Kaskus

Story

lomintoAvatar border
TS
lominto
Untuk Mu, Matahari Ku
Quote:

Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:

Spoiler for INDEXX:

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
ZERO – PROLOG


Spoiler for Pembuka:


Pernahkah kalian merasa bahwa seluruh dunia mencampakkan kalian? Aku pernah. Pernahkah kalian merasa semua orang tak menghargai keberadaan kalian? Aku pernah. Pernahkah kalian di tinggal orang yang kalian cintai demi kebahagiaan dia, walau itu terasa sakit? Aku pernah juga, sering malah.

Puisi diatas hanya menggambarkan setitik perasaan yang aku rasakan. Sakitnya hati ini, rasa kecewa, dan masih banyak lagi yang belum aku ungkapkan. Tapi karena semua itulah, sekarang aku berdiri disini, berdiri tegak menantang matahari.
Cerita ini aku dedikasikan untuk semua yang pernah datang lalu pergi dari kehidupan ku ini. Semoga kalian membaca apa isi hatiku pada saat itu. And at least, terlebih untukmu matahariku

PROLOG - END
Diubah oleh lominto 19-04-2017 02:09
anasabilaAvatar border
nona212Avatar border
nona212 dan anasabila memberi reputasi
2
49.6K
533
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.8KThread52.8KAnggota
Tampilkan semua post
lomintoAvatar border
TS
lominto
#448
JYUU ICHI ( 十一 ) - SOMETHING CALLED LOVE
sorry ye yang nungguan dari jam 1. gue ketiduran emoticon-Hammer2

+_+_+_+_+_+_+_++_+_
KENTANG SEBELUMNYA
Quote:


Kupacu mobil WMB ku, lalu pergi dari rumah sakit menuju rumah yang aku tempati. Diperjalanan aku terus berdo'a kepada tuhan yang maha esa, Semoga Sari tidak akan kenapa-napa
+_+_+_+_+_+_+_+__+_+_+_+_+_++_+_+_+_+_+_+_
keesokan harinya

Aku berangkat sekolah menggunakan nagkot seperti biasa. Tapi kali ini, ada hal yang mengganjal pikiranku. Sari. Iya. Aku sangat menghawatirkannya kali ini. Entah kenapa hati ini rasanya tidak tenang melihat kondisinya yang terbaring lemah kemarin.
Sari tidak masuk sekolah hari ini. Aku rasa itu wajar mengingat kondisinya. Pulang sekolah aku berencana menggunjunginya di rumah sakit. Entah apa yang akan ia katakan padaku nanti.
Pelajaran hari ini pun serasa hanya seperti angin yang berlalu. Ragaku berada disekolah, tapi pikiranku jauh berada dimana mana. Pikiranku terus membayangkan segala kemungkinan yang akan terjadi kedepannya. Mulai dari skenario terbaik, hingga skenario terburuk. Semoga skenario terburuk tak akan terjadi kedepannya.

pulang sekolah

Seperti yang sudah aku tetapkan sebelumnya, aku akan mengunjungi hari sekarang. Akupun meminta izin tidak nongkrong dengan teman sekolahku

Quote:


Aku memutuskan untuk pulang ke rumah terlebih dahulu. Untuk sekedar emngganti pakaian dan membawa sang ninja hijaukepunyaanku.

sesampainya dirumah

Quote:


Mang ujang pun pergi menuju Amerikamaret yang letaknya tak begitu jauh dari rumah ini. Selagi menunggu rokok yang aku titipkan, aku memutuskan untuk membilas badan agar lebih segar.
Kurang dari 5 menit aku selesai membilas badan ( kalo dulu dibilang "mandi kadal" ).

Quote:


Ku lirik jam dinding yang ada di tengah tengah ruang tamu. Jam menunjukkan pukul 4:15 P.M. itu berarti aku harus segera berangkat sebelum jam besuk sudah habis. Ku utarakan niatku pergi ke rumah sakit pada mang ujang

Quote:


Ku pacu mobilku menuju rumah sakit tempat Sari dirawat. Setibanya aku disana, aku lalu menuju kamar Sari dirawat. Kulihat dia sudah sadar dan sedang menulis sesuatu di sebuah buku.

Quote:


Setelah mereka pergi, tak ada sepatah katapun yang terucap dari mulut kami. Kami sepertinya menikmati momen keheningan ini. Entah berapa menit berlalu, aku memutuskan untuk angkat bicara

Quote:


Aku lalu pergi dari ruangan itu dan menuju tempat parkir rumah sakit. Kunyalakan mobilku, lalu kupacu dengan kecepatan sedang. Gelapnya jalan tidak pernah membuatku takut untuk berkendara sendirian. Karena aku, sudah pernah ada ditempat yang lebih gelap.
sesampainya dirumah
Ku lihat gerbang rumah sudah dikunci. Aku lalu menelpon telepon rumah. Tak butuh waktu lama untuk teleponku diangkat

Quote:


Muncullah seseorang dari dalam rumah, seseorang yang usianya sudah hampir menginjak kepala tiga. Dia lalu membukakan pintu gerbang

Quote:


Kami lalu masuk kedalam rumah. Aku lalu langsung masuk kedalam kamarku. Aku lihat handphone yang kutinggalkan di meja menunjukan tanda ada sebuah pesan masuk

Quote:


Ku lihat pesan tersebut sampai pukul 8:45 PM. Ku lirik jam di handphone ku. Jam menunjukan bahwa sekarang pukul 8:50 PM

Quote:


Aku tak membalas pesan terakhirnya. Aku lalu memutuskan utnuk tidur. Dan aku berharap, semoga, di hari esok, keajaiban akan datang untuk Sari. Semoga.
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.