- Beranda
- Stories from the Heart
[TAMAT] Cinta Terakhir
...
TS
yuda12333
[TAMAT] Cinta Terakhir
Assalamu’alaikum..
Hai hai setelah sekian lama gue jadi penghuni goa SFTH dan terjebak dalam lingkungan SR, akhirnya gue pun tergerak untuk sedikit menceritakan pengalaman hidup gue.
Cerita ini mungkin terlihat aneh, tapi gue sadar walaupun aneh tapi ini jalan cerita yang udah Tuhan buat di kehidupan gue.
Cerita yang membuat gue jadi orang yang lebih baik, hehe oh yaa tapi mimin sih cuman mau ingetin ambil baiknya buang buruknya. Ibarat kalao di masjid kita bawa sandal jelek kemudian pas pulang kita ambil yang sandal yang bagus dan buang yang jelek.. hehe engga bukan gitu
Prolog aja dulu yaa, nama lengkap gue Muhammad Yuda Setiawan (nama samaran) sekalian suaranya di buat kayak di film the cimpmunk, eh dikira gue tersangka pencabulan kali yaa? Haha engga bercanda aja kok. Gue sekarang udah meried yeyyy
meried dengan salah satu tokoh yang ada dalam cerita gue ini.Alhamdulillah sih udah punya malaikat kecil sekarang hehe jadi maaf misal update radak ngadat yaa terus urusan gawean dan sampingan yang kadang menguras isi dompet ehh bukan menguras pikiran hehe
Pertama sih gue agak bingung nentuin judul yang pas buat cerita gue ini, namun akhirnya setelah seribu kali solat istikharah akhirnya gue dapat juga hehe lebay yaa gue haha biarin aja deh
Oh ya terakhir deh, misal dalam penulisan gue radak susah di pahamin, gue mohon maaf sebesar besar nya ya, karena keterbatasan penulis hihi bukan penulis profesional macam tere liye atau macam raditya dika cuman orang biasa kok gue aslinya hehe
Hehe dari tadik gue ngejunk aja ya? Langsung cek idot aja deh yaa semoga kalian sukaaa...
Spoiler for "Semester I":
Spoiler for "Semester II":
Spoiler for "Semester III":
Spoiler for "Semester IV":
Spoiler for "Okta's Said":
Spoiler for "Renny's Said":
Spoiler for "Side Story":
Spoiler for "Tokoh Pendukung:
Dan Comment kalian membuat gw semakin semangat menulis 
Polling
0 suara
Siapakah yang nanti jadi tunangan gue?
Diubah oleh yuda12333 02-06-2017 08:15
imamarbai dan 7 lainnya memberi reputasi
8
367.6K
1.5K
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.9KThread•53.9KAnggota
Tampilkan semua post
TS
yuda12333
#1330
Part 73
"Ta, aku belum siap.."ucap gw agak gugup.
"Haha santai aja kali, aku engga minta sekarang juga kok. Aku cmn minta kalo udah waktunya kan?"jelasnya.
"Tapi kan.."
"Ssttt.. udah ah jangan buat mood ku berubah yaa. Aku mohon kali ini aja yaa yaa.."
Gw mengangguk pasrah. Ya biarin seperti ini dulu lah, pasti waktunya nanti gw bakal siap. Tungguin gw siap ya Okta gumam gw dalam hati.
Dan malam itu kita terlibat obrolan serius perihal baju pengantin yang bakal kita pake nanti di resepsi. Hingga engga terasa waktu sudah menunjukkan tengah malam, dan cewe di samping gw ini udah berkali-kali nguap.
"Udah ngantuk Ta?"tanya gw.
Dia mengangguk pelan.
"Yadah sana tidur, aku pulang yaa.."ucap gw.
Dia menggeleng pelan.
"Lha gimana? Engga mungkin kan aku tidur disini hehe"
"Temenin aku sampai aku menutup mata ya Yud.."
