- Beranda
- Stories from the Heart
I See a Darkness [Thriller]
...
TS
bayu8910
I See a Darkness [Thriller]
I SEE A DARKNESS
Quote:
All my friends are heathens (pendosa), So? Take it Slow ...
Quote:
--== INDEKS CERITA ==--
- Introduction
- Episode 1 - Pintu Gerbang
- Episode 2 - Terbuka?? Rendahan
- Episode 3 - Benih itu Muncul
- Episode 4 - Kubuat Kau Tunduk
- Episode 5 - Awal yang Buruk
- Episode 6 - Aku Ingin Pulang
- Episode 7 - Bukankah Balas Dendam itu Indah???
- Episode 8 - Welcome Back
- Episode 9 - Game - 1
- Episode 10 Update 9 Mei 2017
Spoiler for Secret:
JANGAN LUPA Gan & Sis 
Kritik dan Sarannya
Rate juga yaa

Kritik dan Sarannya
Rate juga yaa
Diubah oleh bayu8910 07-05-2017 00:09
anasabila memberi reputasi
1
4.2K
30
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.8KThread•52.9KAnggota
Tampilkan semua post
TS
bayu8910
#29
EPISODE 8
Quote:
Aku pun tak sempat menjawab semua pertanyaan itu, yang aku inginkan hanyalah kembali ke kamar ku, menikmati semua kenyamanan dalam kasur ku, “I’m Home Finally”. Terlihat ayahku masih berbincang dengan polisi, aku juga tak tau apa yang mereka perbincangkan yang pasti adalah Ayahku sangat serius dengan kejadian ini.
Hampir seminggu aku bolos sekolah, dan tiap hari itupula polisi silih berganti berdatangan mewawancarai ku dan apa yang mereka dapatkan??? NOTHING...... Aku BUNGKAM.
Khawatir??? tentu saja.
Itulah yang dirasakan oleh kedua orang tuaku, Tapi aku mencoba untuk ceria di hadapan mereka, mencoba meyakinkan mereka bahwa “Aku baik-baik saja”
2 MINGGU
Itulah waktu yang aku perlukan untuk pulih dan merealisasikan penyiksaan... Ya ! apapun akan aku halalkan demi mencapai tujuanku. No Cop, No Parents ... Just Me ! . sejak kejadian tersebut aku tidak lagi diperbolehkan bersepeda dan 100 % semua aktivitasku diantar jemput oleh Pak Ncep, dengan begitu masih ada cara lain untuk mengintai “Mereka” yaitu dengan meminta Ncep untuk melewati jalan tersebut tersebut tiap hari . IT’S SO FUN
Waktu demi waktu, Hari demi hari, minggu demi minggu semua aku lalui hingga akhirnya aku menemukan TITIK TEMU. Ya inilah saatnya memulai permainan “Check”
Pagi ini Aku memutuskan untuk membolos sekolah. walaupun Ncep sempat mengantarkanku ke sekolah, tapi aku tak langsung masuk ke kelas. Aku hanya berpura-pura memasuki sekolah dan akhirnya aku menunggu saat yang tepat untuk menuju ke “Rumah itu” Ya.. awal bulan inilah yang aku tunggu-tunggu saatnya untuk memulai aksi.
Mengintai ! Mengintai ! dan Mengintai !
Itulah yang aku lakukan sesaat setelah turun dari angkot sekitar 500 meter dari Rumah tersebut. Ku langkahkan kaki ku dengan mantap, perlahan demi perlahan sambil mengawasi daerah sekitar rumah. Betapa beruntungnya aku, tak ada penjagaan satu pun disini baik itu dari Yono Maupun Doel, akupun sempat sedikit kecewa apakah rumah ini sudah tak dihuni lagi??, tetapi setelah ku habiskan waktu mengintai tiap sudut rumah ternyata semua pintu dan jendela dalam keadaan terkunci rapat. Ku amati dengan seksama, dengan maksud untuk mencari celah masuk ke rumah tersebut, tetapi aku tak menemukan jalan masuk ke rumah ini, seluruh kaca tertutupi oleh pagar tralis, semua pintu terkunci dan tidak ada ruang kosong untuk dimasuki ....
