Kaskus

Story

lomintoAvatar border
TS
lominto
Untuk Mu, Matahari Ku
Quote:

Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:

Spoiler for INDEXX:

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
ZERO – PROLOG


Spoiler for Pembuka:


Pernahkah kalian merasa bahwa seluruh dunia mencampakkan kalian? Aku pernah. Pernahkah kalian merasa semua orang tak menghargai keberadaan kalian? Aku pernah. Pernahkah kalian di tinggal orang yang kalian cintai demi kebahagiaan dia, walau itu terasa sakit? Aku pernah juga, sering malah.

Puisi diatas hanya menggambarkan setitik perasaan yang aku rasakan. Sakitnya hati ini, rasa kecewa, dan masih banyak lagi yang belum aku ungkapkan. Tapi karena semua itulah, sekarang aku berdiri disini, berdiri tegak menantang matahari.
Cerita ini aku dedikasikan untuk semua yang pernah datang lalu pergi dari kehidupan ku ini. Semoga kalian membaca apa isi hatiku pada saat itu. And at least, terlebih untukmu matahariku

PROLOG - END
Diubah oleh lominto 19-04-2017 02:09
anasabilaAvatar border
nona212Avatar border
nona212 dan anasabila memberi reputasi
2
49.6K
533
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.8KThread52.8KAnggota
Tampilkan semua post
lomintoAvatar border
TS
lominto
#255
SERPIHAN PERTAMA
Spoiler for lagu:


Hari minngu yang cerah. Jam di dinding baru menunjukkan pukul 8 pagi. Ku raih handphone Appa yang kuletakkan di samping bantalku ( kalo Oppo nanti dikira ngilkan)
Baru beberapa menit aku diving di dunia maya, sebuah telepon masuk ke handphone ku.

Quote:


Telepon dimatikan sepihak olehnya

Quote:


Aku dengan nyawa yang sudah terlanjur terkumpul akibat telepon tadi akhirnya memutuskan untuk mandi.entah apa yang membuatku, orang yang jarang mandi di hari libur, mendi pagi ini.10 menit berlalu, jam kini menunjukan pukul 8.30 pagi. Lalu, sebuah telepon masuk lagi. Kali ini asalnya dari Randi.

Quote:

Quote:


Ku ambil kunci kuda hijau bermerek Kasawaki Tinja yang ku taruh di atas lemari kecil di sampin kasurku ( kalo ditulis Kawasaki Ninja berarti gue ngilkanin mereka)
Jarak yang jauh bukan halangan bagiku yang sedang kerasukan setan. Jarak yang harusnya memakan waktu 1 jam lebih, menjadi hanya 15 menit karena aku sedang kesetanan. Setibanya di RS. 123456 aku langsung memberi pesan pada Randi

Quote:

Tanpa menunggu lama akupun langsung menuju kamar yang ditunjukkan oleh Randi.
Di sana kulihat sang cahayasedang tetidur pulas dengan kondisi yang lemas. Di sampingnya ada Randi beserta orang tua sang cahaya

Quote:


Mereka lalu meninggalkan ku bersama sang cahaya di kamar ini

Quote:


sang cahaya pun mulai menunjukkan tanda tanda dia akan sadar. Matanya terbuka secara perlahan

Quote:

Kulirik jam dinding di kamar Rumah Sakit ini. Jam itu menunjukan pukul 9.30 pagi

Quote:


Aku memacu kuda hijaukepunyaanku menuju tukang bubur langganannya. Dengan kecepatan lumayan cepat akupun sampai disana
Spoiler for curhat lagi:

Quote:


Aku kembali memacu si kuda hijaumenuju Rumah Sakit 123456. Aku tiba pukul 10.45. 15 menit lebih lama dari yang aku perkirakan dikarenakan kondisi jalan yang sangat random.
Aku langsung menuju kamar tempat sang cahaya dirawat. Tapi disana kulihat ada Randi beserta Om x dan Tante y

Quote:


Aku lalu meletakkan bubur yang baru aku beli di meja yang terdapat di sebelah sang cahaya. aku lihat dia tertidur dengan tenang. Sebuah senyuman yang indah terlukis dengan epicdiwajahnya

Quote:


Lalu, seorang pria yang menggunakan seragam putih putih masuk. Dia adalah dokter yang bertugas merawat sang cahaya. dia masuk dan mengucapkan sesuatu yang ... ah...begitulah

"lalu, dimana saudari cahaya akan dikebumikan ?" kata sang dokter
"ah, maaf mengganggu. Nanti saya kemari lagi" lanjut sang dokter lalu keluar kembali

*DUAR*
Langit kurasakan sedang runtuh, tanah yang kupijak seolah bergetar hebat. Sekujur tubuhku serasa tersetrum oleh listrik jutaan volt ketika sang dokter mengucapkan itu
Aneh, bukannya sedih, justru aku tertawa

Quote:

*DOR*
Kali ini kurasa ada seorang sniper jitu yang menembak tepat ke arah kepalaku. Mematikan semua saraf motorik yang ada di tubuhku, Membuatku diam mematung
Aku lalu menatap randi
Quote:

*DUAR*
Sebuah kilat kurasa menyambar tubuh ini untuk kedua kalinya. Lututku kurasa lemas, sekujur tubuhku kurasa kesemutan.
Aku lalu menghampiri sang cahaya yang tertidur

Quote:


Mata ini kurasa sangat perih. Tak terasa air mata mulai keluar dari sudut kedua mata ini

Quote:

Persetan dengan kedua orang tua sang cahaya. aku sangat merasa kehilangan kali ini. Mereka harus tau itu.

*BUGH*
Aku lalu memukul Randi tanpa sebuah alasan yang jelas.
*BUGH*
Dia membalas pukulanku dengan keras pula
Kami lalu saling bertukar pukulan disitu

Quote:


Aku lalu pulang menuju kontrakan yang aku sewa disini. Aku langsung menuju kamarku dan membuka surat serta buku itu. Buku adalah sasaran pertamaku
Quote:

Tulisan yang terdapat pada sampul buku itu membuatku mengerti apa isi dari buku tersebut. Aku lalu membuka halaman terakhir dari buku itu. Kulihat sebuah tulisan tangan yang bukan miliknya. Itu adalah tulisan Randi
Quote:

Spoiler for catatan:

Spoiler for catatan lagi:

[b]
~END OF SERPIHAN PERTAMA~
Diubah oleh lominto 04-04-2017 15:28
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.