"Halah alay deh, yadah gih sana tak tungguin sampai kamu tidur.."
"Yud.."panggilnya.
"Hmm apa Okta.."balas gw lembut.
"Aku harap kamu adalah orang yang terakhir aku lihat ketika aku menutup mata ini.."
"Iya Okta, aku akan menjadi orang yang terakhir kamu lihat ketika kamu menutup mata, dan jadi orang pertama yang akan kamu liat ketika kamu membuka mata.."ucap gw.
Dia tersenyum manis.
Gw kemudian mengelus lembut keningnya.
"Yadah sana tidur, doa dulu sebelum tidur yah.."ucap gw.
Dia pun mengikuti apa yang gw suruh. Lalu mulai perlahan dia menutup matanya. Tak membutuhkan waktu lama akhirnya dia tertidur dengan lelap.
Gw pun membenarkan selimut lalu beranjak dari tempat tidurnya. Gw mengambil remot ac dan mengecilkan suhu ac di kamarnya. Lalu gw kecup lembut keningnya.
"Selamat tidur yaa Okta.."ucap gw lirih.
Kemudian gw berjalan ke arah keluar kamar ini, dan menutup pelan pintu kamarnya.
Gw berjalan menuruni satu persatu anak tangga. Dan pamit ke ART yang sedang nonton tv.
"Mbak aku pamit dulu ya.."ucap gw.
"Oh ya mas, engga nginep aja udah mau pagi ini.."jawabnya.
"Engga mbak, besok tak kesini lagi. Kalo ada apa-apa sama Okta langsung hubungi aku ya mbak.."ucap gw.
"Siap mas!"balasnya.
Gw pun berjalan keluar dari rumah ini, menstarter motor supar butut gw dan mulai menembus dinginnya malam kota jogja ini.
Sesampainya di kamar kosan, gw langsung rebahkan tubuh ini di kasur yang engga terlalu empuk ini.
Ya Tuhan kenapa engkau membuat semua ini semakin sulit. Hamba harus gimana ya Tuhan. Berikan petunjuk-Mu. Dan gw pun akhirnya tertidur.
.
.
Selamat pagi!! Itu merupakan sapaan yang berasal dari sms seorang di pagi yang masih gelap ini. Kali ini gw udah terbiasa bangun pagi tanpa harus alarm berteriak-teriak seperti orang kesurupan lagi. Kesian dia bisa bisa suaranya abis entar kalo teriak-teriak mulu.(ngomong opo maneh iki?)
Gw pun membalas sms tersebut.
gw: "pagi juga.."
Siska: "nanti bisa jemput seperti biasa?"
Gw: "jam berapa?"
Siska: "jam 10n lah, tapi nanti kamu kesini jam 9n ya, aku ada sesuatu buat kamu
"
Gw: "siap bos.."
Siska: ":*"
Gila pagi pagi udah dapat emot keramat. Haha
Gw pun meletakkan hp di atas kasur, sms terakhir dari Siska emang sengaja engga gw balas, mau di balas apalagi emot kaya gitu mah. Hehe
Gw pun lekas berdiri dan membuka horden jendela kamar gw, berharap udara dingin pagi ini masuk ke kamar gw. Dan membuka pintu sambil membawa gelas berisi kopi bubuk dan sedikit gula lalu berjalan menuju dapur.
Pagi ini momen yang indah adalah duduk manis di balkon sambil menikmati dinginnya pagi ini dengan di temani segelas kopi hitam khas dari daerah gw berasal.
Tak lama kemudian para penghuni kos mulai berisik, ada yang menyetel sound dengan lantunan ayat suci Alquran, dan ada pula yang menyetel lagu Rock.
"Udah di mari aja Yud pagi pagi gene. Weidan sambil ngopi pula. Enak banget urepmu bray.."ucap penghuni samping kamar gw.
"Iyo to mas, urep ki engga usah di gawe susah wong urep cuman sekali kok..
"jawab gw.
"Kene mbok aku di bagi kopi ne.."
