Kaskus

News

gezerAvatar border
TS
gezer
Timeline Sejarah Kerajaan Di Mesopotamia
Mesopotamia berasal dari bahasa Yunani kuno, yakni Meso (tengah) dan Potamos (sungai), yang berarti tanah diantara 2 sungai. Dan terjemahan ini sepadan dengan bahasa Ibrani yakni Naharaim. Wilayah ini adalah salah satu tempat munculnya peradaban awal manusia, yang hampir bersamaan waktunya dengan peradaban Mesir kuno di sepanjang sungai Nil.

Time line ini bukanlah peristiwa liniear, ada banyak bangsa-bangsa yang juga berjaya tapi tidak dimasukkan kedalam timeline karena kekuasaan mereka tidak bersifat mayor. Seperti bangsa Hittite, Mittani-Hurian, Elam, Phoenician, Kanaan, Israel & Yehuda, Aramean dll.

Old Sumeria
5400-4100 sm : Ubaid
4100-3100 sm : Uruk I-II
3100-2900 sm : Uruk III/Jemdet Nasr
2900-2334 sm : Dinasti Awal Sumeria

Akkad
Daftar raja-raja Akkad
2334-2279 sm : Sargon
2278-2270 sm : Rimus
2269-2255 sm : Manishtushu
2254-2218 sm : Naram-Sin
2217-2193 sm : Shar-Kali-Sharri
2192-2190 sm : Interregnum (masa kekacauan)
2189-2169 sm : Dudu
2168-2154 sm : Shu-turul

2218-2047 sm : Era Gutian
2407-1940 sm : Era Neo Sumeria

Old Babilon
1894-1595 sm : Dinasty bangsa Amorit
1595-1155 sm : Dinasty bangsa Kassite

Mesopotamia pada masa akhir kejayaan Babylon ditandai dengan munculnya bangsa-bangsa baru dan berikut adalah peta kekuasaan mereka :

Assyria

Middle Assyria
Daftar Raja Assyria
1392-1366 sm : Eriba-adad I
1365-1330 sm : Ashur-uballit I
1329-1308 sm : Enlil-nirari
1307-1296 sm : Arik-den-illi
1295-1275 sm : Adad-nirari I
1274-1244 sm : Shalmaneser I
1244-1207 sm : Tukulti-Ninuarta I
1206-1203 sm : Ashur-nadin-apli
1202-1197 sm : Ashur-nirari III
1196-1193 sm : Enlil-kudurri-usur
1192-1180 sm : Ninuarta-apal-Ekur
1179-1133 sm : Ashur-Dan I
1133-1116 sm : Ashur-resh-isi I
1115-1077 sm : Tiglath-Pileser I
1076-1074 sm : Asharid-apal-Ekur
1073-1056 sm : Ashur-bel-kala

Keruntuhan Zaman Perunggu (Bronze Age Collapse) 1200-1150 SM

Assyria memasuki zaman kekacauan, kekusaan mereka mulai tergorogoti oleh bangsa-bangsa yang baru muncul pada masa akhir era zaman perunggu. Pada Masa ini terjadi zaman kegelapan di seluruh Mesopotamia dan Mediterania. Banyak negara besar yang hancur seperti Hittie (Het) & Mittani, namun demikan muncullah bangsa-bangsa baru seperti Aram, Israel, Moab, Edom, Amon & Filistin.

1055-1054 sm : Eriba-Adad II
1053-1050 sm : Shamshi-Adad IV
1049-1031 sm : Ashurnasirpal I
1030-1019 sm : Shalmaneser II
1018-1013 sm : Ashur-nirari IV
1013-972 sm : Ashur-rabi II
971-968 sm : Ashur-resh-ishi II
967-936 sm : Tiglath-Pileser II

Neo Assyria
911-891 sm : Adad-nirari II
891-883 sm : Tukulti-Ninuarta II
883-859 sm : Ashurnasirpal II
859-824 sm : Shalmaneser III (tercatat berperang melawan raja Aram yang bergabung dengan Israel, Yehuda, dll)
824-811 sm : Shamshi-Adad V
811-783 sm : Adad-nirari III (ketika ia masih kecil, kekuasaan sementara dipimpin oleh ibunya Sammuramat yang dikenal sebagai Semiramis)
783-773 sm : Shalmaneser IV
772-754 sm : Ashur-dan III
754 sm : Ashur-nirari V (dikudeta oleh Tiglath-Pileser III)
754-727 sm : Tiglath-Pileser III (ia tercatat dalam Alkitab menyerang raja Yehuda - Azariah 740 sm, menyerang Israel zaman raja Menahem 738 sm)
727-722 sms : Shalmaneser V (tercatat dalam Alkitab mengepung Samaria ibukota Israel pada zaman raja Hoshea pada 725 sm)
722-705 sm : Sargon II (dalam Alkitab dikenal sebagai Tartan, ia mendeportasi 27.000 warga Samaria 2 raja 17:1-6,24; 18:7,9)
705-681 sm : Sennacherib (dalam Alkitab dikenal dalam mengepung raja Yehuda-Hezkiah pada 701 sm)
681-669 sm : Esarhaddon
668-627 sm : Ashurbanipal (dikenal atas perpustakaan yang ia bangun, dan banyak catatan sejarah Mesopotamia tercatat dalam tablet cuneiform)

