Kaskus

Story

rzrdn62Avatar border
TS
rzrdn62
[REAL STORY] Lika Liku Perjalanan Cinta
★Special Main cover by Special Somebody★

 [REAL STORY] Lika Liku Perjalanan Cinta

▓▓∷rvn894∷▓▓








Quote:







╠⇌≪PERKENALAN≫⇋╣


Quote:






╠⇌≪Frequently Asked Questions≫⇋╣

Spoiler for FAQ:





╠⇌≪RULES≫⇋╣
Spoiler for Rules:




Quote:


Quote:


Quote:


Quote:





╠⇌≪INDEX≫⇋╣
Spoiler for LIST All of INDEX:

Diubah oleh rzrdn62 15-06-2017 23:45
anasabilaAvatar border
efti108Avatar border
efti108 dan anasabila memberi reputasi
2
80.4K
929
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.8KThread2Anggota
Tampilkan semua post
rzrdn62Avatar border
TS
rzrdn62
#67
Part 8: Engkau Begitu Indah
Sejak malam itu dimana gw menyatakan perasaan gw yang sebenarnya kepada Erlin, hubungan kami berdua semakin erat seiring berjalannya waktu. Tidak terasa sebentar lagi liburan juga akan berakhir dan mau tidak mau 2 hari lagi gw akan pulang ke Tangerang Selatan. Disaat itu pasti akan ada kerinduan yang sangat pekat yg gw rasakan, bukan cuma gw. Tapi Erlin mungkin juga akan rindu sekali dengan saat saat dimana kami berdua menghabiskan waktu bersama. Berbagi canda dan tawa, serta kesenangan juga kesulitan.

Sejak Erlin hadir di dalam kehidupan gw, gw merasa sesuatu yang ada pada diri gw seakan terlengkapi. Seperti halnya lubang yang tertimbun oleh tumpukan semen, dan gw harap semen tersebut akan cepat mengering dan tidak akan pernah berlubang kembali. Hari hari gw lewati dengan penuh keceriaan. Erlin yang memiliki sifat sedikit "childish" atau kekanakan, cerewet, aneh dan mudah ngambek itu sekarang adalah bagian dari diri gw.

Mungkin sebagian orang menganggap gw aneh, jika yang gw sukai dari diri Erlin adalah sisi kekurangannya yang menurut gw "Unik". Tapi gw gak perduli apa kata orang. Asal kami berdua bisa saling melengkapi, segala kekurangan yang kami punya bisa tertutupi dengan berbagai macam kelebihan yang kami miliki. Ibarat jika ada sebuah coretan kecil dalam sebuah gambar yang indah, jangan pandang coretan tersebut sebagai hal yang terlalu menyusahkan. Tetapi cobalah untuk menibannya dengan sebuah bentuk objek yang bisa menyamarkan coretan tersebut, sehingga tidak akan terlihat ada sebuah coretan dalam gambar itu.

Hari ini rencananya gw dengan Soni akan mencari sepatu basket di suatu mall yang terletak di Jakarta. Dengan memegang uang hanya sekitar 1.6 juta, gw berharap bisa mendapat sepatu basket original dengan kualitas baik dan bagus.

Hp yang berada di atas meja kamar pun mulai berdering, gak ada orang lain yang menelpon gw sepagi ini selain Erlinemoticon-Big Grin Gw mengambil hp tersebut lalu mengangkatnya.

Gw: "Assalammualaikum, cantik."
Erlin: "Waalaikumsalam. Eh tumben kamu bilang aku cantik."
Gw: "Emangnya mau kalau aku panggil jelek?"
Erlin: "Aku kan pada dasarnya emang cantik tau. Huuu..."
Gw: "Pede banget neng. Oh iya, kamu kenapa nelpon aku sepagi ini? Kangen yaa? Baru beberapa hari kan aku abis nginep disana."
Erlin: "Pengen banget ya dikangenin aku? Hahaha. Gini Rez, nanti sore kamu ada acara ngga?"
Gw: "Aku ada janji mau jalan jalan sama seseorang."
Erlin: "Sama siapa? Cewek lain ya? Tuuhhh kamu mah. Kan udah aku bilangin waktu itu."
Gw: "Hahaha...Langsung baper dia. Ya gak lah, cewek yang aku sayang kan cuma Erlinda si cewek aneh."
Erlin: "Terus mau jalan sama siapa?"
Gw: "Aku mau nyari sepatu basket sama Soni di PING."
Erlin: "Aku ikut ya?"
Gw: "Kalau ikut, kamu mau ngapain nanti disana Lin?"
Erlin: "Mau nemenin orang yang aku sayang, hihi. Sekalian beli baju juga sih aku."
Gw: "Hmm...Yaudah deh, tapi kesananya pake mobil si Soni. Nanti suruh aja dia jemput kamu dulu, ntar baru kesini."
Erlin: "Oke Rez. Hore, akhirnya aku bisa belanja bareng kamu juga."
Gw: "Yaudah nanti sore jangan lupa ya, jangan molor siangnya. Udah dulu ya telponnya, aku mau main game. Assalammualaikum"
Erlin: "Oke Reza, waalaikumsalam."