"Gawe dewe lah mas, iki wes bekas jigong ku og..
"
"Haaassyyuu.."ucapnya seraya nggeloyor ke kamar mandi.
Gw pun kembali menikmati seruput demi seruput kopi hitam ini.
Sedang asik menikmati momen indah pagi ini, tiba-tiba hp gw berteriak-teriak memanggil tuannya. Gw pun bergegas memasuki kamar mengambil hp yang sedang berteriak-teriak itu. Gw liat layar My Lovely Memanggil...
"assalamualaikum.."ucap gw.
"walaikumsalam, nanti bisa jemput engga Yud?"tanyanya.
"jam berapa?"
"jam 10n aja, aku entar ada kelas jam 11n.."balasnya.
Walah bisane bareng ngene jangan-jangan mereka janjian pula, lha terus aku jawab piye iki jal.
"jam 10 ya? (agak berpikir sejenak) Aku wes janji mau jemput Siska ig.."jawab gw.
"emang dia rumahnya mana?"tanyanya.
"godean.."
"yaudah entar kamu kesini aja jam 9n gitu, aku nanti ikut jemput dia. Pake mobil ku aja.."
"kamu engga papa emang?"tanya gw agak berhati-hati.
"maksudnya? Aku cemburu gitu? Haha ngaco kamu.."balasnya.
"hehe bagus deh kalo gitu, aku sama dia engga ada apa-apa kok. Kan kita mau nikah kata kamu.."ucap gw pede.
"nah gitu tau, jadi nikmati aja masa muda mu Yud, nanti juga pasti akhirnya sama aku hi hi hi"
"yaudah deh, jam setengah 9 aku sampai rumah kamu.."
"oke calon suamiku.."
Dan telpon di matikan sepihak. Gw pun kembali ke luar dan melanjutkan menikmati kopi hitam dengam di temani dinginnya pagi ini.
.
.
Gw sedang berada di mobil bersama Okta. Kita sedang menuju ke rumahnya Siska yang terletak di Godean. Gw lajukan mobil pelan karena jalanan lumayan macet pagi itu, padahl jam kerja sudah lewat tapi jalanan kota waktu itu masih lumayan macet.
"Seberapa deket kamu sama dia Yud.."tanyanya memecah kemacetan eh bukan memecah keheningan maskudnya.
"Iya 11 12 lah kaya kita.."jawab gw.
"Berarti deket banget dong.."
Gw tersenyum tanpa melihat ke arahnya.
"Sepertinya dia wanita yang baik Yud.."lanjutnya.
"Iya 11 12 kayak kamu.."
"Dia kayanya juga ada rasa sama kamu.."
"Iya 11 12 lah kayak kamu.."balas gw sama.
Dan sebuah cubitan khas cewe pun mendarat di pinggang gw, dan sukses membuat gw menggeliat seperti cacing kepanasan.
"Nyebelin deh, ditanyain jawab nya gitu mulu ihh.."
"Hehe lha gimana lagi fokus nyetir entar kalo nabrak gimana? Aku pula kan yang kena omel.."
"Tau ah!"sambil memasang wajah manyun.
Gw terkekeh pelan melihat tingkahnya.
Tak lama kemudian kita sampai di depan rumahnya Siska. Gw kemudian turun dari mobil dan memencet bel di samping gerbang rumah ini.
Ting tong.. Ting tong..
Kemudian Siska keluar dan berjalan menghampiri gw.
"Mobil siapa tuh? Cie cie mobil baruu.."
"Sembarangan, mobilnya Okta tuh.."
"Oh dia ikut kesini?"tanyanya dengan nada yang agak gimana gitu.
"Dah yuk ah buru, katanya kamu ada kelas.."
Dia pun kembali ke rumah hendak pamit ke mamahnya. Dan tak lama keluar dengan memakai tas samping.
