Kaskus

Tech

Dream MakerAvatar border
TS
Dream Maker
Otomatiskan Pengaturan Android dengan TASKER
Otomatiskan Pengaturan Android dengan TASKER

Sepertinya belum ada thread sejenis di KasKus yang membahas khusus aplikasi TASKER, padahal menurut ane aplikasi ini keren banget. Bagi ane, TASKER merupakan aplikasi wajib yang harus diinstall diperangkat Android setelah PowerAmp dan MXPlayer emoticon-Ngakak (S)Thread ini sengaja ane buat untuk saling berbagi pengaturan TASKER yang dipasang di perangkat Android Agan-agan, yang terkadang tidak terpikirkan sebelumnya emoticon-Malu (S)

Sekilas, mungkin ada yang belum tau, aplikasi apa TASKER itu? Mudahnya, aplikasi ini menyimpan setiap perintah yang akan dijalankan kemudian secara otomatis dengan tujuan bermacam-macam, dari pengaturan yang sederhana sampai yang rumit, menghemat baterai, atau hal lainnya . . . Ya semacam robot yang telah diprogram emoticon-Cool

Ok, misalnya . . . Kegiatan rutin yang sering dilakukan setibanya di rumah, kantor, kampus bahkan di tempat yang sering dikunjungi yaitu menghidupkan koneksi WiFi. Malah terkadang setelah keluar rumah atau kantor lupa untuk mematikan koneksi WiFi yang mengakibatkan baterai cepat terkuras emoticon-Mad Disinilah TASKER dapat difungsikan untuk membuat semuanya otomatis. WiFi hidup ketika tiba di rumah dan otomatis mati ketika meninggalkan rumah emoticon-Big Grin

WiFi otomatis terhubung, sesuai lokasi yang ditentukan
Context: State –> Cell Near (menggunakan informasi BTS lebih baik daripada GPS yang boros baterai)
Pilih tombol “Start” dan tunggu atau berjalan disekitaran ruangan (tanda “<” menandakan tower BTS yang terkoneksi). Pilih "Stop" setelah mendapatkan 2 atau lebih sinyal yang terkoneksi.
Action: Net –> WiFi
Pengaturan ini saya kombinasikan dengan unlock screen, disertai satu kali unlock untuk verifikasi. Disini dbutuhkan bantuan aplikasi lain, Secure Settings agar pengaturan berfungsi:
Context: State –> Wifi Connected (opsi lain dikosongkan karena saya ingin pengaturan ini berlaku untuk setiap WiFi yang terkoneksi)
Action: Secure Settings –> Pattern Lock Dan centang Enter password once before unlocking.
Terakhir jangan lupa untuk membuat satu profile lainnya untuk mengakhiri setiap perintah/pengaturan emoticon-Smilie

Pengaturan sederhana lainnya yang ada di Android ane:
  • Setiap Jumat pkl. 11:30 s.d 12:45 telepon dalam keadaan silent
  • Auto Rotation untuk aplikasi tertentu, mis: QuickPic, Youtube, Gallery, Video Player, Aplikasi Navigasi, etc.
  • On/Off GPS untuk Aplikasi Navigasi, Camera, etc.
  • Menjalankan PowerAmp ketika Bluetooth aktif


Note:
Terkadang TASKER membutuhkan rooting, plugin atau pun bantuan aplikasi lainnya untuk dapat bekerja sesuai dengan pengaturan/perintah yang dikehendaki.

Tambahan:
Dengan tujuan mengirit baterai, ane pakai juga aplikasi Account Sync, untuk mengatur jadwal sychronize email, address, akun, etc. Serta mematikan sychronize pada pkl. 23:00 s.d pkl. 5:00 dan ketika baterai kurang dari 10%. Sebetulnya bisa juga pakai TASKER tapi belum nemu formula yang cocok emoticon-Cape d... (S)

Selanjutnya silahkan, Agan-agan share pengaturan otomatis lainnya . . .
0
87K
170
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Android
Android
KASKUS Official
29.6KThread18.2KAnggota
Tampilkan semua post
DesmantoAvatar border
Desmanto 
#157
Quote:

Ane jawab dari atas dulu, terus kasih nomor, biar agan gampang track nya.
1. NFC tag tu agan set pake profile dengan plugin gitu? kalau iya, apakah ada satu profile untuk satu tag, atau satu profile untuk semua tag, tapi nanti ada task untuk misahin lampu nya berdasarkan ID dari tag nya? Ini penting karena bisa jadi pembeda nantinya bisa bersamaan atau satu persatu.