Setelah menutup panggilan telepon dari Erlin, gw langsung membuka laptop dan bermain Doto untuk menaikkan solo MMR. Karena satu match dalam game ini bisa memakan waktu yang lumayan lama, mungkin bermain dalam beberapa match bisa memakan waktu sampai siang. Match paling sebentar yang pernah gw mainkan dalam game ini berdurasi sekitar 25 menit. Setelah login stim dan masuk ke dalam game, tanpa berlama lama gw langsung meng-klik tombol "Play DOTO".

Ketika hari sudah mulai siang menjelang sore, dan gw juga sudah mulai merasa letih karena MMR yang gw peroleh dari sekian match hanya menambah sedikit skor MMR yang gw punya. Soni bilang dia akan sampai sini sebelum sore, tapi sekarang sudah menjelang sore bahkan adzan sudah berkumandang dan Soni belum juga sampai disini. Lebih baik gw mandi dan bersiap terlebih dahulu sebelum Soni dan Erlin sampai. Sesudah mandi dan bersiap. gw memutuskan untuk membuka yousup sebentar dan menonton beberapa video walkthrough untuk game DS2 yang gw mainkan di Ps 3.

Tidak lama setelah gw berganti ke video walkthrough lain, terdengar suara klakson mobil dari luar rumah kakek. Dengan sekejap gw langsung bangun dari kasur dan berjalan menuju keluar. Disana gw melihat mobil sedan milik Soni terparkir di dekat gerbang rumah kakek gw. Pintu mobil pun dibuka dan keluarlah sesosok cewek yang gw cintai.

Sore ini Erlin mengenakan pakaian serba putih dan hitam, dengan baju berwarna hitam berbalut rompi putih dan celana jeans putih serta sepatu tinggi yang kalau gak salah namanya sepatu wedges atau apalah itu. Dia pun berjalan ke arah gw lalu memeluk tubuh gw.

Erlin: "Rezaaa." -ucapnya
Gw: "Pada lama banget sih sampenya?"
Soni: "Itu tuh. Tadi si Erlin molor bro. Gila lama banget gw nungguinnya bangun, belom dandannya tuh tadi." -ucap Soni sambil membuka kaca mobil
Gw: "Pantesan aja hahaha. Dasar tukang molor." -ucap gw sambil mencubit hidungnya Erlin
Erlin: "Sakit tau. Lagian aku chat kamu di BM ngga kekirim mulu, jadinya aku ketiduran nungguin kamu ngechat aku."
Gw: "Masa sih? Oh iya sorry, tadi aku keasikan main game Lin. BM aku tadi aku stop pas lagi main game."
Erlin: "Iihhh dasar."
Soni: "Eh, ngomong ngomong kok lu berdua kaya orang pacaran sih? Pas lagi di lapangan basket kan gak seakur ini. Pake peluk peluk segala pula."
Erlin: "Iyalah, kan gua sama Reza udah bukan jomblo kaya lu Son. Iya kan Rez?"
Gw: "..." -gw hanya terdiam diri di samping Erlin sambil senyum senyum
Soni: "Jadi lo udah pada jadian nih? Hahaha...Kayanya sore ini gua bakal kenyang ditraktirin nih."
Gw: "Iya ntar gw traktirin batu ama pasir buat lo Son."
Soni: "Lu kira debus kali makan batu sama pasiremoticon-Nohope Yaudah ah masuk, keburu makin macet nih jalanan."

Gw dan Erlin berjalan ke arah mobil Soni. Kami berdua duduk di belakang sedangkan Soni sendiri didepan.

Soni: "Yang punya pacar tolong jangan pacaran di mobil gua, karena yang punya lagi jomblo nih."
Gw: "Hahaha. Selow, paling gw sama Erlin cuma bercanda sekalian berbagi kasih sayang dibelakang sini."
Erlin: "Apaan sih kamu Rez.emoticon-Malu"
Gw: "Hahaha...Oh iya Son, lo baru lulus SMP udah diijinin buat nyetir?"
Soni: "Yoi bro."
Gw: "Wah, enak tuh. Pasti ntar di SMA bakal banyak cewek yang nemplok. Tapi sayangnya kalo soal tampang masi menang di gw. Hahaha."
Soni: "Weessss. Gini gini ada cewek yang bilang gua ganteng bro."
Gw: "Pasti emak lo kan? Hahaha."
Soni: "emoticon-Nohope"
Gw: "Kalau kamu pegel, senderan di pundak aku aja ya Lin.emoticon-Embarrassment"
Erlin: "Maunya kamu itu mah." -ucapnya tetapi dia langsung menyenderkan kepalanya di pundak gw sambil menggengam tangan gw.
Soni: "Woy woy. Belom ada setengah jalan ini, udah pada bermesraan ria segala. Iri nih gua jadinya."
Gw: "Makanya lo cepet cepet cari cewek dah, Son. Hahaha."
Soni: "Beres, gampang itu mah."

Sore ini, kami ber-3 berencana untuk berbelanja bersama sama. Gw dan Soni membeli sepatu basket, sedangkan Erlin membeli baju dan beberapa aksesoris cewek serta parfum. Sempet agak lama ketika gw menemani Erlin memilih milih baju, dan sesekali dia meminta pendapat gw mana baju yang bagus dan cocok untuk dikenakannya. Sementara itu, Soni menunggu kami berdua di sebuah kedai kopi disana. Sesudah mendapat barang yang kami cari, kami ber-3 memutuskan untuk mampir terlebih dulu di sebuah restoran yang terletak tidak jauh dari mall PING.
Diubah oleh rzrdn62 16-04-2017 13:41
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.