Dan di perjalanan gw di kacangin sama mereka berdua. Mereka tengah asik ngobrol sambil ketawa-tawa di kursi belakang. Dan gw berada di kursi depan bagaikan seorang supir. Hassemm tau gini tadi engga gw iyain jemput mereka berdua.
Beberapa ratus detik kemudian kita sampai di kampusnya Siska. Lalu Siska turun berpamitan ke Okta, namun engga berpamitan dengan gw. Argh!
Gw pun melajukan mobil ini ke kampus gw. Di perjalanan Okta diam seribu bahasa sambil asik memainkan hpnya. Kayanya ada sesuatu nih, tapi apa? Tau ahh susah memahami kemauan cewe.
Gw berhentiin mobil ini di depan gedung FK, dan Okta nggeloyor gitu aja tanpa pamit atau memberikan sambutan dikit ke gw. Argh!
Pagi ini sukses di buat pusing dengan kelakuan dua cewe tersebut.
Tak lama kemudian ada sms masuk ke hp gw. Gw pun meminggirkan mobil ini ke bahu jalan. Setelah di rasa aman dan tidak mengganggu pengendara lain gw pun mengambil hp dari saku celana gw.
Siska: "aku cemburu..!"
My Lovely:"aku cemburu..!"
.
.
.
Bersambung..
"Ta, aku belum siap.."ucap gw agak gugup.
"Haha santai aja kali, aku engga minta sekarang juga kok. Aku cmn minta kalo udah waktunya kan?"jelasnya.
"Tapi kan.."
"Ssttt.. udah ah jangan buat mood ku berubah yaa. Aku mohon kali ini aja yaa yaa.."
Gw mengangguk pasrah. Ya biarin seperti ini dulu lah, pasti waktunya nanti gw bakal siap. Tungguin gw siap ya Okta gumam gw dalam hati.
Dan malam itu kita terlibat obrolan serius perihal baju pengantin yang bakal kita pake nanti di resepsi. Hingga engga terasa waktu sudah menunjukkan tengah malam, dan cewe di samping gw ini udah berkali-kali nguap.
"Udah ngantuk Ta?"tanya gw.
Dia mengangguk pelan.
"Yadah sana tidur, aku pulang yaa.."ucap gw.
Dia menggeleng pelan.
"Lha gimana? Engga mungkin kan aku tidur disini hehe"
"Temenin aku sampai aku menutup mata ya Yud.."
"Halah alay deh, yadah gih sana tak tungguin sampai kamu tidur.."
"Yud.."panggilnya.
"Hmm apa Okta.."balas gw lembut.
"Aku harap kamu adalah orang yang terakhir aku lihat ketika aku menutup mata ini.."
"Iya Okta, aku akan menjadi orang yang terakhir kamu lihat ketika kamu menutup mata, dan jadi orang pertama yang akan kamu liat ketika kamu membuka mata.."ucap gw.
Dia tersenyum manis.
Gw kemudian mengelus lembut keningnya.
"Yadah sana tidur, doa dulu sebelum tidur yah.."ucap gw.
Dia pun mengikuti apa yang gw suruh. Lalu mulai perlahan dia menutup matanya. Tak membutuhkan waktu lama akhirnya dia tertidur dengan lelap.
Gw pun membenarkan selimut lalu beranjak dari tempat tidurnya. Gw mengambil remot ac dan mengecilkan suhu ac di kamarnya. Lalu gw kecup lembut keningnya.
"Selamat tidur yaa Okta.."ucap gw lirih.
Kemudian gw berjalan ke arah keluar kamar ini, dan menutup pelan pintu kamarnya.
Gw berjalan menuruni satu persatu anak tangga. Dan pamit ke ART yang sedang nonton tv.
"Mbak aku pamit dulu ya.."ucap gw.
"Oh ya mas, engga nginep aja udah mau pagi ini.."jawabnya.
"Engga mbak, besok tak kesini lagi. Kalo ada apa-apa sama Okta langsung hubungi aku ya mbak.."ucap gw.