2. Metode toggle klasik, ane juga ada pake tu di orvibo ane. Memang harus gitu, NFC tag jadi toggle on/off. Mantap

3. Kekurangan metode toggle ini adalah agan ga punya feedback dari kondisi lampu pada saat sebelum eksekusi task, jadinya value ga sinkron seperti yang agan alami. Atau misalnya agan punya 2 HH, awalnya A nilainya 00000, B juga 00000. Agan pake A untuk hidupin lampu ketiga, A jadi 00100, tapi B tetap masih 00000.

Harusnya sebelum agan kirim command apapun, wajib untuk query dulu status lampu sekarang. Berarti harus HTTP get dulu, diparsing status lampu, update ke nilai di tasker. Dan biasanya yang seperti ini, si mikrokon nya yang harus broadcast setiap kali ada perubahan status lampu. Jadi tadi A request lampu 3 jadi on. Sambil menghidupkan lampu, mikrokon akan broadcast ke semua HH, termasuk B, untuk mengatakan : "Halo semuanya, tadi A barusan suruh ane hidupin lampu 3; ini ya sekarang lampu 3 uda hidup". Ya ini ilustrasinya ya, tentunya pake bahasa IoT nya emoticon-Big Grin

4. Ada cara untuk query ini. Intervalnya kan 15 detik untuk command. Tapi untuk query berapa detik? Apa juga sama 15 detik? Kalau querynya tidak dibatasi, berarti langsung aja query sebelum kirim command.

5. Interval 15 detik kelamaan gan. Delay 3-5 detik juga kelamaan. Bagi ane di atas 1 detik uda sangat tidak manusiawi. Ane pernah liat ada yang pake IFTTT, mo matiin lampu di samping nya aja butuh 3-4 detik setelah tap di commandnya, kelamaan. Ane pake koneksi lokal wifi. Kalau ane aktifkan profile mi band 2, ane angkat tangan, ga ampe 1 detik, lampu nya uda nyala; karena koneksi lokal dan direct.

6. Solusi untuk pertanyaan pertama agan ada 2, tergantung implementasi profile NFC agan sebelumnya. Kalau tadi nya agan pake hanya satu profile, berarti kan cuma satu yang jadi trigger nya. Agan bisa set Cooldown Time 15 detik (tap tahan lama di profile dan pilih setting). Dengan begitu, meskipun ada tag lain terbaca, profile tetap tidak aktif; hanya aktif setelah cooldown habis.

Solusi dua, agan bisa set timer external di awal dan di akhir task. Mirip seperti subscription time di task orvibo ane. Di setiap akhir task, agan set timestamp dan simpan detik itu ke variable global (misalnya %Lastactivated). Lalu di awal task, agan cek timestamp dan kurangkan dengan %Lastactivated; jika nilainya di bawah 15, langsung end task. Hanya kalau selisihnya di atas 15, baru jalankan semua action berikutnya dan perbaharui timestamp.

7. untuk pertanyaan kedua, sudah ane bahas di atas. Memang bagusan selalu query sebelum eksekusi command. Makanya IoT tu perlu protokol yang hemat, karena akan ada feedback terus menerus.

