- Beranda
- Stories from the Heart
I See a Darkness [Thriller]
...
TS
bayu8910
I See a Darkness [Thriller]
I SEE A DARKNESS
Quote:
All my friends are heathens (pendosa), So? Take it Slow ...
Quote:
--== INDEKS CERITA ==--
- Introduction
- Episode 1 - Pintu Gerbang
- Episode 2 - Terbuka?? Rendahan
- Episode 3 - Benih itu Muncul
- Episode 4 - Kubuat Kau Tunduk
- Episode 5 - Awal yang Buruk
- Episode 6 - Aku Ingin Pulang
- Episode 7 - Bukankah Balas Dendam itu Indah???
- Episode 8 - Welcome Back
- Episode 9 - Game - 1
- Episode 10 Update 9 Mei 2017
Spoiler for Secret:
JANGAN LUPA Gan & Sis 
Kritik dan Sarannya
Rate juga yaa

Kritik dan Sarannya
Rate juga yaa
Diubah oleh bayu8910 07-05-2017 00:09
anasabila memberi reputasi
1
4.2K
30
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.8KThread•52.9KAnggota
Tampilkan semua post
TS
bayu8910
#30
Episode 9 Game - 1
Quote:
Dengan jantung yang berdebar-debar aku melihat sesosok yang telah membuatku mengalami segala penderitaan, PAK HADI dan satu orang yang telah menyiksaku.
aku masih bersembunyi di ujung ruangan dengan tertutup oleh kardus besar, hingga membuatku luluasa untuk mengamati dan menanti saat yang tepat. Ada 6 orang yang terlihat disana,
Pak Hadi
orang yang menyiksaku
2 orang yang telah memberiku roti dan pertolongan ketika di mobil dan
2 orang lagi yang tidak aku kenal
TAPI ! ! ! Ada satu lagi yang luput dari perhitunganku
Orang ini Cukup membuatku berdegup kencang .... ada wanita diantara orang ini, aku tak menyangka bahwa ada wanita disini. Semua diluar dugaanku dan justru ini membuatku agak ragu dalam melancarkan aksi ini.
TIDAK TEGA ...... itulah yang aku rasakan !
Sabar ........ Sabar ........ dan Sabar ....... itu lah yanga ku lakukan di dalam box sambil menunggu mereka melakukan aktivitasnya di dalam rumah,
PESTA .... itulah yang aku lihat, mereka seakan-akan merayakan sesuatu, dengan diiringi oleh alunan musik, melimpahnya makanan dan saling tos minuman, menambah meriahnya acara malam itu....
Sudah tak terhitung lagi berapa lama aku menunggu, dan sebentar lagi PESTA SESUNGGUHNYA AKAN AKU MULAI
Waktu sudah menunjukkan pukul 01.10, mereka pun sudah terlelap tidur. 3 orang ada di ruang keluarga, dan 4 sisanya ada di kamar (2 orang di kamar Pak Hadi dan sisanya dikamar lainnya)
SAATNYA MEMULAI
Aku pun keluar dari tempat persembunyianku , perlahan lahan ku langkahkan kaki ku mendekati ketiga orang tersebut, hmmmmmmmm.... sepertinya mereka sedang mabuk berat ,terasa dari bau alkohol yang meyelimuti mereka, dengan hati hati, aku ikat tangan mereka satu-persatu, lalu aku hubungkan ketiganya, dari kaki hingga tangan mereka dan aku tutup mulut mereka dengan plester... sepertinya keadaan mabuk ini menguntungkanku, Ya mereka tak merasakan apapun ketika aku melakukan itu semua.
........................................................................
........................................................................
........................................................................
SEMUA PERSIAPAN TELAH SELESAI, EKSEKUSI DIMULAI
Ku langkahkan kaki ku menuju kamar, dimana 2 orang tersebut tertidur. Secara perlahan aku buka pintu kamar dan aku melihat sesosok orang yang ku kenal Ya dia adalah orang yang menolongku di dalam mobil, mereka berdua lah yang telah memberi ku makan dan berusaha berbuat baik pada saat aku disekap.
I B A ??? hmmm yang benar saja, rasa itu tak ada di dalam pikiranku
Aku menganggap mereka semua itu sama, sama-sama pembunuh, sampai sekarangpun aku tak tahu apa yang sebenarnya mereka rahasiakan di rumah ini dan mengapa tempat ini sangat tertutup hingga mereka tega menyiksa seorang anak kecil
Ku ikat seluruh tangan hingga kaki mereka satu dengan yang lain , lalu aku kaitkan ikatan tersebut di tiang ranjang, dan kupastikan bahwa mereka tidak akan bisa lepas dengan mudah...
KAMAR PAK HADI
Sial.. seperti dugaanku, Pak hadi tidur dengan wanita itu...
Tapi ini tak menghalangi niatku untuk membalaskan dendamku... ku lakukan hal yang sama seperti sebelumnya yaitu mengikat tubuh mereka .
GAME DI MULAI (KAMAR PAK HADI)
Quote:
Tampak darah mengucur diseruh telapak kakinya, ... diiringi oleh tatapan merah merona di wajahnya
sayatan pisau di kedua telapak kakinya mengawali permainan ini...
“Pak Hadi ... Bagaimana perasaan Bapak disayat oleh teman wanita bapak???” Ucapku
APA KALIAN PIKIR AKU AKAN MELAKUKANNYA DENGAN TANGANKU??? HEHEHE KALIAN SALAH, SELAMA MASIH ADA YANG BISA DIMANFAATKAN
MANFAATKANLAH
Diubah oleh bayu8910 07-05-2017 00:12
0
dan saya harap semua bijak dalam mencerna isi cerita