TAPI .....
Harapan itu muncul, saat kulihat ada beberapa sachet kopi dan satu bungkus rokok yang masih lengkap dengan isinya... “YEAAHH Mereka masih jaga disini, ” itulah yang aku ucapkan dengan maksud menunggu kedatangan ,mereka !.
Menit demi menit ,jam demi jam ku tunggu kehadiran mereka. Ini bukanlah waktu yang mudah, aku telah mengorbankan segala waktu dan seluruh kemampuan yang ku miliki untuk menyusun pembalasan ini.. dan harus berhasil. Tak lama kemudian orang yang dinantipun tiba.. dengan perasaan lega, gembira dan grogi yang luar biasa aku mulai menyususn rencana untuk masuk ke rumah dengan memanfaatkan mereka ....
Quote:
INILAH SAAT NYA !!!
Ketika mereka berdua masuk ke dalam rumah, Aku ambil segumpal kunci yang masih menyantel di pintu ... dengan gerak cepat aku keluar dari rumah ini secara diam-diam agar tak diketahui oleh mereka !!
YA PERUBAHAN RENCANA
Awalnya aku hanya bermaksud untuk bisa masuk ke rumah dan menunggu hingga mereka tiba di rumah.
Akan tetapi saat ini aku memiliki semua kunci rumah !!! tentu semuanya akan berbeda. Aku dapat lebih siap dan mengontrol seluruh rumah itu. KE TUKANG DUPLIKAT
MALAM PUN TIBA
Aku kembali lagi di rumah ini, dan melihat mereka berdua yang sedang asik bermain catur. Sepertinya apabila aku memanjat pagar tinggi di ujung rumah, mereka tak akan bisa melihatku.
Dengan segala ke hati-hati an aku langkahkan kaki ku untuk menuruni pagar ini, aku tundukkan badanku dan sambil berjalan jongkok, aku melangkahkan kaki ku mendekati pot besar di depan pintu utama untuk bersembunyi dan menanti saat yang tepat untuk menuju ke belakang rumah. Tapi , apabila aku sedikit beruntung, maka Pintu depan ini bisa dibuka dengan kunci yang kumiliki.
YES, Aku Masuk
Aku gunakan kesempatan ini untuk masuk melalui pintu depan, disaat Yono dan Doel sedang keluar menaiki sepeda motor.
Benar dugaanku, hanya pintu milik Pak Hadi lah yang tidak ada...
KEESOKAN PAGINYA
Quote:
Memang benar, kunci itu sengaja aku letakkan di pintu belakang agar menimbulkan kesan mistis dihadapan mereka. Mulai saat ini akan ku buat rumah ini menjadi rumah yang mereka takuti “ucapku dalam hati”
Banyak kejadian yang telah aku buat untuk menakuti mereka, mulai dari suara tangisan, ganggang pintu rumah yang sering berbunyi, dan munculnya sosok berjubah putih... semua itu aku lakukan secara intens, hingga akhirnya membuat mereka kurang nyaman berada di rumah ini. Sudah 3 hari ku waktu yang aku habiskan di rumah ini sambil menunggu datangnya mereka. Aku sudah tak memikirkan keluargaku, seolah olah mereka menjadi yang kedua bagi ku dan yang terpenting bagiku saat ini adalah membalaskan dendam.
Situasi saat ini sangatlah mendukung untuk mempersiapkan rencana pembalasan, Yono dan Doel sudah mulai jarang menjaga rumah dimalam hari semenjak teror yang bertubi-tubi mereka terima, sehingga aku lebih leluasa untuk menjelajah rumah ini.
KEESOKAN HARINYA (SORE HARI)
“Tiin Tiiin” Suara bel mobil pun terdengar.
“kreeeek....” diiringi dengan suara pintu pagar yang terbuka...
3 Mobil itu lah yang aku lihat dari jendela
Dan sungguh pemandangan yang luar biasa orang yang kunantikan ternyata telah datang.
IT WILL BE FUN ,
0
dan saya harap semua bijak dalam mencerna isi cerita