8. Untuk bisa parsing data dari server, karena agan perlu query dulu statusnya sebelum eksekusi; bisa pake semua dari action variable. Ini memang perlu coba2 dulu, tapi asik lo kalau uda terbiasa. Susah kalau mo kasih liat step by step, karena kebanyakan memang mesti pengalaman sendiri. Kalau dijelasin terlalu detail, malah agan jadi ga belajar apa2 dan bingung kenapa pake ini dan itu. Ane pernah pake ini untuk parsing url download koran lokal, ektp bahkan efaktur. Memang capek banget mikirinnya, tapi seru emoticon-Big Grin

Ane contoh dataserver agan adalah 11100111.abcde aja. Sengaja ane buat abcde biar keliatan bedanya. Ane pake nama variabel ane sendiri ya, karena uda sempat SS.
a. untuk pisahin address dan status lampu (%addr), pake variable split, dengan splitter . (titik). Hasil split adalah, %addr = 11100111.abcde, %addr1 = 11100111, %addr2 = abcde Agan bisa baca help nya tasker kenapa habis split bisa jadi %addr1 dan %addr2
b. Action nomor 3 adalah loop counternya, ane kasih nama %len, dan dari awal tambahkan nilai 1. hasilnya %len = 1
c. Untuk pisah variable abcde menjadi a, b, c, d, e; agan perlu variable section. Pake variable section terhadap %addr2 (status lampu), dengan from nya dari %len (di awal2 nilainya 1, nanti akan diadd terus), dengan length 1 (char). Simpan di %Relay(%len) Ini variable baru. Jadi pada saat loop pertama, simpan di %Relay1, lalu nanti %Relay2 dst.
d. Goto action nomor 3, diloop. Berarti %len + 1 lagi, menjadi 2. Di Goto nya kasih if, jika %len < 5. Artinya selama belum ampe 5, loop terus. kalau uda 5, berarti goto nya tidak dieksekusi lagi; baru masuk ke action berikutnya.
e. Ane kasih contoh aja, hasil looping di atas diflash toast message keluar, muncullah a b c d e. Artinya %Relay1 = a, %Relay2 = b dst.
Spoiler for Contoh task:


Data %Relay ini yang nanti agan toggle seperlunya, dicombine kembali untuk dikirim ke server. Sebenarnya bisa dibuat lebih simple dengan menggunakan javascript ataupun python, cuma satu action doank, banyak di google. Tapi karena ane lebih maniak ke tasker, jadi prefer semuanya lewat tasker ja.

======================================================
Nah, sekarang ane baru mo bahas konsepnya nih. Kenapa mesti pake Thingspeak? Tidak ada cara lain kah untuk konek ke mikrokon via http nya? Maksudnya bahasanya mikrokon tu dalam bentuk apa? Kenapa cuma thingspeak doank yang bisa "ngomong" ke mikrokon nya?

Apa mikrokonnya tidak punya CLI ataupun telnet gitu untuk inject command kah? Setau ane seperti arduino/raspberry gitu tetap ada server kecil untuk inject command langsung via network. Mungkin memang perlu modul networknya lagi sih. Tapi kan lebih gampang dan direct. Kalau pun perlu pake TCP connection tanpa http pun, tasker punya send/expect yang bisa kirim raw TCP ataupun UDP sender yang bisa kirim raw UDP. Dua ini lebih efisien dibanding command nya mesti menempuh jauh ampe ke server thingspeak dan balik lagi ampe ke mikrokon nya.

Terus karena ada interval 15 detik, gimana kalau seandainya agan mo hidupin 5 lampunya secara bersamaan. Sementara percommand kalau cuma didetek perlampu; berarti agan perlu 1 menit lebih hanya untuk hidupin semuanya lo? Memang sih bisa diset NFC tag terpisah khusus untuk semuanya hidup/mati. Tapi kan jadi nambah lagi tag nya.

BTW, dengan post panjang di atas, apa ane lebih kejam dari dobim agan gak ? emoticon-Big GrinAbaikan aja masukan aneh ane kalau terlalu memberatkan.emoticon-Betty (S) Soalnya yang paling penting adalah agan harus fokus untuk bisa nyelesain proyek, terlepas dari kekurangannya. Tidak harus perfect banget, tu nanti aja baru disempurnakan. Tujuan utama agan kan proof of conceptnya kan; itu kan tuntutannya.
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.