- Beranda
- Stories from the Heart
T University 2 (Season 2)
...
TS
anism
T University 2 (Season 2)

Cover Super Keren by Awayaye <Ane minta
> Terima banyak untuk respon positif agan dan aganwati di thread sebelumnya. T University.
Bagi yang belum membacanya. Bisa mengklik judul dibawah ini.
T University
Spoiler for Daftar Isi/Case 1 : Lost Son:
Case 1 Finish
Spoiler for Case 2 : Lativa's Twins Terror:
Case 2 Finish
Spoiler for Case 3 : Arelia And Edward:
Case 3 Finish
Spoiler for Samantha And Mom:
Finish
Spoiler for Case 4 : Johnny Comes Back To China or England:
Case 4 Finish
Spoiler for Case 5 : King Killer's Son:
Case 5 Finish
Spoiler for Case 6 : Losing In A Plane:
Diubah oleh anism 30-05-2019 17:56
anasabila memberi reputasi
1
21.7K
198
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.7KThread•52.6KAnggota
Tampilkan semua post
TS
anism
#56
Jebakan dari Samantha : Arelia And Romeo
“Kalau kamu memang ingin berkencan denganku. Berhenti mengaturku. Aku tidak suka pengatur.”, ancam Arelia kepada Romeo.
‘Cih, bahkan kalau sisa dirimu saja wanita didunia ini. Aku tidak akan berkencan denganmu’, tolak Romeo.
“Pegang kata-katamu!”, omel Arelia.
Romeo memberikan jari tengahnya. Arelia sangat marah dan mau mengejarnya. Tapi Romeo lari dengan cepat dan bersembunyi dalam kamarnya. Kemudian, tertawa dengan keras.
Yang lain hanya menatap kejadian itu, kemudian mulai menatap mereka dengan heran. Kemudian, hari pelaksanaan penjebakan pun datang. Arelia pura-pura tidak tahu soal hal kemarin dan mencoba menghubungi Edward kembali.
To : Edward
Maafkan aku kemarin. Terjadi kecelakaan kecil. Tapi aku baik-baik saja. Apakah kita bisa bertemu kembali?
Tangan Arelia bergetar saat mengirim send. Namun, ia mengabaikannya. Dalam sekejap pesan itu sudah terkirim. Romeo kemudian lewat dan ia mau bicara. Namun, kemudian dia hanya mengibaskan tangannya.
“Ada apa?”, tembak Arelia.
“Kau tidak perduli pada nyawamu?”, cetus Romeo.
“Tidak begitu. Kau harus tahu, ini saatnya. Tidak ada yang lebih baik dari sekarang..”, jelas Arelia.
“Kalau begitu, biarkan aku ikut juga.”, nada Romeo agak memaksa.
“Okay. Partner.”, Arelia mengulurkan tangannya.
“Partner tidak pernah mengkhianati.”, balas Romeo sambil mengenggam tangan Arelia erat.
I don’t know when I fallin in love with you.
I will never know,
but I don’t really care…
“Kalau kamu memang ingin berkencan denganku. Berhenti mengaturku. Aku tidak suka pengatur.”, ancam Arelia kepada Romeo.
‘Cih, bahkan kalau sisa dirimu saja wanita didunia ini. Aku tidak akan berkencan denganmu’, tolak Romeo.
“Pegang kata-katamu!”, omel Arelia.
Romeo memberikan jari tengahnya. Arelia sangat marah dan mau mengejarnya. Tapi Romeo lari dengan cepat dan bersembunyi dalam kamarnya. Kemudian, tertawa dengan keras.
Yang lain hanya menatap kejadian itu, kemudian mulai menatap mereka dengan heran. Kemudian, hari pelaksanaan penjebakan pun datang. Arelia pura-pura tidak tahu soal hal kemarin dan mencoba menghubungi Edward kembali.
To : Edward
Maafkan aku kemarin. Terjadi kecelakaan kecil. Tapi aku baik-baik saja. Apakah kita bisa bertemu kembali?
Tangan Arelia bergetar saat mengirim send. Namun, ia mengabaikannya. Dalam sekejap pesan itu sudah terkirim. Romeo kemudian lewat dan ia mau bicara. Namun, kemudian dia hanya mengibaskan tangannya.
“Ada apa?”, tembak Arelia.
“Kau tidak perduli pada nyawamu?”, cetus Romeo.
“Tidak begitu. Kau harus tahu, ini saatnya. Tidak ada yang lebih baik dari sekarang..”, jelas Arelia.
“Kalau begitu, biarkan aku ikut juga.”, nada Romeo agak memaksa.
“Okay. Partner.”, Arelia mengulurkan tangannya.
“Partner tidak pernah mengkhianati.”, balas Romeo sambil mengenggam tangan Arelia erat.
I don’t know when I fallin in love with you.
I will never know,
but I don’t really care…
Diubah oleh anism 09-04-2017 09:32
0