Dia sudah melihat perangai A Rong sejak awal naik bus.
“Apakah kamu melihat sesuatu yang mencurigakan dari penumpang yang meninggal ini, tuan?”, tanya Johnny.
“Tentu saja tidak. Dia naik bus dan meletakkan uang sialan itu dalam kotak uang. Cuma dua kuai (pengucapan mata uang China) juga.”, ucapnya kasar.
“Kalau kamu begitu detail, apa kau lihat dia membawa makanan?”, tanya Johnny kembali.
“Ah, itu. Aku… Aku tidak lihat.”, ujarnya tergagap.
“Kau tahu supir bus tidak selalu bisa memantau apa yang dilakukan penumpang. Kami harus fokus pada jalan.”
“Oke, pertanyaan terakhir. Apa kau kenal pria itu?”
“Tidak. Aku tidak kenal dia”
A Rong menyumpah sedari tadi. Dia sangat kesal karena dia tidak bisa melanjutkan pekerjaannya dan malah harus berada di kantor polisi.
“Pekerjaanku tertunda. Hey, kenapa kalian harus merepotkan kami dengan membuat kami menunggu disini. Kami masih punya banyak pekerjaan yang harus kami lakukan.”
A Rong menggerakkan kakinya ke sana kemari dari tadi. Wajahnya nampak gusar dan marah. Johnny hanya menggeleng-gelengkan kepala. Dia sudah melihat perangai A Rong sejak awal naik bus.
“Apakah kamu melihat sesuatu yang mencurigakan dari penumpang yang meninggal ini, tuan?”, tanya Johnny.
“Tentu saja tidak. Dia naik bus dan meletakkan uang sialan itu dalam kotak uang. Cuma dua kuai (pengucapan mata uang China) juga.”, ucapnya kasar.
“Kalau kamu begitu detail, apa kau lihat dia membawa makanan?”, tanya Johnny kembali.
“Ah, itu. Aku… Aku tidak lihat.”, ujarnya tergagap.
“Kau tahu supir bus tidak selalu bisa memantau apa yang dilakukan penumpang. Kami harus fokus pada jalan.”
“Oke, pertanyaan terakhir. Apa kau kenal pria itu?”
“Tidak. Aku tidak kenal dia”
Quote:
Diubah oleh anism 21-05-2017 23:25
0