Setelah kematian Ashurbanipal, kerajaan Assyria memasuki akhir sejarahnya. Bangsa Chaldean/Kasdim yang dipimpin oleh Nabalpolassar menguasai Babylon, ia bekerja sama dengan bangsa Media mengakhiri kejayaan Assyria untuk selama-lamanya.

Neo Babylonia - Bangsa Kasdim (Dinasty Chaldean)
Daftar raja-raja Neo-Babylonia
626-605 sm : Nabopolassar
605-562 sm : Nebucadnezzar II (mendeportasi bangsa Yehuda ke Babylon)
562-560 sm : Amel-Marduk
560-556 sm : Neriglissar
556 sm : Labasi-Marduk (di kudeta oleh anak mantu Nebucadnezzar II - Nabonidus)
556-539 sm : Nabonidus & Belshazzar


Akhir masa Neo-Babyloni adalah ketika kerajaan ini di invasi oleh kerajaan Achaemenid/Persia ketika pemerintahan raja Cyrus II.
Ia lalu memerintahkan semua bangsa yang ditawan oleh para raja neo-Babylon, agar dipulangkan ke negerinya masing-masing termasuk bangsa Yahudi. Ia juga memerintahkan agar pusat-pusat keagamaan yang dihancurkan oleh raja Babilon dibangun kembali.

Persia

Dinasty Achaemenid
559-530 sm : Cyrus II / Cyrus the great
530-522 sm : Cambyses
522 sm : Bardiya (Gaumata)
522-486 sm : Darius I
485-465 sm : Xerxes I
465-424 sm : Artaxerxes I

Setelah artaxerxes I wafat, terjadi perang saudara diantara ke 3 anaknya Xerxes II, Sogdianus dan Darius II
424 sm : Xerxes II (hanya diakui dibeberapa wilayah Persia lalu dibunuh oleh Sogdianus)
424-423 sm : Sogdianus (hanya diakui dibeberapa wilayah persia lalu dibunuh oleh Darius II)

424-404 sm : Darius II
404-358 sm : Artaxerxes II
358-338 sm : Artaxerxes III
338-336 sm : Artaxerxes IV
336-330 sm : Darius III
330-329 sm : Artaxerxes V

http://sejarahisraelpurba.blogspot.c...sopotamia.html
Diubah oleh gezer 02-07-2017 17:26
0
75.3K
244
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Sejarah & Xenology
Sejarah & Xenology
KASKUS Official
6.5KThread11.6KAnggota
Tampilkan semua post
gezerAvatar border
TS
gezer
#13
Ashur Setelah Babylon (Periode Ashur Tengah)

Kata Assyria/Ashur/Asyur berasal dari nama ibukota pertama kerajaan ini, yakni Assur. Dan nama kota itu sendiri berasal dari nama dewa pelindungnya, dewa Ashur. Sebelum menjadi sebuah negara ia dikenal dengan sebutan "Azuhinum", setelah itu ia dikenal dengan sebutan "Assurayu."

Kisah tentang Ashur/Asyur akan kitab bahas secara mendalam, dan pembahasan Ashur dibagi kedalam 4 Periode:
1. Periode Ashur Awal 2500-2025 SM.
2. Periode Ashur Tua (Old Assyrian) 2025-1750 SM.
3. Periode Ashur Tengah (Middle Assyrian) 1392-934 SM.
4. Periode Ashur Baru (Neo Assyrian) 911-609 SM.

Pada mulanya Ashur adalah kerajaan bangsa (berbahasa) Akkad yang berevolusi pada abad ke-25 hingga 24 SM. Raja-raja Ashur awal seperti Tudiya adalah penguasa yang relatif kecil, dan setelah berdirinya kekaisaran Akkad sekitar tahun 2334-2154 SM, raja-raja ini ditundukkan oleh Sargon Agung, yang berhasil menyatukan bangsa-bangsa berbahasa Akkad dan Sumeria di Mesopotamia.

