Kaskus

Story

kesini.Avatar border
TS
kesini.
Life Is Choices . . .
Life Is Choices . . .

Quote:


Quote:


Quote:


Spoiler for INDEX:

Spoiler for Anda Bingung ?:
Diubah oleh kesini. 08-08-2018 15:45
anasabilaAvatar border
anasabila memberi reputasi
1
13.5K
100
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.8KThread53.5KAnggota
Tampilkan semua post
kesini.Avatar border
TS
kesini.
#58
Part 7 : White Day berdarah (1)

Setelah kejadian di lapangan itu,hubungan kita semakin dekat dan wajah keceriaan kembali ada di wajah Pim. Namun gw masih menyimpan misteri dari maksud perkataan Pim malam itu. Kemudian bulan pun berganti dan gw menyadari sesuatu…

GW LUPA KASIH COKLATNYA KE PIM!!!!!!!!!emoticon-Hammer (S)

Gw lihat coklat itu di dalam tas,bentuknya udah ga jadi Tazmanian Devil karena sudah meleleh. Daripada gw buang karena gw ga terlalu doyan coklat, gw kasih coklat itu ke brader. Sepulang sekolah gw pergi kerumah brader untuk sekalian curhat tentang misteri gw.
Quote:


Akhirnya gw menjelaskan kegundahan hati gw,dia menyarankan gw untuk bertanya ke Jocelyn mungkin dia punya jawaban atas misteri ini. Lalu gw bersama brader janjian untuk ketemuan sama Jocelyn, untungnya Jocelyn sedang tidak bersama Pim, dan kita sepakat untuk ketemuan di sebuah mall yg jauh dari sekolahan Pim supaya pertemuan gw dan Jocelyn tidak diketahui Pim.
Ketika kita ketemu dengan Jocelyn,tiba-tiba brader menerima telpon dan harus pulang karena nenek nya jatuh sakit dan harus dibawa ke rumah sakit. Jadilah gw hanya berdua dengan Jocelyn,sebetulnya disitu gw mw mengakhiri pertemuan ini,karena gw takut terlihat orang yg dikenal oleh Pim. Namun kegundahan gw mengalahkan niat itu.
Quote:

Gw bercerita semua kegundahan gw sama Jocelyn,sebetulnya Jocelyn ga ingin ngasihtw gw hal ini tapi setelah gw desak dan berjanji ga akan berubah setelah mendengar ceritanya, seolah-olah gatau dengan cerita ini dan jangan kasih tau Pim kalo dia kasih tau hal ini.
Disini akhirnya gw tau,kalo si cowo gila itu datang lagi ke kehidupan Pim, cowo gila itu ga pernah mengganggap hubungan mereka berakhir,dia hanya pergi untuk sementara nanti akan kembali lagi ke Pim cowo itu mengaku menjadi seorang model di Singapura. Brengsek banget ni cowo dalam hati gw, tapi Jocelyn tetap nenangin diri gw dia genggam tangan gw, dia pun kesal sama cowo ini, tapi apa daya ga ada yg bisa dia lakukan. Akhirnya gw tau tentang pernyataan Pim malam itu, betapa sedihnya hati gw mengetahui ini, gw ingin membantu Pim keluar dari masalah ini. Dan akhirnya kita pun berpisah gw pulang kerumah dan Jocelyn kembali ke sekolahnya.

Hari-hari berlalu kesal dalam hati tapi gw udah berjanji untuk tidak berubah,tapi disini gw merasa bahwa Pim yg menjadi berubah, dia tidak seperti Pim yg biasanya. Akhirnya gw memutuskan untuk datang ke sekolahan Pim tanpa memberi tau Pim,hanya Jocelyn yg tau kalo gw mau datang, ketika gw sampai disekolahan Pim untuk mencari Pim tiba2 Jocelyn sudah ada di parkiran motor.
Quote:

Deg..emoticon-KagetsJantung gw tiba2 berdetak lebih kencang dari biasanya,ada perasaaan kesal di dalamnya namun gw jg merasa sedih. Akhirnya gw pergi bersama Jocelyn ke tempat yg di maksud, lalu kita pun masuk food court dari arah pintu lain, kita melihat disitu ada Pim dan cowo gila dan kita memutuskan untuk duduk dari jauh sambil memantau keadaan disana. Sepertinya Pim dan cowo itu ribut, cowo itu menampar Pim dan menunjuk-nunjuk ke arah Pim, sontak gw emosi besar berani-beraninya mukul cewe apalagi itu cewe yg gw sayang, gw hendak berdiri dan nyamperin mereka, tapi Jocelyn genggam tangan gw dan menahan gw untuk kesana.. Bener-bener cowo gila!!!

Lalu tu cowo gila ninggalin Pim, di sana Pim nangis. Gw pingin banget nyamperin dia dan memeluk dia saat itu, tapi apa daya dia ga boleh tau gw ada disini, nanti yg ada dia semakin sedih, hal ini aja udah memberatkan dia. Lalu Jocelyn mendapatkan sms dari Pim untuk menjemput Pim di food court ini, disini Jocelyn menyuruh gw pulang dulu nunggu keadaan membaik. Gw akhirnya mengantarkan Jocelyn lagi ke sekolahnya untuk dia mengambil motor menjemput Pim. Hari itu benar-benar hari yg aneh buat gw.