"Siap mas!"balasnya.
Gw pun berjalan keluar dari rumah ini, menstarter motor supar butut gw dan mulai menembus dinginnya malam kota jogja ini.
Sesampainya di kamar kosan, gw langsung rebahkan tubuh ini di kasur yang engga terlalu empuk ini.
Ya Tuhan kenapa engkau membuat semua ini semakin sulit. Hamba harus gimana ya Tuhan. Berikan petunjuk-Mu. Dan gw pun akhirnya tertidur.
.
.
Selamat pagi!! Itu merupakan sapaan yang berasal dari sms seorang di pagi yang masih gelap ini. Kali ini gw udah terbiasa bangun pagi tanpa harus alarm berteriak-teriak seperti orang kesurupan lagi. Kesian dia bisa bisa suaranya abis entar kalo teriak-teriak mulu.(ngomong opo maneh iki?)
Gw pun membalas sms tersebut.
gw: "pagi juga.."
Siska: "nanti bisa jemput seperti biasa?"
Gw: "jam berapa?"
Siska: "jam 10n lah, tapi nanti kamu kesini jam 9n ya, aku ada sesuatu buat kamu
"
Gw: "siap bos.."
Siska: ":*"Gila pagi pagi udah dapat emot keramat. Haha
Gw pun meletakkan hp di atas kasur, sms terakhir dari Siska emang sengaja engga gw balas, mau di balas apalagi emot kaya gitu mah. Hehe
Gw pun lekas berdiri dan membuka horden jendela kamar gw, berharap udara dingin pagi ini masuk ke kamar gw. Dan membuka pintu sambil membawa gelas berisi kopi bubuk dan sedikit gula lalu berjalan menuju dapur.
Pagi ini momen yang indah adalah duduk manis di balkon sambil menikmati dinginnya pagi ini dengan di temani segelas kopi hitam khas dari daerah gw berasal.
Tak lama kemudian para penghuni kos mulai berisik, ada yang menyetel sound dengan lantunan ayat suci Alquran, dan ada pula yang menyetel lagu Rock.
"Udah di mari aja Yud pagi pagi gene. Weidan sambil ngopi pula. Enak banget urepmu bray.."ucap penghuni samping kamar gw.
"Iyo to mas, urep ki engga usah di gawe susah wong urep cuman sekali kok..
"jawab gw."Kene mbok aku di bagi kopi ne.."
"Gawe dewe lah mas, iki wes bekas jigong ku og..
""Haaassyyuu.."ucapnya seraya nggeloyor ke kamar mandi.
Gw pun kembali menikmati seruput demi seruput kopi hitam ini.
Sedang asik menikmati momen indah pagi ini, tiba-tiba hp gw berteriak-teriak memanggil tuannya. Gw pun bergegas memasuki kamar mengambil hp yang sedang berteriak-teriak itu. Gw liat layar My Lovely Memanggil...
"assalamualaikum.."ucap gw.
"walaikumsalam, nanti bisa jemput engga Yud?"tanyanya.
"jam berapa?"
"jam 10n aja, aku entar ada kelas jam 11n.."balasnya.Walah bisane bareng ngene jangan-jangan mereka janjian pula, lha terus aku jawab piye iki jal.
"jam 10 ya? (agak berpikir sejenak) Aku wes janji mau jemput Siska ig.."jawab gw.
"emang dia rumahnya mana?"tanyanya.
"godean.."
"yaudah entar kamu kesini aja jam 9n gitu, aku nanti ikut jemput dia. Pake mobil ku aja.."
"kamu engga papa emang?"tanya gw agak berhati-hati.
"maksudnya? Aku cemburu gitu? Haha ngaco kamu.."balasnya.
"hehe bagus deh kalo gitu, aku sama dia engga ada apa-apa kok. Kan kita mau nikah kata kamu.."ucap gw pede.