Negara-kota Ashur muncul pada pertengahan abad ke-21 SM, yang berevolusi dari pembubaran kekaisaran Akkad. Pada periode Ashur Tua (Old Assyrian Period) - Zaman Perunggu Awal, Ashur menjadi kerajaan dominan di utara Mesopotamia, yang berkompetisi dengan bangsa Hittite/Het dan Hurian di Asia Kecil, dan kota Sumero-Akkadia (Isin, Ur, Larsa & Babylon yang didirikan oleh bangsa Amorit pada tahun 1894 SM). Selama abad ke 20 SM, bangsa Ashur mendirikan koloni di Asia Kecil.

Ashur dibawah kendali kepala suku Amorit, Shamshi-Adad I (1890-1776 SM), yang mendirikan dinasti baru, dan berhasil mengendalikan kota Mari dan Ekallatm. Setelah itu Ashur jatuh dibawah kendali bangsa Babel & Mitanni-Hurrian sekitar abad ke-17-15 SM.

Pada saat ini kita membahas Ashur setelah Kassite-Babylon, atau sering dikenal sebagai "Periode Ashur Tengah".
Setelah era bangsa Kassite-Babel (1531-1155 SM kronologi pendek) atau dikenal sebagai Kardunias, bangsa yang mendominasi Mesopotamia adalah bangsa Ashur, sebelumnya kita mundur sejenak ketahun 1450 SM.


Masa Kemunduran Ashur 1450-1393 SM

Pada abad ke-16 SM hingga pertengahan abad ke-15 SM, di wilayah barat Ashur, muncul sebuah dinasti baru, yang berkuasa namun hanya berkuasa dalam waktu yang singkat, yakni Kekaisaran Mittani-Hurrian (1600-1375 SM).

Bangsa Mittani adalah orang-orang yang berbahasa Indo-Eropa, yang menaklukkan dan membentuk pemerintahan atas penduduk pribumi Hurrian di Anatolia timur. Bahasa orang Hurrian adalah bahasa yang terisolasi, dan berbeda dengan bahasa Semit dan Indo-Eropa.

[**

Sebuah kejadian penting terjadi pada tanggal 16 April 1457 SM, yakni "Perang Meggido" antara firaun Mesir Thutmose III melawan aliansi Mittani dan negeri-kota Kanaan, Kadesh, Meggido.

**]

Raja Ashur, Ashur-nadin-ahhe I (1450-1431 SM) didekati oleh firaun Mesir, Amenhotep II, yang merupakan musuh negeri Mittani, dengan sejumlah emas, agar Ashur beraliansi dengan Mesir melawan Kekaisaran Mittani.

Namun raja Mittani, Saushtatar, mengetahui hal tersebut, dan ia pun menyerang dan menaklukkan ibu kota Ashur, serta membuat kerajaan Ashur menjadi negeri Vassal Mittani.

kaskus-image
Peta penguasa Levant pada sekitar tahun 1400 sm

Raja Mittani, Saushtatar, menggulingkan Ashur-nadin-ehhe I, dan mengangkat Enlil-nasir II (1430-1425 SM), kemudian diharuskan untuk mempersembahkan upeti kepada Mittani.

Pada era raja berikutnya, Ashur-Nirari II (1424-1418 SM), Ashur masih memberi upeti kepada Mittani, namun mereka nampaknya tidak mengintervensi urusan internal dari Ashur.

Raja berikutnya Ashur-bel-nisheshu (1417-1409 SM) mengadakan perjanjian dengan kerajaan Kassite-Babel dan memperkuat perekonomian Ashur.

Raja berikutnya Ashur-rim-nisheshu (1408-1401 SM) memperbaiki infrastruktur dan memperkuat tembok kota.

Raja berikutnya Ashur-nadin-ahhe II (1400-1393 SM) kembali menerima upeti emas dan tawaran diplomatik dari Mesir, agar memberi dukungan militer bagi Mesir melawan Mittani dan Hittite (Het, berkuasa 1600-1178 SM), namun raja Ashur tidak berada dalam posisi yang cukup kuat untuk menantang Mittani.

Raja berikutnya Eriba-Adad I (1392-1366 SM), anak dari Ashur-bel-nisheshu, atau paman dari Ashur-nadin-ahhe II, naik tahta dan ia memutuskan merdeka dari kekaisaran Mittani, setelah menyadari di lingkungan istana Mittani terjadi perselisihan.

Pada saat ini beberapa fraksi dari istana Mittani meminta dukungan Ashur, dan Ashur pun memulai memainkan pengaruhnya pada kekaisaran Mittani yang sedang melemah.

kaskus-image
Peta situasi pada periode Ashur Tengah
Diubah oleh gezer 13-05-2017 18:00
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.