Tiga hari berlalu setelahnya,gw masih bersikap biasa aja seolah-olah gatau kejadian sial itu dan itu adalah hari Sabtu, gw berencana untuk datang ke rumah Pim, untuk menghibur dia. Gw sengaja ga ngabarin dia bermaksud untuk memberi kejutan. Lalu gw sampai dirumah Pim dan mendapati bahwa Pim ga ada dirumahnya, dia lagi ada di lapangan basket kata kokonya itu, dan gw menuju lapangan basket itu tapi tidak ada suara bola basket disana.

Disana gw melihat Pim sedang duduk di ujung lapangan membelakangi gw, mungkin dia masih sedih gw mau kasih kejutan dengan kehadiran gw,tapi gw dibuat syok lagi sama dia, ternyata dia sedang merokok disana.emoticon-Kagets Ni apa lagi sih,begitu banyak rahasia dari Pim yg gw gatau dan semua datang tiba-tiba sama gw. Gw disana emosi dan kesal sama dia,gw samperin dia lalu gw ambil rokoknya lalu gw buang. Sontak dia kaget.
Quote:

Disini gw kaget,kenapa Pim jadi emosian entah mungkin dia masih emosi dengan si cowo gila itu dan gw yg kena akibatnya. Gw disini pun masih emosi sama kelakuan si Pim,sampai akhirnya gw lihat lengan kiri Pim pun kembali ada luka goresan dan luka itu masih baru.
Quote:

emoticon-KagetsDia bisa tau darimana??Gw yakin bukan Jocelyn yg kasihtau ini,pasti ada orang lain yg gw ga kenal trus liat kejadian itu dan ngasihtau dia,ahh sial tapi gw pun gabisa jelasin maksud pertemuan gw dengan Jocelyn, gw udah janji ga akan kasihtau ke Pim gw gamau pertemanan mereka bisa rusak gara2 gw,jujur bingung harus ngapain saat itu,akal sehat gw ga bisa kompromi karena gw masih emosi.
Quote:

Gw udah sangat emosi,gw harus mengakhiri emosi ini untuk mencegah hal-hal lain yg lebih berbahaya lalu gw memutuskan untuk pergi, gw ninggalin Pim di lapangan itu,lalu gw pergi dari situ. Saat itu brader sedang tidak ada di Bandung,gw butuh temen untuk cerita dan akhirnya gw pergi ke rumah main game seharian.

Hari-hari berselang setelah kejadian itu,gw masih kecewa sama Pim,semua sms dan telepon dari dia ga ada yg gw gubris sama sekali,sesekali Jocelyn menanyakan kabar gw dan gw pun mendapatkan kabar keadaan Pim dari Jocelyn. Brader pun udah gw ceritain tentang keadaan terkini mengenai gw, dia pun ikut shock mengetahui hal ini,namun brader selalu meminta gw untuk memaafkan perbuatan Pim,meminta gw kembali baikan menjadi pasangan yg gokil seperti dulu lagi. Saat itu gw gabisa berpikir dengan jernih,di satu sisi gw harus focus persiapan UN. Benar apa kata orang tua,ternyata pacaran bisa mengganggu sekolah dan ini yg sedang gw hadapi sekarang, gw terganggu tujuan gw sebagai anak dan sebagai murid.

Gw disini mau focus untuk UN,gw mau lupain hal-hal lain dulu gw simpen hangpong gw di lemari selama beberapa hari. Kalo diingat kembali,saat itu sepertinya gw sangat egois,gw ga peduli perasaan Pim,gw lebih mikirin diri gw sendiri karena gw gamau kecewain orang tua gw,biarlah gw dikecewain orang lain. Sampai suatu malam, saat itu tanggal 14 Maret dan bertepatan dengan White Day. Gw bersama keluarga gw sedang kumpul di ruang keluarga sambil menonton, keluarga kami suka menonton film horror dan malam kita sedang nonton film horror dari Jepang berjudul The Grudge 2. Sampai akhirnya kita selesai nonton, namun ada hal aneh setelah kita nonton. Gw mendengar suara tangisan,,

Huhuhu..hiks..hiks..huhuhu…
emoticon-Takut (S)emoticon-Takut (S) emoticon-Takut (S)
Quote:

emoticon-Takut (S)emoticon-Takut (S) emoticon-Takut (S)
Trekk..trekk..trekk..
Ada suara gembok pagar di ketuk-ketuk, iya bener pagar rumah gw gemboknya berbunyi dan ada suara tangisan. Omigod apaan lagi sih ini.
Akhirnya gw dan si bokap memberanikan diri untuk melihat ke depan rumah dan ternyata……

emoticon-Takut (S) emoticon-Takut (S)


PIM!!!!!

emoticon-Kagets emoticon-Kagets
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.