"nah gitu tau, jadi nikmati aja masa muda mu Yud, nanti juga pasti akhirnya sama aku hi hi hi"
"yaudah deh, jam setengah 9 aku sampai rumah kamu.."
"oke calon suamiku.."Dan telpon di matikan sepihak. Gw pun kembali ke luar dan melanjutkan menikmati kopi hitam dengam di temani dinginnya pagi ini.
.
.
Gw sedang berada di mobil bersama Okta. Kita sedang menuju ke rumahnya Siska yang terletak di Godean. Gw lajukan mobil pelan karena jalanan lumayan macet pagi itu, padahl jam kerja sudah lewat tapi jalanan kota waktu itu masih lumayan macet.
"Seberapa deket kamu sama dia Yud.."tanyanya memecah kemacetan eh bukan memecah keheningan maskudnya.
"Iya 11 12 lah kaya kita.."jawab gw.
"Berarti deket banget dong.."
Gw tersenyum tanpa melihat ke arahnya.
"Sepertinya dia wanita yang baik Yud.."lanjutnya.
"Iya 11 12 kayak kamu.."
"Dia kayanya juga ada rasa sama kamu.."
"Iya 11 12 lah kayak kamu.."balas gw sama.
Dan sebuah cubitan khas cewe pun mendarat di pinggang gw, dan sukses membuat gw menggeliat seperti cacing kepanasan.
"Nyebelin deh, ditanyain jawab nya gitu mulu ihh.."
"Hehe lha gimana lagi fokus nyetir entar kalo nabrak gimana? Aku pula kan yang kena omel.."
"Tau ah!"sambil memasang wajah manyun.
Gw terkekeh pelan melihat tingkahnya.
Tak lama kemudian kita sampai di depan rumahnya Siska. Gw kemudian turun dari mobil dan memencet bel di samping gerbang rumah ini.
Ting tong.. Ting tong..
Kemudian Siska keluar dan berjalan menghampiri gw.
"Mobil siapa tuh? Cie cie mobil baruu.."
"Sembarangan, mobilnya Okta tuh.."
"Oh dia ikut kesini?"tanyanya dengan nada yang agak gimana gitu.
"Dah yuk ah buru, katanya kamu ada kelas.."
Dia pun kembali ke rumah hendak pamit ke mamahnya. Dan tak lama keluar dengan memakai tas samping.
Dan di perjalanan gw di kacangin sama mereka berdua. Mereka tengah asik ngobrol sambil ketawa-tawa di kursi belakang. Dan gw berada di kursi depan bagaikan seorang supir. Hassemm tau gini tadi engga gw iyain jemput mereka berdua.
Beberapa ratus detik kemudian kita sampai di kampusnya Siska. Lalu Siska turun berpamitan ke Okta, namun engga berpamitan dengan gw. Argh!
Gw pun melajukan mobil ini ke kampus gw. Di perjalanan Okta diam seribu bahasa sambil asik memainkan hpnya. Kayanya ada sesuatu nih, tapi apa? Tau ahh susah memahami kemauan cewe.
Gw berhentiin mobil ini di depan gedung FK, dan Okta nggeloyor gitu aja tanpa pamit atau memberikan sambutan dikit ke gw. Argh!
Pagi ini sukses di buat pusing dengan kelakuan dua cewe tersebut.
Tak lama kemudian ada sms masuk ke hp gw. Gw pun meminggirkan mobil ini ke bahu jalan. Setelah di rasa aman dan tidak mengganggu pengendara lain gw pun mengambil hp dari saku celana gw.
Siska: "aku cemburu..!"
My Lovely:"aku cemburu..!".
.
.
Bersambung..
Diubah oleh yuda12333 13-05-2017 21:39
khuman dan 5 lainnya memberi reputasi
6
![[TAMAT] Cinta Terakhir](https://s.kaskus.id/images/2016/06/28/8751802_201606280717580494.jpg)
![[TAMAT] Cinta Terakhir](https://s.kaskus.id/images/2017/04/30/8656089_201704301004480190.jpg)